Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Bersama PKB, Perjuangkan Aspirasi Politik NU untuk Bangsa

Posted on September 9, 2013

PUNCAK peringatan Harlah ke-85 Nahdlatul Ulama (NU) berlangsung meriah di Stadion Gelora Bung Karno, kemarin. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merupakan representasi gerakan politik sengaja didirikan untuk melanjutkan perjuangan aspirasi politik kaum Nahdliyin. Seperti apa sejarahnya” Berikut petikan wawancara Hari Azhari, Wartawan INDOPOS, dengan Ketum DPP PKB Muhaimin Iskandar.

Kenapa pergerakan politik NU harus melalui wadah PKB?

Pada masa reformasi muncul kesadaran baru bahwa NU perlu kembali ke khittoh sebagai kekuatan sosial keagamaan, ekonomi dan budaya. Kesadaran itu sebagai evaluasi untuk membagi perjuangan kaum Nahdliyin. Yakni NU mengurusi bagian sosial keagamaan, ekonomi, dan budaya. Sementara, untuk melanjutkan perjuangan politiknya didirikanlah partai sekitar 1997-1998 dengan nama PKB sebagai alat perjuangan politik NU. Keputusan itulah yang membuat NU tidak terlibat langsung dalam politik praktis lagi, tidak lagi memiliki dua fungsi seperti pada masa orde lama, yaitu sebagai ormas dan di sisi lain sebagai parpol.

NU dikenal sebagai ormas kaum Nahdliyin, kenapa juga harus berpolitik?

Dalam sejarahnya, ormas yang kini bernama NU itu berawal dari dua kelompok gerakan, yaitu Raisul Fikr atau Taswirul Afkar, kelompok atau gerakan intelektual, dan Nahdlatut Tujjar yakni kelompok pengembangan ekonomi yang berbasis pada gerakan para pedagang atau pengusaha. Kedua kelompok ini yang akhirnya menjadi kekuatan NU sebagai pergerakan yang concern pada sosial, keagamaan, ekonomi, budaya dan politik.
Artinya, yang harus kita pahami bahwa NU bukanlah semata ormas yang memiliki paham keagamaan, tapi juga paham kebangsaan yang lahir atas perkawinan antara Islam dan tradisi budaya.

Dengan berdirinya PKB, apakah NU sudah tidak berpolitik lagi?

NU secara organisasi memang sudah tidak ikut dalam politik praktis, hanya sebagai gerakan di bidang sosial keagamaan dan budaya. Tapi dengan lahirnya PKB tentu gerakan politik NU tetap berjalan. Sebab, PKB itu sendiri dilahirkan atas dua mandat. Yaitu lahir dari dinamika reformasi sebagai logika demokrasi, serta sebagai anak kandung dalam gerakan politik NU. Dengan mandat itu, peran politik kaum Nahdliyin yang dulunya menjadi kesatuan di tubuh NU sekarang dipisah di dalam gerakan politik PKB.

Tahun ini PKB memasuki usia ke 13. Apa harapan Anda?

Dalam momentum Harlah ke-13 ini, kami memiliki beberapa agenda yang diberi nama konsolidasi tahap II. Salah satu agendanya adalah adanya kesadaran menyikapi perbedaan pendapat sebagai hal wajar. Perbedaan pandangan jangan lagi diposisikan sebagai sesuatu yang mengancam integritas antar kader, sehingga berimbas pada permusuhan. Karenanya, itulah yang disebut sebagai upaya untuk membangun tradisi politik yang sehat dalam parpol.

Sebagai anak kandung NU, apa harapan PKB dengan usia ke-85 NU?

Setelah NU berkembang dan besar, yang perlu dipahami para generasi mudanya adalah bahwa pencapaian tersebut dilakukan dengan serba keterbatasan para pendiri dan pengembang NU. Mereka bekerja dan bergerak dengan tanpa fasilitas memadai. Para pendahulu kita bekerja dengan tiga modal, yaitu keikhlasan mengabdi, kecerdasan menyampaikan ajaran NU, dan kepemimpinan yang baik.Modal tersebut yang menjadikan NU besar sampai menjadi kekuatan sangat luar biasa di tanah air ini, meski dalam kondisi serba keterbatasan sarana dan pra sarana.
Karena itu, generasi muda NU dan PKB harus menjadikan sejarah itu sebagai spirit untuk melakukan pengembangan dan gerakan-gerakan lebih cangih lagi, sehubungan kondisi sekarang yang serba modern ini. Jika kita bisa melakukan itu, berarti kita tidak salah memaknai Harlah NU yang sudah memasuki usia renta ini.Sebab, yang menjadi cita-cita NU itu adalah menjadi tujuan dari perjuangan PKB, untuk mengabdikan diri buat bangsa dan negara. NU di luar Jawa kurang kuat, tapi PKB cukup kuat bahkan terbentuk hingga ranting atau desa dan perkampungan. Tapi di Jawa NU sangat kuat, sebaliknya PKB agak kurang.Di sinilah maka terjadi saling menopang antara PKB dan NU, dengan fungsi dan perannya masing-masing. Tapi kondisi PKB saat ini, Insya Allah sudah kuat dan mengakar, ibarat pohon akarnya makin kuat ke bawah dan makin menjulang ke atas. Sumber: Fajar Online

Terbaru

  • Inilah Higgsfield AI Audio, Trik Canggih Buat Voice Cloning dan Dubbing Video Youtube Otomatis!
  • Everything You Need to Know About Project X and the Rumored AI-Powered Remaster of The Sims 4
  • Inilah Trik Cuan dari Instagram Jadi Affiliator, Tapi Tanpa Perlu Jualan Produk!
  • Inilah 7 Ide Channel YouTube Aneh Tapi Sederhana yang Bisa Kalian Mulai Sekarang Juga!
  • Apa itu Umroh & Keutamaannya: Inspirasi dari pergiumroh.com
  • Belum Tahu? Gini Caranya Dapat Bisnis Sukses Cuma dari Clipping Video Pake AI
  • Inilah Rahasia Perbaiki Algoritma Video YouTube yang Mulai Sepi
  • Kenapa Cicilan di Bank Syariah Itu Tetap?
  • Inilah 7 Produk Digital Paling Realistis untuk Kalian yang Mau Jualan Online Tahun Ini!
  • Inilah 4 Strategi Memilih Niche SEO Terbaik Supaya Blog Kalian Cepat Ranking
  • Ini Trik Supaya Pengunjung Toko Online Kalian Jadi Pembeli Setia Pakai Omnisend!
  • 3 Strategi AI Terbukti Biar Bisnis E-Commerce Kalian Makin Cuan 2026!
  • Inilah 6 Langkah Tembus 5.000 Follower di X, Gini Caranya Supaya Akun Kalian Nggak Stuck Lagi!
  • SEO LinkedIn: Inilah Alasan Kenapa LinkedIn Ads Lebih Efektif Buat Bisnis B2B Dibanding Platform Lain
  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • Inilah Cara Pakai Google Maps Offline Biar Mudik Lebaran 2026 Nggak Nyasar Meski Tanpa Sinyal!
  • Inilah Alasan Mahkamah Agung Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar Resmi Menanti Akibat Praktik Monopoli
  • Inilah Cara Daftar dan Syarat SPMB SMK Boarding Jawa Tengah 2026, Sekolah Gratis Sampai Lulus!
  • Inilah Daftar Sekolah Kedinasan 2026 untuk Lulusan SMK, Bisa Kuliah Gratis dan Berpeluang Besar Langsung Jadi CPNS!
  • Inilah Pajak TER: Skema Baru PPh 21 yang Nggak Bikin Pusing, Begini Cara Hitungnya!
  • Inilah Jadwal Resmi Jam Buka Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Purwomartani Saat Mudik Lebaran 2026
  • How to Show Battery Percentage on Windows 11
  • How to Fix VMSp Service Failed to Start on Windows 10/11
  • How to Fix Taskbar Icon Order in Windows 11/10
  • How to Disable Personalized Ads in Copilot on Windows 11
  • What is the Microsoft Teams Error “We Couldn’t Connect the Call” Error?
  • How to Use Orbax Checkpointing with Keras and JAX for Robust Training
  • How to Automate Any PDF Form Using the Power of Manus AI
  • How to Training Your Own YOLO26 Object Detection Model!
  • How to Build a Full-Stack Mobile App in Minutes with YouWare AI
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme