Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Ditemukan, Flu Kelelawar

Posted on March 2, 2012

Atlanta – Virus influenza berbahaya ternyata tidak hanya menyerang burung dan babi. Para ilmuwan menemukan virus influenza baru yang menginfeksi kelelawar.

Salah seorang peneliti, Ruben Donis, mengatakan belum mengetahui dampak virus flu kelelawar bagi kesehatan manusia. “Ini masih terlalu dini,” ujarnya.
Kelelawar

Pria yang menjabat kepala virologi molekuler dan vaksin di Divisi Influenza Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat ini juga belum bisa memastikan sampai sejauh mana kemungkinan virus flu kelelawar menular ke manusia.

Donis dan tim peneliti Amerika dan Guatemala menemukan virus flu kelelawar setelah mengisolasinya dari kelelawar kecil berbahu kuning di Guatemala. Kelelawar itu adalah jenis pemakan buah.

Penelitan virus flu kelelawar belum sampai tahap memutuskan bahwa kelelawar adalah sumber atau inang virus flu. Para peneliti justru menemukan kelelawar Guatemala membawa sejumlah penyakit yang dapat menyerang manusia dan hewan lokal, seperti infeksi saluran pernapasan akut, rabies, dan virus Marburg.

Menurut Donis, yang menerbitkan penelitiannya dalam jurnal Proceeding of the National Academy of Sciences akhir Februari 2012, persebaran, kelimpahan, perilaku sosial, dan kemampuan terbang jarak jauh sebenarnya membuat kelelawar cocok sebagai inang penyebar virus.

Virus flu kelelawar diberi nama menggunakan huruf H dan N, seperti H1N1 pada virus flu babi dan H5N1 pada virus flu burung. Setiap huruf mewakili sebuah protein di permukaan virus, yakni hemaglutinin dan neuraminidase.

Namun spesifikasi protein yang dimiliki virus flu kelelawar jauh lebih unik. Virus ini memiliki protein H dengan pengkodean baru, yaitu H17. Virus flu kelelawar juga memiliki protein N yang tampaknya lebih kuno daripada semua jenis virus Influenza A, bahkan dibandingkan virus Influenza B yang hanya menginfeksi manusia.

Para peneliti tidak dapat menumbuhkan virus flu kelelawar di laboratorium, tetapi mereka menemukan komponen dari virus bisa dipadupadankan dengan virus flu yang umum menyerang manusia. Ini berarti virus flu kelelawar seharusnya mampu melakukan modifikasi ulang sebagaimana sejumlah virus flu berbeda yang sama-sama menginfeksi satu sel yang dapat bertukar komponen dan menciptakan virus baru dengan sifat baru.

Proses serupa terbukti mampu menghasilkan strain virus berbahaya yang menyulut pandemi pada 2009, yakni virus flu babi (H1N1).

Donis tidak yakin proses modifikasi virus flu kelelawar bisa terjadi di alam. Sebab, untuk bisa terjadi proses modifikasi, virus flu kelelawar dan virus penginfeksi manusia harus menginfeksi hewan yang sama pada saat yang sama. “Para ilmuwan tidak tahu seberapa besar kemungkinan hal itu terjadi,” ujarnya.

Kendati virus flu kelelawar sudah ditemukan, dia mengimbau masyarakat tidak abai dan tetap waspada terhadap perkembangan virus flu burung dan virus flu babi yang terbukti berbahaya bagi manusia.

Sumber: Tempo

Terbaru

  • Saldo DANA Gratis dari Kode Redeem Terbaru 2026, APK JadiDuit Penipu?
  • Ngefans Maxwell Clash of Champions? Begini Cara Masuk Saluran WA-nya Biar Update Terus!
  • Ini Cara Pakai greatonlinetools.com buat Nambah Likes dan Iseng ke Teman!
  • Cara Pakai Bug Token M7 Mobile Legends, Banjir Skin Prime Cuma Modal Browser!
  • Pusing Gagal Simpan Data Internet Dapodik 2026.b? Ini Trik Jitu Mengatasinya!
  • Mau Cuan Tambahan? Ini Cara Mudah Jadi Clipper di Ternak Klip Modal HP Doang!
  • Akun PTK Silang Merah di Dapodik 2026.b Bikin Panik? Jangan Dihapus, Coba Trik Ini Dulu!
  • Ini Trik Supaya Bisa Mancing Otomatis di Fish It Roblox Pakai GG Game Space
  • Sering Stuck Saat Registrasi Dapodik 2026.b? Coba Cara Offline Ini, Dijamin Lancar!
  • Belum Tahu? Ini Trik Isi Data Internet Dapodik 2026.B Biar Validasi Aman!
  • Belum Tahu? Inilah Cara Dapat Saldo E-Wallet Cuma Modal Tidur di Sleep Time Tracker
  • Padahal Negara Maju, Kenapa Selandia Baru Nggak Bangun Jembatan Antar Pulau? Ini Alasannya!
  • Nonton Drama Bisa Dapat 1 Juta? Cek Dulu Fakta dan Bukti Penarikan Aplikasi Gold Drama Ini!
  • Takut Saldo Habis? Gini Cara Stop Langganan CapCut Pro Sebelum Perpanjangan Otomatis
  • Gini Caranya Hilangkan Invalid Peserta Didik di Dapodik 2026 B Tanpa Ribet, Cuma Sekali Klik!
  • Rombel Hilang di Dapodik 2026 B? Tenang, Gini Cara Mudah Mengatasinya Tanpa Menu Aksi!
  • Pusing Lihat Ratusan Invalid Sarpras di Dapodik 2026 B? Tenang, Ini Cara Membereskan Datanya
  • Validasi Merah Terus? Ini Cara Tuntas Isi Data Listrik & Internet di Dapodik 2026 B
  • Inilah Trik Install Dapodik 2026.B Tanpa Patch, Wajib Uninstall Versi Lama!
  • Apakah APK PinjamAja Penipu?
  • Ini Trik Cepat Cuan di Clear Blast Tanpa Undang Teman
  • Belum Tahu? Inilah Suku Bajau Punya Gen “Mutan” Mirip Fishman One Piece, Ini Faktanya!
  • Inilah Paket PLTS Hybrid 6kVA Aspro DML 600 yang Paling Powerful!
  • Suku Tsaatan: Suku Mongolia Penggembala Rusa Kutub
  • Game Happy Rush Terbukti Membayar atau Cuma Scam Iklan?
  • Cara Nonton Drama Dapat Duit di Free Flick, Tapi Awas Jangan Sampai Tertipu Saldo Jutaan!
  • APK Pinjol Rajindompet Penipu? Ini Review Aslinya
  • Keganggu Iklan Pop-Up Indosat Pas Main Game? Ini Trik Ampuh Matikannya!
  • Belum Tahu? Inilah Cara Upload Reels Instagram Sampai 20 Menit, Konten Jadi Lebih Puas!
  • Apa itu Negara Somaliland? Apa Hubungannya dengan Israel?
  • What is OpenEverest? The Future of Database Management on Kubernetes
  • T3g: Code is Cheap Now, Software Isn’t
  • Is the New $130 Raspberry Pi AI Hat+ 2 Worth Your Allowance? A Detailed Review
  • Create AI Voices on Your CPU: Pocket TTS Explained for Beginners
  • Building Your First Server: Windows Server Setup and Active Directory
  • Begini Cara Mencegah Output Agen AI Melenceng Menggunakan Task Guardrails di CrewAI
  • Tutorial AI Lengkap Strategi Indexing RAG
  • Cara Membuat AI Voice Agent Cerdas untuk Layanan Pelanggan Menggunakan Vapi
  • Inilah Cara Belajar Cepat Model Context Protocol (MCP) Lewat 7 Proyek Open Source Terbaik
  • Inilah Cara Menguasai Tracing dan Evaluasi Aplikasi LLM Menggunakan LangSmith
  • Clipper Malware? Ini Pengertian dan Bahaya yang Mengintai Kalian
  • Kronologi Serangan Gentlemen Ransomware di Oltenia Energy
  • Apa itu CVE-2020-12812? Ini Penjelasan Celah Keamanan Fortinet FortiOS 2FA yang Masih Bahaya
  • Apa itu CVE-2025-14847? Ini Penjelasan Lengkap MongoBleed
  • Ini Kronologi & Resiko Kebocoran Data WIRED
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme