Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Gus Sholah: Soal Hukum Cambuk Santri, Itu Tidak Manusiawi!

Posted on December 7, 2014

JOMBANG – Sebuah video beredar di masyarakat Jombang Jawa Timur. Terlihat, tiga orang pria terikat di atas pohon dan dicambuk. Diduga, terjadi di salah satu pondok pesantren di Jombang.

Pengasuh PP (Pondok Pesantren) Tebuireng Jombang, KH Salahuddin Wahid atau Gus Solah, menegaskan hukum cambuk untuk santri di pesantren sangat tidak manusiawi.

Bagi adik kandung KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ini, masih cara menghukum tapi lebih mendidik, daripada menerapkan hukum cambuk.

Pernyataan Gus Solah itu sebagai reaksi atas beredarnya sebuh video yang berisi pencambukan tiga orang santri. Apalagi, lokasi hukum cambuk itu kuat dugaan berada di salah satu pesantren di Jombang.

“Saya kaget dan prihatin dengan adanya video tersebut,” ujar adik kandung almarhum Gus Dur ini ketika dihubungi lewat ponselnya, Minggu (7/12/2014).

Gus Solah mengatakan, dirinya belum pernah melihat video yang dimaksud. Dia justru mengetahui fenomena itu ketika dihubungi wartawan.

“Sekali lagi, hukuman cambuk sangat tidak manusiawi,” ujarnya menegaskan.

Mantan Wakil Ketua Komnas HAM ini menambahkan, di PP Tebuireng tidak pernah ada kebijakan yang menghukum santri dengan cara-cara kekerasan.

Semuanya dilakukan dengan metode yang bersifat mendidik. Jika memang pihak pesantren tidak sanggup atau santri sudah kelewat batas melakukan pelanggaran, maka solusinya dikeluarkan dari pesantren.

“Kalau di Tebuireng tidak ada menghukum santri dengan cara kekerasan seperti hukum cambuk. Kalau memang ada santri melakukan pelanggaran ya kita peringatkan. Nah, kalau sudah keterlaluan, cukup kita keluarkan dari pesantren. Yakni, yang bersangkutan kita kembalikan kepada orang tuanya,” ujarnya.

Seperti diberitakan, sebuah video berdurasi 5 menit 21 detik berisi kekerasan terhadap santri beredar di Jombang, Sabtu (6/12/2014). Dalam video tersebut, tampak sejumlah orang yang diduga pengurus pondok pesantren mengikat tiga orang santri di sebuah pohon dengan kondisi mata ditutup.

Salah seorang dengan berbicara di depan umum langsung memerintahkan agar mereka mencambuki tiga santri dengan menggunakan dua bilah bambu. Masing-masing santri yang terikat di pohon itu dicambuk sebanyak 35 kali.

Sumber: Inilah.com

Terbaru

  • Kenapa Tentara Romawi Hanya Pakai Armor Kaki Saja?
  • Inilah Alasan Kenapa Beli Follower IG itu TIDAK AMAN!
  • EPIK! Kisah Mesin Bor Tercanggih Takluk di Proyek Terowongan Zojila Himalaya
  • Bingung Cari Lokasi Seseorang? Cek Cara Melacak Pemilik Nomor HP Tanpa Bayar Ini, Dijamin Akurat!
  • Apa itu Logis? Kenapa Logika Bisa Berbeda-beda?
  • Ini Alasan Kenapa Fitur Bing AI Sedang Trending dan Dicari Banyak Orang
  • Sejarah Kerajaan Champa: Bangsa Yang Hilang Tanpa Perang Besar, Kok Bisa?
  • Gini Caranya Dapat Weekly Diamond Pass Gratis di Event M7 Pesta, Ternyata Nggak Pake Modal!
  • Inilah Trik Rahasia Panen Token dan Skin Gratis di Event Pesta Cuan M7 Mobile Legends!
  • Apakah Apk Pinjaman Cepat Galaxy Pinjol Penipu?
  • Cara Tarik Saldo APK Game Clear Blast
  • Apakah APK Game Clear Blast Penipu? Ini Reviewnya
  • Inilah Perbedaan SEO dan GEO + Tips Konten Disukai Google dan AI!
  • Inilah Cara Download Video TikTok 2026 Tanpa Watermark
  • Belum Tahu? Ini Trik Nonton Doods Pro Bebas Iklan dan Cara Downloadnya
  • Misteri DNA Spanyol Terungkap: Jauh Lebih Tua dari Romawi dan Moor!
  • Kenapa Belut Listrik itu Sangat Mematikan
  • Apa itu Tesso Nilo dan Kronologi Konflik Taman Nasional
  • Inilah 4 Keunikan Sulawesi Tengah: Kota Emas Gaib, Situs Purba dll
  • Kepulauan Heard dan McDonald: Pulau Paling Terpencil Milik Australia
  • Ghost Farm Janjikan Rp 3 Juta Cuma-Cuma, Beneran Membayar atau Scam? Ini Buktinya!
  • Apakah UIPinjam Pinjol Penipu? Cek Reviewnya Dulu Disini
  • Pengajuan Samir Sering Ditolak? Ternyata Ini Penyebab Tersembunyi dan Trik Supaya Langsung ACC
  • Lagi Viral! Ini Cara WD Fortes Cue ke DANA, Benaran Membayar atau Cuma Angin Lalu?
  • Bingung Pilih Paket? Inilah Perbedaan Telkomsel Data dan Telkomsel Data Flash yang Wajib Kalian Tahu!
  • Ini Alasan Pohon adalah Mahluk Hidup Terbesar di Dunia
  • Sempat Panas! Kronologi Perseteruan Cak Ji vs Madas di Surabaya, Gini Endingnya
  • Gila! Norwegia Bikin Terowongan Melayang di Bawah Laut
  • Cuma Terpisah 20 Mil, Kenapa Hewan di Bali dan Lombok Beda Total? Ternyata Ini Alasannya
  • Heboh Video Umari Viral 7 Menit 11 Detik dari Pakistan, Isinya Beneran Ada atau Cuma Jebakan Link? Cek Faktanya!
  • Tailwind’s Revenue Down 80%: Is AI Killing Open Source?
  • Building Open Cloud with Apache CloudStack
  • TOP 1% AI Coding: 5 Practical Techniques to Code Like a Pro
  • Why Your Self-Hosted n8n Instance Might Be a Ticking Time Bomb
  • CES 2026: Real Botics Wants to Be Your Best Friend, but at $95k, Are They Worth the Hype?
  • Begini Cara Menggabungkan LLM, RAG, dan AI Agent untuk Membuat Sistem Cerdas
  • Cara Buat Sistem Moderasi Konten Cerdas dengan GPT-OSS-Safeguard
  • Inilah Cara Membuat Aplikasi Web Full-Stack Tanpa Coding dengan Manus 1.5
  • Inilah Cara Melatih AI Agent Agar Bisa Belajar Sendiri Menggunakan Microsoft Agent Lightning
  • Tutorial Optimasi LangGraph dengan Node-Level Caching untuk Performa Lebih Cepat
  • Apa itu Grubhub Crypto Scam? Ini Pengertian dan Kronologi Penipuan yang Catut Nama Grubhub
  • Apa Itu CVE-2025-59374? Mengenal Celah Keamanan ASUS Live Update yang Viral Lagi
  • Apa itu RansomHouse Mario? Ini Pengertian dan Mengenal Versi Baru ‘Mario’ yang Makin Bahaya
  • Inilah Risiko Fatal yang Mengintai Kreator OnlyFans, Dari Doxxing sampai Penipuan!
  • Apa itu Kerentanan FortiCloud SSO? Ini Pengertian dan Bahayanya
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme