Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Mengenal Gibellula attenboroughii si Jamur Zombie Pengendali Inangnya

Posted on February 25, 2025

Para ilmuwan di Eropa telah mengidentifikasi spesies jamur baru yang mampu mengendalikan perilaku laba-laba gua sebelum akhirnya membunuh mereka dan menggunakan tubuh laba-laba sebagai media penyebaran spora. Jamur ini diberi nama Gibellula attenboroughii, sebagai penghormatan kepada naturalis dan pembawa acara dokumenter alam terkenal, Sir David Attenborough.

Penemuan ini menambah daftar organisme yang memiliki kemampuan untuk mengendalikan inangnya, mirip dengan jamur Ophiocordyceps yang menginfeksi semut. Namun, mekanisme di balik bagaimana jamur ini mempengaruhi sistem saraf laba-laba masih menjadi misteri yang belum sepenuhnya terungkap.

Klasifikasi dan Karakteristik

Gibellula attenboroughii termasuk dalam genus Gibellula, sekelompok jamur yang diketahui hanya menginfeksi laba-laba. Karakteristik utama dari jamur ini meliputi:

  • Inang: Spesifik menginfeksi laba-laba gua seperti Metellina merianae dan Meta menardi yang ditemukan di Eropa.
  • Siklus Hidup: Menginfeksi laba-laba melalui spora, memanipulasi perilaku inangnya untuk berpindah ke lokasi yang lebih terbuka, lalu membunuh inang sebelum menyebarkan spora lebih lanjut.
  • Morfologi: Memiliki struktur miselium berwarna putih hingga kekuningan yang tumbuh di tubuh inang yang telah mati.

Mekanisme Infeksi dan Manipulasi Perilaku

Jamur ini diyakini memiliki kemampuan untuk mengendalikan perilaku laba-laba, menyebabkan mereka berpindah dari sarang jaringnya ke area yang lebih terbuka, seperti dinding atau langit-langit gua. Hal ini memudahkan penyebaran spora jamur melalui aliran udara.

Meskipun mekanisme biologis yang mendasari manipulasi perilaku ini masih belum diketahui secara pasti, para ilmuwan menduga bahwa jamur ini melepaskan metabolit tertentu yang mempengaruhi sistem saraf laba-laba. Proses ini serupa dengan yang ditemukan pada jamur zombie semut (Ophiocordyceps unilateralis), yang juga mampu mengendalikan inangnya sebelum akhirnya membunuhnya.

Penemuan dan Penelitian

Fungisida Primafos 1 Liter COD / Fungisida Sistemik Bahan Aktif Asam Fospit / Fungisida Untuk Penyakit Jamur

Fungisida Primafos 1 Liter COD, hanya 100.000: https://s.shopee.co.id/5VGXBmwqHA

Penemuan Gibellula attenboroughii pertama kali terjadi pada tahun 2021, ketika sebuah tim produksi televisi menemukan laba-laba yang terinfeksi di gudang mesiu yang sudah tidak digunakan di Castle Espie Wetland Centre, Irlandia Utara. Laba-laba tersebut terlihat berada di posisi yang tidak biasa, jauh dari jaringnya, menandakan adanya perubahan perilaku akibat infeksi jamur.

Temuan ini kemudian dikonfirmasi oleh para ilmuwan yang menemukan lebih banyak laba-laba terinfeksi di gua-gua di Irlandia dan Irlandia Utara. Penelitian lebih lanjut dilakukan oleh Dr. João Araújo, seorang ahli mikologi dari Natural History Museum of Denmark dan University of Copenhagen.

Perbandingan dengan Jamur Lain yang Mengendalikan Inang

Jamur yang mampu mengendalikan perilaku inangnya bukanlah fenomena baru. Beberapa spesies lain yang diketahui memiliki kemampuan serupa antara lain:

  1. Jamur Zombie Semut (Ophiocordyceps unilateralis)
    • Menginfeksi semut dan mengarahkan mereka untuk menggigit daun atau batang sebelum mati.
    • Spora kemudian tumbuh dari tubuh semut yang mati dan menyebar ke inang lain.
  2. Gibellula aurea
    • Spesies Gibellula lain yang ditemukan di Brasil.
    • Diduga juga mempengaruhi perilaku laba-laba, tetapi efeknya tidak sejelas yang ditunjukkan oleh G. attenboroughii.
  3. Jamur yang Menginfeksi Rayap dan Serangga Lainnya
    • Beberapa jenis jamur diketahui dapat mengubah perilaku rayap dan serangga lainnya sebelum membunuhnya.

Dari perbandingan ini, Gibellula attenboroughii memiliki keunikan tersendiri karena kemampuannya menginfeksi laba-laba gua dan menyebabkan mereka meninggalkan jaring mereka sebelum mati.

Implikasi Ekologis dan Evolusi

Penemuan jamur ini membuka peluang baru untuk memahami interaksi kompleks antara jamur dan inangnya. Beberapa pertanyaan yang muncul dari penelitian ini antara lain:

  • Bagaimana Gibellula attenboroughii berevolusi untuk menginfeksi laba-laba gua secara spesifik?
  • Apakah ada spesies laba-laba lain yang rentan terhadap infeksi jamur ini?
  • Bagaimana dampak ekologi dari jamur ini terhadap populasi laba-laba gua?

Dr. Araújo dan timnya berhipotesis bahwa jamur ini mungkin telah berevolusi selama jutaan tahun bersama laba-laba gua dan memiliki peran dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Fenomena ini mirip dengan peran jamur zombie semut yang membantu mengontrol populasi serangga tertentu di hutan.

Potensi Aplikasi di Bidang Ilmu Pengetahuan

Meskipun terdengar seperti skenario dari film horor, pemahaman lebih lanjut tentang jamur pengendali inang ini dapat memberikan manfaat besar bagi dunia sains, termasuk:

  1. Pengembangan Pestisida Alami
    • Jika metabolit yang dihasilkan oleh jamur ini dapat mengendalikan perilaku serangga tertentu, maka bisa dikembangkan menjadi pestisida biologis yang ramah lingkungan.
  2. Studi Neurologi dan Pengobatan Penyakit Otak
    • Senyawa yang mampu mempengaruhi sistem saraf laba-laba mungkin memiliki potensi untuk diteliti lebih lanjut dalam pengobatan penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer atau Parkinson.
  3. Eksplorasi Keanekaragaman Jamur
    • Dari sekitar 150.000 spesies jamur yang telah terdokumentasi, diperkirakan ini hanya mencakup sekitar 5% dari total keanekaragaman jamur di dunia. Studi ini menyoroti betapa luasnya dunia mikroorganisme yang masih belum terungkap.

Kesimpulan

Penemuan Gibellula attenboroughii menambah wawasan tentang hubungan kompleks antara jamur dan inangnya di alam. Dengan kemampuannya untuk menginfeksi dan mengendalikan perilaku laba-laba gua, jamur ini menjadi contoh luar biasa dari bagaimana organisme dapat berevolusi untuk beradaptasi dengan lingkungannya.

Meskipun masih banyak yang harus dipelajari tentang jamur ini, peneliti meyakini bahwa studi lebih lanjut dapat membawa dampak besar bagi berbagai bidang ilmu, mulai dari ekologi hingga bioteknologi. Sementara itu, bagi manusia, tidak perlu khawatir karena jamur ini tampaknya hanya menginfeksi laba-laba dan tidak memiliki kemampuan untuk beradaptasi pada suhu tubuh manusia atau sistem imun manusia.

Dengan semakin berkembangnya penelitian tentang jamur, bukan tidak mungkin bahwa masa depan akan mengungkap lebih banyak spesies dengan kemampuan unik seperti ini, yang tidak hanya mengubah cara kita melihat ekosistem, tetapi juga menawarkan peluang untuk inovasi di berbagai bidang ilmu.

Terbaru

  • Arti SPT Sebelumnya Tidak Ada dari BPS yang Perlu Kalian Pahami
  • Kode Error 205 di BCA Mobile: Penyebab dan Solusi Lengkap
  • Solusi Cepat Saat Voucher Axis Tidak Bisa Diproses
  • Qris BCA Error? Ini Solusi yang Bisa Kalian Coba
  • Blokir Nomor WA Tanpa Harus Tambah ke Daftar Hitam, Begini Caranya!
  • Isu SKTP Februari 2026 Sudah Terbit Ternyata Cuma Hoaks? Cek Jadwal Resminya Di Sini
  • Apa itu Mihari Novel? Aplikasi Baca Novel Dibayar
  • Cara Mengatasi NIK Belum Ditemukan di DTKS Saat Daftar KIP Kuliah, Jangan Panik Dulu!
  • Inilah 3 Karakteristik Pembagian Masyarakat Menurut Sibrani yang Bikin Kita Paham Struktur Sosial
  • Inilah Cara Mengatasi Status Bansos Atensi YAPI NTPN Tidak Ditemukan Biar Bantuan Tetap Cair!
  • Cara Mudah Unduh Video DS2Play Tanpa Ribet
  • Apa itu Free Float di Dunia Saham? Ini Artinya
  • Hati-Hati Modus Penipuan Asuransi BCA, Ini Caranya!
  • Inilah Panduan Lengkap Pendaftaran PPDB SMA Unggul Garuda Baru 2026, Simak Syarat dan Alurnya!
  • Alternatif Terbaik Dari OmeTV, Tanpa Takut Kena Banned
  • Tips Nama Petugas TKA SD/SMP Muncul Otomatis di Berita Acara
  • Inilah Fakta di Balik Video Botol Teh Pucuk Viral yang Lagi Rame di TikTok!
  • Apa itu Aturan Waktu Futsal dan Extra Time di Permainan Futsal?
  • Contoh Jawaban Refleksi Diri “Bagaimana Refleksi tentang Praktik Kinerja Selama Observasi Praktik Kinerja”
  • Main Telegram Dapat Uang Hoax atau Fakta?
  • Apa itu Lock iCloud? Ini Artinya
  • Integrasi KBC dan PM di Madrasah? Ini Pengertian dan Contoh Praktiknya
  • Ini Trik Input Pelaksana PBJ di Dapodik 2026.C Biar Info GTK Langsung Valid dan Aman!
  • Apa Maksud Hukum Dasar yang Dijadikan Pegangan dalam Penyelenggaraan Suatu Negara? Ini Jawabannya
  • Apakah Apk Puskanas Penipuan?
  • Inilah 10 Alternatif Mesin Pencari Selain Yandex yang Anti Blokir dan Aman Digunakan
  • Caranya Supaya WhatsApp Nggak Kena Spam Terus Meski Sudah Ganti Nomor, Ternyata Ini Rahasianya!
  • Jangan Tergiur Harga Murah! Inilah Deretan Risiko Fatal Membeli iPhone Lock iCloud
  • Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026? Ini Pengertian dan Alur Lengkapnya
  • Inilah Cara Cek KIS Aktif Atau Tidak Lewat HP dan Solusi Praktis Jika Kepesertaan Nonaktif
  • Why Segmenting Your Home Network with VLANs Is the Upgrade You Didn’t Know You Needed
  • Proxmox 2026 Has The Best Backup and Recovery Feature
  • How to Calibrate Temperature and Humidity Sensors for Maximum Accuracy
  • Top Open-Source Alternatives to Adobe Creative Cloud for Design and Editing in 2026
  • TinyMediaManager: A Plugin to Organize and Manage Jellyfin Media Library
  • Prompt AI Menyusun Script Pola Suara Karakter agar Brand Jadi Ikonik
  • Prompt AI untuk Merancang Karakter Brand yang Ikonik
  • Prompt AI Audit Konten Sesuai Karakter Brand
  • Prompt AI Merubah Postingan LinkedIn Jadi Ladang Diskusi dengan ChatGPT
  • Prompt AI: Paksa Algoritma LinkedIn Promosikan Konten Kalian
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme