Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Karena Ruyati, Gus Dur Pun Digugat

Posted on June 14, 2013

Jakarta – Nama Presiden KH Abdurrahman Wahid selalu mencuat di saat krisis penanganan Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Inilah yang menjadikan Kementerian Luar Negeri buka kartu soal peran almarhum Gus Dur dalam penanganan TKI. Sikap kontraproduktif pejabat Kementerian Luar Negeri?

Dalam jumpa pers tiga menteri dan Presiden SBY, Kamis (23/6/2011) pagi, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa akhirnya buka kartu terkait ‘mitos’ yang selau muncul saat karut-marut penanganan TKI di luar negeri mencuat ke publik.

“Tanpa mengecilkan kurun waktu dua pemerintahan terdahulu, perlu dipahami kasus masih berjalan, semata mengalami penundaan,” katanya, saat jumpa pers di Kantor Presiden, Kamis (23/6/2011).

Marty menyebutkan, tidak diekseskusinya Zaenab oleh pemerintahan Arab Saudi bukan karena upaya diplomasi pemerintahan KH Abdurrahman Wahid kala itu. Penundaan eksekusi itu, semata-mata karena korban saat kejadian berlangsung memiliki anak berusia satu tahun.

Menteri yang kini jadi sorotan ini menyebutkan, hukuman pancung terhadap Zaenab masih terbuka peluang untuk dilakukan. “Status hukum tunggu anak dewasa, sampai akil baligh. Dan nantinya akan ditanyakan apakah akan memaafkan atau tidak. Setelah ditanyakan baru status akan ditentukan,” paparnya.

Pernyatan serupa juga disampaikan Duta Besar RI untuk Arab Saudi Gatot Abdullah dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR, Kamis (23/6/2011) petang. Dia menyebutkan, hingga saat ini Zaenab masih ditahan pemerintahan Arab Saudi. “Prosesnya memang ada intervensi kepala negara untuk pemaafan Zaenab. Tapi sebetulnya Siti Zaenab belum dimaafkan,” ujarnya.

Dia menekankan, penundaan proses eksekusi bukan karena proses diplomasi politik yang dilakukan mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid. Gatot menegaskan, proses penundaan eksekusi semata-mata karena menunggu anak korban hingga aqil baligh.

“Saat aqil baligh, akan ditanya apakah mau memaafkan pembunuh ibunya atau tidak? karena itu ditunggu oleh hukum pidana. Tapi jika anak itu nanti bilang, saya tidak memaafkan Zaenab, maka selesailah Zaenab,” terang Gatot.

Gatot memaparkan ada dua jenis hukum di Arab Saudi yakni hukum khas (private right) dan hukum aam. Tindak pidana pembunuhan masuk dalam kateori hukum khas. Dalam status hukum ini, sambung Gatot, posisi raja Arab Saudi tidak bisa memaafkan,

“Ini hukum acaranya. Kewenangan raja hanya terbatas pada vonis hukum aam (umum), bukan pidana khusus,” papar Gatot. Yang bisa dimaafkan oleh raja Arab Saudi, kata Gatot, hukum umum bukan pidana khusus seperti kasus terorisme, makar, narkotika dan sejenisnya.

Terkait kasus Ruyati, Gatot mengaku pihaknya tidak menyarankan Presiden SBY untuk berkorespondensi kepada Raja Arab Saudi. Dia berkilah, pidana yang dilakukan Ruyati merupakan pidana khusus yakni membunuh majikan perempuannya. “Ruyati bukan takzir, kita tidak meyarankan presiden mengirim surat. Tapi itu hak khususnya ahli waris,” terangnya.

Penjelasan pejabat Kementerian Luar Negeri ini memang cukup mengejutkan. Klarifikasi yang disampaikan seperti meruntuhkan ‘mitos’ terhadap peran Gus Dur dalam penanganam TKI di luar negeri. Puteri kandung Gus Dur, Yenni Wahid mengomentari berragam pernyataan pejabat Kementerian Luar Negeri yang meruntuhkan cerita kegigihan Gus Dur dalam melakukan pembelaan terhadap TKI.

Melalui akun twitternya @yenniwahid, dia menyebutkan pernyataan pejabat Kemlu hanyalah upaya untuk menutupi kelemahan dirinya sendiri. “Ada pejabat coba kecilkan peran Gus Dur dalam membela TKI. Bukankah lebih baik kalau belajar dari Gus Dur,” tulisnya seraya menyebutkan yang dibela Gus Dur bukan cuma Siti Zaenab, namun ada juga Adi Asmawi.

Yenni memaparkan, peran Gus Dur dalam pembelaan terhadap TKI di antaranya dengan menampung sekitar 90-an TKI yang dikejar-kejar polisi Diraja Malaysia di kediaman Gus Dur di Ciganjur. Kasus yang muncul, sambung Yenni cukup beragam.

“Seperti mereka harus urus surat untuk mengambil gaji yang tidak dibayarkan, kasus pembunuhan, korban maupun pelaku sama-sama orang Indonesia. Gus Dur pergi ke keluarga korban untuk memintakan maaf bagi pelaku,” urai Yenni.

Ketua Umum PKB Indonesia ini pun mengakui, upaya Gus Dur dalam membela para TKI tak semuanya berhasil. Namun menurut Yenni, ada poin penting yang dilakukan Gus Dur yakni ada usaha dalam membantu TKI. “Itulah yang beda di kasus Ruyati. Kemlu dan pejabat lainnya harus belajar,” cetus Yenni.

Terpisah, Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayah menyayangkan pernyataan pejabat Kementerian Luar Negeri dengan menyangsikan peran Presiden Gus Dur terkait penundaan eksekusi Siti Zaenab. “Tidak etis juga ketika Menlu menyangsikan peran Gus Dur dalam membela Siti Zaenab karena faktanya pada 1999 mau dieksekusi mati dan berkat Gus Dur dia bisa ditunda. Sampai hari ini tidak ada eksekusi,” katanya di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/6/2011).

Dalam RDP Komisi I DPR dengan Dubes RI untuk Arab Saudi Gatot Abdullah, mayoritas aggota DPR mempertanyakan peran kultural yang dilakukan pejabat Kemlu dan KBRI dalam melakukan lobi terhadap otoritas Arab Saudi terkait penanganan TKI. Karena, posisi Raja Arab Saudi, memiliki peran sentral dalam hukum dan pemerintahan.

Dalam kesempatan tersebut, adik kandung Gus Dur, Lily Wahid menyebutkan peran kultural itulah yang dilakukan Gus Dur dalam berhubungan dengan Raja Arab Saudi. Dia menyebutkan hanya Gus Dur yang bisa membuat tertawa Raja Arab saat dirinya menjadi Presiden.

“Cuma Gus Dur yang bisa membuat Raja Fahd tertawa terbahak-bahak. Bahkan itu ada halaman muka media Arab Saudi, dipasang Raja Fahd tertawa terbahak-bahak sampai langit-langit mulutnya kelihatan,” ujar Lily Wahid.

Yang membuat Raja Fahd tertawa, kata Lily, Gus Dur menyebutkan ke Raja Fahd bahwa yang bersangkutan merupakan orang yang tidak dimengerti Gus Dur. “Karena satu-satunya orang Arab yang hanya memiliki satu orang istri,” ujar Lily menirukan Gus Dur. Pernyataan itulah, menurut Lily, yang membuat Raja Fahd tertawa terbahak-bahak.

Pernyataan pejabat Kemlu terkait posisi Zaenab yang masih mendapat ancaman eksekusi mati oleh otoritas Arab Saudi di satu sisi memang informasi yang harus diketahui publik. Namun, mengecilkan peran Gus Dur dalam proses penundaan eksekusi Siti Zaenab merupakan langkah yang etis. Ini justru kontraproduktif. Sumber: Inilah.com

Terbaru

  • Inilah Alasan Kenapa Sinkhole Sering Muncul di Indonesia dan Cara Mengenali Tanda-Tandanya Supaya Kalian Tetap Aman
  • Inilah Program PJJ 2026 untuk Anak Tidak Sekolah, Cara Mudah Masuk SMA Tanpa Harus ke Kelas Tiap Hari!
  • Inilah Program SPMB 2026 PJJ Khusus Anak Tidak Sekolah, Solusi Buat yang Pengen Balik Belajar!
  • Inilah Cara Kuliah di Al-Azhar Mesir Lewat Jalur Kemenag 2026, Lengkap dengan Syarat dan Jadwalnya!
  • Inilah Jadwal Lengkap Jalur Mandiri Unud 2026, Persiapkan Diri Kalian Sebelum Menyesal!
  • Inilah 8 Universitas Swasta Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026 yang Bisa Jadi Pilihan Kuliah Kamu
  • Inilah Jadwal Terbaru SSU ITB 2026 yang Diperpanjang, Lengkap dengan Syarat dan Rincian Biayanya!
  • Inilah 10 Jurusan Kuliah Paling Dicari Perusahaan Tahun 2026, Cek Daftarnya Biar Nggak Salah Pilih!
  • Inilah Cara Daftar Beasiswa Tut Wuri Handayani 2026, Kesempatan Emas Buat PNS Kemendiktisaintek Tingkatkan Karier!
  • Inilah Ketentuan Lengkap TKA Susulan 2026 SD dan SMP, Cek Syarat dan Jadwal Resminya Di Sini!
  • Inilah Kurikulum Berbasis Cinta Madrasah: Panduan Lengkap dan Link Download PDF Terbaru 2026
  • Inilah Kronologi Mencekam Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur yang Bikin Jalur Kereta Lumpuh Total
  • Inilah Alasan Kenapa Hari Libur dan Tanggal Penting Selalu Ditulis Pakai Warna Merah di Kalender
  • Inilah Cara Daftar Jalur Prestasi Politeknik PU Semarang 2026, Kesempatan Kuliah di Kampus Kementerian PU!
  • Inilah Cara Cek Bansos PKH dan BPNT 2026 Lewat HP, Lengkap dengan Jadwal Cair dan Besaran Dananya!
  • Inilah Alasan Kemdiktisaintek Bakal Tutup Banyak Jurusan Kuliah yang Nggak Relevan dengan Industri
  • Inilah Status Libur Hari Pendidikan Nasional 2026 dan Sejarah Penting di Baliknya
  • Inilah Daftar Libur Mei 2026 yang Bikin Full Senyum, Siapkan Rencana Liburan Kalian Sekarang!
  • Inilah Daftar Universitas Terbaik di Jepang Versi THE Asia University Rankings 2026, Kampus Mana yang Jadi Incaran Kalian?
  • Inilah Alasan Kenapa Kemdiktisaintek Bakal Tutup Sejumlah Prodi dan Fokus ke 8 Industri Strategis
  • Inilah Sosok Richard Aldrich McCurdy, Penguasa Asuransi yang Terjerat Skandal di Masa Gilded Age
  • Inilah Alasan Suhu Bumi Naik Drastis dan Cara Kita Menghadapi Ancaman Cuaca Ekstrem
  • Apa itu Pasukan Perdamaian PBB?
  • Inilah 25 Universitas Paling Internasional di Dunia 2026, Ternyata Kampus di Asia Mulai Merajai!
  • Inilah 10 PTS Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2026 yang Bisa Jadi Referensi Kalian
  • Inilah Cara Daftar Kuliah di Universitas Al-Azhar Mesir 2026 Lewat Jalur Resmi Kemenag
  • Inilah Daftar 20 PTN Terbaik Indonesia Versi Webometrics 2026, Kampus Impian Kalian Ada Nggak?
  • Inilah Profil Donny Sucahya, Sosok Pengusaha Muda yang Viral Karena Bisnis dan Pernikahannya
  • Inilah Alasan Kenapa Belalang Daun Bisa Berubah Warna dari Pink ke Hijau, Ternyata Mirip Daun!
  • Inilah Kenapa eBay Error dan Mengenal The Hacktivist Group 313 yang Mengklaim Bertanggung Jawab Atas Gangguan Global Tersebut
  • How to Level Up Your PC Gaming Experience with the New Valve Steam Controller and Its Advanced Features
  • Is it Time to Replace Nano? Discover Fresh, the Terminal Text Editor You Actually Want to Use
  • How to Design a Services Like Google Ads
  • How to Fix 0x800ccc0b Outlook Error: Step-by-Step Guide for Beginners
  • How to Fix NVIDIA App Error on Windows 11: Simple Guide
  • How to create high-quality cinematic AI videos and realistic avatars using HeyGen and the Seedance 2.0 model
  • How to build an AI chatbot for your business in just minutes without writing a single line of code
  • How to Master Answer Engine Optimization with HubSpot AEO Tool
  • How to Use GPT-5.5 and Claude Opus 4.7 Together to Maximize Your Workflow Productivity and Code Quality
  • Claude Tutorial: How to Build Your First SaaS Business Using AI Without Coding
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme