Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

PCNU Sampang: Berdakwah Bukan untuk Memvonis Bersalah

Posted on September 5, 2012

SAMPANG – Berdakwah bukan untuk menghukum atau memberikan vonis bersalah, tetapi mengajak masyarakat menuju jalan yang diridhai Allah SWT. Demikian disampaikan Wakil Ketua PCNU Sampang Ustadz Mahrus Zamroni mengutip pendapat KH Ahmad Siddiq, Rais Aam PBNU tahun 1980-an.

Hal itu disampaikannya dalam dialog Sampang mencari Solusi Kasus SARA yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Mahasiswa Sampang (Forkamasa) bekerjasama dengan Radar Bangsa, Ahad (2/9) lalu di Menara Friedchicken Sampang.

Dialog juga mengundang elemen pengikut Tajul muluk di Sampang, Kepolisian, MUI, pengamat dan kalangan pondok pesantren, Bupati Sampang, Komnas Perempuan, dan Mahasiswa Sampang yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Madura. Dialog dipandu oleh Dr. Deny Setya Bagus Yuherawan dari Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Bangkalan. Sementara dari PCNU Sampang di wakili oleh Ustadz Mahrus Zamroni wakil Ketua dan Moh Hasan Jailani Wakil Sekretaris.

Dalam paparannya Ustadz Mahrus menegaskan bahwa walaupun telah dilakukan dialog berkali-kali antara Ulama Madura dengan Saudara Tajul Muluk termasuk di dalamnya PCNU Sampang, namun PCNU Sampang masih sangat membuka diri untuk mengadakan dialog dialog berikutnya dengan cara yang damai, terbuka, dan tulus.

Ustadz Mahrus tidak bisa menyembunyikan keheranannya kenapa kasus Sampang tidak kunjung selesai, tidak sebagaimana kasus Pasuruan maupun Puger jember. Karena menurutnya Mahrus kasus sekecil apapun baik masalah asmara maupun masalah warisan yang sangat privat ketika memakai baju dan symbol agama maka akan sangat eksesif dan cara penyelesaiannya kadang-kadang sangat panjang dan tidak berujung.

Ketika ditanya tentang upaya relokasi tentang terhadap para pengikut Tajul, Ustadz Mahrus menjelaskan, masyarakat Karanggayam juga mempunyai Hak Asasi untuk hidup nyaman tanpa diganggu oleh siapapun baik atas nama keluarga atau agama. Oleh karena itu kalau upaya dialog sudah deadlock dan selalu ada pengkhianatan pada hasil kesepakatan bersama, maka relokasi bukanlah suatu hal yang haram. Atas Nama HAM pengungsi punya hak hidup di Karanggayam, tapi atas nama HAM pula warga karanggayam yang lain punya hak hidup tentram tanpa teror teologi.

Dalam kesempatan tanya jawab ustadz Mahrus lebih lanjut mengungkapkan bahwa Dialog yang selama ini terjadi hanya berhenti pada elit-elit agama, sehingga pola-pola dialog tidak pernah terjadi pada tingkat akar rumput. Seharusnya dialog yang sudah dilakukan elit agama, diikuti dengan pola-pola dialog di tingkat bawah. Dalam release yang dikeluarkan dalam menyikapi kasus di Karaggayam, PCNU Sampang sudah menawarkan dialog yang tulus.

Dengan dialog bersama diharapkan tercipta kesejehteraan bersama melalui pemikiran bersama dan kegiatan bersama demi terwujudnya solidaritas dan soliditas anak bangsa. Menghidupkan dan memberdayakan forum kerukunan umat beragama bisa menjadi salah cara agar dialog antar umat beragama dan berbagai paham dalam agama tejadi secara intens dan jujur.

Dialog tidak harus selalu berbentuk dialog diatas meja, tapi dialog haliyah dengan cara mengadakan kegiatan bersama antar pemeluk agama dan aliran, akan lebih enjadi efektif dan berjalan alamiah.

”Saya mohon Maaf kepada Bapak Bupati Sampang, yang dengan tegas menolak adanya FKUB di Sampang, mulai saat ini FKUB sangat dibutuhkan sebagai wadah dialog berperadaban antar aliran danantar iman,” tukas ustadz Mahrus tegas.

Untuk Jangka panjang ada beberapa hal yang ditawarkan Ustadz Mahrus Untuk dijadikan solusi diantaranya dengan memperkuat modal sosial misalnya melalui regulasi penyiaran agama di tingkat lokal untuk mengatur misi ekspansi masing-masing aliran atau agama, meningkatkan kualitas pemahaman keagamaan, sehingga tercipta sosok agamawan yang saleh individual dan saleh sosial, mengembangkan nilai universal agama misalnya keadilan, musyawarah, al musawah maupun toleransi. Sumber: NU Online

Terbaru

  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • Inilah Cara Pakai Google Maps Offline Biar Mudik Lebaran 2026 Nggak Nyasar Meski Tanpa Sinyal!
  • Inilah Alasan Mahkamah Agung Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar Resmi Menanti Akibat Praktik Monopoli
  • Inilah Cara Daftar dan Syarat SPMB SMK Boarding Jawa Tengah 2026, Sekolah Gratis Sampai Lulus!
  • Inilah Daftar Sekolah Kedinasan 2026 untuk Lulusan SMK, Bisa Kuliah Gratis dan Berpeluang Besar Langsung Jadi CPNS!
  • Inilah Pajak TER: Skema Baru PPh 21 yang Nggak Bikin Pusing, Begini Cara Hitungnya!
  • Inilah Jadwal Resmi Jam Buka Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Purwomartani Saat Mudik Lebaran 2026
  • Inilah Cara Mendapatkan Witherbloom di Fisch Roblox, Rahasia Menangkap Ikan Paling Sulit di Toxic Grove!
  • Kenapa Indomart Point Bisa Kalahkan Bisnis Kafe?
  • Inilah Cara Mendapatkan Rotten Seed di Fisch Roblox, Lokasi Rahasia di Toxic Grove Buat Unlock Toxic Lotus!
  • Inilah Cara Zakat Crypto Kalian Bisa Jadi Pengurang Pajak Berdasarkan Aturan Resmi Pemerintah!
  • Inilah Perbandingan Airwallex vs Payoneer 2026: Jangan Sampai Profit Kalian Ludes Gara-Gara Biaya Admin!
  • Inilah Roadmap 7 Tahap Bangun Bisnis Digital dari Nol Biar Nggak Cuma Putar-Putar di Tempat!
  • Inilah Cara Tetap Gajian dari YouTube Meski View Masih Ratusan, Penasaran?
  • Inilah Alasan Akun TikTok Affiliate GMV 270 Juta Kena Banned Permanen!
  • Inilah Bahaya Astute Beta Server APK, Jangan Sembarang Klik Link Download FF Kipas 2026!
  • Inilah Bahaya Nonton Film di LK21 dan IndoXXI, Awas Data Pribadi dan Saldo Rekening Kalian Bisa Ludes!
  • Inilah Kronologi & Video Lengkap Kasus Sejoli Tambelangan Sampang Viral, Ternyata Gini Awal Mulanya!
  • Inilah Alasan Kenapa Koin Nego Neko Shopee Nggak Bisa Dipakai Bayar Full dan Cara Rahasia Dapetinnya!
  • Inilah Cara Menjawab Pertanyaan Apakah di Sekolahmu Sudah Ada IFP/PID dengan Benar dan Profesional
  • Inilah Fakta Isu Roblox Diblokir di Indonesia 2026, Benarkah Akan Ditutup Total?
  • How to Add a Password to WhatsApp for Extra Security
  • How to Recover Lost Windows Passwords with a Decryptor Tool
  • How to Fix Python Not Working in VS Code Terminal: A Troubleshooting Guide
  • Game File Verification Stuck at 0% or 99%: What is it and How to Fix the Progress Bar?
  • Why Does PowerPoint Underline Hyperlinks? Here is How to Remove Them
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • How to Find Your Next Viral Product Using PiPiAds AI Like a Pro!
  • Create Your Own Netflix-Style Documentaries Using AIQORA in Minutes!
  • How to Build a Super Chatbot with RAG Gemini Embbeding & Claude Code
  • How to Do Professional AI Prompting in Nano Banana 2
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme