Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Perkuat Kemandirian Industri Alat Kesehatan Nasional, Astra Komponen Indonesia Hadirkan Alat Kesehatan Berbasis Teknologi Digital

Posted on April 2, 2026

BOGOR: Sejalan dengan strategi pemerintah dalam meningkatkan kemandirian sektor kesehatan nasional, PT Astra Komponen Indonesia (ASKI), anak perusahaan PT Astra Otoparts Tbk, pada hari ini (1/4) meluncurkan enam alat kesehatan berbasis teknologi digital.

Enam alat kesehatan yang diluncurkan meliputi ultrasonography 4D, syringe pump, infusion pump, electrocardiograph 12 channel, tensimeter sekaligus alat pengukur kadar gula, kolesterol, dan asam urat GCU 4in1, serta GCU 3in1 yang diintegrasikan dengan aplikasi digital dan predictive analytics berbasis Artificial Intelligence untuk mendukung pelayanan kesehatan yang lebih efektif dan terintegrasi.

Dengan menghadirkan alat kesehatan berbasis teknologi digital yang didukung kapabilitas research & development (R&D) dan fasilitas produksi di dalam negeri, ASKI tidak hanya memperluas portofolio produk dalam negeri, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan pemanfaatan alat kesehatan lokal di fasilitas pelayanan kesehatan, sehingga dapat mendorong terciptanya menciptakan lapangan kerja dan berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas industri nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap produk luar negeri. Selain itu, kehadiran alat kesehatan tersebut merupakan wujud komitmen ASKI dalam mendukung pelayanan kesehatan dan kegiatan screening kesehatan masyarakat.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin menyampaikan apresiasinya terhadap ASKI yang berkontribusi pada sektor industri alat kesehatan dalam mendukung ketahanan sistem kesehatan nasional dan menciptakan lapangan kerja.

“Ada tiga hal penting mengapa kami mendorong kemandirian alat kesehatan di Indonesia. Pertama, kami ingin menyediakan alat kesehatan yang berkualitas dengan harga terjangkau untuk masyarakat. Kedua, dengan dukungan alat kesehatan dalam negeri, kami ingin memastikan ketahanan sistem kesehatan nasional, dan ketiga, dengan kemandirian alat kesehatan dalam negeri, sektor kesehatan dapat menciptakan lapangan kerja dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Menteri Kesehatan dalam peluncuran alat kesehatan ASKI hari ini.

“Melalui penguatan kemampuan R&D, pembangunan fasilitas produksi di dalam negeri, dan pengembangan alat kesehatan berbasis teknologi, kami berkomitmen untuk menghadirkan produk yang berkualitas, berdaya saing, dan mampu menjawab kebutuhan layanan kesehatan di Indonesia. Langkah ini merupakan wujud dari kontribusi kami dalam mendukung kemandirian industri alat kesehatan nasional. Kami percaya, semakin kuat industri alat kesehatan dalam negeri, semakin besar pula kemampuan kita dalam menghadirkan layanan kesehatan untuk masyarakat yang berkualitas, lebih merata, dan berkelanjutan, sehingga meningkatan ketahanan sektor kesehatan nasional,” ujar Hamdhani Dzulkarnaen Salim, Presiden Direktur Astra Otoparts, dalam sambutannya.

Selain peluncuran produk alat kesehatan, Menteri Kesehatan mengunjungi fasilitas produksi plastic injection dan alat kesehatan ASKI, R&D, laboratorium, dan showroom untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai kesiapan industri dalam negeri dalam mengembangkan dan memproduksi alat kesehatan berbasis teknologi.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, pemanfaatan alat kesehatan produksi dalam negeri di fasilitas pelayanan kesehatan menunjukkan tren peningkatan secara signifikan, dari sekitar 12% pada tahun 2019 menjadi sekitar 48% pada tahun 2024. Meskipun demikian, jumlah alat kesehatan yang beredar di Indonesia masih didominasi oleh produk impor, dengan lebih dari 59.000 produk luar negeri dibandingkan sekitar 19.000 produk dalam negeri.

Kondisi ini menegaskan pentingnya percepatan penguatan industri alat kesehatan nasional, agar dapat meningkatkan penggunaan alat kesehatan dalam negeri, sehingga mengurangi ketergantungan terhadap produk luar negeri.

Ekosistem Industri Alat Kesehatan

Melalui peluncuran alat kesehatan ini, ASKI menegaskan komitmennya untuk menjadi bagian dari ekosistem industri alat kesehatan nasional yang kuat dan berkelanjutan. Kolaborasi antara pemerintah (dalam hal ini Kemenkes dan Kemenperin), universitas, industri, dan distributor diharapkan dapat mempercepat terwujudnya kemandirian alat kesehatan nasional sekaligus meningkatkan akses layanan kesehatan yang lebih merata bagi masyarakat Indonesia. Kolaborasi lintas sektor merupakan kunci dalam menciptakan ekosistem kesehatan yang tangguh dan berkelanjutan.

Sinergi tersebut juga tercermin melalui kolaborasi yang telah terjalin bersama PT Darya-Varia Laboratoria Tbk, dalam pengembangan solusi alat kesehatan berbasis teknologi digital. Kolaborasi ini antara lain diwujudkan melalui pengembangan perangkat GCU 4in1 dan 3in1 yang mendukung kegiatan screening serta deteksi dini penyakit tidak menular melalui pemanfaatan teknologi berbasis data.

GCU 4in1 merupakan perangkat multifungsi pertama di Indonesia yang mengintegrasikan pengukuran tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat dalam satu alat. Sementara itu, GCU 3in1 menghadirkan solusi praktis untuk pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat. Kedua perangkat ini dirancang untuk mendukung deteksi dini penyakit tidak menular serta mendorong layanan kesehatan yang terintegrasi dan berbasis data, sekaligus memudahkan pemantauan kesehatan secara komprehensif dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, ASKI juga terus mengarahkan inovasi produknya untuk mendukung penguatan layanan kesehatan yang lebih promotif dan preventif. Dengan demikian, produk yang dihasilkan tidak hanya berkontribusi pada penguatan industri, tetapi juga pada peningkatan akses layanan kesehatan untuk masyarakat yang lebih luas dan merata.

Sejak melakukan diversifikasi ke sektor alat kesehatan pada tahun 2020, ASKI terus memperluas pengembangan produknya dan hingga saat ini telah menghasilkan lebih dari 30 jenis alat kesehatan dengan kandungan tingkat komponen dalam negeri yang mencapai kisaran 40–59% serta bobot manfaat perusahaan sebesar 12,7%. Capaian ini mencerminkan kontribusi nyata ASKI dalam memperkuat industri nasional dan sekaligus mendorong pemberdayaan usaha menengah dan kecil menengah lokal.

Seluruh proses pengembangan, mulai dari desain produk serta pengembangan sistem mekanik, elektronik, dan perangkat lunak, hingga pembuatan tooling, dilakukan secara mandiri di dalam negeri. Melalui langkah ini, ASKI menegaskan perannya sebagai bagian dari upaya dalam membangun industri alat kesehatan nasional yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing global, sekaligus mendukung peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan masyarakat Indonesia.

Terbaru

  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Copy Prompt: A Modern Men’s Casual Fashion Studio Shoot
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Mengenal Donghua: Kenapa Animasi dari Tiongkok Ini Lagi Naik Daun Banget
  • OpenAI Bocorin Data Gambar Pengguna? Ini Kabar Terbaru Soal Insiden AI yang Bikin Heboh
  • Kenapa Postingan Instagram Kalian Sepi Like Padahal Followers Udah Banyak? Ini Rahasianya
  • Cara Menambah View Story Instagram Gratis Biar Nggak Sia-sia
  • Kenapa View TikTok Kalian Mentok di Angka Kecil dan Cara Ngatasinnya
  • Imbas Pesatnya Laporan CVE, Ubuntu Bakal Rilis Kernel Update Tiap Dua Minggu
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Zyphra is The Pioneer, Why Everyone is Suddenly Obsessed with AMD and Not Just Nvidia Anymore
  • Stop Trusting Your Prompts to Save Your Business Data
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • Kabar duka Denisa Nuragusti, Co-Founder Analogi Agency yang ramai dibicarakan netizen
  • Tips buat lulusan SMK sing pengen daftar program BTP Indofood, ojo mung jawab pengen kerjo!
  • Kenal Lapakhuda, Platform Top Up Game Milik Pemuda Asal Brebes yang Mulai dari Jualan Manual di Facebook
  • Lagi rame dicari buat nonton MotoGP Mandalika, warga perlu hati-hati soal APK BIT TV 2.1.7 Obsidian
  • Eko Patrio meninggal dunia? Cek fakta soal kabar burung soal gagal ginjal yang lagi rame di internet

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme