Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Cara Membuat Mesin Slideshow Sendiri dengan Raspberry Pi

Posted on June 2, 2024

Ingin memamerkan foto-foto kesayangan dengan cara yang unik? Lelah dengan bingkai foto digital yang mahal dan monoton? Raspberry Pi hadir sebagai jawaban! Yuk, buat mesin slideshow keren rakitan Anda sendiri!

Mengapa Membuat Mesin Slideshow Sendiri?

Dibandingkan membeli bingkai foto digital jadi, merakit sendiri menawarkan sejumlah keuntungan. Selain lebih hemat biaya, Anda juga tidak perlu mengunggah foto pribadi ke layanan penyimpanan cloud yang rentan masalah privasi.

Lebih dari itu, membangun mesin slideshow sendiri memberikan kepuasan tersendiri. Anda bisa berkreasi dan menciptakan perangkat yang sesuai keinginan. Ini adalah proyek DIY yang menarik dan akan memberikan Anda ilmu baru.

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan

  • Raspberry Pi: Untuk proyek ini, Raspberry Pi 4 Model B sangat ideal karena performa gahar dengan harga terjangkau. Jika kesulitan mendapatkan Pi 4, Raspberry Pi 3 Model B+ juga bisa digunakan, walaupun performanya sedikit lebih rendah.
  • Layar atau Proyektor: Pilihlah sesuai kebutuhan. Monitor 10 inci cocok untuk bingkai foto digital, sementara proyektor cocok untuk menampilkan slideshow di acara kumpul-kumpul.
  • Perangkat Lunak: Ada 3 software yang diperlukan: Raspberry Pi OS (sistem operasi resmi Raspberry Pi), Feh (perangkat untuk menampilkan slideshow), dan terminal Raspberry Pi OS (untuk membuat pengaturan slideshow).

Merakit Mesin Slideshow

  1. Unduh Raspberry Pi Imager dari situs resmi Raspberry Pi (tersedia untuk Windows, Mac, dan Linux). Install software tersebut.
  2. Buka Raspberry Pi Imager, pilih “Choose Device” dan Raspberry Pi yang Anda gunakan. Pilih “Choose OS” dan “Raspberry Pi OS,” lalu pilih kartu SD yang akan diformat.
  3. Setelah selesai, masukkan kartu SD ke Raspberry Pi, hubungkan ke layar/ proyektor, keyboard, dan mouse. Nyalakan Raspberry Pi.
  4. Buka terminal Raspberry Pi OS dan jalankan perintah berikut untuk update sistem:
sudo apt update
sudo apt upgrade -y
  1. Install Feh dengan perintah:
sudo apt install feh
  1. Buka file manager Raspberry Pi OS dan pindahkan foto-foto Anda ke folder “Pictures.” Anda bisa menggunakan USB storage jika foto tersimpan di sana.

Konfigurasi Slideshow

  1. Buat sesi LightDM khusus slideshow dengan perintah:
sudo nano /usr/share/xsessions/slideshow.desktop
  1. Paste kode berikut ke dalam Nano Text Editor (Ctrl + Shift + V):
[Desktop Entry]
Name=Slideshow
Comment=Start a slideshow with Feh
Exec=/usr/share/xsessions/start-slideshow.sh
Type=Application
  1. Simpan file (Ctrl + O) dan buat script “start-slideshow.sh” dengan perintah:
sudo nano /usr/share/xsessions/start-slideshow.sh
  1. Paste kode berikut ke dalam Nano (Ctrl + Shift + V). Sesuaikan “pi” dengan username Anda jika berbeda.
#!/bin/bash

xset -dpms # Disable DPMS (Energy Star) features.

xset s off # Disable screen saver.

xset s noblank # Don't blank the video device.

feh --fullscreen --hide-pointer --randomize --slideshow-delay 5 /home/pi/Pictures/
  1. Simpan script (Ctrl + O) dan buat script dapat dieksekusi:
sudo chmod +x /usr/share/xsessions/start-slideshow.sh

Ubah Tema Login

Karena tema login default Raspberry Pi OS tidak mendukung pemilihan sesi, kita perlu mengubahnya.

  1. Buat script untuk mengubah pengaturan LightDM:
sudo nano ~/lightdm-changer.sh
  1. Paste kode berikut ke dalam Nano:
#!/bin/bash

# Update the package list
sudo apt-get update

# Install lightdm-gtk-greeter
sudo apt-get install -y lightdm-gtk-greeter

# Backup the current LightDM configuration file
sudo cp /etc/lightdm/lightdm.conf /etc/lightdm/lightdm.conf.bak

# Configure LightDM to use lightdm-gtk-greeter
sudo bash -c 'cat <<EOL > /etc/lightdm/lightdm.conf

[Seat:*]

greeter-session=lightdm-gtk-greeter

EOL'

# Edit the lightdm-gtk-greeter configuration file
sudo bash -c 'cat <<EOL > /etc/lightdm/

[greeter]

show-indicators=~language;~session;~power

EOL’

# Restart LightDM to apply the changes
sudo systemctl restart lightdm

echo “Configuration complete. lightdm-gtk-greeter has been installed and configured.”

Simpan script (Ctrl + O) dan buat script dapat dieksekusi:

sudo chmod +x ~/lightdm-changer.sh

Jalankan script:

sudo sh ~/lightdm-changer.sh

Setelah script dijalankan, restart LightDM (login manager). Anda akan logout. Saat login kembali, pilih “Slideshow” dari menu sesi dan nikmati slideshow Anda!

Kustomisasi Slideshow

Script slideshow mencari gambar di folder “Pictures.” Anda dapat menambahkan gambar JPG atau PNG langsung ke folder tersebut.

Untuk mengustomisasi slideshow, buka script:

sudo nano /usr/share/xsessions/start-slideshow.sh

Anda dapat mengubah beberapa aspek:

Aktifkan/nonaktifkan acak: Hapus “–randomize” untuk menonaktifkan pengacakan gambar.
Ubah waktu tunda: Ubah nilai “5” (detik) untuk mengatur waktu jeda antar gambar.

Simpan perubahan (Ctrl + O) dan tutup Nano (Ctrl + X).

Kesimpulan

Merakit sendiri mesin slideshow dengan Raspberry Pi bukan hanya menghemat biaya, tetapi juga memberikan kepuasan dan pengetahuan baru. Anda bisa berkreasi dan membuat slideshow yang sesuai dengan keinginan.

Selamat mencoba!

Tips Tambahan:

Anda dapat menggunakan casing yang menarik untuk Raspberry Pi dan layar untuk membuat slideshow yang lebih estetik.
Anda dapat menambahkan audio ke slideshow dengan memutar file musik di latar belakang.
Anda dapat menggunakan sensor gerak untuk memicu slideshow agar dimulai saat seseorang mendekati layar.

Terbaru

  • Belum Tahu? Inilah Suku Bajau Punya Gen “Mutan” Mirip Fishman One Piece, Ini Faktanya!
  • Inilah Paket PLTS Hybrid 6kVA Aspro DML 600 yang Paling Powerful!
  • Suku Tsaatan: Suku Mongolia Penggembala Rusa Kutub
  • Game Happy Rush Terbukti Membayar atau Cuma Scam Iklan?
  • Cara Nonton Drama Dapat Duit di Free Flick, Tapi Awas Jangan Sampai Tertipu Saldo Jutaan!
  • APK Pinjol Rajindompet Penipu? Ini Review Aslinya
  • Keganggu Iklan Pop-Up Indosat Pas Main Game? Ini Trik Ampuh Matikannya!
  • Belum Tahu? Inilah Cara Upload Reels Instagram Sampai 20 Menit, Konten Jadi Lebih Puas!
  • Apa itu Negara Somaliland? Apa Hubungannya dengan Israel?
  • Apa itu Game TheoTown? Game Simulasi Jadi Diktator
  • Inilah Rekomendasi 4 HP Honor Terbaik – Prosesor Snapdragon Tahun 2026
  • Lagi Nyari HP Gaming Murah? Inilah 4 HP Asus RAM 8 GB yang Recomended
  • Ini Trik Main Game Merge Cats Road Trip Sampai Tarik Saldo ke DANA
  • Mau Jadi Digital Writer Pro? Ini Caranya Buat Portofolio Pakai Blog!
  • Ini Cara Login Banyak Akun FB & IG di Satu HP Tanpa Diblokir!
  • Inilah Cara Mengatasi Verval Siswa Silang Merah di RDM versi Hosting
  • HP Tertinggal? Inilah Caranya Login PDUM Langsung dari Laptop, Lebih Praktis!
  • Inilah Cara Tarik Dana dari APK Drama Rush
  • Inilah Cara Mudah Tarik Uang Kertas Biru di Merge Cats ke DANA dan OVO Tanpa Ribet!
  • Apakah Aplikasi Pinjaman KlikKami Penipu? Ada DC Penagih?
  • Kenapa Tentara Romawi Hanya Pakai Armor Kaki Saja?
  • Inilah Alasan Kenapa Beli Follower IG itu TIDAK AMAN!
  • EPIK! Kisah Mesin Bor Tercanggih Takluk di Proyek Terowongan Zojila Himalaya
  • Bingung Cari Lokasi Seseorang? Cek Cara Melacak Pemilik Nomor HP Tanpa Bayar Ini, Dijamin Akurat!
  • Apa itu Logis? Kenapa Logika Bisa Berbeda-beda?
  • Ini Alasan Kenapa Fitur Bing AI Sedang Trending dan Dicari Banyak Orang
  • Sejarah Kerajaan Champa: Bangsa Yang Hilang Tanpa Perang Besar, Kok Bisa?
  • Gini Caranya Dapat Weekly Diamond Pass Gratis di Event M7 Pesta, Ternyata Nggak Pake Modal!
  • Inilah Trik Rahasia Panen Token dan Skin Gratis di Event Pesta Cuan M7 Mobile Legends!
  • Apakah Apk Pinjaman Cepat Galaxy Pinjol Penipu?
  • Why Storage & Memory Price Surges | Self-hosting Podcast January 14th, 2026
  • Tailwind’s Revenue Down 80%: Is AI Killing Open Source?
  • Building Open Cloud with Apache CloudStack
  • TOP 1% AI Coding: 5 Practical Techniques to Code Like a Pro
  • Why Your Self-Hosted n8n Instance Might Be a Ticking Time Bomb
  • Cara Membuat AI Voice Agent Cerdas untuk Layanan Pelanggan Menggunakan Vapi
  • Inilah Cara Belajar Cepat Model Context Protocol (MCP) Lewat 7 Proyek Open Source Terbaik
  • Inilah Cara Menguasai Tracing dan Evaluasi Aplikasi LLM Menggunakan LangSmith
  • Begini Cara Menggabungkan LLM, RAG, dan AI Agent untuk Membuat Sistem Cerdas
  • Cara Buat Sistem Moderasi Konten Cerdas dengan GPT-OSS-Safeguard
  • Apa itu CVE-2020-12812? Ini Penjelasan Celah Keamanan Fortinet FortiOS 2FA yang Masih Bahaya
  • Apa itu CVE-2025-14847? Ini Penjelasan Lengkap MongoBleed
  • Ini Kronologi & Resiko Kebocoran Data WIRED
  • Apa itu Grubhub Crypto Scam? Ini Pengertian dan Kronologi Penipuan yang Catut Nama Grubhub
  • Apa Itu CVE-2025-59374? Mengenal Celah Keamanan ASUS Live Update yang Viral Lagi
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme