Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Tutorial Bahasa Pemrograman Bend

Posted on May 20, 2024

Dunia pemrograman sedang memasuki era baru yang menarik dengan hadirnya Bend, sebuah bahasa pemrograman parallel tingkat tinggi yang super cepat. Bahasa ini dirancang khusus untuk memanfaatkan kekuatan hardware modern seperti GPU (Graphics Processing Unit) yang memiliki banyak inti (core) pemrosesan.

Apa yang Membuat Bend Istimewa?

Berbeda dengan bahasa pemrograman low-level seperti CUDA dan Metal yang rumit dan menuntut, Bend menawarkan pendekatan yang lebih intuitif dan familiar. Sintaksnya mirip dengan bahasa populer seperti Python dan Haskell, sehingga programmer yang sudah terbiasa dengan bahasa tersebut dapat dengan mudah mempelajarinya. Bend juga mendukung fitur-fitur canggih seperti alokasi objek yang cepat, fungsi tingkat tinggi dengan closure support penuh, rekursi tanpa batasan, dan bahkan continuations.

Keunggulan Utama Bend:

  • Parallelisme Otomatis: Inilah keunggulan utama Bend. Anda tidak perlu repot-repot menulis kode rumit untuk menjalankan program secara paralel. Bend secara cerdas akan mengidentifikasi bagian-bagian program yang bisa dieksekusi secara bersamaan, memanfaatkan semua inti pemrosesan yang tersedia di hardware Anda. Ini berujung pada peningkatan performa yang signifikan.
  • Mudah Digunakan: Seperti yang disebutkan sebelumnya, sintaks Bend mudah dipahami dan mirip dengan bahasa pemrograman populer. Ini membuat proses belajar dan pengembangan program menjadi lebih efisien.
  • Beragam Fitur: Bend dilengkapi dengan berbagai fitur yang berguna untuk pemrograman modern, seperti alokasi objek yang cepat, fungsi tingkat tinggi, dan rekursi tanpa batasan.

Contoh Penggunaan Bend:

Misalnya, program berikut ini menghitung penjumlahan sederhana:

(((1 + 2) + 3) + 4)

Program ini tidak dapat dijalankan secara paralel karena setiap operasi penjumlahan bergantung pada hasil perhitungan sebelumnya. Namun, program berikut ini:

((1 + 2) + (3 + 4))

dapat dijalankan secara paralel karena operasi penjumlahan di dalam kurung tidak saling bergantung. Bend akan menjalankan kedua operasi tersebut secara bersamaan, memanfaatkan inti pemrosesan yang tersedia.

Contoh Lebih Kompleks: Bitonic Sorter

Mari kita lihat contoh yang lebih kompleks: sorting network yang mengimplementasikan bitonic sorter dengan rotasi pohon (tree rotation) yang tidak bisa diubah (immutable). Program ini biasanya tidak berjalan cepat pada GPU. Namun, karena menggunakan pendekatan divide-and-conquer yang secara inheren paralel, Bend akan menjalankannya secara multi-threaded.

Hasil benchmark menunjukkan peningkatan performa yang signifikan:

  • CPU, Apple M3 Max, 1 thread: 12.15 detik
  • CPU, Apple M3 Max, 16 thread: 0.96 detik
  • GPU, NVIDIA RTX 4090, 16k thread: 0.21 detik

Dengan Bend, Anda bisa mendapatkan peningkatan kecepatan hingga 57x tanpa perlu menulis kode rumit untuk menjalankan program secara paralel. Bend akan secara otomatis menangani semuanya.

Lebih dari Sekedar Paralelisme

Selain paralelisme, Bend juga fleksibel dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan pemrograman. Anda bisa membangun sistem konkuren (concurrent system) seperti shader atau model aktor ala Erlang.

Tertarik Mencoba Bend?

Jika Anda tertarik untuk mempelajari dan menggunakan Bend, berikut beberapa sumber yang bisa Anda akses:

  • Panduan Bend: https://github.com/HigherOrderCO/Bend/blob/main/docs/compilation-and-readback.md
  • Fitur Bend: https://github.com/HigherOrderCO/bend/blob/main/FEATURES.md
  • Makalah HVM2: (Link to the HVM2 paper can be included here)
  • Komunitas Bend: https://discord.com/blog/how-discord-scaled-elixir-to-5-000-000-concurrent-users

Catatan:

Perlu diketahui bahwa performa single-core Bend saat ini masih belum optimal. Ini dikarenakan Bend masih dalam tahap awal pengembangan dan belum memiliki compiler yang matang. Namun, performa diperkirakan akan meningkat secara signifikan di masa mendatang seiring dengan pengembangan compiler yang lebih baik.

Kesimpulan:

Bend menawarkan terobosan menarik dalam dunia pemrograman paralel. Bahasa ini mudah dipelajari, fleksibel, dan mampu memanfaatkan kekuatan hardware modern untuk menghasilkan performa yang luar biasa. Jika Anda sedang mencari bahasa pemrograman yang powerful dan efisien untuk komputasi paralel, Bend patut untuk dicoba!

Terbaru

  • WiFi Sudah Nyambung Tapi Internet Kok Nggak Jalan? Ini Cara Supaya Koneksi Kalian Lancar Lagi!
  • Inilah Kumpulan Cheat GTA San Andreas Terlengkap 2026!
  • Belum Kebagian Tiket Mudik? Inilah Bocoran Jadwal Tiket Kereta Tambahan Lebaran 2026!
  • Apa itu Pengertian Web Scraping?
  • Cara Isi Instrumen Pengelolaan Pengawas TKA Lancar Jaya Tanpa Masalah
  • Cara Isi Instrumen MBG di Healthy Madrasah/EMIS Tahun 2026
  • Inilah Cara Mengatasi Rekening Tidak Valid di Info GTK 2026 Biar Tunjangan Cair
  • Cara Isi Observasi Kinerja Kepala Sekolah di Ruang GTK 2026, Biar Nggak Bingung Lagi!
  • Inilah Cara Atasi SKTP Januari-Februari 2026 yang Belum Muncul di Info GTK
  • Pusing Rekening Info GTK Silang Merah? Tenang, Ini Cara Mengatasinya Biar Tunjangan Kalian Cepat Cair!
  • Cara Jadi Lebih Sehat Dengan Ponsel Pintar Kalian
  • WA Kini Coba Fitur Web App untuk Panggilan
  • Google Meluncurkan Pembaruan Sistem Besar Februari 2026
  • Discord Tambahkan Verifikasi Usia: Apa Artinya?
  • Telegram Rilis Desain Baru untuk Android dengan Efek Liquid Glass, Sudah Tersedia!
  • Google Home: Perbaikan Lama yang Bisa Membuat Pengalaman Lebih Baik
  • Google Gemini di Chrome Kini Hadir untuk Chromebook dan Laptop Plus
  • YouTube Music Kini Tambah Fitur Lirik Lagu, Premium Wajib Tahu!
  • Inilah Link Video Viral Air Mancur Amalia Mutya yang Bikin Geger TikTok? Bahaya Phising
  • Inilah Fakta Lengkap Dibalik Video Gilcans Ambon Viral 1 Menit 47 Detik yang Dicari Netizen
  • Inilah Kenapa Video Botol Parfum Viral di TikTok dan Kaitannya Sama Winda Can!
  • Inilah Fakta di Balik Video Tren Palu Kuning Viral yang Bikin Heboh Media Sosial
  • Apa itu Desil 1 sampai 10 Di DTSEN Kemensos? Ini Cara Hitungnya
  • Apakah Pinjol Kilat Cicil: Legal atau Ilegal? Penipuan atau Tidak?
  • Cara Bikin Aplikasi SaaS Fullstack Sederhana dalam 10 Menit dengan Claude
  • Berapa Lama Verifikasi Dana Premium? Jangan Panik, Ini Penjelasannya!
  • NotebookLM Sekarang Bisa Kustomisasi Slide Presentasi Secara Dinamis
  • Review Lengkap Headset SteelSeries Arctis Nova Elite
  • Cara Cek Bansos Atensi YAPI 2026 dan Jadwal Cairnya!
  • Kenapa 2026 Bakal Jadi Tahun Kejayaan Gaming di Linux? Ini Jawabannya
  • RedAmon Explained: An AI-powered agentic red team framework
  • How to Reset Game Bar Settings on Windows 11/10
  • TVScreener Library Review! Simple Python Library for TradingView Screener
  • Microsoft Edge Replaces Read Aloud with Copilot Vision: What You Need to Know?
  • Microsoft Officially Removes Optional .NET Framework 3.5 in Windows 11
  • Prompt AI: Paksa Algoritma LinkedIn Promosikan Konten Kalian
  • Inilah Cara Bikin Postingan Viral Menggunakan AI
  • Inilah Cara Buat Conversation Starter di Claude Project Agar Workflow Kalian Lebih Sat-Set
  • Cara Membuat Knowledge Base Audit untuk Claude Project Agar Dokumen Kalian Nggak Berantakan
  • Cara Ubah Role Definition Menjadi Custom Instructions yang Efektif buat Claude Project
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme