Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Geely Radar 2025 Hybrid-Pickup Dirilis, Ada Fitur 3DHT & Jarak Tempuh 1000 Km

Posted on April 24, 2025

SHANGHAI, Tiongkok – Geely kembali membuat gebrakan di dunia otomotif dengan memperkenalkan Radar, pikap hibrida revolusioner, di Shanghai Auto Show 2025. Kendaraan ini diklaim sebagai pikap pertama di dunia yang dilengkapi dengan sistem hibrida Thor EM dan transmisi hibrida khusus 3-percepatan (3DHT). Dirancang untuk menggabungkan performa tinggi dan efisiensi bahan bakar, Radar menawarkan jangkauan berkendara gabungan lebih dari 1.000 kilometer. Model ini menarik perhatian karena spesifikasi teknisnya yang mumpuni dan integrasi arsitektur hibrida ke dalam segmen yang secara tradisional didominasi oleh mesin pembakaran internal (ICE).

Selain powertrain hibrida yang inovatif, Radar juga memperkenalkan dua platform teknologi pendukung, yaitu platform energi “Omni Stack” dan platform IoT “Shuttle”. Kedua sistem ini bertujuan untuk memperluas utilitas pikap lebih dari sekadar transportasi, memungkinkan penggunaannya dalam pekerjaan di luar ruangan dan off-roading. Langkah ini menandai visi Geely untuk mendefinisikan ulang peran pikap di era modern.

Sistem Thor EM dan Transmisi 3DHT Memperkenalkan Arsitektur Pikap Baru

Dibangun di atas platform M.A.P., pikap super hibrida ini memperkenalkan sistem hibrida Thor EM dari Geely, yang memungkinkan merek tersebut untuk menawarkan opsi listrik murni dan plug-in hybrid (PHEV). Sistem ini menampilkan arsitektur transmisi 3DHT pertama di industri untuk pikap, mendukung berbagai mode berkendara. Setelah pengujian ekstensif, sistem ini telah lulus sertifikasi keandalan sistem hibrida S-grade Tiongkok, yang mencakup lebih dari 1.000 pengujian bench powertrain, 400.000 jam waktu pengujian, dan 40 juta kilometer pengujian ketahanan kendaraan. Sistem ini sudah digunakan di model lain dalam grup Geely, membuktikan keandalannya.

Transmisi 3DHT adalah inovasi utama, karena dirancang khusus untuk aplikasi hibrida. Tidak seperti transmisi konvensional, 3DHT mengoptimalkan efisiensi dan kinerja dalam berbagai mode berkendara, seperti berkendara dengan tenaga listrik saja, mode hibrida, dan mode tenaga penuh. Fleksibilitas ini memungkinkan Radar untuk memberikan pengalaman berkendara yang mulus dan efisien, baik di jalan raya maupun di medan yang berat.

Pikap Hibrida Menawarkan Jangkauan Panjang dan Fleksibilitas Tinggi

Dengan sistem hibrida, pikap baru ini menghadirkan konfigurasi powertrain dengan mesin 1.5T yang dipasang di depan yang dipadukan dengan transmisi 3DHT. Geely mengklaim pengaturan ini memberikan kinerja responsif di berbagai kondisi, termasuk pendakian di ketinggian tinggi dan medan yang tidak rata. Akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam membutuhkan waktu 6,5 detik, dan gearbox tiga kecepatan dirancang untuk menyeimbangkan kinerja dan efisiensi bahan bakar, terutama selama perjalanan berkecepatan tinggi.

Dari segi efisiensi, sistem hibrida mendukung tenaga bensin dan listrik. Ini termasuk tingkat efisiensi termal 44,26% dan manajemen energi cerdas yang mengurangi konsumsi bahan bakar sebesar 21% dibandingkan dengan pikap bensin tradisional. Peningkatan efisiensi ini tidak hanya mengurangi biaya operasional tetapi juga meminimalkan dampak lingkungan, sejalan dengan tren global menuju transportasi berkelanjutan.

Untuk keselamatan, kendaraan ini mencakup desain redundansi motor ganda, yang memungkinkan operasi berkelanjutan jika terjadi kegagalan motor tunggal. Stabilitas sistem hibrida telah diverifikasi dalam kondisi ekstrem, termasuk lingkungan berkecepatan tinggi, ketinggian tinggi, dan suhu rendah. Redundansi ini memastikan bahwa Radar dapat diandalkan dan aman bahkan dalam situasi yang paling menantang.

Platform Teknologi Canggih Memperluas Utilitas Pikap

Platform “Omni Stack” memungkinkan fungsi penyimpanan, pasokan, dan output energi, mengubah kendaraan menjadi sumber daya seluler untuk penggunaan di luar ruangan. Platform “Shuttle” menghubungkan pikap ke drone dan sistem berbasis cloud, memungkinkan kendali jarak jauh dan integrasi sistem data. Kombinasi platform ini membuka kemungkinan baru untuk penggunaan pikap, jauh melampaui peran transportasi tradisional.

Kemampuan “Omni Stack” untuk menyediakan daya seluler sangat berguna untuk pekerjaan konstruksi jarak jauh, petualangan di luar ruangan, dan situasi darurat. Platform “Shuttle”, dengan integrasi drone dan cloud, memungkinkan pengawasan jarak jauh, pengumpulan data, dan koordinasi yang lebih baik dari operasi lapangan.

Radar menawarkan konfigurasi yang dapat disesuaikan untuk digunakan di sektor keamanan publik, infrastruktur, dan energi. Hal ini mencerminkan fokus pada perluasan jangkauan aplikasi untuk pikap elektrik di luar peran transportasi konvensional. Dengan menawarkan berbagai konfigurasi khusus, Geely bertujuan untuk memenuhi kebutuhan unik berbagai industri dan organisasi.

Peluncuran Radar di Shanghai Auto Show 2025 menandai tonggak penting dalam evolusi pikap. Dengan menggabungkan teknologi hibrida canggih, platform teknologi inovatif, dan desain modular, Geely telah menciptakan kendaraan yang tidak hanya serbaguna dan efisien tetapi juga siap untuk memenuhi tuntutan dunia modern. Langkah ini berpotensi mengubah persepsi dan penggunaan pikap, mengubahnya dari kendaraan utilitas sederhana menjadi solusi transportasi yang cerdas dan berkelanjutan.

Sumber: carnewschina.com

Terbaru

  • Kenapa Amerika Melarang Produk Robot Vacuum Cleaner & Produk Robot Lain?
  • Rayap sebagai Tanda Ada Masalah Kelembapan di Bangunan
  • Beli HP Bekas Flagship Oppo? Ini 3 Rekomendasi Terbaik yang Masih Gahar di 2026
  • Cuma 1 Jutaan! Ini 4 Rekomendasi HP POCO yang Performa Tetap Gila di 2026
  • Inilah Rekomendasi Laptop 5-6 Jutaan Paling Worth It di Pertengahan 2026, Spek Mewah Harga Ramah!
  • Inilah Deretan Smartphone Snapdragon 8s Gen 4 yang Bikin Kompetisi HP Menengah Atas Makin Panas!
  • Mengenal Otak di Balik AI: Apa Itu LLM dan Manfaatnya dalam Keseharian Kita Menurut Sebastian Raschka
  • Inilah Rahasia Spasi FF Salin Biar Nickname Kalian Makin Keren dan Unik Tanpa Aplikasi Tambahan
  • Rekomendasi HP Kamera Bagus 2-6 Jutaan Bulan Juli 2026
  • Cuma 2 Jutaan! Ini 6 Rekomendasi HP Paling Worth It Buat Multitasking dan Gaming Ringan
  • Rumor Galaxy Z Flip8 Jadi Seri Terakhir: Mengapa Samsung Mungkin Berhenti Bikin HP Lipat Clamshell?
  • Inilah Cara Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Biometrik Mulai 1 Juli 2026, Gak Bisa Lagi Pake Nomor Bodong!
  • Jangan Asal Lap! Inilah Cara Membersihkan Layar TV LED yang Benar Agar Tidak Rusak
  • Realme Narzo 100x 5G Segera Rilis: Baterai 8.000mAh, Layar 144Hz, dan Sertifikasi Militer
  • Waspada Penipuan Akun Mobile Legends: Kenali Pentingnya Marketplace Resmi dan Status PSE
  • Review DJI Osmo Pocket 4P: Kamera Saku Lensa Ganda yang Bikin Kamera Pro Kelihatan Ribet!
  • Samsung Bisa “AirDrop” ke iPhone? Cek Cara Pakai Fitur Quick Share Terbaru Ini!
  • Vivo X Fold 6 Bakal Masuk Indonesia? Speknya Gila, Baterai 7.000 mAh & Kamera 200 MP!
  • Bocoran iPhone Air 2: Akhirnya Apple Nggak Cuma Jual Tipis, Tapi Juga Baterai Awet dan Kamera Oke!
  • Google Search Console rilis fitur Social Media Property, bisa pantau TikTok & Instagram
  • Hati-hati! 22 Platform Digital Terancam Diblokir Pemerintah, Cek Daftar Hotel dan Maskapainya di Sini
  • Baterai 7.000mAh & Standar Militer, Inilah Moto G77 Power
  • Inilah Cara Shopee dan Meta Bikin Kalian Makin Gampang Dapat Cuan Afiliasi Instagram Tanpa Ribet
  • Gila Sih! Vivo Rilis HP Baterai 8.000 mAh di 2026, Nggak Perlu Ribet Bawa Powerbank Lagi?
  • Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50: Pilih Baterai Jumbo 7000 mAh atau Fast Charging 45W di Harga 2 Jutaan?
  • Gak Perlu HP Mahal buat Pake AI: Intip Fitur Canggih di Samsung Galaxy A37 dan A57 yang Bikin Hidup Lebih Gampang
  • Bocoran Galaxy Unpacked Juli 2026: Z Fold 8 & Z Flip 8 Bakal Fokus ke On-Device AI, Makin Canggih atau Cuma Gimmick?
  • Duel Tablet 2 Jutaan: ADVAN Tab Sketsa 3 vs itel VistaTab 30GT, Mana yang Lebih Worth It buat Kerja?
  • Review Asus ExpertBook PM5 G2: Laptop Bisnis Rasa AI, Ringan tapi Gak Kaleng-kaleng
  • Review Redmi Pad 2 9.7 4G: Tablet Murah yang Bisa Pakai Kartu SIM, Worth It Nggak?
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Lagi Rame Pesan Error Backend Returned Non-JSON Response di Web LPDP, Ini Cara Ngatasinnya Biar Gak Gagal Daftar
  • Info Link Download Logo dan Desain Spanduk HUT RI ke-81 Tahun 2026, Biar Gak Salah Pakai Aset Resmi
  • Lagi rame Privacy Extension WhatsApp Web error, kok malah gak bisa buram? Ini cara benerinnya biar chat gak diintip orang
  • Sering muncul di ujian atau pelatihan digital, ini bedanya jenis-jenis AI biar nggak salah jawab
  • Cari info Kids Republic School buat tahun ajaran 2026/2027? Ini rincian pemilik dan gambaran biayanya

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme