Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Ubuntu Core 24.04 Edisi AI & IOT Dirilis

Posted on June 5, 2024

Dunia Internet of Things (IoT) semakin berkembang pesat, dan tentunya membutuhkan sistem operasi yang optimal untuk menjalankan berbagai perangkat pintar. Kabar gembira bagi para pengguna perangkat IoT, Canonical baru saja mengumumkan kehadiran Ubuntu Core 24!

Ubuntu Core 24 merupakan versi stabil terbaru dari varian Ubuntu resmi yang dioptimalkan khusus untuk perangkat IoT, embedded system, dan perangkat edge (komputasi terdesentralisasi).

Apa yang Baru di Ubuntu Core 24?

Ubuntu Core 24 hadir dengan berbagai peningkatan dan fitur menarik, di antaranya:

  • Kernel Sepenuhnya Preemptible: Ubuntu Core 24 menggunakan kernel yang sepenuhnya preemptible. Artinya, kernel dapat menanggapi interupsi secara lebih cepat dan menjamin respon yang tepat waktu, sehingga ideal untuk aplikasi real-time yang membutuhkan reaksi seketika. Fitur ini tersedia langsung “out of the box” pada perangkat keras bersertifikasi Ubuntu dari mitra Canonical.
  • Varian Containerized Penuh: Ubuntu Core 24 hadir sebagai varian Ubuntu 24.04 LTS (Noble Numbat) yang sepenuhnya terkontenerisasi. Kontainerisasi menawarkan kemudahan pengelolaan aplikasi dan isolasi yang baik, sehingga meningkatkan keamanan dan stabilitas sistem.
  • Kustomisasi Lebih Mudah: Ubuntu Core 24 menawarkan set validasi khusus untuk membuat image Ubuntu Core yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Dengan ini, Anda dapat memilih komponen dan aplikasi yang diperlukan perangkat Anda secara lebih presisi.
  • Kontrol Jaringan Lebih Baik: Pengguna memiliki kontrol lebih besar atas permintaan jaringan otomatis di Ubuntu Core 24. Hal ini memungkinkan Anda untuk mengoptimalkan penggunaan bandwidth dan meningkatkan keamanan jaringan perangkat Anda.
  • Peningkatan Integrasi GPU: Ubuntu Core 24 menghadirkan integrasi GPU (Graphics Processing Unit) yang lebih baik. Peningkatan ini ditujukan khusus untuk aplikasi AIoT (Artificial Intelligence of Things) dan aplikasi grafis, sehingga perangkat Anda dapat menjalankan tugas-tugas tersebut dengan lebih optimal.
  • Dukungan Ubuntu Frame: Ubuntu Core 24 secara resmi mendukung Ubuntu Frame, server display aman yang dikembangkan oleh Canonical khusus untuk perangkat embedded Linux. Ubuntu Frame menawarkan keamanan tingkat tinggi dan kemudahan pengelolaan tampilan grafis pada perangkat IoT Anda.

Integrasi dan Dukungan Luas

Selain peningkatan di atas, Ubuntu Core 24 juga menghadirkan beberapa integrasi dan dukungan baru yang menarik:

  • Integrasi Landscape: Ubuntu Core 24 menawarkan integrasi baru dengan Landscape, perangkat manajemen milik Canonical. Dengan integrasi ini, Anda dapat mengelola perangkat Ubuntu Core dengan lebih mudah dan terpusat.
  • Azure IoT Edge Snaps: Ubuntu Core 24 menyertakan snap Azure IoT Edge. Snap adalah paket aplikasi terstandarisasi yang memudahkan instalasi dan pengelolaan perangkat lunak. Dengan kehadiran Azure IoT Edge Snaps, Anda dapat dengan mudah mengintegrasikan perangkat Ubuntu Core ke dalam layanan Azure IoT Edge dari Microsoft.
  • Integrasi Robot Operating System (ROS): Ubuntu Core 24 menghadirkan integrasi ROS (Robot Operating System) terbaru. ROS merupakan kerangka kerja perangkat lunak yang populer di kalangan developer robotika. Dengan integrasi ini, developer dapat dengan mudah menggunakan Ubuntu Core 24 untuk membangun dan menjalankan sistem operasi robot yang modular.

Siapa yang Cocok Menggunakan Ubuntu Core 24?

Mark Shuttleworth, CEO of Canonical, mengatakan bahwa Ubuntu Core 24 adalah “versi terkunci, diperkuat, dan tertanam dari Ubuntu yang membawa aplikasi Ubuntu ke ujung terjauh dan memungkinkan generasi berikutnya perangkat cerdas.” Dengan kata lain, Ubuntu Core 24 cocok untuk berbagai perangkat IoT, embedded system, dan perangkat edge yang membutuhkan sistem operasi yang ringan, aman, dan real-time. Beberapa contoh penggunaannya meliputi:

  • Robot
  • Gateway IoT
  • Kamera keamanan
  • Sistem kontrol industri
  • Dan berbagai perangkat pintar lainnya

Download dan Spesifikasi

Ubuntu Core 24 tersedia untuk diunduh secara gratis dari situs web resmi Ubuntu. Sistem operasi ini kompatibel dengan berbagai perangkat keras, seperti:

  • Raspberry Pi 2, 3, 4, dan 5
  • Raspberry Pi Compute Module 3 (CM3) dan 4 (CM4)
  • Qualcomm DragonBoard
  • Intel NUC
  • Perangkat x86_64, x86 KVM, dan RISC-V generik

Untuk melakukan instalasi, perangkat Anda memerlukan setidaknya 384MB RAM (atau 512MB dengan UEFI Secure Boot dan FDE) dan minimal 512MB penyimpanan internal. Ubuntu Core 24 tersedia dalam dua pilihan image, yaitu Ubuntu Server dan Ubuntu Desktop.

Dengan kehadiran Ubuntu Core 24, Canonical semakin menegaskan komitmennya dalam menyediakan sistem operasi

Terbaru

  • Inilah Lima HP Xiaomi Rp1 Jutaan Sudah Punya NFC
  • Apa itu Jabatan Panitera Muda Mahkamah Agung, Berapa Gaji & Tunjangannya 2026?
  • Inilah Kenapa Bisa Ada Sensasi Mencekam di Bangunan Tua
  • Apa itu Pengertian Frontier Market di Dunia Saham?
  • Apa itu Krnl Executor Roblox Mei 2026?
  • Inilah Cara Entry Nilai Rapor SPMBJ Jatim 2026 dan Berkas yang Dipersiapkan
  • Inilah 15 SMA Swasta Terbaik di Semarang Menurut Hasil SNBP 2026
  • Inilah Rekomendasi Motor Matic Paling Nyaman Buat Jarak Jauh 2026
  • Ini Jadwal dan Itinerary Liburan Long Weekend Tebing Breksi Yogyakarta
  • Game James Bond 007 First Light Siap Diluncurkan
  • Ini Cara Cek WhatsApp Di Hack atau Tidak + Tips Biar Lebih Aman
  • Daftar Harga HP Vivo Mei 2026, Ini Yang Paling Murah
  • Inilah Lenovo Legion Y70 2026 Bawa Snapdragon 8 Gen 5 dan Baterai Monster, Kapan Rilis?
  • Rekomendasi Lima HP Murah 2 Jutaan dengan RAM 12 GB
  • Hasil Penelitian: Boneka Melatih Kecerdasan Emosional Anak
  • SALAH! MIT Ungkap AI Tidak Ganti Karyawan Karena Efisiensi
  • Inilah Inovasi Terbaru Profesor UI: Pelumas Mobil dari Minyak Nabati!
  • Daftar Sekarang! Beasiswa S2 di Italia dari IYT Scholarship 2026 Sudah Dibuka
  • Sejarah Hantavirus dan Perkembangannya Sampai ke Indonesia
  • Kementerian Pendidikan: Mapel Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027!
  • Ketua Fraksi PKB MPR-RI: Kemenag Respon Cepat Pendidikan Santri Ndolo Kusumo Pati yang Terdampak
  • Viral Video Sejoli Di Balai Kota Panggul Trenggalek, Satpol PP Janji Usut
  • Video Viral Wakil Wali Kota Batam Tegur Keras Pasir Ilegal
  • LPDP Buka Peluang Beasiswa S3 Prancis 2026, Simak Syaratnya!
  • Inilah Panduan Lengkap dan Aturan Main Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Jawa Tengah Tahun 2026
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar MOFA Taiwan Fellowship 2027
  • RESMI! Inilah Macam Jalur di SPMB Sekolah Tahun Ajaran 2026
  • Ini Loh Rute Terbaru TransJOGJA Per Mei 2026, Jangan Salah Naik!
  • Inilah Jadwal Operasional MRT Jakarta Per Mei 2026, Berubah Dimana?
  • Inilah Syarat dan Mekanisme Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Talenta (OSN, Seniman, Hafidz, Atlet dll) 2026/2027
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme