Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Fortnite Siap Kembali ke iOS App Store di Amerika

Posted on May 1, 2025

Tim Sweeney, pendiri dan CEO Epic Games, mengumumkan bahwa perusahaannya akan mengajukan kembali Fortnite ke iOS App Store di Amerika Serikat (AS) pada pekan depan. Langkah ini diambil menyusul keputusan pengadilan yang merugikan praktik App Store Apple. Namun, kembalinya Fortnite belum sepenuhnya pasti.

“Kami akan mengembalikan Fortnite ke US iOS App Store minggu depan,” ujar Sweeney, seraya menambahkan bahwa Epic siap mengakhiri semua pertempuran hukum dengan Apple terkait kebijakan App Store.

Dalam sebuah unggahan di media sosial, Sweeney menuliskan “Epic mengajukan proposal perdamaian. Jika Apple memperluas kerangka kerja bebas friksi dan bebas pajak Apple ke seluruh dunia, kami akan membawa Fortnite kembali ke App Store secara global dan menghentikan semua litigasi saat ini dan di masa depan terkait masalah ini.”

Perubahan yang diharapkan Epic Games tampaknya adalah sebagai berikut: Fortnite tidak akan mengizinkan pengguna iPhone dan iPad untuk membeli mata uang dalam game V-bucks melalui aplikasi iOS. Sebagai gantinya, Epic akan menginformasikan kepada pemain bahwa V-bucks dapat dibeli dari situs web Epic. Epic dapat menyertakan tautan ke situs webnya tempat V-bucks dapat dibeli, dan Apple tidak akan mengambil komisi apa pun atas transaksi online tersebut.

Meskipun terdengar sederhana, Apple telah berjuang selama bertahun-tahun untuk menentang skenario yang begitu jelas ini. Apple mengenakan biaya 15-30% kepada pengembang atas transaksi digital di dalam aplikasi iPhone dan iPad. Di Amerika Serikat, Apple juga tidak mengizinkan keberadaan marketplace pihak ketiga.

Apple seharusnya mengizinkan Fortnite untuk beroperasi seperti yang dijelaskan di atas di AS setelah keputusan pengadilan hari ini, tetapi Sweeney memberikan syarat “di seluruh dunia” pada proposal tersebut.

Fortnite telah menghilang dari App Store sejak tahun 2020 ketika Epic Games melanggar kebijakan App Store yang ada dengan mengizinkan pemain membeli mata uang game tanpa menggunakan sistem pembayaran App Store. Apple menarik Fortnite dari App Store, Epic Games menggugat, dan kini hasilnya telah tiba dalam bentuk kerugian besar bagi Apple.

Game ini tetap dapat dimainkan melalui platform cloud streaming seperti Nvidia GeForce Now dan Xbox Cloud Gaming melalui browser, tetapi aplikasi asli Fortnite belum tersedia di iPhone, iPad, atau Mac selama bertahun-tahun.

Latar Belakang Perseteruan: Kebijakan App Store dan Komisi Apple

Perseteruan antara Epic Games dan Apple bermula ketika Epic Games mencoba untuk menghindari komisi 30% yang dikenakan Apple untuk setiap pembelian dalam aplikasi (in-app purchase) di platform iOS. Epic Games memasukkan sistem pembayaran langsung ke dalam aplikasi Fortnite, yang memungkinkan pemain untuk membeli V-bucks (mata uang dalam game) langsung dari Epic Games dengan harga yang lebih murah daripada melalui sistem pembayaran App Store.

Apple, yang memiliki kendali penuh atas ekosistem iOS, dengan cepat merespons dengan menghapus Fortnite dari App Store. Apple berpendapat bahwa tindakan Epic Games melanggar kebijakan App Store yang mengharuskan semua pembelian dalam aplikasi diproses melalui sistem pembayaran Apple, yang dikenakan komisi 30%.

Gugatan dan Keputusan Pengadilan

Epic Games tidak tinggal diam. Mereka mengajukan gugatan terhadap Apple, menuduh bahwa Apple melakukan praktik monopoli dengan mengendalikan distribusi aplikasi dan sistem pembayaran di platform iOS. Epic Games berpendapat bahwa kebijakan App Store yang ketat menghambat inovasi dan merugikan konsumen.

Setelah persidangan yang panjang dan penuh drama, pengadilan memutuskan bahwa Apple tidak melakukan monopoli, tetapi juga memerintahkan Apple untuk mengizinkan pengembang untuk memberikan informasi kepada pengguna tentang opsi pembayaran alternatif di luar aplikasi. Keputusan ini dianggap sebagai kemenangan kecil bagi Epic Games, meskipun mereka tidak berhasil membuktikan bahwa Apple melakukan monopoli.

Implikasi bagi Industri Aplikasi

Perseteruan antara Epic Games dan Apple telah menjadi sorotan utama dalam industri aplikasi. Banyak pengembang dan regulator yang mengamati dengan seksama bagaimana kasus ini akan berdampak pada masa depan ekosistem aplikasi.

Salah satu implikasi utama dari kasus ini adalah meningkatnya kesadaran tentang kekuatan dan pengaruh yang dimiliki oleh platform besar seperti Apple dan Google atas industri aplikasi. Banyak pengembang yang merasa bahwa mereka tidak memiliki pilihan selain untuk tunduk pada kebijakan platform tersebut, meskipun mereka merasa bahwa kebijakan tersebut tidak adil atau merugikan.

Kasus ini juga telah memicu perdebatan tentang perlunya regulasi yang lebih ketat terhadap platform besar untuk memastikan persaingan yang sehat dan inovasi yang berkelanjutan di industri aplikasi. Beberapa negara dan wilayah, seperti Uni Eropa, telah mengambil langkah-langkah untuk mengatur praktik platform besar dan mencegah mereka dari penyalahgunaan kekuatan pasar mereka.

Kembalinya Fortnite: Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?

Dengan pengumuman bahwa Epic Games akan mengajukan kembali Fortnite ke iOS App Store, banyak yang bertanya-tanya apa yang akan terjadi selanjutnya. Apakah Apple akan menerima Fortnite kembali ke App Store dengan persyaratan yang diajukan oleh Epic Games? Atau apakah perseteruan antara kedua perusahaan akan berlanjut?

Jika Apple menerima Fortnite kembali ke App Store dengan persyaratan yang diajukan oleh Epic Games, ini akan menjadi kemenangan besar bagi Epic Games dan pengembang lainnya yang ingin menghindari komisi Apple. Ini juga akan membuka jalan bagi lebih banyak aplikasi untuk menawarkan opsi pembayaran alternatif di luar sistem pembayaran App Store.

Namun, jika Apple menolak persyaratan Epic Games, perseteruan antara kedua perusahaan kemungkinan akan berlanjut. Epic Games dapat terus berjuang melalui jalur hukum atau mencari cara lain untuk mendistribusikan Fortnite kepada pengguna iOS, seperti melalui platform cloud streaming atau toko aplikasi pihak ketiga.

Dampak pada Pengguna

Terlepas dari apa yang terjadi selanjutnya, perseteruan antara Epic Games dan Apple memiliki dampak yang signifikan pada pengguna. Pengguna iOS telah kehilangan kesempatan untuk memainkan Fortnite secara native di perangkat mereka selama bertahun-tahun. Jika Fortnite kembali ke App Store, ini akan menjadi berita baik bagi para penggemar game ini.

Namun, bahkan jika Fortnite kembali ke App Store, pengguna mungkin akan menghadapi pilihan yang lebih rumit tentang bagaimana mereka ingin membeli V-bucks. Mereka mungkin harus memilih antara membeli V-bucks melalui sistem pembayaran App Store dengan harga yang lebih mahal atau membeli V-bucks langsung dari Epic Games dengan harga yang lebih murah, tetapi dengan risiko yang terkait dengan penggunaan sistem pembayaran pihak ketiga.

Kesimpulan

Perseteruan antara Epic Games dan Apple adalah salah satu saga yang paling menarik dan penting dalam industri aplikasi. Kasus ini telah mengungkap masalah mendasar tentang kekuatan dan pengaruh platform besar, perlunya regulasi yang lebih ketat, dan dampak pada pengembang dan pengguna.

Dengan pengumuman bahwa Epic Games akan mengajukan kembali Fortnite ke iOS App Store, babak baru dalam perseteruan ini akan segera dimulai. Kita hanya bisa menunggu dan melihat bagaimana cerita ini akan berakhir.

Terbaru

  • Apa itu Klasifikasi Data dengan Metode Feature Selection?
  • Inilah Panduan Lengkap Jalur Afirmasi Disabilitas SPMB Kota Malang 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya!
  • Inilah Cara Lengkap Daftar UM Undip 2026: Panduan Teknis, Jadwal, dan Syarat Biar Nggak Salah Langkah!
  • Inilah Daftar Kampus Swasta Terbaik di Indonesia 2026 Versi Webometrics dan QS WUR, Nggak Kalah Sama Negeri!
  • Inilah Cara Daftar PPKB UI 2026, Kesempatan Emas Masuk Kampus Jaket Kuning Tanpa Tes!
  • Inilah Tampilan Baru Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026, Cara Cek Status dan Nominal Bantuan yang Cair!
  • Inilah Aturan PIN SPMB Jatim 2026, Bisa Dipakai Berapa Kali Sih?
  • Apa itu Common Techniques in Data Classification?
  • Inilah Cara Mengatasi Error Loading File Default.rdp Saat Menggunakan Remote Desktop
  • Anak Anies, Mutiara Baswedan Sukses Lulus S2 di Harvard University Sambil Momong Anak, Inspiratif Pol!
  • Inilah Kenapa Nama Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Bikin Netizen Penasaran Banget!
  • Inilah Panduan Lengkap Fakultas Vokasi UNY Kampus Wates 2026: Jurusan, Biaya Kuliah, dan Bedanya dengan Gunungkidul
  • Inilah Arti FOMO yang Sebenarnya dan Cara Biar Jenengan Nggak Gampang Ikut-ikutan Tren Viral
  • Inilah Perbedaan Red Flag dan Green Flag Serta Cara Mengenalinya dalam Hubungan
  • Inilah Cara Menghitung Nilai Gabungan Rapor dan TKA SPMB 2026 Supaya Peluang Lolos Makin Besar
  • Inilah Sisi Gelap Dunia Kotak-Kotak, Mengenal Creepypasta Minecraft yang Bikin Pemain Merinding Seharian
  • Inilah Caranya Plotting Bidang Tanah Mandiri Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku Supaya Data Jenengan Makin Akurat
  • Inilah Debut Yua Mikami di Drama Netflix Sins of Kujo, Perannya Bikin Banyak Orang Kaget!
  • Inilah Alasan Kenapa Video Viral Rok Hijau di Dapur Jadi Trending Topik dan Bikin Geger Netizen
  • Inilah Arti Rizz yang Viral di Media Sosial dan Rahasia Punya Karisma Alami Tanpa Perlu Banyak Gaya
  • Inilah Cara Menghapus Game Steam Sampai Bersih Biar Penyimpanan Lega dan Library Tetap Rapi
  • Inilah Cara Melacak iPhone Hilang Biar Bisa Motret Muka Pencurinya Secara Otomatis
  • Iki Loh Mitos Jam Posting Instagram yang Sering Bikin Bingung
  • Inilah Arti Withdrawn dalam Saham dan Cara Melakukannya Biar Nggak Bingung Pas Trading
  • Inilah Cara Melihat Nilai UTBK SNBT 2026 dan Tutorial Download Sertifikat Resminya
  • Inilah Kenapa Kalian Harus Pilih View TikTok Gratis Tanpa Login Biar Akun Tetap Aman dan Cepat FYP
  • Inilah Bedanya SSD NVMe vs SATA di Laptop Bisnis, Kitorang Kasih Tau Biar Kalian Tra Salah Pilih!
  • Inilah Cara Cek Tier Akun FF Pakai AI yang Lagi Viral, Ternyata Gampang Sekali!
  • Is it Legal? How to Use Fake Website to Generate Leads?
  • Get 4000 Watch Hours with Only One Video Easy Way
  • How Fix SELinux Port Denied Error With Sealert Easy Guide
  • Read SELinux AVC Denial Log Simple Guide for Noob
  • How Check and Fix SELinux Block Things in Fedora Linux
  • How Actually SELinux is Work?
  • How to Install Elementary OS 8 Easy and Make It Good
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme