Friedrich Vock bersama Valve dipresentasikan kemarin di XDC 2023 tentang kinerja ray-tracing driver Mesa RADV Vulkan. Tahun lalu di XDC 2022 ia dijuluki sebagai “raytracer paling lambat di dunia” namun berkat kerja keras yang dilakukan oleh Valve dan lainnya, kinerja ray-tracing RADV kini cukup mumpuni dan juga diaktifkan secara default sejak Mesa 23.2. Performa ray-tracing RADV juga semakin mendekati performa AMDVLK Vulkan untuk driver AMD Vulkan open-source resmi tersebut.
Berkat Valve yang menggunakan driver Mesa RADV untuk Steam Deck, banyak perbaikan dan sumber daya lainnya telah dicurahkan untuk kinerja ray-tracing Vulkan selama setahun terakhir. Presentasi Vock’s XDC 2023 berfokus pada semua peningkatan teknis yang dilakukan pada driver sumber terbuka RADV selama setahun terakhir dan bagaimana driver tersebut kini jauh lebih mumpuni.
Tahun lalu RADV RT bekerja dengan beberapa permainan sementara sekarang dalam beberapa bulan terakhir telah mencapai titik di mana sebagian besar pengguna/gamer dapat mengharapkan judul-judul baru untuk “hanya bekerja” dengan jalur kode ray-tracing ini. Ada beberapa isu yang diketahui masih seperti Cyberpunk 2077 dan Witcher 3 yang berpotensi hang, namun situasinya sangat berbeda dari tahun lalu.
Kinerja ray-tracing RADV juga terus meningkat meski secara keseluruhan belum mengungguli performa driver Vulkan resmi AMD.
Vock menyampaikan bahwa beberapa upaya yang masih dilakukan oleh Valve untuk penelusuran sinar RADV adalah membuat judul game yang tersisa berfungsi, optimalisasi kinerja, memanfaatkan lebih banyak fitur RDNA3, membangun BVH berkualitas lebih tinggi, dan pekerjaan lain yang sebagian besar berada di bidang kinerja.
Mereka yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang status ray-tracing RADV tahun 2023 dapat melihat slide deck dari XDC 2023 dan presentasi yang tersemat di bawah.
Itulah berita seputar Driver Mesas Radeon Vulkan Menjadi Lebih Mampu Dalam Ray-Tracing, Berkat Valve, semoga bermanfaat. Disadur dari Phoronix.com.