Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Tutorial Laravel (3): Controller dan View

Posted on August 26, 2014

Seperti kita tahu, Laravel adalah salah satu framework PHP yang menganut doktrin MVC (Model-View-Controller), dimana Model adalah komponen yang khusus terkait dengan manipulasi database, View adalah komponen yang khusus menampilkan data maupun konten dalam format HTML yang siap disajikan ke User, dan Controller adalah jembatan antara manipulasi database/konten Model ke View.

Pada tutorial kali ini kita akan mempelajari 2 komponen penting dari doktrin MVC, yaitu Controller-View. Dengan mempelajari 2 komponen penting tersebut, dengan sendirinya kita akan paham bagaimana Controller, View dan Routing URL dalam Laravel dilakukan.

iklan Laravel

Silakan baca tutorial sebelumnya untuk mengenal dan menginstall Laravel.

Controller Bawaan Laravel

Pada saat pertama kali anda sukses menjalankan Laravel, yang dilakukan Laravel untuk menghasilkan halaman Landing adalah langsung memanggil file /app/views/hello.php.

Anda bisa lihat routing URL tersebut di file /app/routes.php:

[sourcecode language=”php”]
<?php

/*
|————————————————————————–
| Application Routes
|————————————————————————–
|
| Here is where you can register all of the routes for an application.
| It’s a breeze. Simply tell Laravel the URIs it should respond to
| and give it the Closure to execute when that URI is requested.
|
*/

Route::get(‘/’, function()
{
return View::make(‘hello’);
});
[/sourcecode]

Dengan konfigurasi routing tersebut, maka seluruh request dengan url / dari aplikasi akan langsung diarahkan untuk menampilkan konten file views Hello.

Untuk menyesuaikan dengan goal dari seri tutorial kali ini, silakan ubah routing bawaan Laravel tersebut dengan mengarahkan setiap request / ke controller Home dan method/fungsi showWelcome.

[sourcecode language=”php”]
<?php

/*
|————————————————————————–
| Application Routes
|————————————————————————–
|
| Here is where you can register all of the routes for an application.
| It’s a breeze. Simply tell Laravel the URIs it should respond to
| and give it the Closure to execute when that URI is requested.
|
*/
/*
Route::get(‘/’, function()
{
return View::make(‘hello’);
});
*/
Route::get(‘/’, ‘HomeController@showWelcome’);
[/sourcecode]

Sedangkan isi dari Controller Home sendiri, bisa anda lihat di /app/controllers/HomeController.php:
[sourcecode language=”php”]
<?php

class HomeController extends BaseController {

/*
|————————————————————————–
| Default Home Controller
|————————————————————————–
|
| You may wish to use controllers instead of, or in addition to, Closure
| based routes. That’s great! Here is an example controller method to
| get you started. To route to this controller, just add the route:
|
| Route::get(‘/’, ‘HomeController@showWelcome’);
|
*/

public function showWelcome()
{
return View::make(‘hello’);
}

}
[/sourcecode]

Silakan uji perubahan ini di browser, lihat ke URL http://localhost/tmp/laravel/public (atau sesuaikan dengan milik anda):
laravel-1

tidak akan ada perbedaan dengan routing bawaan Laravel sebelumnya khan?

Membuat Controller/View Sendiri

Jika anda sudah paham cara kerja routing URL Laravel dan struktur konsep Controller-View nya seperti bagian tutorial diatas, maka anda bisa lanjutkan dengan membuat Controller dan View Sendiri.

Sekedar preview, apa yang akan kita lakukan adalah membuat Controller untuk halaman depan (homepage) berikut view sederhana untuknya.

1. Silakan buat file Controller baru dengan nama Home.php di folder /app/controllers/.
2. Pada file Home.php tersebut, tuliskan layout Class dan method/function berikut:
[sourcecode language=”php”]
<?php

Class Home extends BaseController
{
public function getIndex()
{
return View::make("home");
}
}
[/sourcecode]

Contoh diatas adalah contoh paling dasar dari struktur Controller pada laravel, dimana setiap class Controller adalah ekstensi/kelanjutan dari BaseController milik Laravel, dan fungsi getIndex() adalah fungsi yang akan memanggil file view untuk diproses lebih lanjut.

3. Buat file view yang dimaksud, yaitu /app/views/home.php:
[sourcecode language=”php”]
<?php
echo "Halo… selamat datang,";
[/sourcecode]

4. Ubah routing URL bawaan Laravel (/app/routes.php) menjadi:
[sourcecode language=”php”]
<?php
Route::controller(‘/’, ‘Home’);
[/sourcecode]

dengan kata lain, setiap request untuk URL / akan diproses oleh Controller Home fungsi/method getIndex().

5. Silakan test di browser dengan URL http://localhost/tmp/laravel/public (atau sesuaikan dengan milik anda):
laravel-2

iklan Laravel

Selamat berjumpa di tutorial selanjutnya (Laravel dan Template HTML)

Terbaru

  • Inilah Rahasia ReciMe, Potensi Sukses dari Aplikasi Resep Sederhana
  • Perkuat Kemandirian Industri Alat Kesehatan Nasional, Astra Komponen Indonesia Hadirkan Alat Kesehatan Berbasis Teknologi Digital
  • Vidrush, Solusi Produksi Video massal buat Channel Faceless
  • Inilah Higgsfield AI Audio, Trik Canggih Buat Voice Cloning dan Dubbing Video Youtube Otomatis!
  • Everything You Need to Know About Project X and the Rumored AI-Powered Remaster of The Sims 4
  • Inilah Trik Cuan dari Instagram Jadi Affiliator, Tapi Tanpa Perlu Jualan Produk!
  • Inilah 7 Ide Channel YouTube Aneh Tapi Sederhana yang Bisa Kalian Mulai Sekarang Juga!
  • Apa itu Umroh & Keutamaannya: Inspirasi dari pergiumroh.com
  • Belum Tahu? Gini Caranya Dapat Bisnis Sukses Cuma dari Clipping Video Pake AI
  • Inilah Rahasia Perbaiki Algoritma Video YouTube yang Mulai Sepi
  • Kenapa Cicilan di Bank Syariah Itu Tetap?
  • Inilah 7 Produk Digital Paling Realistis untuk Kalian yang Mau Jualan Online Tahun Ini!
  • Inilah 4 Strategi Memilih Niche SEO Terbaik Supaya Blog Kalian Cepat Ranking
  • Ini Trik Supaya Pengunjung Toko Online Kalian Jadi Pembeli Setia Pakai Omnisend!
  • 3 Strategi AI Terbukti Biar Bisnis E-Commerce Kalian Makin Cuan 2026!
  • Inilah 6 Langkah Tembus 5.000 Follower di X, Gini Caranya Supaya Akun Kalian Nggak Stuck Lagi!
  • SEO LinkedIn: Inilah Alasan Kenapa LinkedIn Ads Lebih Efektif Buat Bisnis B2B Dibanding Platform Lain
  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • Inilah Cara Pakai Google Maps Offline Biar Mudik Lebaran 2026 Nggak Nyasar Meski Tanpa Sinyal!
  • Inilah Alasan Mahkamah Agung Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar Resmi Menanti Akibat Praktik Monopoli
  • Inilah Cara Daftar dan Syarat SPMB SMK Boarding Jawa Tengah 2026, Sekolah Gratis Sampai Lulus!
  • How to Fix Excel Formula Errors: Quick Fixes for #NAME
  • How to Clear Copilot Memory in Windows 11 Step by Step
  • How to Show Battery Percentage on Windows 11
  • How to Fix VMSp Service Failed to Start on Windows 10/11
  • How to Fix Taskbar Icon Order in Windows 11/10
  • How to Use Orbax Checkpointing with Keras and JAX for Robust Training
  • How to Automate Any PDF Form Using the Power of Manus AI
  • How to Training Your Own YOLO26 Object Detection Model!
  • How to Build a Full-Stack Mobile App in Minutes with YouWare AI
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme