Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Inilah Cara Blokir Email Spam di Gmail Biar Penyimpanan Nggak Gampang Penuh

Posted on March 1, 2026

Pernah nggak sih kalian ngerasa keganggu pas buka kotak masuk Gmail tapi isinya cuma promo nggak jelas? Email spam ini rasanya emang ngeganggu banget, apalagi kalau mereka masuk tiap hari dalam jumlah banyak. Kalau dibiarin terus, kapasitas penyimpanan akun Google kalian bisa cepat habis dan bikin pusing di kemudian hari.

Sebenarnya, sistem Google itu sudah cukup pintar buat nyaring mana email penting dan mana yang sampah. Tapi tetep aja, ada beberapa email bandel yang lolos masuk ke kotak masuk utama atau kategori promosi. Masalahnya, kapasitas gratis dari Google itu kan cuma 15 GB, dan itu harus dibagi-bagi sama Google Drive dan Google Photos. Kalau inbox kalian penuh sama email sampah, otomatis ruang buat file penting lainnya jadi makin sempit. Kami sarankan kalian segera melakukan “pembersihan” besar-besaran supaya aktivitas surat-menyurat elektronik kalian jadi lebih nyaman.

Berikut ini adalah beberapa langkah teknis yang bisa kalian lakukan buat ngeblokir dan ngilangin email spam di Gmail secara permanen:

  1. Gunakan Fitur Unsubscribe dari Pengirim Otomatis
    Langkah pertama yang paling halus adalah dengan membatalkan langganan atau unsubscribe. Biasanya, email spam berupa iklan atau newsletter muncul karena kalian mungkin secara nggak sengaja pernah menyetujui buat dapet pembaruan dari suatu platform atau situs web.
    • Silakan buka akun Gmail kalian lewat aplikasi di HP atau browser di laptop.
    • Cari dan buka salah satu email promosi yang pengen kalian hentikan.
    • Di bagian atas (biasanya di samping nama pengirim), kalian bakal nemuin tulisan “Unsubscribe” atau “Berhenti Berlangganan”.
    • Klik tulisan tersebut, lalu ikuti instruksi selanjutnya di pop-up yang muncul.
    • Dengan cara ini, pengirim nggak bakal lagi ngasih kiriman email berkala ke alamat kalian. Ini jauh lebih efektif daripada cuma sekadar ngehapus emailnya satu-satu.
  2. Laporkan Email Sebagai Spam Secara Manual
    Kalau kalian nemuin email yang sepertinya mencurigakan atau isinya bener-bener sampah, kalian bisa ngegunain fitur “Report Spam”. Tindakan ini seolah-olah ngasih tahu AI Google kalau “Woi, email kayak gini tuh sampah, jangan dikasih masuk lagi!”.
    • Buka email yang dianggap sebagai pengganggu tersebut.
    • Klik ikon titik tiga di bagian pojok kanan atas pesan (kalau di HP) atau cari ikon tanda seru di dalam lingkaran di bagian toolbar atas (kalau di laptop).
    • Pilih opsi “Laporkan Spam” atau “Report Spam”.
    • Secara otomatis, email itu bakal dipindahin ke folder spam. Kerennya lagi, kedepannya Gmail bakal ngebuat filter otomatis supaya email dari pengirim yang sama langsung masuk ke folder spam tanpa mampir ke inbox utama kalian.
  3. Blokir Alamat Email Pengirim Secara Permanen
    Kadang ada pengirim yang tetep bandel kirim email meskipun kita udah coba cuekin. Kalau udah kayak gini, cara terbaik adalah dengan ngeblokir alamat emailnya secara total. Ini ngejamin mereka nggak bakal bisa “ngetok pintu” inbox kalian lagi.
    • Pilih dan buka email dari alamat yang mau kalian blokir.
    • Klik ikon titik tiga vertikal yang ada di barisan yang sama dengan nama pengirim (bukan titik tiga di menu utama Gmail).
    • Pilih menu yang tulisannya “Blokir [Nama Pengirim]”.
    • Setelah kalian klik, Gmail bakal ngasih peringatan kalau pesan mendatang dari alamat ini bakal ditandai sebagai spam. Konfirmasi pilihan kalian. Cara ini sangat ampuh buat ngehadapin pengirim yang terus-terusan ngasih pesan nggak bermutu.
  4. Hapus Email Spam yang Sudah Menumpuk Menggunakan Filter
    Setelah kalian ngeblokir pengirimnya, jangan lupa kalau sampah-sampah yang lama itu masih ada dan ngebikin penuh memori. Kalian perlu ngebersihinnya sekaligus supaya penyimpanan nggak sesak.
    • Di kolom pencarian Gmail bagian atas, ketik nama pengirim atau alamat email yang tadi kalian blokir.
    • Gmail bakal nampilin semua daftar email yang pernah mereka kirim selama ini.
    • Ceklis kotak kecil di bagian paling atas buat milih semua email tersebut secara massal.
    • Klik ikon tempat sampah atau “Delete”.
    • Kalau jumlahnya ada ribuan, jangan lupa klik opsi “Select all conversations that match this search” yang biasanya muncul di bagian atas daftar pesan. Ini ngebantu kalian ngehapus semuanya dalam sekali klik tanpa perlu pindah-pindah halaman.
  5. Ngebuat Filter Khusus untuk Kata Kunci Tertentu
    Kalian juga bisa ngebangun sistem pertahanan sendiri dengan fitur “Filter”. Misalnya, kalian benci banget sama email yang ada kata “Diskon” atau “Pinjaman Online”.
    • Klik ikon filter di ujung kanan kolom pencarian Gmail.
    • Di bagian “Has the words”, ketik kata kunci yang mau kalian blokir, kayak “Promo”, “Hadiah”, atau nama brand tertentu.
    • Klik “Create filter”.
    • Pilih tindakan yang kalian mau, misalnya “Delete it” atau “Skip the Inbox (Archive it)”.
    • Klik “Create filter” lagi buat ngaktifin. Sekarang, setiap ada email masuk yang mengandung kata itu, Gmail bakal langsung ngebuangnya ke sampah secara otomatis tanpa perlu kalian liat lagi.

Menjaga kerapihan kotak masuk itu emang butuh usaha sedikit di awal, tapi manfaatnya kerasa banget buat produktivitas. Rasanya jauh lebih plong kalau pas buka email, isinya cuma hal-hal penting yang emang kita butuhin. Kami sangat menyarankan kalian buat ngelakuin audit inbox ini minimal sebulan sekali. Jangan nunggu sampai dapet notifikasi “Storage Full” dari Google, karena kalau udah penuh, kalian nggak bakal bisa nerima email masuk sama sekali, termasuk email yang sifatnya darurat atau penting.

Jadi, mulailah buat ngebersihin, ngeblokir, dan ngatur filter dari sekarang. Dengan langkah-langkah simpel di atas, kami yakin inbox kalian bakal jauh lebih bersih dan nggak gampang penuh lagi. Semoga tips ini ngebantu kalian dalam ngelola komunikasi digital sehari-hari dengan lebih baik.

Rekan-rekanita, terimakasih sudah membaca artikel ini sampai selesai, semoga bermanfaat dan selamat mencoba berbenah inbox!

Terbaru

  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Mengenal Donghua: Kenapa Animasi dari Tiongkok Ini Lagi Naik Daun Banget
  • OpenAI Bocorin Data Gambar Pengguna? Ini Kabar Terbaru Soal Insiden AI yang Bikin Heboh
  • Kenapa Postingan Instagram Kalian Sepi Like Padahal Followers Udah Banyak? Ini Rahasianya
  • Cara Menambah View Story Instagram Gratis Biar Nggak Sia-sia
  • Kenapa View TikTok Kalian Mentok di Angka Kecil dan Cara Ngatasinnya
  • Imbas Pesatnya Laporan CVE, Ubuntu Bakal Rilis Kernel Update Tiap Dua Minggu
  • Cara Gampang Cari Kata di Google Sheets Pakai Laptop sama HP
  • Kabar Terbaru Antigravity SDK: Sekarang Bisa Pakai Model Lokal Kayak Gemma 4 26B Tanpa Perlu Internet
  • Kabar Terbaru Model K2 Horizon Dirilis: MoVA 36B EXL3 Buat Kalian yang Punya GPU Beragam
  • Ini Alasan Kenapa Kalian Harus Cek Masa Dukungan HP Android Kalian Sekarang Juga
  • Cara Cek Followers Baru Asli atau Bot Tanpa Harus Ngitung Satu-Satu
  • Claude Opus 5.5 Baru Rilis, Bikin AI Kalian Jadi Jauh Lebih Powerfull!
  • Update Kondisi Market Bitcoin BTC/USDT Per 23 September 2026, Beli atau Jual Nih?
  • Paham Semua Keluarga Model AI Gemma 4
  • Rumor Laptop Android Ternyata Bener, Ini Daftar 4 Laptop Android dari Google!
  • LCOS Lagi Naik Daun: OS Buatan Lunduke Tembus Peringkat 12 DistroWatch dan Punya Kernel Sendiri
  • Cara Pindah Data Android ke iPhone Tanpa Reset iPhone
  • Valve: Steam Deck 2 Tetap di Develop, Meski RAM Naik Harga Gila-gilaan
  • Apa itu Dumpling? dari Sejarah Sampai Tren Saat ini
  • Jadwal Event Cosplay dan Pop Culture Oktober 2026 yang Wajib Kalian Pantau
  • Cara Ganti Nama Facebook di Android, iPhone, Laptop, dan Facebook Lite Terbaru
  • Apa saja yang baru di WordPress 7.1.1?
  • Pilih Mana: XAMPP, Laragon, atau Herd Buat Belajar PHP?
  • Kenapa Views Reels Kalian Tiba-tiba Anjlok? Ini Penyebab dan Cara Ngatasinya
  • Android Bench versi 2.0 Dirilis, Apa saja Fitur Barunya?
  • MagicOS 11 dari Honor Sudah Dirilis Nih, Ini Cara Cek Smartphonemu Dapet Update Atau Nggak
  • Samsung Galaxy Z Fold 8 Jadi Makin Populer Karena iPhone Duo dirilis :)
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Zyphra is The Pioneer, Why Everyone is Suddenly Obsessed with AMD and Not Just Nvidia Anymore
  • Stop Trusting Your Prompts to Save Your Business Data
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • Kenalan sama Kelra, pemain baru ONIC Indonesia yang bawa nama anaknya di skin Beatrix
  • Sebenarnya Abel itu siapa? Ternyata ini rahasia di balik nama panggung The Weeknd yang bikin bingung pendengar baru
  • Aturan Baru BPJS Kesehatan 2026: Puskesmas sama Klinik Bisa Kena Sanksi Kalau Ada Dugaan Pelanggaran
  • Radita Ali Putra jadi Direktur Baru Telkom, track record-nya di Mitratel ternyata lumayan ngeri
  • Benny Mart punya siapa? Ternyata ini fakta di balik isu Tierison anak pemilik supermarket

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme