Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

PBNU: Pemerintah Harus Clearkan Cap Intoleransi Beragama Indonesia oleh Dewan HAM PBB

Posted on May 31, 2012

Jakarta, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) angkat bicara mengenai hasil sidang tinjauan periodik universal II di Dewan HAM Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). NU dengan tegas membantah terjadinya praktek intoleransi beragama di Indonesia, dan mendorong dilakukannya dialog bersama untuk menyelesaikan kesalahpahaman tersebut.

“Tidak ada intoleransi beragama di Indonesia. Kalau luar menyoroti pembangunan gereja Yasmin yang masih sulit, luar juga harus tahu pembangunan beberapa masjid di Papua juga mengalami kesulitan,” tegas Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, usai bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Selasa (29/5).

Tidak hanya di Papua, tepatnya di Manokwari, Kiai Said juga mencontohkan kesulitan pembangunan masjid di sejumlah daerah di mana Islam menjadi golongan minoritas, salah satunya Kupang, Nusa Tenggara Timur. Untuk menyelesaikan kesalahpahaman tersebut NU mendorong dilakukannya dialog bersama, dengan semua pihak mengesampingkan kepentingan kelompoknya masing-masing.

“Mari kita berdialog untuk menyelesaikan permasalahan ini. Dialog bersama yang saling terbuka. Diperlukan dialog antar tokoh agama, antar elit, agar permasalahan ini bisa diselesaikan dengan baik,” urai Kiai bergelar Doktor lulusan Universitas Ummul Qura’, Mekah, tersebut.

Untuk kerukunan antar umat Islam, Kiai Said menyebut kondisi di Indonesia justru merupakan yang terbaik di dunia. Peran serta civil society yang baik, menjadi salah satu yang menjadikan kerukunan antar umat beragama dan umat Islam terlaksana.

“Buktinya Presiden mengapresiasi akan dikukuhkannya Forum Persahabatan Ormas Islam hari Jum’at mendatang di PBNU,” tandas Kiai Said.

Kiai Said juga mengatakan, di hadapan pengurus PBNU lainnya, di antaranya Sekjend PBNU H. Marsudi Syuhud, serta Ketua Panitia Munas dan Konbes Alim Ulama Nahdlatul Ulama H. Dedi Wahidi, Presiden SBY juga langsung memerintahkan Menteri Agama Suryadharma Ali untuk menyelesaikan tudingan asing terkait kasus intoleransi beragama tersebut.

“Presiden sudah memerintahkan Menteri Agama agar permasalahan itu di-clear-kan. Pembangunan gereja Yasmin yang masih mengalami kendala segera diselesaikan, sebaliknya pembangunan masjid di Manokwari dan Kupang juga diperintahkan agar segera dituntaskan,” papar Kiai Said.

Sebelumnya, sidang tinjauan periodik universal II di Dewan HAM PBB, intoleransi beragama di Indonesia dibeberkan gelegasi dari beberapa negara, seperti Austria, Norwegia, Belanda, Jerman, India, dan Italia. Sementara masalah HAM di Papua menjadi sorotan delegasi dari Swiss, Jepang, dan Swedia.

Tapi dalam 10 tahun belakangan ini, khususnya era SBY, intoleransi itu nyata. Khususnya antara kelompok Kristen Batak dan Gerakan Laskar FPI. Semoga cepat selesai dan damai

Terbaru

  • Review Aplikasi Barcode No Thanks
  • Cukur Kumis Viral di TikTok: Link Video 3 Menit 56 Detik Diserbu Netizen, Awas Link Bahaya!
  • Belinesia: Peluang Emas atau Jebakan Penipuan? Bongkar Fakta & Cara Aman Gabung!
  • Inilah Bahaya Aplikasi Auto Followers: Jebakan NCSE yang Harus Kalian Waspadai!
  • Apakah MLM Meta Force Indonesia itu Aman, Legal, atau Penipuan?
  • Apakah Zalora Community Influencer Program itu? Penipuan atau Tidak?
  • Apakah Ocean of Games Legal/Resmi & Bebas Virus?
  • Bahaya Hacking Dibalik No WA Duda Mapan Cari Jodoh Istri Pengusaha Kaya Raya yang Serius
  • Apa arti Kota Penerbit Identitas di Bank BNI?
  • Apakah Bank Saqu Astra Aman atau Penipuan?
  • Apakah Platform Amalan.id Penipu?
  • Apa itu Rekening Pasif di Bank BRI? Apa Resikonya?
  • Apa Arti Kode ‘Bunga Rekening’ di Mutasi Rekening Bank BRI?
  • Apa itu BRI Nex Card? Keuntungan, Fitur, dan Cara Daftarnya
  • Cara Mudah Membuat Rate Card dengan AI Tahun 2026
  • Cara Memperbaiki Glance Error di OnePlus 13
  • Apakah Langkah Open-source dari X Ancam Akun Anonim?
  • Kenapa Hewan Tidak Punya Klorofil?
  • Apa itu Kegiatan Review dan Pengertian Review
  • Bulgaria Lumpuhkan Situs Pembajakan Streaming & Game, AS Ikut Campur!
  • Apa itu Google Analytics 4?
  • Cara Cek Status DTSEN Terbaru, DTSEN Jadi Penentu Bansos PKH & BPNT 2026
  • Nvidia GeForce Now Resmi di Linux!
  • Kode Redeem Blade Ball Roblox Terbaru 1 Februari 2026: Raih Hadiah Spesialmu!
  • Kode Paket Internet Indosat Murah Terbaru 2026: Kuota 25GB Cuma 50 Ribu?
  • AFK Fishing Roblox: Auto Panen Ikan 24 Jam Pakai CC Cloud Phone!
  • Rahasia Meta AI WhatsApp: Cara Ampuh Dapat Cuan dari Chatbot!
  • Gokil! Case Pixel Diskon 90% di Verizon, Buruan Sikat!
  • Apakah APK CashCepat Penipu? Ada Izin Pinjol OJK?
  • Lowongan Kerja Leader di BRI Melalui BFLP Specialist 2026, Cek Syarat Lengkapnya Di Sini!
  • What are Microsoft Copilot Reminders?
  • What’s New in Plasma 6.7? Quick Notification History Clear-Up!
  • Awesome Alternatives to Microsoft Defender Application Guard (MDAG)
  • How tto Enable DLSS 4 & 5 for Your GPU
  • Backlinks: Why They’re Super Important for Your Website!
  • Cara Membuat Podcast dari PDF dengan NotebookLlama dan Groq
  • Tutorial Membuat Sistem Automatic Content Recognition (ACR) untuk Deteksi Logo
  • Apa itu Google Code Wiki?
  • Cara Membuat Agen AI Otomatis untuk Laporan ESG dengan Python dan LangChain
  • Cara Membuat Pipeline RAG dengan Framework AutoRAG
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme