Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Indonesia Youth Forum Gelar Interfaith Summit IV di Bali

Posted on October 10, 2012

DENPASAR – Universitas Hindhu Indonesia menjadi saksi kesungguhan pemuda Indonesia menginisiasi pemuda internasional untuk terlibat aktif kampanye toleransi dan menciptakan perdamaian dunia. Hadir Opening Ceremony and Welcoming Dinner Interfaith Summit 2012 dipimpin langsung oleh Menegpora RI Andi Malarangeng.

Ia memberikan arahan agar mahasiswa dan pemuda Indonesia terlibat aktif untuk melakukan resolusi konflik yang mengatasnamakan agama. IYF dan GPFF Indonesia diharapkan mampu menjadi inspiring movement dalam forum-forum Interfaith dialogue, ke depan Kemenegpora RI akan membantu memfasilitasi ke beberapa pihak untuk menindak lanjuti hasil konferensi di Bali.

Dalam kesempatan ini hadir para pemuda dari berbagai negara, yang tentunya membawa coraknya masing-masing. Pertemuan ini diharapkan menjadi sebuah ‘titik picu’ dalam pembentukan sebuah resolusi baru menyikapi kehidupan keberagaman. Hal ini sesuai dengan tema acara International Interfaith youth Leadership Conference yaitu New paradigm in the 21’st century.

Perbedaan adalah sebuah kenyataan yang tidak dapat dielakkan, baik itu perbedaan ras, adat istiadat dan kebudayaan bahkan perbedaan keyakinan. namun ketika hal ini dapat dimaknai secara positif tentu akan menjadi kekayaan dan sebuah kekuatan tersendiri dalam mengusung tujuan dalam rangka turut serta menciptakan perdamaian dunia.

Hal-hal yang diperbincangkan dalam konferensi internasional tersebut menjadi sangat menarik karena seluruh peserta dalam acara ini dibiarkan untuk berekspresi dan berpendapat dengan cara mereka yang beragam sesuai dengan latar belakang mereka masing-masing, sehingga tidak terjebak dalam sebuah ‘pengkotakan’ tertentu, dalam arti peserta konferensi dibiarkan menyikapi perbedaan ini dengan satu tujuan hanya saja dalam menyikapi keragaman tersebut tidak dilakukan dengan cara yang seragam. Dan bukankah indah ketika kita dapat menyikapi perbedaan dan keragaman dengan cara yang beragam pula?

Konferensi berlangsung 04-07 Oktober 2012 di Universitas Hindu Denpasar-Bali , beberapa tokoh nasional dan internasional sangat antusias memaparkan gagasannya dihadapan 230 peserta dari perwakilan 24 negara. Selain YounJung Kim (Global Peace Festival Foundation USA), Y. Bhg. Dato’ Azman (Ketua Pengarah Jabatan Perpaduan Negara dan Integrasi Nasional Malaysia), hadir juga Raja Sapta Oktohari Ketua Umum BPP HIPMI dan Romahurmuzy Komisi IV DPR RI. Selain konferensi, Interfaith Summit menyuguhkan cultural night yang diisi dengan tari barong, tari pembuka bali, pembacaan puisi oleh budayawan NU Risfana Faisal, hingga special performance dari Taufiq Adam Minestrel yang dengan apik membawakan komposisi lagu tradisonal kontemporer, sehingga peserta dan tamu undangan terpukau dan dengan khusu’ mengikuti acara sampai selesai.

Direktur Program Indonesia Youth Forum (IYF) M. Abdul Idris, menyatakan bahwa penyelengaraan silaturahim tahunan ini sudah kali yang ke IV, dan kegiatan ini diinisiasi oleh beberapa anak Muda NU dengan menggandeng komponen kepemudaan seperti teman-teman Muhammadiyah dan Pemuda Lintas Agama.

“Di konferensi ini saya berharap tidak hanya menjadi sekedar ceremony, ataupun lips service, tetapi lebih dari itu saya berharap penyelenggaraan acara ini dapat menjawab kegaluan yang sedang mewabah di berbagai negara berkembang. Perjumpaan mahasiswa lintas agama, lintas negara, lintas ras bahkan lintas kegelisahan untuk belajar bersama mengurai masalah- masalah sosial keagamaan yang hampir tidak terdeteksi mana pangkal dan mana ujungnya”.

“Kita bukan agen klarifikasi internasional atas masalah-masalah yang sengaja diciptakan oleh korporasi politik-ekonomi internasional. Kita punya Pancasila, kita punya Bhineka Tungal Ika, yang nilai-nilainya dapat dijadikan Idiologi alternatif Dunia,” tegas Idris yang juga aktif sebagai Wasekjend PP IPNU.

Pada kesempatan lain Mudzakkir selaku Stering Comitee Interfaith Summit yang juga Mantan Ketua Umum PP Ikatan Remaja Muhammadiyah menyatakan bahwa kesadaran tentang “Unity in Diversity” dalam kehidupan beragama bukan hanya harus digaungkan oleh para elit agama dan politik, tapi juga oleh para kaum muda di seluruh dunia.

Dengan diselenggarakannya International Interfaith Youth Leadership Conference ini diharapkan para peserta yang berasal dari berbagai Negara mampu membangun kesadaran kritis tentang kehidupan multireligius yang toleran, saling menghormati, memahami serta mampu membangun kerjasama demi kehidupan dunia yang lebih baik. Kaum muda harus mampu menjadi aktor strategis sebagai change makers dalam mewujudkan dunia yang damai dan sejahtera. Dan salah satu wujud konkretnya adalah kerelaan (volunteerisms) untuk menjadi duta perdamaian di masing-masing negara dan agama mereka.

“Dialog dan kerjasama antar umat beragama, terutama di kalangan kaum muda menjadi sangat penting bagi masa depan perdamaian dunia. Di tangan mereka-lah nantinya masa depan Negara dan agama mereka dipertaruhkan. Kaum muda mempunyai keresahan bersama tentang maraknya ketegangan, konflik, bahkan kekerasan yang mengatasnamakan agama yang terjadi bukan hanya di level lokal, tapi juga di level nasional dan internasional,” imbuh Bob Febrian salah satu inisiator Interfaith Summit perwakilan dari pemuda Muhammadiyah.

Agama-agama harus mampu menjadi spirit bagi perdamaian dan kerjasama untuk membangun kehidupan dunia yang lebih baik dan sejahtera. Sikap toleran, saling menghormati dan kerjasama dengan aksi yang konkret untuk mengatasi persoalan kemanusiaan harus dilakukan. Kaum muda antar umat agama harus melakukan gerakan bersama atas nama kemanusiaan dengan program yang konkret seperti menolak penistaan agama, kemiskinan, korupsi, dan kekerasan. Sumber: NU Online

Terbaru

  • Inilah Panduan Lengkap Operator Sekolah Mengelola SPTJM e-Ijazah dan Menghindari Kesalahan Fatal Data Kelulusan
  • Inilah Syarat dan Penilaian Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur UTBK
  • Download Video Viral Guru Bahasa Inggris? Awas Berisi Virus!
  • PKB Minta Kasus C4bul Pendiri Ponpes Pati Tidak Ada Ampunan & Tuntutan Maksimal
  • Inilah Kronologi Video Viral Preman vs Sopir Di Sumedang
  • Ini Alasan UKP Pariwisata Disindir Konten Kreator Drone Gunung Rinjani
  • Inilah Kronologi Viral Video Dugaan Asusila Pegawai Disdik Pasuruan di Mobil Dinas
  • Polisi Polda Sumut Resmi Dipecat: Dari Video Viral Sampai Sidang Etik Ini Kronologinya
  • ASUS ExpertBook Ultra: Produk Flagship yang Cerminkan Kepemimpinan ASUS di Pasar Global
  • Inilah Tahapan dan Syarat Pendaftaran Beasiswa Garuda 2026 Gelombang II (25 Mei – 25 Juni 2026)
  • Ini Maksud Soal Tugas Guru Non-ASN Berakhir 2027!
  • Apa Itu Siscamling? Inilah Cara Mengaktifkan Paket Anti Spam Telkomsel
  • Sah, Nilai TKA Jadi Salah Satu Komponen Seleksi Siswa SPMB Secara Nasional 2026
  • Inilah 3 Lagi Pinjol Ilegal Menurut OJK Tahun 2026
  • Cara Login Proktor Browser OSN Mode Online, Uji Coba OSN Semua Jenjang Terbaru
  • Inilah Link Web Komunikasi OSN 2026 anbk.kemendikdasmen.go.id/osnk ANBK Kemendikdasmen untuk Simulasi
  • Inilah Jadwal Pembagian Deviden BBRI 2026, Siap-siap!
  • Ini Alasan Kenapa Followers IG Berkurang Sendiri Mei 2026?
  • Panduan Download vhd-osnk-2025_fresh versi 29.25.5.0 untuk Uji Coba OSN-K SMA SMP Sederajat 2026
  • Iniloh Syarat dan Komponen Nilai Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Nilai Rapor 2026/2027
  • Inilah Syarat dan Prosedur Ikut Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Tes Tulis 2026/2027
  • Inilah Kronologi & Latar Belakang Kasus Erin Taulany vs ART Hera: Masalah Facebook Pro?
  • Inilah Alasan Kenapa Ending Film Children of Heaven diubah di Indonesia
  • Ini Alasan Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualaf Richard Lee
  • Inilah Syarat Dokumen SSU ITB 2024-2026 yang Wajib Kalian Siapkan Supaya Nggak Gagal Seleksi Administrasi
  • Inilah Episyrphus Balteatus, Lalat Unik Penyamar yang Sangat Bermanfaat bagi Taman Kalian
  • Inilah Cara Lolos Seleksi Siswa Unggul ITB Lewat Jalur Tes Tulis Biar Jadi Mahasiswa Ganesha
  • Inilah Penemuan Fosil Hadrosaurus yang Ungkap Bahwa Penyakit Langka Manusia Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah
  • Inilah Penemuan Terbaru yang Mengungkap Bahwa Sunburn Ternyata Disebabkan Oleh Kerusakan RNA
  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to utilize Hermes Agent V0.13 Tenacity Release to build a fully autonomous AI workforce for your personal projects
  • ChatGPT 5.5 Memory Update is Insane! Here’s the Tutorial
  • How to Write Super Fast GPU Kernels in Python Using CUTLASS and JAX for Your Deep Learning Projects
  • How to set up OpenClaw and build your own local AI assistant plugins with ease
  • How to Create Stunning Cinematic AI Videos Using the New Higgsfield Canvas Node-Based Architecture
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme