Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Red Hat Enterprise Virtualization (RHEV) 3.3 Dirilis

Posted on February 1, 2014

Jakarta – Red Hat menawarkan platform hibrid yang menggabungkan virtualisasi datacenter dan manajemen di seluruh cloud publik dan pribadi dengan Red Hat Enterprise Virtualization 3.3

Dirancang untuk memberikan teknologi virtualisasi datacenter tradisional dimana pada saat yang sama Red Hat terus melakukan kompilasi terhadap teknologi OpenStack, Red Hat Enterprise Virtualization memungkinkan berbagai perusahaan untuk men-deploy beban kerja tradisional dan elastis pada infrastruktur mereka yang sudah ada tanpa mempengaruhi tingkat layanan, kinerja atau skalabilitas.

Versi terbaru dari Red Hat Enterprise Virtualization memungkinkan pelanggan untuk menggunakan seperangkat layanan OpenStack (Compute, Storage dan Network) yang dapat digunakan oleh platform virtualisasi datacenter mereka melalui Red Hat Enterprise Virtualization, serta cloud pribadi mereka melalui Red Hat Enterprise Linux OpenStack Platform.

Dengan lingkungan yang kohesif antara Private Cloud dan datacenter, berbagai perusahaan diklaim kini dapat men-deploy beban kerja yang tradisional dan elastis tanpa harus menduplikasi lapisan infrastruktur.

Rilis terbaru dari Red Hat Enterprise Virtualization mencakup beberapa fitur-fitur infrastruktur, jaringan dan penyimpanan untuk meningkatkan portabilitas pengembang di seluruh lingkungan cloud yang heterogen, termasuk:

-. Mesin self-hosted baru, memungkinkan penerapan manajer Red Hat Enterprise Virtualization sebagai mesin virtual pada host, mengurangi kebutuhan perangkat keras;

-. Back-up dan restore API integration sekarang termasuk infrastruktur cadangan baru yang menyediakan kumpulan API luas untuk vendor perangkat lunak pihak ketiga untuk melakukan backup dan restore terhadap mesin virtual mereka.

-. Dukungan untuk OpenStack Glance dan OpenStack Neutron, yang memungkinkan pengguna untuk menyimpan template mesin virtual mereka dan memungkinkan konfigurasi jaringan canggih dengan infrastruktur yang dapat dibagi antara private cloud dan virtualisasi datacenter.

Radhesh Balakrishnan, General Manager Virtualization & OpenStack Red Hat mengatakan, peningkatan-peningkatan dari Red Hat yang konsisten untuk KVM hypervisor terbuka dan penawaran-penawaran manajemen virtualisasi secara bersamaan kini memungkinkan lebih banyak pelanggan untuk mengambil kendali pusat data mereka dan membangun jalur individual untuk infrastruktur cloud pribadi.

“Dengan tambahan baru untuk plug-in pihak ketiga yang ditawarkan oleh Red Hat Enterprise Virtualization 3.3, ini menawarkan inti mendasar untuk penawaran-penawaran cloud yang didukung OpenStack Red Hat,” jelasnya, dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/2/2014).

Sumber: detikINET

Terbaru

  • Perkuat Kemandirian Industri Alat Kesehatan Nasional, Astra Komponen Indonesia Hadirkan Alat Kesehatan Berbasis Teknologi Digital
  • Vidrush, Solusi Produksi Video massal buat Channel Faceless
  • Inilah Higgsfield AI Audio, Trik Canggih Buat Voice Cloning dan Dubbing Video Youtube Otomatis!
  • Everything You Need to Know About Project X and the Rumored AI-Powered Remaster of The Sims 4
  • Inilah Trik Cuan dari Instagram Jadi Affiliator, Tapi Tanpa Perlu Jualan Produk!
  • Inilah 7 Ide Channel YouTube Aneh Tapi Sederhana yang Bisa Kalian Mulai Sekarang Juga!
  • Apa itu Umroh & Keutamaannya: Inspirasi dari pergiumroh.com
  • Belum Tahu? Gini Caranya Dapat Bisnis Sukses Cuma dari Clipping Video Pake AI
  • Inilah Rahasia Perbaiki Algoritma Video YouTube yang Mulai Sepi
  • Kenapa Cicilan di Bank Syariah Itu Tetap?
  • Inilah 7 Produk Digital Paling Realistis untuk Kalian yang Mau Jualan Online Tahun Ini!
  • Inilah 4 Strategi Memilih Niche SEO Terbaik Supaya Blog Kalian Cepat Ranking
  • Ini Trik Supaya Pengunjung Toko Online Kalian Jadi Pembeli Setia Pakai Omnisend!
  • 3 Strategi AI Terbukti Biar Bisnis E-Commerce Kalian Makin Cuan 2026!
  • Inilah 6 Langkah Tembus 5.000 Follower di X, Gini Caranya Supaya Akun Kalian Nggak Stuck Lagi!
  • SEO LinkedIn: Inilah Alasan Kenapa LinkedIn Ads Lebih Efektif Buat Bisnis B2B Dibanding Platform Lain
  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • Inilah Cara Pakai Google Maps Offline Biar Mudik Lebaran 2026 Nggak Nyasar Meski Tanpa Sinyal!
  • Inilah Alasan Mahkamah Agung Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar Resmi Menanti Akibat Praktik Monopoli
  • Inilah Cara Daftar dan Syarat SPMB SMK Boarding Jawa Tengah 2026, Sekolah Gratis Sampai Lulus!
  • Inilah Daftar Sekolah Kedinasan 2026 untuk Lulusan SMK, Bisa Kuliah Gratis dan Berpeluang Besar Langsung Jadi CPNS!
  • How to Fix Excel Formula Errors: Quick Fixes for #NAME
  • How to Clear Copilot Memory in Windows 11 Step by Step
  • How to Show Battery Percentage on Windows 11
  • How to Fix VMSp Service Failed to Start on Windows 10/11
  • How to Fix Taskbar Icon Order in Windows 11/10
  • How to Use Orbax Checkpointing with Keras and JAX for Robust Training
  • How to Automate Any PDF Form Using the Power of Manus AI
  • How to Training Your Own YOLO26 Object Detection Model!
  • How to Build a Full-Stack Mobile App in Minutes with YouWare AI
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme