Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Inilah Cara Ampuh Atasi Perangkat USB yang Sering Terputus di Windows 10 dan 11

Posted on June 10, 2026

Lagi asyik kerja atau main game, eh tiba-tiba mouse atau keyboard malah nggak responsif? Rasanya pasti kesel banget, kan? Tenang, kemungkinan besar itu bukan karena perangkat kalian rusak, tapi cuma karena fitur penghemat daya Windows yang terlalu agresif. Yuk, kita bahas gimana cara ngatasinnya biar nggak ganggu produktivitas!

Kalian mungkin sering banget ngerasa aneh kenapa hard disk eksternal atau mouse gaming tiba-tiba “tertidur” dan butuh waktu beberapa detik buat bangun lagi. Masalah ini sebenernya bukan karena hardware kalian yang bermasalah, tapi ada campur tangan dari fitur yang namanya USB Selective Suspend. Fitur ini emang didesain sama Microsoft buat ngebantu penghematan energi, terutama buat kalian yang pakai laptop supaya baterainya nggak cepet habis.

Cara kerjanya simpel aja, sistem Windows bakal mantau semua port USB yang terhubung. Kalau sistem ngerasa ada perangkat yang nggak ngirim atau nerima data dalam waktu tertentu, Windows bakal otomatis masukin port itu ke mode “suspend” atau daya rendah. Masalahnya, kadang Windows itu terlalu agresif dalam ngambil keputusan. Kayaknya sistem nggak bisa bedain mana perangkat yang emang lagi nggak dipake, dan mana perangkat yang harusnya standby terus.

Efeknya, koneksi jadi nggak stabil, muncul lag yang ganggu, atau bahkan perangkat kalian dianggap udah dicabut (unplugged) padahal kabelnya masih nancep kuat. Buat para gamer atau content creator, hal kayak gini bener-bener ngebikin frustrasi karena bisa ngerusak flow kerja. Dengan matiin fitur ini, kami mau ngasih tahu kalau kalian sebenernya lagi nyuruh Windows buat jaga aliran listrik ke port USB tetep stabil terus-terusan, nggak peduli perangkatnya lagi aktif atau diem.

Nah, kalau kalian udah nggak tahan sama gangguan ini, mending langsung ikutin langkah-langkah teknis di bawah ini. Kami udah susun biar gampang diikuti, bahkan buat kalian yang nggak terlalu paham soal settingan komputer.

  1. Masuk ke Control Panel
    Langkah pertama, kalian cari kotak pencarian di taskbar Windows, terus ketik “Control Panel” dan tekan Enter. Pas jendelanya udah kebuka, coba liat di pojok kanan atas ada pilihan “View by”. Pastiin kalian pilih opsi “Category”. Ini penting banget supaya tampilannya lebih simpel dan kalian nggak bingung nyari menu di antara ribuan settingan yang ada.
  2. Buka Menu Power Options
    Setelah tampilannya jadi kategori, cari bagian yang tulisannya “Hardware and Sound” (Perangkat Keras dan Suara). Klik bagian itu, terus nanti kalian bakal nemu opsi yang namanya “Power Options”. Klik aja opsi itu buat mulai ngatur gimana komputer kalian mengelola energi.
  3. Akses Pengaturan Daya Tingkat Lanjut
    Di jendela Power Options, biasanya ada beberapa pilihan rencana daya kayak “Balanced” atau “High Performance”. Lihat di sisi kiri, ada tautan yang tulisannya “Choose when to turn off the display”. Klik itu dulu. Terus, cari lagi di bagian tengah ada tulisan “Change advanced power settings”. Kalau diklik, nanti bakal muncul jendela kecil baru. Di sinilah tempat kita ngutak-ngatik settingan yang paling krusial.
  4. Cari Pengaturan USB
    Di dalam jendela kecil “Power Options” tadi, kalian bakal liat daftar panjang settingan teknis. Scroll aja ke bawah pelan-pelan sampai nemu baris yang tulisannya “USB settings”. Klik tanda plus (+) di sebelah kiri tulisan itu buat buka menu rahasianya.
  5. Matikan USB Selective Suspend
    Setelah menu USB settings kebuka, kalian bakal liat sub-menu “USB selective suspend setting”. Klik lagi tanda plus (+) di situ. Nah, di sini ada dua pilihan: “On battery” (pas pakai baterai) dan “Plugged in” (pas dicolok charger). Ubah kedua opsi itu jadi “Disabled”. Dengan cara ini, Windows nggak bakal bisa lagi matiin daya port USB kalian secara sepihak.
  6. Simpan Perubahan dan Restart
    Jangan langsung tutup jendelanya ya. Klik tombol “Apply” di bawah, terus klik “OK”. Terakhir, ini yang paling penting, kalian harus restart komputer atau laptopnya. Restart itu fungsinya buat mastiin semua perubahan yang kita buat tadi bener-bener diterapkan ke seluruh driver sistem dan hardware yang terhubung.

Tapi, ada satu hal yang perlu kalian tahu. Buat pengguna laptop, mematikan fitur ini mungkin bakal ngebuat baterai kalian jadi sedikit lebih boros. Rasanya wajar aja, karena port USB sekarang dapet aliran listrik konstan dan nggak pernah “istirahat”. Tapi kalau dibandingin sama stabilitas koneksi yang kalian dapet, kayaknya pengorbanan baterai dikit itu nggak masalah, kan? Terutama kalau kalian pakai audio interface, mouse high-polling rate, atau sering pindahin data gede dari hard disk eksternal.

Koneksi yang stabil itu kunci utama biar kerjaan nggak terhambat. Jadi, daripada stres gara-gara device yang sering disconnect, mending kalian apply cara di atas sekarang juga.

Sintesis dari semua langkah tadi adalah memberikan kendali penuh kepada pengguna atas distribusi daya perangkat keras mereka. Kami sangat merekomendasikan kalian untuk mencoba settingan ini jika sering mengalami lag atau disconnect pada perangkat USB. Jangan biarkan fitur penghemat daya yang “terlalu pintar” malah ngerusak produktivitas kalian.

Sekian tips dari kami, rekan-rekanita. Semoga masalah USB kalian segera teratasi dan bisa kerja dengan lebih nyaman. Terima kasih sudah membaca!

Terbaru

  • GNOME Founder Attacks Omarchy Founder as “Lazy, Racist, Ignorant”
  • Why I Stopped Using Plain Command Line Docker and Use Portainer 3.0 To Make My Home Projects Fun Again
  • Why I Switched to a Proper Firewall Box with OPNSense for My Homelab Stuff
  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Copy Prompt: A Modern Men’s Casual Fashion Studio Shoot
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Mengenal Donghua: Kenapa Animasi dari Tiongkok Ini Lagi Naik Daun Banget
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Zyphra is The Pioneer, Why Everyone is Suddenly Obsessed with AMD and Not Just Nvidia Anymore
  • Stop Trusting Your Prompts to Save Your Business Data
  • Lagi rame dicari, ini bedanya Jenny Mod Minecraft Java sama Bedrock biar nggak salah download
  • Lagi rame istilah Blunder Lagi di TikTok sama Instagram, sebenernya apa sih artinya?
  • Info Demo Mahasiswa Jakarta Hari Ini 20 Oktober 2026: Lokasi, Jam, dan Tuntutan Terkait Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
  • Sering lewat di TikTok, ini arti istilah Oppa Gajima, Hajima, sampai ajakan makan ramyeon yang sebenarnya
  • Bingung jawab soal orientasi PPPK? Iki rangkuman materi Agenda 1 lan Manajemen ASN nggo referensi warga

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme