Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Symantec Luncurkan Backup Exec 2012

Posted on March 17, 2012

Jakarta- Perusahaan penyedia solusi keamanan dan penyimpanan jaringan, Symantec meluncurkan sistem pendukung data terbaru untuk pasar Indonesia, Backup Exec 2012 dan NetBackup 7.5. Keduanya menjanjikan pendekatan baru dan modernisasi dalam pengelolaan data.

“Saat ini jumlah data terus tumbuh dan bertambah semakin banyak,” kata Regional Technical Director, Symantec Asia South Region, Raymond Goh saat memperkenalkan sistem Backup Symantec yang terbaru, di Jakarta, Kamis, 15 Maret 2012.

Data yang terus membesar itu memicu terjadinya ledakan data yang didorong oleh berkembangnya layanan komputasi awan, sistem yang tervirtualisasi serta masifnya penggunaan perangkat mobile.

Raymond mengungkapkan bahwa sepanjang 2011 lalu telah tercipta data sebesar 1,8 zettabita. Satu zettabita sama dengan 10 pangkat 21 bita.

Dengan situasi yang seperti itu, proses backup data tidak akan pernah selesai. Itu karena data yang terus bertambah, tidak pernah berhenti dan semakin membesar. Akibatnya aktivitas penyimpanan dan pendukung data meningkat sebanyak 52 persen setiap tahunnya.

Menyiasati ledakan data itu, Symantec menawarkan tiga cara agar pengelolaan data semakin efektif, tidak memakan tempat, dan menekan ongkos operasional perusahaan. “Yang pertama kali adalah pertumbuhan data harus dikontrol,” kata Raymond.

Yang selanjutnya adalah mengintegrasikan sistem pendukung data antara yang virtual dan fisik. Dengan cara ini, proses penyimpanan data tidak mengalami pengulangan dan mencegah dua data yang sama tersimpan.

Dengan dua cara tadi, sistem pendukung data menjadi lebih sederhana. “Sistem Backup cukup dilakukan dari satu alat,” katanya. Selama ini, kata dia, backup data masih dilakukan secara terpisah, antara data yang virtual dan fisik.

Menurut Raymond dengan menerapkan tiga strategi tersebut, mengontrol data, menyatukan platform, dan menyederhanakan sistem backup, maka diproyeksikan biaya operasional perusahaan bisa dipangkas hingga 80 persen selama lima tahun. “Selama ini biaya ikut meningkat seiring dengan manajemen data yang terus bertambah,” katanya.

Kedua sistem backup yang diluncurkan pada hari ini, Backup Exec 2012 dan NetBackup 7.5 telah dilengkapi berbagai fitur yang memenuhi ketiga strategi manajemen data tadi. Keduanya dirancang agar sistem tidak menyimpan data yang sama. “Sistem hanya mengirim data-data yang mengalami perubahan,” katanya.

Yang umumnya terjadi adalah, sistem akan mengirim data secara kumulatif setiap tahun, padahal banyak data yang sama, yang telah dikirimkan setahun sebelumnya, sehingga data menumpuk dan memenuhi sistem backup.

Raymond juga mengatakan sistem akan menyeleksi data-data lama yang sebenarnya sudah tidak diperlukan lagi. “Data-data yang tidak berguna untuk proses audit bisa dihilangkan,” katanya.

Kedua sistem pendukung menyasar segmen yang berbeda, Backup Exec 2012 lebih ditujukan untuk usaha kecil dan menengah, yang umumnya menggunakan sistem windows dengan antarmuka yang seragam. Adapun NetBackup 7.5 untuk bisnis berskala besar, yang umumnya mempunyai sistem yang kompleks.

Sumber: Tempo

Terbaru

  • Inilah Rahasia ReciMe, Potensi Sukses dari Aplikasi Resep Sederhana
  • Perkuat Kemandirian Industri Alat Kesehatan Nasional, Astra Komponen Indonesia Hadirkan Alat Kesehatan Berbasis Teknologi Digital
  • Vidrush, Solusi Produksi Video massal buat Channel Faceless
  • Inilah Higgsfield AI Audio, Trik Canggih Buat Voice Cloning dan Dubbing Video Youtube Otomatis!
  • Everything You Need to Know About Project X and the Rumored AI-Powered Remaster of The Sims 4
  • Inilah Trik Cuan dari Instagram Jadi Affiliator, Tapi Tanpa Perlu Jualan Produk!
  • Inilah 7 Ide Channel YouTube Aneh Tapi Sederhana yang Bisa Kalian Mulai Sekarang Juga!
  • Apa itu Umroh & Keutamaannya: Inspirasi dari pergiumroh.com
  • Belum Tahu? Gini Caranya Dapat Bisnis Sukses Cuma dari Clipping Video Pake AI
  • Inilah Rahasia Perbaiki Algoritma Video YouTube yang Mulai Sepi
  • Kenapa Cicilan di Bank Syariah Itu Tetap?
  • Inilah 7 Produk Digital Paling Realistis untuk Kalian yang Mau Jualan Online Tahun Ini!
  • Inilah 4 Strategi Memilih Niche SEO Terbaik Supaya Blog Kalian Cepat Ranking
  • Ini Trik Supaya Pengunjung Toko Online Kalian Jadi Pembeli Setia Pakai Omnisend!
  • 3 Strategi AI Terbukti Biar Bisnis E-Commerce Kalian Makin Cuan 2026!
  • Inilah 6 Langkah Tembus 5.000 Follower di X, Gini Caranya Supaya Akun Kalian Nggak Stuck Lagi!
  • SEO LinkedIn: Inilah Alasan Kenapa LinkedIn Ads Lebih Efektif Buat Bisnis B2B Dibanding Platform Lain
  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • Inilah Cara Pakai Google Maps Offline Biar Mudik Lebaran 2026 Nggak Nyasar Meski Tanpa Sinyal!
  • Inilah Alasan Mahkamah Agung Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar Resmi Menanti Akibat Praktik Monopoli
  • Inilah Cara Daftar dan Syarat SPMB SMK Boarding Jawa Tengah 2026, Sekolah Gratis Sampai Lulus!
  • How to Fix Excel Formula Errors: Quick Fixes for #NAME
  • How to Clear Copilot Memory in Windows 11 Step by Step
  • How to Show Battery Percentage on Windows 11
  • How to Fix VMSp Service Failed to Start on Windows 10/11
  • How to Fix Taskbar Icon Order in Windows 11/10
  • How to Use Orbax Checkpointing with Keras and JAX for Robust Training
  • How to Automate Any PDF Form Using the Power of Manus AI
  • How to Training Your Own YOLO26 Object Detection Model!
  • How to Build a Full-Stack Mobile App in Minutes with YouWare AI
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme