Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Inilah Ketentuan Lengkap TKA Susulan 2026 SD dan SMP, Cek Syarat dan Jadwal Resminya Di Sini!

Posted on April 28, 2026

Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP yang berlangsung pada bulan April ini memang menguras energi. Namun, nggak semua siswa bisa hadir sesuai jadwal karena berbagai alasan mendesak. Kabar baiknya, mereka masih punya kesempatan melalui TKA Susulan. Yuk, simak syarat lengkapnya biar nggak salah langkah.

Bagi kalian yang mungkin merasa khawatir karena anak atau siswanya berhalangan hadir saat jadwal utama, pemerintah sebenarnya sudah memberikan ruang melalui Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen Nomor 059/H/M.2025. Aturan ini ngebikin segalanya jadi lebih jelas, terutama soal siapa saja yang berhak mendapatkan kesempatan kedua ini. Perlu kalian pahami bahwa TKA Susulan ini nggak diberikan secara sembarangan kepada semua siswa yang absen, melainkan hanya untuk mereka yang memenuhi kriteria spesifik.

Kriteria pertama yang paling mendasar adalah status administratif siswa tersebut. Siswa yang diperbolehkan mengikuti TKA Susulan adalah mereka yang namanya sudah tercetak dalam Daftar Nominasi Tetap (DNT) serta sudah terdata secara valid pada laman manajemen TKA. Hal ini penting banget karena sistem sinkronisasi data bakal ngebaca apakah siswa tersebut memang sudah terdaftar sejak awal atau tidak. Kalau namanya nggak ada di DNT, secara otomatis sistem nggak akan ngebuka akses untuk ujian susulan.

Selain masalah data administrasi, ada tiga kategori utama kendala yang dianggap sah oleh pemerintah. Kategori pertama adalah kendala teknis. Kita semua tahu kalau pelaksanaan ujian berbasis komputer sering kali menghadapi masalah yang nggak terduga. Misalnya saja terjadi gangguan listrik yang tiba-tiba padam di lokasi sekolah, gangguan jaringan internet yang ngebikin soal nggak muncul, atau bahkan kerusakan perangkat komputer yang dipakai siswa. Masalah-masalah teknis kayak gini tentu di luar kendali siswa, jadi mereka berhak buat ikut ujian susulan.

Kategori kedua adalah kendala non-teknis. Hal yang paling sering terjadi di kategori ini adalah siswa jatuh sakit. Namun, sakitnya pun nggak bisa cuma sekadar ngomong saja, tapi harus dibuktikan dengan dokumen resmi. Selain itu, ada hal-hal lain yang sifatnya mendesak sesuai dengan pedoman penyelenggaraan TKA yang sudah ditetapkan. Kategori ketiga adalah kondisi force majeure. Ini mencakup situasi darurat seperti bencana alam, banjir yang memutus akses ke sekolah, atau keadaan darurat lainnya yang nggak memungkinkan satuan pendidikan buat ngadain ujian sesuai jadwal.

Lantas, bagaimana caranya agar siswa bisa mengikuti agenda susulan ini? Prosesnya nggak bisa instan dan harus melalui prosedur yang sudah ditetapkan. Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan oleh pihak sekolah:

  1. Melakukan Identifikasi dan Pendataan Siswa: Pihak sekolah harus mendata siapa saja siswa yang nggak hadir dan apa alasan di balik ketidakhadiran tersebut. Sekolah harus memastikan bahwa alasan mereka masuk dalam tiga kategori yang sudah kami jelaskan di atas.
  2. Menyiapkan Berita Acara dan Bukti Pendukung: Ini adalah langkah yang paling krusial. Sekolah perlu melaporkan kendala yang dialami siswa melalui berita acara resmi. Berita acara ini harus dilampiri dengan bukti pendukung yang kuat. Contohnya, kalau ada gangguan listrik, lampirkan berita acara gangguan teknis. Kalau siswanya sakit, pastikan ada surat keterangan sakit dari dokter atau fasilitas kesehatan. Begitu juga dengan kondisi darurat lainnya, semua harus ada dokumen hitam di atas putih.
  3. Melaporkan Melalui Laman Manajemen TKA: Setelah semua dokumen siap, operator sekolah harus mengunggah atau melaporkan kendala tersebut melalui sistem manajemen TKA. Data yang diinput ke sistem inilah yang nantinya bakal diproses oleh pihak berwenang.
  4. Menunggu Proses Verifikasi: Data yang sudah dilaporkan nggak langsung disetujui begitu saja. Siswa harus menunggu proses verifikasi yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, atau Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota sesuai dengan kewenangannya masing-masing. Mereka akan ngebandingin bukti yang diunggah dengan aturan yang berlaku.
  5. Pelaksanaan Ujian Susulan: Apabila laporan tersebut dinyatakan valid dan disetujui, barulah siswa bisa mengikuti TKA Susulan. Berdasarkan jadwal yang ada, ujian susulan ini rencananya bakal digelar pada tanggal 11 sampai 17 Mei 2026.

Penting untuk diingat bahwa ada batasan tegas mengenai siapa yang nggak boleh ikut susulan. Siswa yang sengaja nggak hadir tanpa alasan yang jelas atau karena kelalaian pribadi nggak akan mendapatkan toleransi. Kelalaian yang dimaksud kayaknya cukup simpel tapi fatal, misalnya lupa atau nggak merhatiin jadwal ujian, sengaja bangun kesiangan, atau memang ada unsur kesengajaan untuk mengabaikan kewajiban ujian ini. Bagi mereka yang masuk kategori lalai, hak untuk mengikuti TKA Susulan secara otomatis akan hangus.

Sepertinya pemerintah ingin menekankan kedisiplinan melalui aturan ini. TKA sendiri memiliki peran yang cukup vital, terutama buat kalian yang berada di wilayah tertentu seperti Jawa Tengah, di mana nilai TKA dipastikan menjadi salah satu pertimbangan dalam jalur prestasi SPMB SMA-SMK. Jadi, kehilangan kesempatan ikut TKA bisa ngebawa dampak yang cukup besar buat masa depan pendidikan siswa ke jenjang berikutnya.

Memahami aturan TKA Susulan ini sangat penting agar hak pendidikan siswa tetap terpenuhi meski ada kendala yang menghalangi. Kami menyarankan agar pihak sekolah dan orang tua selalu menjalin komunikasi yang intens, terutama jika terjadi hal-hal darurat saat hari pelaksanaan ujian. Jangan menunda untuk mengurus surat keterangan atau bukti pendukung lainnya karena proses verifikasi memerlukan waktu dan ketelitian. Mari kita pastikan semua siswa mendapatkan kesempatan yang adil untuk menunjukkan kemampuan akademiknya.

Demikian informasi mengenai ketentuan TKA Susulan bagi jenjang SD dan SMP tahun ini. Semoga informasi ini bermanfaat buat kalian semua yang sedang mengawal proses ujian putra-putrinya. Terima kasih sudah membaca ulasan kami, rekan-rekanita.

Terbaru

  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Mengenal Donghua: Kenapa Animasi dari Tiongkok Ini Lagi Naik Daun Banget
  • OpenAI Bocorin Data Gambar Pengguna? Ini Kabar Terbaru Soal Insiden AI yang Bikin Heboh
  • Kenapa Postingan Instagram Kalian Sepi Like Padahal Followers Udah Banyak? Ini Rahasianya
  • Cara Menambah View Story Instagram Gratis Biar Nggak Sia-sia
  • Kenapa View TikTok Kalian Mentok di Angka Kecil dan Cara Ngatasinnya
  • Imbas Pesatnya Laporan CVE, Ubuntu Bakal Rilis Kernel Update Tiap Dua Minggu
  • Cara Gampang Cari Kata di Google Sheets Pakai Laptop sama HP
  • Kabar Terbaru Antigravity SDK: Sekarang Bisa Pakai Model Lokal Kayak Gemma 4 26B Tanpa Perlu Internet
  • Kabar Terbaru Model K2 Horizon Dirilis: MoVA 36B EXL3 Buat Kalian yang Punya GPU Beragam
  • Ini Alasan Kenapa Kalian Harus Cek Masa Dukungan HP Android Kalian Sekarang Juga
  • Cara Cek Followers Baru Asli atau Bot Tanpa Harus Ngitung Satu-Satu
  • Claude Opus 5.5 Baru Rilis, Bikin AI Kalian Jadi Jauh Lebih Powerfull!
  • Update Kondisi Market Bitcoin BTC/USDT Per 23 September 2026, Beli atau Jual Nih?
  • Paham Semua Keluarga Model AI Gemma 4
  • Rumor Laptop Android Ternyata Bener, Ini Daftar 4 Laptop Android dari Google!
  • LCOS Lagi Naik Daun: OS Buatan Lunduke Tembus Peringkat 12 DistroWatch dan Punya Kernel Sendiri
  • Cara Pindah Data Android ke iPhone Tanpa Reset iPhone
  • Valve: Steam Deck 2 Tetap di Develop, Meski RAM Naik Harga Gila-gilaan
  • Apa itu Dumpling? dari Sejarah Sampai Tren Saat ini
  • Jadwal Event Cosplay dan Pop Culture Oktober 2026 yang Wajib Kalian Pantau
  • Cara Ganti Nama Facebook di Android, iPhone, Laptop, dan Facebook Lite Terbaru
  • Apa saja yang baru di WordPress 7.1.1?
  • Pilih Mana: XAMPP, Laragon, atau Herd Buat Belajar PHP?
  • Kenapa Views Reels Kalian Tiba-tiba Anjlok? Ini Penyebab dan Cara Ngatasinya
  • Android Bench versi 2.0 Dirilis, Apa saja Fitur Barunya?
  • MagicOS 11 dari Honor Sudah Dirilis Nih, Ini Cara Cek Smartphonemu Dapet Update Atau Nggak
  • Samsung Galaxy Z Fold 8 Jadi Makin Populer Karena iPhone Duo dirilis :)
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Zyphra is The Pioneer, Why Everyone is Suddenly Obsessed with AMD and Not Just Nvidia Anymore
  • Stop Trusting Your Prompts to Save Your Business Data
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • Benny Mart punya siapa? Ternyata ini fakta di balik isu Tierison anak pemilik supermarket
  • Lagi rame di IG sama TikTok, apa sih bedanya September Dump sama September So Far? Jangan sampai salah caption!
  • Lagi pada nyari teks pidato Menteri Kebudayaan buat Hari Kesaktian Pancasila 2026? Cek dulu bedanya sama pedoman upacara biar gak salah download
  • Lagi rame soal FF Kipas my id sama Naruto, mending hati-hati ojo asal klik verify UID
  • Info Demo Buruh di DPR Hari Ini 29 September 2026, Ada Apa Sih Sama RUU Ketenagakerjaan?

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme