Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Review Proton Docs: Kolaborasi Dokumen dengan Enkripsi End-to-End Terdepan

Posted on July 10, 2024

Ingin edit dokumen bersama tim dengan keamanan tingkat tinggi? Proton Docs hadir sebagai solusi! Ini adalah fitur terbaru dari Proton Drive, layanan penyimpanan cloud yang menawarkan enkripsi end-to-end secara default pada semua dokumen Anda. Ini artinya, privasi Anda terjaga hingga ke level keystroke (tekanan tombol keyboard). Tak hanya itu, dokumen Anda juga akan terlindungi dari kebocoran data dan akses pihak ketiga.

Apa itu Proton?

Bagi yang belum familiar, Proton adalah perusahaan teknologi yang mengutamakan privasi pengguna. Perjalanan mereka dimulai pada tahun 2014 dengan peluncuran layanan email pribadi, Proton Mail. Sejak saat itu, Proton terus berkembang dengan menghadirkan Proton VPN (layanan VPN), Proton Pass (pengelola kata sandi), Proton Calendar (kalender online), dan Proton Drive (penyimpanan cloud). Proton bahkan mengakuisisi layanan email alias SimpleLogin dan aplikasi catatan digital Standard Notes. Fokus utama mereka adalah privasi internet, dan semua layanan Proton menawarkan enkripsi end-to-end secara default tanpa mengurangi produktivitas pengguna.

Proton Docs vs. Google Docs

Kesan pertama membuka Proton Docs mungkin akan terasa familiar. Tampilannya sangat mirip dengan Google Docs, namun tetap mempertahankan gaya khas Proton. Ikon dan tata letaknya mengikuti standar program editing dokumen pada umumnya. Ini memudahkan pengguna Google Docs atau Microsoft Word untuk beradaptasi dengan cepat.

Kolaborasi real-time pun terasa mudah berkat fitur berbagi dokumen yang intuitif dan pembaruan instan antar pengguna. Kedua aspek ini saja sudah membuat Proton Docs sangat cocok untuk pengguna Google yang mementingkan kemudahan.

Namun, ada beberapa perbedaan mendasar antara Proton Docs dan Google Docs. Salah satu yang cukup mencolok (walaupun tergolong minor) adalah ukuran font bawaan Proton Docs yang lebih besar dari standar program editing dokumen lainnya. Proton Docs menggunakan font size 16 secara default, sementara umumnya program sejenis menggunakan size 11 atau 12.

Selain itu, ada beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan:

  • Dokumen tidak bisa diedit secara offline
  • Tidak ada fitur penghitung kata
  • Dokumen kosong harus dihapus secara manual
  • Karena alasan privasi, Proton Docs tidak kompatibel dengan Grammarly dan program serupa yang membantu penulisan.

Meski begitu, Proton Docs juga memiliki keunggulan tersendiri.

  • Tampilan default “paperless” (tanpa kertas) sangat menarik. Namun, semoga ke depannya Proton akan menambahkan opsi untuk mengubah tampilan ini bagi pengguna yang kurang menyukainya.
  • Proton Docs membuka dokumen baru atau halaman depan Proton Drive di tab baru, tidak seperti Google Docs yang semuanya berada dalam satu tab. Ini bisa menjadi nilai tambah bagi sebagian pengguna.

Pindah ke Proton Docs: Sebanding atau Tidak?

Keputusan untuk pindah ke Proton Docs bergantung pada prioritas Anda. Apakah Anda lebih mementingkan privasi atau kemudahan? Berapa banyak storage yang Anda butuhkan? Dan berapa biaya yang Anda sanggup keluarkan?

Proton Docs menggunakan storage Proton Drive Anda, dan gratisnya hanya 5GB. Jika Anda membutuhkan lebih banyak, biaya berlangganan Proton Drive adalah $4.99 per bulan untuk 200GB atau $12.99 per bulan untuk 500GB. Sebagai perbandingan, Google Drive menawarkan penyimpanan gratis 15GB, 100GB seharga $1.99 per bulan, atau 2TB seharga $9.99 per bulan.

Meskipun Proton Docs menawarkan pengalaman dasar yang serupa dengan Google Docs, ada beberapa fitur penting yang belum tersedia saat ini. Namun, jika Anda tidak keberatan dengan kekurangan tersebut dan tertarik dengan keunggulan privasi yang ditawarkan Proton Docs, silakan kunjungi Proton Drive dan klik “New” untuk memulai dokumen pertama Anda!

Terbaru

  • Yang Baru di Claude 5 Sonnet
  • Tip Jadi Kreator di Pinterest Tahun 2026
  • Cara Jualan Produk Digital Tanpa Harus Capek Promosi Terus-Menerus
  • Rangkuman Strategi Bisnis Baru dari CEO Youtube 2026, Wajib Dibaca Kreator Nih
  • Apa itu Platform WeVerse? Ini Penjelasan Lengkapnya
  • Inilah Cara Mendapatkan 1000 Subscriber Cuma dalam 3 Hari Tanpa Edit Video Sama Sekali
  • Apa itu Shibal Annyeong yang Viral TikTok?
  • Apakah iPhone Inter Aman?
  • Kenapa Gemini AI Bisa Error Saat Membuat Gambar? Ini Penjelasannya!
  • Daftar Akun Moonton via Web Tanpa Aplikasi untuk MLBB
  • Cara Hapus Akun Terabox: Panduan Lengkap dan Aman
  • Khaby Lame’s $957M Digital Identity Deal Explained
  • Cek HP Anak, Apakah Ada Video Viral Cukur Kumis Bawah
  • Jika ATM Terpelanting, Apakah Saldo Aman?
  • Inilah 5 Rekomendasi Smartwatch Terbaik di Bawah Rp1 Jutaan
  • Siapa Daud Tony yang Ramal Jatuhnya Saham & Harga Emas-Perak?
  • Berapa Cuan Dari 1.000 Tayangan Reels Facebook Pro?
  • Apakah Jika Ganti Baterai HP, Data akan Hilang?
  • Apa itu Game Sakura School Simulator Solwa?
  • Hasil Benchmark Xiaomi Pad 8 Global Bocor! Siap-siap Masuk Indonesia Nih
  • KAGET! Ressa Rizky Rossano Akui Sudah Nikah & Punya Anak
  • Inilah Kronologi Ledakan Bom Rakitan SMPN 3 Sungai Raya, Kubu Raya Kalbar
  • Cara Mengatasi Error 208 BCA Mobile
  • Hapus Sekarang! Inilah Hornet, App LGBTQ Tembus Indonesia, Hati-hati
  • Berapa Lama Sih Ngecas HP 33 Watt? Ini Dia Penjelasannya!
  • Cara Cek Saldo Hana Bank Lewat SMS
  • Update Sistem Google Februari 2026: Apa yang Baru dan Perlu Kalian Tahu?
  • Membership FF Bulanan & Mingguan: Berapa DM yang Harus Kalian Siapkan?
  • Maksimal Ngecas HP Berapa Kali Sehari? Boleh 2 Kali Nggak, Sih?
  • Cara Mengatasi Error “Try Again, Open in Another App”
  • GNOME App Annotations Explained for Beginners
  • Navidrome 0.60 Released: Enhanced ‘Spotify Alternative’ for Linux Users
  • Cosmic Desktop 1.0.5: New Features Explained!
  • Libreboot 26.01 Released With New Board Support Explained
  • Adobe Animate Discontinued: What’s Next for Animators?
  • Cara Buat AI Asisten Pribadi dengan Teknik RAG
  • Cara Membuat Podcast dari PDF dengan NotebookLlama dan Groq
  • Tutorial Membuat Sistem Automatic Content Recognition (ACR) untuk Deteksi Logo
  • Apa itu Google Code Wiki?
  • Cara Membuat Agen AI Otomatis untuk Laporan ESG dengan Python dan LangChain
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme