Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Effendy Choirie: Kemenkominfo Letoi Versus Bos Media

Posted on September 30, 2011

JAKARTA – Anggota Komisi I DPR, DR Effendy Choirie menegaskan siapapun menterinya, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) tetap saja letoi menghadapi pengusaha media massa.

“Mulai dari Sofyan A Djalil, M Nuh, keduanya kongkalingkong dengan pengusaha media karena mereka takut diserang dengan pemberitaan. Menterinya sekarang Tifatul Sembiring juga tidak banyak membawa perubahan. Intinya semuanya letoi menghadapi pengusaha media massa yang jelas-jelas melanggar Undang-Undang Penyiaran,” kata Effendy Choirie, di press room DPR, Senayan Jakarta, Jumat (30/9).
Yang lebih tidak masuk akal lagi lanjutnya, era Sofyan A Djalil jadi Menteri Kominfo, daripada penertibkan lembaga-lembaga penyiaran swasta, dia lebih cenderung menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) yang melanggar undang-undang demi “mengamankan” kepentingan bisnis dibalik penyiaran.

“Kebijakan tersebut juga diteruskan oleh penggantinya M Nuh yang bersikukuh tidak mau memperbaiki PP untuk disesuaikan dengan Undang-Undang nomor 32 tahun 2002 tentang Penyiaran,” ungkap politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Gus Choi kembali membenarkan pembubaran Departemen Penerangan oleh Presiden RI saat itu dijabat oleh Abdurrahman Wahid karena memang tidak ada korelasinya dengan kebutuhan Indonesia sebagai negara demokrasi.

“Untuk apa Kemenkominfo yang dulunya lebih kita kenal dengan nama Departemen Penerangan. Istana ada juru bicara dan semua kementerian ada humasnya. Kemenkominfo itu hanya ada di negara-negara komunis. Di negara demokrasi tidak perlu kementerian tersebut,” ungkapnya.

Bahwa dalam kenyataannya di Indonesia ada Kemenkominfo, oklah, tapi akan lebih bermanfaat institusi tersebut bertanggung jawab mengurusi sarana komunikasi seperti telepon umum. “Mereka itu jangan mengurusi frekuensi, tapi cukup mengurusi telepon umum saja. Apalagi mengurus penyiaran,” tegas Gus Choi dengan nada tanya.

Terkait adanya upaya hukum yang akan diambil oleh Koalisi Independen untuk demokratisasi Penyiaran (KIDP), Gus Choi menyatakan dukungan penuhnya.

“Selain mengajukan judicial review, saya justru juga berharap KIDP mempolisikan semua lembaga penyiaran yang nyata-nyata telah melanggar undang-undang penyiaran dengan cara memperjual-belikan atau memindah-tangankan frekuensi yang oleh undang-undang diharamkan,” harap Effendi Choirie.

Sumber: JPNN

Terbaru

  • Apa itu Apple Studio Display ?
  • Apakah AdGuard DNS Aman Buat Android Kalian?
  • Kenapa Kuota Nasional Tri Tidak Bisa Dipakai Padahal Masih Banyak?
  • Kenapa Saldo Rekening BNI Bisa Minus?
  • Apa itu Apple iPhone Lipat ‘Clamshell’?
  • ToonMe, Cara Ubah Foto Jadi Kartun Disney Gemoy
  • Apa itu Apple CarPlay Ultra?
  • Steam Wallet Pending Setelah Jual Barang? Ini Dia Penyebab & Cara Mengatasinya!
  • Apakah Lowongan PT Rifan Financindo Asli atau Modus Penipuan?
  • Waspada! Modus Digital Agency Palsu
  • Apakah BFI Finance Benar Investasi atau Penipuan?
  • YouTube TV Diupdate dengan Ikon Baru: Lebih Modern, Lebih Mudah!
  • Cara Ampuh Atasi ‘Service Under Construction’ Yandex: Jangan Panik!
  • Apple M5 Pro & M5 Max MacBook Pro: Kapan Rilisnya? Bocoran Terbaru!
  • Awas! Apakah APK Surya Rupiah Legal? MLM atau Penipuan?
  • iPhone Bea Cukai vs. Kemenperin, Mana yang Lebih Aman
  • Kenapa Video Cukur Kumis dan Rambut Viral di TikTok? Berawal dari Ngonten!
  • Review Aplikasi Barcode No Thanks
  • Cukur Kumis Viral di TikTok: Link Video 3 Menit 56 Detik Diserbu Netizen, Awas Link Bahaya!
  • Belinesia: Peluang Emas atau Jebakan Penipuan? Bongkar Fakta & Cara Aman Gabung!
  • Inilah Bahaya Aplikasi Auto Followers: Jebakan NCSE yang Harus Kalian Waspadai!
  • Apakah MLM Meta Force Indonesia itu Aman, Legal, atau Penipuan?
  • Apakah Zalora Community Influencer Program itu? Penipuan atau Tidak?
  • Apakah Ocean of Games Legal/Resmi & Bebas Virus?
  • Bahaya Hacking Dibalik No WA Duda Mapan Cari Jodoh Istri Pengusaha Kaya Raya yang Serius
  • Apa arti Kota Penerbit Identitas di Bank BNI?
  • Apakah Bank Saqu Astra Aman atau Penipuan?
  • Apakah Platform Amalan.id Penipu?
  • Apa itu Rekening Pasif di Bank BRI? Apa Resikonya?
  • Apa Arti Kode ‘Bunga Rekening’ di Mutasi Rekening Bank BRI?
  • Linux News Roundup February 2026
  • How to Install JellyFin Media Server on Samsung TV with TizenOS
  • Why OneNote Clears Your Notes
  • AMD NPU Monitoring on Linux: A Beginner’s Guide to AI Chip Tracking!
  • How to Fix AMD Adrenalin’s Game Detection Issues on Windows
  • Cara Membuat Podcast dari PDF dengan NotebookLlama dan Groq
  • Tutorial Membuat Sistem Automatic Content Recognition (ACR) untuk Deteksi Logo
  • Apa itu Google Code Wiki?
  • Cara Membuat Agen AI Otomatis untuk Laporan ESG dengan Python dan LangChain
  • Cara Membuat Pipeline RAG dengan Framework AutoRAG
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme