Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Cara Membuat Chatbot Sederhana dengan Deepseek R1 (Python + Serverless)

Posted on January 28, 2025

Chatbot, program komputer yang dirancang untuk mensimulasikan percakapan manusia, kini telah menjadi bagian integral dari berbagai aplikasi, mulai dari layanan pelanggan hingga asisten pribadi.

Tutorial ini akan membuat chatbot yang interaktif. Integrasi dengan Fireworks AI, sebuah platform yang menyediakan model bahasa canggih, memungkinkan chatbot untuk memahami dan merespon berbagai jenis pertanyaan dan permintaan pengguna dengan akurat dan natural. Flask, sebuah microframework web Python yang populer, dipilih karena kemudahan penggunaannya dan kemampuannya untuk menangani permintaan HTTP dengan efisien. Penggunaan HTML, CSS, dan JavaScript di sisi frontend memastikan pengalaman pengguna yang seamless dan menarik.

Kode backend Python, yang ditulis dengan Flask, bertindak sebagai jembatan antara antarmuka pengguna dan API Fireworks AI. Kode ini menerima pesan dari pengguna, mengirimkan pesan tersebut ke API Fireworks AI, dan kemudian menerima serta menampilkan respons dari API tersebut kepada pengguna. Berikut adalah penjelasan rinci kode backend (backend.py):

from flask import Flask, request, jsonify
from flask_cors import CORS
import requests
import json
import os

app = Flask(__name__)
CORS(app) # Enable CORS for cross-origin requests

FIREWORKS_API_KEY = os.getenv("API_KEY", "your-api-key-here")

@app.route('/chat', methods=['POST'])
def chat():
try:
user_message = request.json.get('message')

url = "https://api.fireworks.ai/inference/v1/chat/completions"
payload = {
"model": "accounts/fireworks/models/deepseek-r1",
"max_tokens": 20480,
"top_p": 1,
"top_k": 40,
"presence_penalty": 0,
"frequency_penalty": 0,
"temperature": 0.6,
"messages": [{"role": "user", "content": user_message}]
}
headers = {
"Accept": "application/json",
"Content-Type": "application/json",
"Authorization": f"Bearer {FIREWORKS_API_KEY}"
}

response = requests.post(url, headers=headers, data=json.dumps(payload))
response_data = response.json()

if response.status_code == 200:
return jsonify({
"response": response_data['choices'][0]['message']['content']
})
else:
return jsonify({"error": "API request failed", "details": response_data}), 500

except Exception as e:
return jsonify({"error": str(e)}), 500

if __name__ == '__main__':
app.run(debug=True)

Kode di atas mendefinisikan sebuah endpoint /chat yang menerima permintaan POST. Permintaan ini berisi pesan dari pengguna. Kode kemudian mengirimkan pesan tersebut ke API Fireworks AI menggunakan library requests. Parameter payload menentukan berbagai pengaturan untuk model AI, termasuk model yang digunakan (deepseek-r1), jumlah token maksimum (max_tokens), dan parameter lainnya seperti top_p, top_k, presence_penalty, frequency_penalty, dan temperature yang berpengaruh pada kualitas dan keragaman respons. FIREWORKS_API_KEY berisi kunci API dari Fireworks AI, yang diperlukan untuk mengakses API. Kode ini juga menangani kesalahan dan mengembalikan respons yang sesuai. Penggunaan os.getenv untuk membaca API KEY dari file .env memastikan keamanan kunci API.

Antarmuka pengguna (UI) dibangun menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript. Berikut adalah kode HTML (index.html):

<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
<meta charset="UTF-8">
<meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">
<title>DeepSeek Chat Interface</title>
<style>
body {
font-family: Arial, sans-serif;
max-width: 800px;
margin: 0 auto;
padding: 20px;
background-color: #f0f0f0;
}

.chat-container {
background-color: white;
border-radius: 10px;
padding: 20px;
box-shadow: 0 2px 5px rgba(0,0,0,0.1);
}

#chat-history {
height: 400px;
overflow-y: auto;
border: 1px solid #ddd;
padding: 10px;
margin-bottom: 20px;
border-radius: 5px;
}

.message {
margin-bottom: 15px;
padding: 8px;
border-radius: 5px;
}

.user-message {
background-color: #e3f2fd;
margin-left: 20%;
}

.bot-message {
background-color: #f5f5f5;
margin-right: 20%;
}

#input-container {
display: flex;
gap: 10px;
}

#user-input {
flex-grow: 1;
padding: 10px;
border: 1px solid #ddd;
border-radius: 5px;
}

button {
padding: 10px 20px;
background-color: #007bff;
color: white;
border: none;
border-radius: 5px;
cursor: pointer;
}

button:hover {
background-color: #0056b3;
}
</style>
</head>
<body>
<div class="chat-container">
<h1>DeepSeek Chat</h1>
<div id="chat-history"></div>
<div id="input-container">
<input type="text" id="user-input" placeholder="Type your message...">
<button onclick="sendMessage()">Send</button>
</div>
</div>

<script>
const chatHistory = document.getElementById('chat-history');
const userInput = document.getElementById('user-input');

function addMessage(message, isUser) {
const messageDiv = document.createElement('div');
messageDiv.className = `message ${isUser ? 'user-message' : 'bot-message'}`;
messageDiv.textContent = message;
chatHistory.appendChild(messageDiv);
chatHistory.scrollTop = chatHistory.scrollHeight;
}

async function sendMessage() {
const message = userInput.value.trim();
if (!message) return;

addMessage(message, true);
userInput.value = '';

try {
const response = await fetch('http://localhost:5000/chat', {
method: 'POST',
headers: {
'Content-Type': 'application/json',
},
body: JSON.stringify({ message })
});

const data = await response.json();
if (data.error) {
addMessage(`Error: ${data.error}`, false);
} else {
addMessage(data.response, false);
}
} catch (error) {
addMessage(`Error: ${error.message}`, false);
}
}

// Allow Enter key to send message
userInput.addEventListener('keypress', (e) => {
if (e.key === 'Enter') {
sendMessage();
}
});
</script>
</body>
</html>

Kode HTML ini menampilkan antarmuka sederhana yang terdiri dari kotak input teks untuk memasukkan pesan, tombol “Send” untuk mengirim pesan, dan area untuk menampilkan riwayat percakapan. CSS yang disertakan menyediakan gaya dasar untuk antarmuka. JavaScript menangani pengiriman pesan ke backend dan menampilkan respons dari backend. Fungsi sendMessage mengirimkan pesan ke endpoint /chat menggunakan fetch API, dan fungsi addMessage menambahkan pesan ke riwayat percakapan. Penggunaan async/await memastikan bahwa kode berjalan secara asynchronous, sehingga antarmuka tetap responsif.

Untuk menjalankan aplikasi ini, Anda perlu menginstal paket Python yang dibutuhkan: flask, flask-cors, requests, dan python-dotenv. Kemudian, buat file .env dan masukkan API KEY Anda. Setelah itu, jalankan backend menggunakan perintah flask run, dan buka index.html di browser Anda.

Meskipun implementasi ini sederhana, ia menunjukkan bagaimana menggabungkan teknologi modern untuk membuat chatbot yang fungsional. Untuk aplikasi produksi, perlu dilakukan peningkatan seperti penggunaan HTTPS, penanganan kesalahan yang lebih robust, penggunaan static file melalui Flask, implementasi rate limiting, dan autentikasi yang aman. Penting juga untuk selalu menyimpan API KEY secara aman dan tidak pernah menyimpannya langsung di dalam kode yang di-commit ke sistem kontrol versi. Selain itu, penambahan fitur-fitur seperti indikator loading dan peningkatan antarmuka pengguna akan meningkatkan pengalaman pengguna secara signifikan.

Terbaru

  • Inilah Alasan Kenapa Software House Lokal Susah Dapat Insentif Pajak R&D dan Isu Amortisasi Pegawai yang Bikin Pusing
  • Inilah Alasan Kenapa Developer Game Indonesia Lagi Curhat Soal Pajak: Kasus Toge Productions
  • Inilah Alasan Ilmiah Kenapa Lampu Lalu Lintas Pakai Warna Merah, Kuning, dan Hijau!
  • Nonton Drama Dapat Duit? Ini Kebenaran Soal FunFlick yang Wajib Kalian Tahu!
  • Ini Cara Isi NPWP dan Rekening di EMIS GTK IMP 2026 Biar Tunjangan Lancar
  • Inilah Trik Farming AFK Roblox Fish It 24 Jam Tanpa Bikin HP Panas!
  • Hobi Nonton Drama Jadi Cuan? Ini Cara Ngebanyakin Diamond FreeReels Tanpa Ribet!
  • Panduan Lengkap Ukuran Banner Canva untuk Desain yang Menarik
  • Apakah ViaPaypal.id Penipuan?
  • Beda BRIVA dan Rekening? Ini Penjelasannya!
  • Pahami Perbedaan Kode SIEX, SIPX, dan SISX dengan Mudah!
  • Arti SPT Sebelumnya Tidak Ada dari BPS yang Perlu Kalian Pahami
  • Kode Error 205 di BCA Mobile: Penyebab dan Solusi Lengkap
  • Solusi Cepat Saat Voucher Axis Tidak Bisa Diproses
  • Qris BCA Error? Ini Solusi yang Bisa Kalian Coba
  • Blokir Nomor WA Tanpa Harus Tambah ke Daftar Hitam, Begini Caranya!
  • Isu SKTP Februari 2026 Sudah Terbit Ternyata Cuma Hoaks? Cek Jadwal Resminya Di Sini
  • Apa itu Mihari Novel? Aplikasi Baca Novel Dibayar
  • Cara Mengatasi NIK Belum Ditemukan di DTKS Saat Daftar KIP Kuliah, Jangan Panik Dulu!
  • Inilah 3 Karakteristik Pembagian Masyarakat Menurut Sibrani yang Bikin Kita Paham Struktur Sosial
  • Inilah Cara Mengatasi Status Bansos Atensi YAPI NTPN Tidak Ditemukan Biar Bantuan Tetap Cair!
  • Cara Mudah Unduh Video DS2Play Tanpa Ribet
  • Apa itu Free Float di Dunia Saham? Ini Artinya
  • Hati-Hati Modus Penipuan Asuransi BCA, Ini Caranya!
  • Inilah Panduan Lengkap Pendaftaran PPDB SMA Unggul Garuda Baru 2026, Simak Syarat dan Alurnya!
  • Alternatif Terbaik Dari OmeTV, Tanpa Takut Kena Banned
  • Tips Nama Petugas TKA SD/SMP Muncul Otomatis di Berita Acara
  • Inilah Fakta di Balik Video Botol Teh Pucuk Viral yang Lagi Rame di TikTok!
  • Apa itu Aturan Waktu Futsal dan Extra Time di Permainan Futsal?
  • Contoh Jawaban Refleksi Diri “Bagaimana Refleksi tentang Praktik Kinerja Selama Observasi Praktik Kinerja”
  • What is Docker Digest Watching? Understanding the New Standard in Docker 8.2
  • What is LibreOffice Online? A Guide to the Community-Driven Cloud Office Suite
  • Lutris 0.5.21 Adds Steam Sniper Runtime & New Emulators: What’s New?
  • Wine 11.3 Released: New Features and Improvements Explained
  • How to Discover Hidden Risks in Arch AUR Packages with Taur, the New Rust Tool
  • Prompt AI Menyusun Script Pola Suara Karakter agar Brand Jadi Ikonik
  • Prompt AI untuk Merancang Karakter Brand yang Ikonik
  • Prompt AI Audit Konten Sesuai Karakter Brand
  • Prompt AI Merubah Postingan LinkedIn Jadi Ladang Diskusi dengan ChatGPT
  • Prompt AI: Paksa Algoritma LinkedIn Promosikan Konten Kalian
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme