Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu
applocker adalah

Apa Itu AppLocker? Ini Pengertian dan Cara Mengamankan Windows 11 Kalian dari Skrip Jahat

Posted on December 25, 2025

AppLocker adalah sebuah fitur keamanan esensial bawaan Windows yang berfungsi sebagai pengontrol otoritas, menentukan aplikasi mana yang diizinkan berjalan dan mana yang harus diblokir. Secara sederhana, ini pengertian dari mekanisme “daftar putih” atau whitelisting digital yang memberikan kalian kunci rahasia untuk membatasi akses program tak diinginkan di sistem komputer.

Sebenarnya, kenapa sih kita harus sebegitu pedulinya dengan fitur ini? Di era sekarang, skrip berbahaya atau yang sering kita kenal sebagai malware itu makin pintar menyusup. Mereka nggak cuma merusak, tapi bisa mencuri data pribadi sampai mengambil alih kendali komputer kalian. Rasanya ngeri kan kalau sampai kejadian? Nah, AppLocker ini hadir kuranglebihnya sebagai lapisan pelindung ekstra. Sistem kerjanya cukup logis tapi ketat: dia membuat daftar aplikasi yang boleh lewat, dan sisanya? Otomatis tertolak. Jadi, kalian punya kendali penuh, kayak punya daftar tamu VIP di sebuah pesta privat; yang nggak ada di daftar, ya nggak boleh masuk.

Untuk penerapannya di Windows 11, prosesnya sebenarnya nggak serumit yang dibayangkan, kok. Berikut adalah langkah-langkah teknis yang bisa kalian ikuti untuk mengaktifkan dan mengonfigurasi AppLocker:

Aktifkan AppLocker Melalui Fitur Windows
Pertama-tama, kalian harus memastikan fitur ini sudah “bangun” di sistem kalian. Caranya, masuk ke Control Panel, lalu pilih Programs, kemudian Programs and Features. Di situ ada opsi Turn Windows features on or off. Kalian perlu mencari “AppLocker” (atau yang berkaitan dengan Application Identity services tergantung versi build), centang, dan klik OK. Biasanya, komputer bakal minta restart otomatis supaya perubahannya ngefek.

Membuka Antarmuka AppLocker
Setelah komputer nyala lagi, kalian bisa langsung buka aplikasinya. Cukup ketik “AppLocker” atau buka Local Security Policy (secpol.msc) lewat kotak pencarian di Start menu. Tampilannya mungkin terlihat agak teknis, tapi sepertinya kalian akan cepat terbiasa.

Membuat Aturan Izin (Create Rules)
Nah, di jendela AppLocker ini, klik tombol Create Rules. Di sini kalian punya dua opsi utama: berdasarkan Executable Path atau Hash. Executable Path itu mengacu pada lokasi file .exe-nya di folder mana. Sedangkan Hash itu lebih ke sidik jari digital file tersebut. Kalau pakai Hash, meskipun filenya dipindah, dia tetap dikenali. Jangan lupa kasih nama aturan yang jelas biar nggak bingung nantinya.

Menambahkan Aturan Blokir
Selain mengizinkan, kalian juga bisa—dan sebaiknya—membuat aturan blokir. Ini fungsinya membatasi akses ke aplikasi yang rasanya mencurigakan atau memang nggak kalian butuhkan sama sekali. Langkahnya mirip dengan membuat aturan izin, cuma beda di tindakannya saja (pilih Deny).

Konfigurasi Kebijakan (Policies)
Masuk ke bagian Policies untuk mengatur tingkat keamanannya. Kalian bisa pilih mode Audit Only (cuma mencatat kalau ada yang melanggar) atau Enforce Rules (langsung blokir). Ada juga opsi AppLocker with MFA, yang nambahin lapisan keamanan ekstra di mana kalian butuh kode verifikasi selain kata sandi. Tapi biasanya, pengaturan standar AppLocker saja sudah cukup menyeimbangkan keamanan dan kenyamanan.

Kira-kiranya begitunya cara kerjanya. Sebagai tips tambahan, sering-seringlah memeriksa daftar aplikasi yang diizinkan. Jangan sampai ada aplikasi nyasar yang lolos karena kita lengah. Penggunaan metode Hash juga sangat disarankan dibanding sekadar Path, karena jauh lebih aman dan nggak gampang diakali oleh malware yang suka pindah-pindah folder.

Kesimpulan

Memang, mengatur keamanan sistem itu kadang butuh usaha lebih, tapi melihat risikonya, langkah ini sangat sepadan. AppLocker memberikan ketenangan pikiran yang kita butuhkan saat berselancar atau bekerja dengan data sensitif. Jadi, rasanya sudah jadi kewajiban kita untuk proaktif menjaga benteng digital kita sendiri, kan? Kalau kalian masih ragu atau bingung di tengah jalan, jangan sungkan buat tanya ke komunitas atau tim IT di tempat kalian. Semoga ulasan dan panduan singkat ini bisa memberikan wawasan baru dan bikin sistem kalian makin kebal. Terima kasih sudah menyimak sampai akhir, mari kita terus waspada dan amankan aset digital kita, ya rekan-rekanita!

Terbaru

  • Blokir Nomor WA Tanpa Harus Tambah ke Daftar Hitam, Begini Caranya!
  • Isu SKTP Februari 2026 Sudah Terbit Ternyata Cuma Hoaks? Cek Jadwal Resminya Di Sini
  • Apa itu Mihari Novel? Aplikasi Baca Novel Dibayar
  • Cara Mengatasi NIK Belum Ditemukan di DTKS Saat Daftar KIP Kuliah, Jangan Panik Dulu!
  • Inilah 3 Karakteristik Pembagian Masyarakat Menurut Sibrani yang Bikin Kita Paham Struktur Sosial
  • Inilah Cara Mengatasi Status Bansos Atensi YAPI NTPN Tidak Ditemukan Biar Bantuan Tetap Cair!
  • Cara Mudah Unduh Video DS2Play Tanpa Ribet
  • Apa itu Free Float di Dunia Saham? Ini Artinya
  • Hati-Hati Modus Penipuan Asuransi BCA, Ini Caranya!
  • Inilah Panduan Lengkap Pendaftaran PPDB SMA Unggul Garuda Baru 2026, Simak Syarat dan Alurnya!
  • Alternatif Terbaik Dari OmeTV, Tanpa Takut Kena Banned
  • Tips Nama Petugas TKA SD/SMP Muncul Otomatis di Berita Acara
  • Inilah Fakta di Balik Video Botol Teh Pucuk Viral yang Lagi Rame di TikTok!
  • Apa itu Aturan Waktu Futsal dan Extra Time di Permainan Futsal?
  • Contoh Jawaban Refleksi Diri “Bagaimana Refleksi tentang Praktik Kinerja Selama Observasi Praktik Kinerja”
  • Main Telegram Dapat Uang Hoax atau Fakta?
  • Apa itu Lock iCloud? Ini Artinya
  • Integrasi KBC dan PM di Madrasah? Ini Pengertian dan Contoh Praktiknya
  • Ini Trik Input Pelaksana PBJ di Dapodik 2026.C Biar Info GTK Langsung Valid dan Aman!
  • Apa Maksud Hukum Dasar yang Dijadikan Pegangan dalam Penyelenggaraan Suatu Negara? Ini Jawabannya
  • Apakah Apk Puskanas Penipuan?
  • Inilah 10 Alternatif Mesin Pencari Selain Yandex yang Anti Blokir dan Aman Digunakan
  • Caranya Supaya WhatsApp Nggak Kena Spam Terus Meski Sudah Ganti Nomor, Ternyata Ini Rahasianya!
  • Jangan Tergiur Harga Murah! Inilah Deretan Risiko Fatal Membeli iPhone Lock iCloud
  • Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026? Ini Pengertian dan Alur Lengkapnya
  • Inilah Cara Cek KIS Aktif Atau Tidak Lewat HP dan Solusi Praktis Jika Kepesertaan Nonaktif
  • Apa tiu Keberagaman? dan Kenapa Kita Butuh Perbedaan
  • Inilah Rekomendasi Tablet RAM 8 GB Paling Murah 2026 Buat Kerja dan Kuliah!
  • Ini Bocoran Honorable Mention TOTY FC Mobile OVR 117 dan 34 Kode Redeem Paling Baru!
  • Inilah Cara Memilih Smartband GPS Terbaik Biar Olahraga Kalian Makin Efektif!
  • Top Open-Source Alternatives to Adobe Creative Cloud for Design and Editing in 2026
  • TinyMediaManager: A Plugin to Organize and Manage Jellyfin Media Library
  • How to Fix the Subscript Out of Range Error in Microsoft Excel
  • What’s New in Podman 5.8: Quadlet & SQLite Migration Explained
  • Microsoft Fixes Old Windows 10 Bug Affecting Parental Controls
  • Prompt AI Menyusun Script Pola Suara Karakter agar Brand Jadi Ikonik
  • Prompt AI untuk Merancang Karakter Brand yang Ikonik
  • Prompt AI Audit Konten Sesuai Karakter Brand
  • Prompt AI Merubah Postingan LinkedIn Jadi Ladang Diskusi dengan ChatGPT
  • Prompt AI: Paksa Algoritma LinkedIn Promosikan Konten Kalian
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme