Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Apple Membuka Teknologi NFC untuk Pengembang Pihak Ketiga: Revolusi Transaksi Kontakless di iPhone?

Posted on August 15, 2024

Dalam perkembangan terbaru yang sangat dinantikan oleh para pengembang dan pengguna iPhone, Apple akhirnya mengumumkan langkah besar untuk membuka teknologi NFC (Near Field Communication) kepada aplikasi pihak ketiga. Mulai dari iOS 18.1, para pengembang akan memiliki kesempatan untuk menawarkan transaksi kontakless melalui aplikasi mereka sendiri, terpisah dari Apple Pay dan Apple Wallet yang selama ini menjadi satu-satunya pilihan untuk transaksi NFC di iPhone.

Langkah ini menandai perubahan signifikan dalam strategi Apple terkait teknologi NFC, yang telah ada di iPhone selama satu dekade terakhir. Sebelumnya, penggunaan NFC sangat terbatas dan hanya tersedia untuk layanan bawaan Apple seperti Apple Pay. Pengembang yang ingin memanfaatkan teknologi ini harus melalui proses yang rumit dan terbatas. Dengan dibukanya akses ini, Apple membuka pintu bagi inovasi baru dan memberikan lebih banyak pilihan bagi pengguna iPhone dalam melakukan berbagai jenis transaksi dan interaksi kontakless.

Fitur dan Kemampuan Baru

Dengan memanfaatkan API (Application Programming Interface) baru untuk NFC dan SE (Secure Element) yang disediakan oleh Apple, para pengembang akan dapat menciptakan aplikasi untuk berbagai tugas dan transaksi. Beberapa contoh penggunaan yang disorot oleh Apple meliputi:

  1. Pembayaran di toko fisik
  2. Kunci mobil digital
  3. Pembayaran transportasi umum tertutup
  4. Lencana korporat
  5. Kartu identitas mahasiswa
  6. Kunci rumah digital
  7. Kunci hotel digital
  8. Kartu loyalitas dan rewards merchant
  9. Tiket acara

Yang lebih menarik, Apple juga menyebutkan bahwa di masa depan, bahkan identitas pemerintah seperti KTP atau SIM digital juga akan dapat didukung melalui teknologi ini. Ini menunjukkan potensi besar dari pembukaan akses NFC ini dalam mengubah cara kita berinteraksi dengan dunia fisik melalui perangkat mobile.

Keamanan dan Privasi

Mengingat sensitivitas data yang akan ditangani oleh aplikasi yang menggunakan NFC, Apple memastikan bahwa aspek keamanan dan privasi tetap menjadi prioritas utama. Akses NFC baru ini akan memanfaatkan Secure Element, sebuah chip bersertifikat yang dirancang khusus untuk menyimpan dan melindungi data sensitif di dalam perangkat.

Selain itu, setiap transaksi yang dilakukan melalui NFC akan menggunakan Face ID atau Touch ID untuk autentikasi, memastikan bahwa hanya pemilik sah perangkat yang dapat menginisiasi transaksi. Sistem ini juga akan berkomunikasi dengan server Apple untuk verifikasi tambahan, menambah lapisan keamanan ekstra.

Pengalaman Pengguna

Dari sisi pengguna, proses penggunaan fitur NFC baru ini dirancang untuk menjadi sesederhana dan semudah mungkin. Pengguna akan memiliki dua opsi utama untuk memulai transaksi NFC:

  1. Membuka langsung aplikasi yang mendukung NFC dan mengikuti langkah-langkah yang diperlukan dalam aplikasi tersebut.
  2. Menetapkan aplikasi tertentu sebagai opsi kontakless default, kemudian cukup melakukan double-click pada tombol samping iPhone untuk memulai transaksi, mirip dengan cara kerja Apple Pay saat ini.

Opsi kedua ini akan sangat memudahkan pengguna yang sering menggunakan aplikasi tertentu untuk transaksi NFC, misalnya aplikasi transportasi umum atau kartu akses kantor.

Peluncuran dan Ketersediaan

Apple mengumumkan bahwa API NFC dan SE akan diluncurkan untuk pengembang di beberapa negara terlebih dahulu, yaitu Amerika Serikat, Inggris, Australia, Brasil, Kanada, Jepang, dan Selandia Baru. Peluncuran ini akan tersedia dalam versi pengembang (developer build) untuk iOS 18.1 yang akan datang. Apple juga menyatakan bahwa negara-negara lain akan menyusul dalam waktu yang akan diumumkan kemudian.

Namun, perlu dicatat bahwa pengembang yang ingin berpartisipasi dan menggunakan API ini harus menandatangani perjanjian komersial dengan Apple dan membayar biaya terkait. Hal ini mungkin menjadi pertimbangan bagi pengembang kecil atau independen yang ingin memanfaatkan teknologi ini.

Saat ini, iOS 18.1 baru tersedia sebagai beta untuk pengembang dan hanya kompatibel dengan iPhone 15 Pro dan 15 Pro Max. Dengan iOS 18 yang diperkirakan akan dirilis secara umum pada September, update 18.1 kemungkinan akan hadir sekitar bulan Oktober. Ini berarti kita mungkin akan mulai melihat aplikasi yang mendukung kemampuan NFC baru ini sebelum akhir tahun.

Implikasi dan Potensi

Pembukaan akses NFC ini memiliki implikasi yang luas bagi ekosistem iOS dan industri mobile secara keseluruhan:

  1. Inovasi Aplikasi: Pengembang akan memiliki kebebasan lebih untuk menciptakan solusi inovatif yang memanfaatkan teknologi NFC, potensial membuka kategori aplikasi baru yang sebelumnya tidak mungkin.
  2. Kompetisi dengan Android: Langkah ini membuat iPhone lebih kompetitif dengan perangkat Android yang selama ini memiliki akses lebih luas ke NFC.
  3. Transformasi Digital: Dengan dukungan untuk kartu identitas, kunci, dan tiket digital, langkah ini dapat mempercepat transformasi digital dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari.
  4. Peluang Bisnis Baru: Perusahaan dapat menciptakan ekosistem tertutup mereka sendiri untuk loyalitas pelanggan atau sistem pembayaran menggunakan NFC.
  5. Peningkatan Keamanan: Dengan memanfaatkan Secure Element dan autentikasi biometrik, transaksi digital dapat menjadi lebih aman dibandingkan metode tradisional.

Tantangan dan Pertimbangan

Meskipun membuka banyak peluang, langkah Apple ini juga membawa beberapa tantangan dan pertimbangan:

  1. Biaya untuk Pengembang: Keharusan untuk menandatangani perjanjian komersial dan membayar biaya dapat menjadi penghalang bagi pengembang kecil.
  2. Fragmentasi Pengalaman Pengguna: Dengan banyaknya aplikasi yang potensial menggunakan NFC, pengguna mungkin merasa kewalahan dengan pilihan yang ada.
  3. Keamanan dan Privasi: Meskipun Apple menekankan aspek keamanan, pembukaan akses ini tetap membawa risiko baru yang perlu diwaspadai.
  4. Kompatibilitas Perangkat: Saat ini, fitur ini hanya tersedia untuk model iPhone terbaru, yang dapat membatasi adopsinya.
  5. Regulasi: Di beberapa negara, penggunaan NFC untuk transaksi keuangan atau identitas mungkin memerlukan persetujuan regulasi tambahan.

Panduan untuk Developer

Apple telah menyediakan halaman dukungan khusus untuk pengembang yang menjelaskan cara kerja API NFC dan SE serta bagaimana mengaktifkan kasus penggunaan tertentu seperti kunci mobil, kartu mahasiswa, dan tiket acara. Halaman ini juga menjelaskan langkah-langkah untuk meminta akses ke platform NFC & SE dan mengintegrasikannya ke dalam aplikasi.

Pengembang yang tertarik untuk memanfaatkan teknologi ini disarankan untuk mempelajari dokumentasi resmi dari Apple dan mempertimbangkan dengan cermat kasus penggunaan yang paling sesuai untuk aplikasi mereka.

Kesimpulan

Keputusan Apple untuk membuka akses NFC kepada pengembang pihak ketiga menandai perubahan signifikan dalam ekosistem iOS. Langkah ini tidak hanya membuka peluang baru bagi pengembang dan bisnis, tetapi juga berpotensi mengubah cara pengguna iPhone berinteraksi dengan dunia di sekitar mereka.

Meskipun masih ada tantangan dan pertimbangan yang perlu diperhatikan, inisiatif ini menunjukkan komitmen Apple untuk terus berinovasi dan memberikan nilai tambah bagi pengguna dan pengembang dalam ekosistemnya. Dengan potensi untuk mendukung berbagai jenis transaksi dan interaksi, dari pembayaran hingga identifikasi digital, pembukaan akses NFC ini mungkin akan menjadi salah satu fitur paling transformatif dalam sejarah iPhone.

Seiring berjalannya waktu, akan menarik untuk melihat bagaimana pengembang dan perusahaan memanfaatkan teknologi ini, serta bagaimana hal ini akan mempengaruhi lanskap aplikasi mobile dan pengalaman pengguna secara keseluruhan. Satu hal yang pasti, era baru interaksi kontakless di iPhone telah dimulai, dan ini hanya awal dari apa yang mungkin menjadi revolusi dalam cara kita menggunakan smartphone dalam kehidupan sehari-hari.

Terbaru

  • Belum Tahu? Inilah Suku Bajau Punya Gen “Mutan” Mirip Fishman One Piece, Ini Faktanya!
  • Inilah Paket PLTS Hybrid 6kVA Aspro DML 600 yang Paling Powerful!
  • Suku Tsaatan: Suku Mongolia Penggembala Rusa Kutub
  • Game Happy Rush Terbukti Membayar atau Cuma Scam Iklan?
  • Cara Nonton Drama Dapat Duit di Free Flick, Tapi Awas Jangan Sampai Tertipu Saldo Jutaan!
  • APK Pinjol Rajindompet Penipu? Ini Review Aslinya
  • Keganggu Iklan Pop-Up Indosat Pas Main Game? Ini Trik Ampuh Matikannya!
  • Belum Tahu? Inilah Cara Upload Reels Instagram Sampai 20 Menit, Konten Jadi Lebih Puas!
  • Apa itu Negara Somaliland? Apa Hubungannya dengan Israel?
  • Apa itu Game TheoTown? Game Simulasi Jadi Diktator
  • Inilah Rekomendasi 4 HP Honor Terbaik – Prosesor Snapdragon Tahun 2026
  • Lagi Nyari HP Gaming Murah? Inilah 4 HP Asus RAM 8 GB yang Recomended
  • Ini Trik Main Game Merge Cats Road Trip Sampai Tarik Saldo ke DANA
  • Mau Jadi Digital Writer Pro? Ini Caranya Buat Portofolio Pakai Blog!
  • Ini Cara Login Banyak Akun FB & IG di Satu HP Tanpa Diblokir!
  • Inilah Cara Mengatasi Verval Siswa Silang Merah di RDM versi Hosting
  • HP Tertinggal? Inilah Caranya Login PDUM Langsung dari Laptop, Lebih Praktis!
  • Inilah Cara Tarik Dana dari APK Drama Rush
  • Inilah Cara Mudah Tarik Uang Kertas Biru di Merge Cats ke DANA dan OVO Tanpa Ribet!
  • Apakah Aplikasi Pinjaman KlikKami Penipu? Ada DC Penagih?
  • Kenapa Tentara Romawi Hanya Pakai Armor Kaki Saja?
  • Inilah Alasan Kenapa Beli Follower IG itu TIDAK AMAN!
  • EPIK! Kisah Mesin Bor Tercanggih Takluk di Proyek Terowongan Zojila Himalaya
  • Bingung Cari Lokasi Seseorang? Cek Cara Melacak Pemilik Nomor HP Tanpa Bayar Ini, Dijamin Akurat!
  • Apa itu Logis? Kenapa Logika Bisa Berbeda-beda?
  • Ini Alasan Kenapa Fitur Bing AI Sedang Trending dan Dicari Banyak Orang
  • Sejarah Kerajaan Champa: Bangsa Yang Hilang Tanpa Perang Besar, Kok Bisa?
  • Gini Caranya Dapat Weekly Diamond Pass Gratis di Event M7 Pesta, Ternyata Nggak Pake Modal!
  • Inilah Trik Rahasia Panen Token dan Skin Gratis di Event Pesta Cuan M7 Mobile Legends!
  • Apakah Apk Pinjaman Cepat Galaxy Pinjol Penipu?
  • Tailwind’s Revenue Down 80%: Is AI Killing Open Source?
  • Building Open Cloud with Apache CloudStack
  • TOP 1% AI Coding: 5 Practical Techniques to Code Like a Pro
  • Why Your Self-Hosted n8n Instance Might Be a Ticking Time Bomb
  • CES 2026: Real Botics Wants to Be Your Best Friend, but at $95k, Are They Worth the Hype?
  • Inilah Cara Belajar Cepat Model Context Protocol (MCP) Lewat 7 Proyek Open Source Terbaik
  • Inilah Cara Menguasai Tracing dan Evaluasi Aplikasi LLM Menggunakan LangSmith
  • Begini Cara Menggabungkan LLM, RAG, dan AI Agent untuk Membuat Sistem Cerdas
  • Cara Buat Sistem Moderasi Konten Cerdas dengan GPT-OSS-Safeguard
  • Inilah Cara Membuat Aplikasi Web Full-Stack Tanpa Coding dengan Manus 1.5
  • Apa itu CVE-2025-14847? Ini Penjelasan Lengkap MongoBleed
  • Ini Kronologi & Resiko Kebocoran Data WIRED
  • Apa itu Grubhub Crypto Scam? Ini Pengertian dan Kronologi Penipuan yang Catut Nama Grubhub
  • Apa Itu CVE-2025-59374? Mengenal Celah Keamanan ASUS Live Update yang Viral Lagi
  • Apa itu RansomHouse Mario? Ini Pengertian dan Mengenal Versi Baru ‘Mario’ yang Makin Bahaya
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme