Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

The Last Man Standing – In Memoriam Mbah Maridjan

Posted on September 2, 2012

Oleh Prof. Dr. Muhammad AS Hikam (President University Jakarta, Mantan Menristek, Mantan Ketua DPP PKB)

Saya sama sekali tidak berpretensi, apalagi mengklaim, sebagai orang yang kenal akrab dengan mBah Marijan (almarhum). Jangankan akrab, kenal saja barangkali tidak lebih dari dua atau tiga jam. Bahkan ketika saya bertemu beliau, atau lebih tepatnya sowan ke rumahnya pada 2009, mBah Marijan sudah sangat beken di seluruh jagad, bukan hanya di Indonesia saja. Kedatangan saya saat itu (bersama isteri dan dua orang kawan yang mengantar) ke Kinahrejo, Cangkringan, adalah sekadar silaturahim dan didorong juga oleh “curiosity” seperti orang-orang lain yang tiap hari berdatangan ke rumah beliau di lereng Merapi.

Seingat saya, hari itu adalah Jum’at dan kebetulan tamu-tamu sudah tinggal sedikit karena sudah hampir waktu sholat, sehingga saya dan rombongan bisa ngobrol dengan simbah tanpa ada pihak lain, kecuali keluarga beliau yang keluar masuk. Kesan pertama saya, mBah Marijan orangnya sangat sederhana dan cenderung tertutup kepada orang yang masih belum dikenalnya dengan baik. Mungkin hal ini sudah menjadi kebiasaan bagi orang yang sangat banyak menerima tamu dengan macam-macam lata belakang dan datang tanpa janji. Sangatlah logis kalau mBah Marijan mempunyai strategi tersendiri menghadapi situasi keseharian seperti ini.

Namun saya yakin kalau mBah Marijan sudah tahu atau kenal dengan tamunya, maka beliau adalah sosok yang hangat, sangat terbuka, ramah, dan humoris. Sulit membayangkan kesibukan seorang juru kunci Gunung Merapi yang tiap saat harus menghadapi berbagai masalah, mulai dari para pendaki gunung, peneliti geologi, peneliti antropologi, pejabat dari paling bawah sampai paling atas, dari orang-orang kampung sampai dari Jakarta dan luar Jawa, sampai kesibukan yang merupakan tugas beliau yaitu menjadi penjaga Merapi yang melibatkan banyak ritual dan lelaku itu. Orang sekarang pasti akan mengatakan mBah Marijan adalah sosok “multi-tasker” par-excellence, sosok yang sangat piawai dalam menghadapi segala jenis manusia, dan sosok yang mampu menjadi perantara antara “jagad cilik” dan “jagad gedhe“, namun semuanya dilakoni atau dijalani dengan sikap sangat sederhana dan apa adanya.

Waktu saya mengobrol dengan beliau, setiap saat keluar ucapan beliau “wah kulo niki mboten ngertos punapa-punapa, Pak..” (ah, saya ini tidak mengerti apa-apa, Pak), atau “wah lha wong cilik kados kulo..” (Wah orang kecil seperti saya…), atau “lha monggo kersanipun poro priyagung wonten nginggil…” (ya terserah apa maunya bapak-bapak yang di atas), dst. Padahal, saya menangkap dalam obrolan “gayeng” dengan beliau bahwa wawasan beliau tentang macam-macam topik juga tidak kalah luas. Tentu dengan cara pengungkapan beliau sendiri yang kadang-kadang memang disampaikan dalam “sanepo boso” atau bahasa perumpamaan Jawa. Walhasil, saya mengobrol tentang yopik yang bermacam-macam dan kadang loncat-loncat: urusan menjaga gunung, mencari pendaki tersesat, obat-obatan tradisional, pertemuan dengan Gus Dur, membangun Masjid, banjir Jakarta, dan lain-lain dalam tempo hanya satu setengah jam, karena harus Jum’atan. Sehabis Jumatan, saya dan rombongan pun meninggalakan kediaman beliau.

Kenangan saya tidak banyak tetapi cukup berkesan. Beliau tidak mau dipotret langsung dan minta saya potret dengan gambar beliau yang ada di pigura. Toh wien, isteri saya, nekad mengambil potret dari kejauhan usai shalat Jumat dan sedang di halaman rumah akan pamitan dengan simbah! Karena itulah saya menulis catatan ini sekalian mau minta maaf karena kami tidak ikut aturan beliau. Semoga saya tidak kualat saja, karena itu untuk kebaikan juga yaitu supaya saya bisa menunjukkan kepada anak saya yang sekolah di luar bahwa ayahnya sudah sowan kepada simbah yang kondang itu. Saya tahu mBah Marijan bukan hanya milik Jogja dan Indonesia saja ketika saya membaca artikel tentang beliau di Majalah National Geography (edisi bhs Inggris). Para geolog dan antropolog asing sangat mengagumi dan menghormati pemgetahuan dan kebijaksanaan lokal (local knowledeges and wisdom) yang dimiliki beliau.

Selamat jalan mBah, nyuwun gunging pangaksami, dan semoga simbah diberi tempat yang layak di sisi Gusti Yang Murbeng Dumadi. Amin…Alfatihah….

Source here


Selamat jalan sesepuh NU di kawasan Merapi…

Terbaru

  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • Inilah Cara Pakai Google Maps Offline Biar Mudik Lebaran 2026 Nggak Nyasar Meski Tanpa Sinyal!
  • Inilah Alasan Mahkamah Agung Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar Resmi Menanti Akibat Praktik Monopoli
  • Inilah Cara Daftar dan Syarat SPMB SMK Boarding Jawa Tengah 2026, Sekolah Gratis Sampai Lulus!
  • Inilah Daftar Sekolah Kedinasan 2026 untuk Lulusan SMK, Bisa Kuliah Gratis dan Berpeluang Besar Langsung Jadi CPNS!
  • Inilah Pajak TER: Skema Baru PPh 21 yang Nggak Bikin Pusing, Begini Cara Hitungnya!
  • Inilah Jadwal Resmi Jam Buka Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Purwomartani Saat Mudik Lebaran 2026
  • Inilah Cara Mendapatkan Witherbloom di Fisch Roblox, Rahasia Menangkap Ikan Paling Sulit di Toxic Grove!
  • Kenapa Indomart Point Bisa Kalahkan Bisnis Kafe?
  • Inilah Cara Mendapatkan Rotten Seed di Fisch Roblox, Lokasi Rahasia di Toxic Grove Buat Unlock Toxic Lotus!
  • Inilah Cara Zakat Crypto Kalian Bisa Jadi Pengurang Pajak Berdasarkan Aturan Resmi Pemerintah!
  • Inilah Perbandingan Airwallex vs Payoneer 2026: Jangan Sampai Profit Kalian Ludes Gara-Gara Biaya Admin!
  • Inilah Roadmap 7 Tahap Bangun Bisnis Digital dari Nol Biar Nggak Cuma Putar-Putar di Tempat!
  • Inilah Cara Tetap Gajian dari YouTube Meski View Masih Ratusan, Penasaran?
  • Inilah Alasan Akun TikTok Affiliate GMV 270 Juta Kena Banned Permanen!
  • Inilah Bahaya Astute Beta Server APK, Jangan Sembarang Klik Link Download FF Kipas 2026!
  • Inilah Bahaya Nonton Film di LK21 dan IndoXXI, Awas Data Pribadi dan Saldo Rekening Kalian Bisa Ludes!
  • Inilah Kronologi & Video Lengkap Kasus Sejoli Tambelangan Sampang Viral, Ternyata Gini Awal Mulanya!
  • Inilah Alasan Kenapa Koin Nego Neko Shopee Nggak Bisa Dipakai Bayar Full dan Cara Rahasia Dapetinnya!
  • Inilah Cara Menjawab Pertanyaan Apakah di Sekolahmu Sudah Ada IFP/PID dengan Benar dan Profesional
  • Inilah Fakta Isu Roblox Diblokir di Indonesia 2026, Benarkah Akan Ditutup Total?
  • How to Add a Password to WhatsApp for Extra Security
  • How to Recover Lost Windows Passwords with a Decryptor Tool
  • How to Fix Python Not Working in VS Code Terminal: A Troubleshooting Guide
  • Game File Verification Stuck at 0% or 99%: What is it and How to Fix the Progress Bar?
  • Why Does PowerPoint Underline Hyperlinks? Here is How to Remove Them
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • How to Find Your Next Viral Product Using PiPiAds AI Like a Pro!
  • Create Your Own Netflix-Style Documentaries Using AIQORA in Minutes!
  • How to Build a Super Chatbot with RAG Gemini Embbeding & Claude Code
  • How to Do Professional AI Prompting in Nano Banana 2
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme