Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Amazon Gelontorkan Triliunan Rupiah untuk Reaktor Nuklir, Demi Daya Listrik Pusat Data AI

Posted on October 18, 2024

Raksasa teknologi Amazon, melalui anak perusahaannya Amazon Web Service (AWS), semakin serius dalam menggarap energi nuklir. Mereka telah menanamkan investasi senilai lebih dari Rp 7,7 triliun kepada perusahaan rintisan X-energy. Tujuannya? Menjamin pasokan energi listrik yang melimpah untuk pusat data kecerdasan buatan (AI) mereka yang semakin berkembang.

“Kami melihat kebutuhan akan daya listrik dalam skala gigawatt dalam beberapa tahun mendatang,” ungkap CEO AWS, Matthew Garman. “Proyek tenaga angin dan surya tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Oleh karena itu, energi nuklir menjadi peluang yang menjanjikan.”

Investasi AWS ini ditujukan untuk pengembangan desain reaktor nuklir modular kecil (SMR) milik X-energy. SMR ini merupakan jenis reaktor nuklir canggih yang ukurannya jauh lebih kecil dibandingkan dengan pembangkit listrik tenaga nuklir tradisional. Ukurannya yang kompak memungkinkan SMR dibangun lebih dekat ke jaringan listrik, sehingga proses pembangunannya lebih cepat.

Keunggulan lain dari SMR adalah waktu konstruksinya yang lebih singkat dibandingkan dengan reaktor nuklir konvensional. Hal ini membuat SMR bisa beroperasi lebih cepat dan efisien dalam memenuhi kebutuhan energi.

Amazon berencana menggunakan desain SMR ini untuk empat proyek SMR bersama Energy Northwest, sebuah konsorsium utilitas publik di negara bagian Washington. Proyek ini direncanakan akan mulai beroperasi pada awal tahun 2030-an.

Keempat reaktor SMR tersebut nantinya akan menghasilkan listrik dengan kapasitas gabungan sebesar 320 megawatt (MW). Amazon sendiri akan membeli listrik dari empat modul pertama tersebut. Tidak hanya itu, Amazon juga memiliki opsi untuk membangun 12 unit SMR tambahan yang menghasilkan hingga 960MW.

Dengan kapasitas tersebut, Amazon memperkirakan SMR ini akan menghasilkan listrik yang cukup untuk menyalakan 770.000 rumah di Amerika Serikat. Listrik tambahan dari lokasi yang diperluas akan tersedia untuk Amazon, serta bisnis dan rumah lainnya di wilayah tersebut.

Langkah Amazon ini menunjukkan bahwa energi nuklir semakin menjadi pilihan yang menarik bagi perusahaan teknologi besar dunia. Selain Amazon, Microsoft dan Google juga telah menunjukkan minat yang sama dalam memanfaatkan energi nuklir untuk memenuhi kebutuhan pusat data AI mereka yang terus meningkat.

Ke depan, kita bisa berharap akan lebih banyak perusahaan teknologi yang melirik energi nuklir sebagai solusi untuk mengatasi tantangan energi yang semakin kompleks.

Terbaru

  • ASUS ExpertBook Ultra: Produk Flagship yang Cerminkan Kepemimpinan ASUS di Pasar Global
  • Inilah Tahapan dan Syarat Pendaftaran Beasiswa Garuda 2026 Gelombang II (25 Mei – 25 Juni 2026)
  • Ini Maksud Soal Tugas Guru Non-ASN Berakhir 2027!
  • Apa Itu Siscamling? Inilah Cara Mengaktifkan Paket Anti Spam Telkomsel
  • Sah, Nilai TKA Jadi Salah Satu Komponen Seleksi Siswa SPMB Secara Nasional 2026
  • Inilah 3 Lagi Pinjol Ilegal Menurut OJK Tahun 2026
  • Cara Login Proktor Browser OSN Mode Online, Uji Coba OSN Semua Jenjang Terbaru
  • Inilah Link Web Komunikasi OSN 2026 anbk.kemendikdasmen.go.id/osnk ANBK Kemendikdasmen untuk Simulasi
  • Inilah Jadwal Pembagian Deviden BBRI 2026, Siap-siap!
  • Ini Alasan Kenapa Followers IG Berkurang Sendiri Mei 2026?
  • Panduan Download vhd-osnk-2025_fresh versi 29.25.5.0 untuk Uji Coba OSN-K SMA SMP Sederajat 2026
  • Iniloh Syarat dan Komponen Nilai Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Nilai Rapor 2026/2027
  • Inilah Syarat dan Prosedur Ikut Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Tes Tulis 2026/2027
  • Inilah Kronologi & Latar Belakang Kasus Erin Taulany vs ART Hera: Masalah Facebook Pro?
  • Inilah Alasan Kenapa Ending Film Children of Heaven diubah di Indonesia
  • Ini Alasan Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualaf Richard Lee
  • Inilah Syarat Dokumen SSU ITB 2024-2026 yang Wajib Kalian Siapkan Supaya Nggak Gagal Seleksi Administrasi
  • Inilah Episyrphus Balteatus, Lalat Unik Penyamar yang Sangat Bermanfaat bagi Taman Kalian
  • Inilah Cara Lolos Seleksi Siswa Unggul ITB Lewat Jalur Tes Tulis Biar Jadi Mahasiswa Ganesha
  • Inilah Penemuan Fosil Hadrosaurus yang Ungkap Bahwa Penyakit Langka Manusia Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah
  • Inilah Penemuan Terbaru yang Mengungkap Bahwa Sunburn Ternyata Disebabkan Oleh Kerusakan RNA
  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • Inilah Mobil-Mobil Paling Cocok Transisi ke Bioetanol E20 dan Biodiesel B50!
  • Inilah Ternyata Batas Minimal Daya Cas Mobil Listrik di Rumah
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Write Super Fast GPU Kernels in Python Using CUTLASS and JAX for Your Deep Learning Projects
  • How to set up OpenClaw and build your own local AI assistant plugins with ease
  • How to Create Stunning Cinematic AI Videos Using the New Higgsfield Canvas Node-Based Architecture
  • How to master Google Pomelli for automated on-brand marketing campaigns in minutes
  • Whats New in OpenClaw 5.6 Release?
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme