Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Inilah Jadwal Terbaru SSU ITB 2026 yang Diperpanjang, Lengkap dengan Syarat dan Rincian Biayanya!

Posted on April 28, 2026

Kabar gembira buat kalian yang mengincar kampus Ganesha! ITB baru saja mengumumkan perpanjangan pendaftaran Seleksi Siswa Unggul (SSU) 2026. Ini kesempatan emas buat kalian yang kemarin sempat ketinggalan atau butuh waktu tambahan buat nyiapin berkas administrasi biar lebih maksimal. Yuk, simak rincian lengkap dan teknis pendaftarannya di bawah ini!

Keputusan buat memperpanjang masa pendaftaran ini kayaknya jadi angin segar bagi banyak calon mahasiswa di seluruh Indonesia. Pihak kampus pengen ngasih kesempatan lebih luas supaya siswa berpotensi nggak kehilangan momentum buat masuk ke salah satu perguruan tinggi terbaik di negeri ini. Menurut Prof. Dr. Irwan Meilano, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, langkah ini diambil supaya kalian bisa mempersiapkan diri secara optimal. Kami melihat langkah ini sangat krusial agar persaingan tetap sehat dan kualitas input mahasiswa yang masuk ke ITB tetap terjaga dengan sangat baik.

Bagi kalian yang tertarik ikut program SSU ITB 2026, baik itu lewat Jalur Nontes maupun Jalur Tes, kalian harus gerak cepat buat melakukan pendaftaran di laman resmi admission.itb.ac.id. Jangan sampai kelupaan lagi karena proses administrasinya lumayan detail. Berikut adalah jadwal terbaru yang sudah diperbarui oleh pihak ITB untuk masing-masing kategori seleksi:

Jadwal SSU Jalur Non-Tes (Tanpa Ujian Tulis)

  1. SSU Jalur Non-Tes Nilai Rapor
    Kalian bisa mulai mendaftar dari tanggal 2 April sampai 3 Mei 2026. Jalur ini ngegunain rekam jejak akademik kalian selama di sekolah. Pengumuman hasil seleksinya bakal keluar tanggal 26 Mei 2026, dan kalau kalian lolos, pendaftaran mahasiswa baru dilakukan pada 29 Mei – 5 Juni 2026.
  2. SSU Talenta Prestasi OSN
    Sama kayak jalur rapor, pendaftarannya dibuka mulai 2 April sampai 3 Mei 2026. Jalur ini khusus buat mereka yang punya prestasi di bidang sains tingkat nasional. Pengumuman dan pendaftaran ulangnya pun mengikuti jadwal jalur rapor, yaitu pengumuman 26 Mei dan daftar ulang 29 Mei – 5 Juni 2026.
  3. SSU Nilai UTBK
    Kalau kalian ngerasa nilai UTBK kalian cukup oke, kalian bisa daftar lewat jalur ini mulai 4 Mei sampai 5 Juni 2026. Pengumuman hasilnya dijadwalkan pada 12 Juni 2026, dengan jadwal pendaftaran ulang mahasiswa baru pada 15-20 Juni 2026.
  4. SSU Talenta Seni, Olahraga, dan Keagamaan
    Buat kalian yang punya bakat khusus, pendaftarannya dibuka dari 2 Mei sampai 5 Juni 2026. Hasilnya akan diumumkan pada 12 Juni 2026, dan proses daftar ulang dilakukan pada 15-20 Juni 2026.

Jadwal SSU Jalur Tes (Ujian Mandiri)

  1. Pendaftaran Online
    Pendaftaran jalur ini dibuka mulai 4 Mei sampai 15 Juni 2026. Jalur ini menuntut persiapan ekstra karena ada ujian teknisnya.
  2. Ujian Gambar
    Khusus buat kalian yang milih FSRD, ada ujian gambar yang dilaksanakan pada 18 Juni 2026. Sebaiknya kalian latihan ngegambar dari sekarang biar nggak kaget.
  3. ITB AQ Test
    Ujian kemampuan akademik atau ITB AQ Test bakal digelar pada 19 Juni 2026. Ini tes yang ngebahas logika dan kemampuan kognitif kalian secara mendalam.
  4. Pengumuman dan Daftar Ulang
    Hasil seleksi jalur tes ini akan diumumkan pada 26 Juni 2026. Jika dinyatakan lolos, kalian harus segera melakukan pendaftaran mahasiswa baru pada 27 Juni – 3 Juli 2026.

Mengenai persyaratan pendaftaran, kalian harus bener-bener teliti ngeceknya. Secara umum, SSU ITB Berbasis Tes terbuka buat lulusan tahun 2024, 2025, dan 2026. Tapi buat SSU Berbasis Prestasi (Non-Tes), itu cuma khusus buat kalian yang lulus tahun 2026 aja. Satu hal yang paling penting, kalian nggak boleh sudah dinyatakan lulus di seleksi SNBP tahun 2024, 2025, atau 2026. Mereka yang sudah terdaftar sebagai mahasiswa sarjana ITB juga nggak diperbolehkan buat ikut seleksi ini lagi. Selain itu, ada syarat bebas buta warna total maupun parsial untuk sekolah tertentu kayak Sekolah Farmasi (SF), ini sifatnya wajib ya!

Untuk jalur talenta, syaratnya lebih spesifik lagi. Kalau kalian lewat jalur Sains/OSN, kalian harus punya sertifikat medali OSN tingkat nasional atau internasional di bidang kayak Matematika, Fisika, atau Kimia. Perlu juga surat rekomendasi dari panitia OSN dan kepala sekolah. Buat jalur Seni dan Olahraga, minimal kalian punya 2 prestasi tingkat nasional yang tercatat di Puspresnas. Sedangkan untuk jalur Keagamaan, ITB nyari Hafiz Al-Qur’an yang sudah hafal minimal 15 juz, dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah atau pondok pesantren. Rasanya syarat ini cukup menantang, tapi sebanding dengan nama besar ITB yang bakal kalian sandang nanti.

Nggak kalah penting, kalian harus paham soal biaya kuliah atau UKT (Uang Kuliah Tunggal) dan IPI (Iuran Pengembangan Institusi). Untuk UKT golongan 7, biayanya berkisar antara Rp12.250.000 sampai Rp14.500.000 per semester tergantung jurusannya. Nah, buat IPI-nya sendiri ada beberapa skema yang bisa kalian pilih, mulai dari IPI-1 sebesar Rp55 juta sampai IPI-4 sebesar Rp85 juta. Beruntungnya, ITB ngasih kemudahan dengan skema cicilan sebanyak tiga kali, jadi nggak harus langsung bayar lunas di awal. Misalnya untuk IPI-4, kalian bisa bayar 50% di semester pertama, terus sisanya dicicil masing-masing 25% di semester dua dan tiga.

Persiapan masuk ITB emang nggak gampang, tapi dengan adanya perpanjangan waktu ini, sepertinya kalian punya ruang napas lebih buat ngurus portofolio seni atau nyiapin sertifikat prestasi yang masih tercecer. Jangan lupa buat terus ngecek portal pendaftaran secara berkala karena rincian portofolio buat Arsitektur atau Desain bisa aja beda-beda tiap jalurnya. Pastikan koneksi internet kalian stabil pas lagi nge-upload berkas biar nggak terjadi error yang nggak diinginkan.

Semoga informasi mengenai perpanjangan jadwal SSU ITB 2026 ini ngebantu kalian buat mengatur strategi pendaftaran dengan lebih matang. Kesempatan kayak gini nggak datang dua kali, jadi pastiin kalian udah ngebaca semua regulasi teknisnya dengan teliti supaya nggak ada berkas yang kelewat. Kami doakan semoga perjuangan kalian membuahkan hasil dan bisa resmi jadi bagian dari keluarga besar Institut Teknologi Bandung tahun ini. Sampai jumpa di kampus Ganesha, rekan-rekanita semua, dan terimakasih sudah membaca artikel ini sampai selesai!

Terbaru

  • GNOME Founder Attacks Omarchy Founder as “Lazy, Racist, Ignorant”
  • Why I Stopped Using Plain Command Line Docker and Use Portainer 3.0 To Make My Home Projects Fun Again
  • Why I Switched to a Proper Firewall Box with OPNSense for My Homelab Stuff
  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Copy Prompt: A Modern Men’s Casual Fashion Studio Shoot
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Mengenal Donghua: Kenapa Animasi dari Tiongkok Ini Lagi Naik Daun Banget
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Zyphra is The Pioneer, Why Everyone is Suddenly Obsessed with AMD and Not Just Nvidia Anymore
  • Stop Trusting Your Prompts to Save Your Business Data
  • Lagi rame dicari, ini bedanya Jenny Mod Minecraft Java sama Bedrock biar nggak salah download
  • Lagi rame istilah Blunder Lagi di TikTok sama Instagram, sebenernya apa sih artinya?
  • Info Demo Mahasiswa Jakarta Hari Ini 20 Oktober 2026: Lokasi, Jam, dan Tuntutan Terkait Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
  • Sering lewat di TikTok, ini arti istilah Oppa Gajima, Hajima, sampai ajakan makan ramyeon yang sebenarnya
  • Bingung jawab soal orientasi PPPK? Iki rangkuman materi Agenda 1 lan Manajemen ASN nggo referensi warga

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme