Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Google Ujicoba Fitur Unsubscribe di SMS & RCS

Posted on May 1, 2025

Google Messages kini dilengkapi dengan fitur “Berhenti Berlangganan” (Unsubscribe) baru untuk memerangi spam dan pesan teks SMS atau obrolan RCS yang tidak diinginkan dari pengirim bisnis. Fitur ini dirancang untuk memberikan pengguna kontrol lebih besar atas pesan yang mereka terima, memastikan pengalaman penggunaan yang lebih bersih dan relevan.

Fitur “Berhenti Berlangganan” ini ditujukan untuk bisnis yang mengirimkan “pesan yang tidak diinginkan di Google Messages, seperti promosi dan konten non-esensial lainnya.” Tombol baru ini dapat muncul di bagian bawah obrolan (tepat di atas bidang teks) atau di menu overflow percakapan. Dengan adanya fitur ini, pengguna dapat dengan mudah menghentikan langganan dari pengirim yang dianggap mengganggu.

Google menjelaskan bahwa fitur “Berhenti Berlangganan” ini berlaku untuk beberapa jenis pesan dan wilayah, yaitu:

  1. RCS (Rich Communication Services) untuk Pesan Bisnis: Fitur ini tersedia di Amerika Serikat, Brasil, Prancis, Jerman, India, Meksiko, Spanyol, dan Inggris. RCS merupakan protokol komunikasi modern yang menawarkan fitur lebih kaya dibandingkan SMS, termasuk pengiriman gambar berkualitas tinggi, video, dan tombol interaktif. Dengan fitur “Berhenti Berlangganan” untuk RCS, pengguna di wilayah tersebut dapat dengan mudah mengelola langganan pesan bisnis yang mereka terima melalui protokol ini.
  2. Pesan SMS atau MMS di Amerika Serikat: Fitur ini berlaku untuk pesan yang dikirim dari kode pendek (nomor telepon dengan 5-6 digit) dan pengirim alfanumerik. Kode pendek sering digunakan oleh bisnis untuk mengirimkan pesan promosi atau notifikasi. Dengan adanya fitur ini, pengguna di Amerika Serikat dapat dengan mudah berhenti berlangganan dari pesan-pesan tersebut.

Ketika pengguna memilih untuk berhenti berlangganan, sebuah lembar (sheet) akan muncul menanyakan “Mengapa Anda berhenti berlangganan?”. Pilihan yang tersedia meliputi:

  • Tidak Mendaftar (Not signed up): Pilihan ini digunakan jika pengguna merasa tidak pernah mendaftar untuk menerima pesan dari pengirim tersebut.
  • Terlalu Banyak Pesan (Too many messages): Pilihan ini digunakan jika pengguna merasa frekuensi pengiriman pesan dari pengirim tersebut terlalu tinggi.
  • Tidak Lagi Tertarik (No longer interested): Pilihan ini digunakan jika pengguna tidak lagi tertarik dengan konten yang dikirimkan oleh pengirim tersebut.
  • Spam: Pilihan ini digunakan jika pengguna menganggap pesan yang dikirimkan sebagai spam.
  • Lainnya (Other): Pilihan ini digunakan jika alasan pengguna berhenti berlangganan tidak termasuk dalam kategori di atas.

Dalam kasus pesan yang dianggap sebagai spam, terdapat opsi “Laporkan pengirim ini” (Report this sender). Opsi ini memungkinkan pengguna untuk melaporkan pengirim yang mencurigakan kepada Google, yang dapat membantu Google untuk mengidentifikasi dan memblokir pengirim spam di masa mendatang.

Di balik layar, Google Messages akan mengirimkan pesan “STOP” ke pengirim dari nomor telepon pengguna. Setelah itu, “Anda seharusnya tidak lagi menerima pesan non-esensial dari pengirim tersebut.” Namun, ada beberapa pengecualian:

  • Pesan Esensial dan yang Diminta: Pengguna mungkin masih menerima pesan esensial dan yang diminta dari pengirim setelah berhenti berlangganan. Contohnya termasuk kata sandi satu kali (one-time passwords), boarding pass yang diminta dari bisnis, atau konfirmasi permintaan berhenti berlangganan dengan informasi untuk lebih lanjut mengelola preferensi komunikasi pengguna. Pesan-pesan ini dianggap penting dan relevan bagi pengguna, sehingga tetap akan dikirimkan meskipun pengguna telah berhenti berlangganan dari pesan non-esensial.
  • Pengaturan Akun: Jika bisnis tidak dapat memenuhi permintaan berhenti berlangganan pengguna karena pengguna telah memilih untuk berhenti menerima pesan di akun mereka, bisnis dapat mengarahkan pengguna ke pengaturan akun untuk mengubah notifikasi pesan. Hal ini biasanya terjadi jika pengguna telah menonaktifkan notifikasi pesan secara keseluruhan di akun mereka.

Jika pengguna ingin “Berlangganan” (Subscribe) lagi setelah berhenti berlangganan, mereka dapat melakukannya melalui menu overflow. Fitur “Berhenti Berlangganan” ini tersedia di rilis stabil terbaru Google Messages (versi 20250409_01_RC00).

Dengan adanya fitur “Berhenti Berlangganan” ini, Google Messages memberikan pengguna kendali lebih besar atas pesan yang mereka terima. Fitur ini membantu mengurangi spam dan pesan yang tidak diinginkan, sehingga meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan. Pengguna dapat dengan mudah mengelola langganan pesan bisnis mereka dan memastikan bahwa mereka hanya menerima pesan yang relevan dan penting bagi mereka.

Fitur ini juga memberikan manfaat bagi bisnis yang mengirimkan pesan melalui Google Messages. Dengan memberikan opsi berhenti berlangganan yang jelas dan mudah diakses, bisnis dapat meningkatkan reputasi mereka dan memastikan bahwa mereka hanya mengirimkan pesan kepada pengguna yang benar-benar tertarik dengan produk atau layanan mereka. Hal ini dapat meningkatkan efektivitas kampanye pemasaran mereka dan mengurangi risiko dianggap sebagai pengirim spam.

Selain fitur “Berhenti Berlangganan”, Google Messages juga menawarkan berbagai fitur lain untuk meningkatkan pengalaman pengguna, termasuk:

  • Penyaringan Spam: Google Messages secara otomatis menyaring pesan yang terindikasi sebagai spam dan memindahkannya ke folder spam. Hal ini membantu mengurangi gangguan dari pesan yang tidak diinginkan.
  • Pemblokiran Pengirim: Pengguna dapat memblokir pengirim yang mengganggu, sehingga mereka tidak akan lagi menerima pesan dari pengirim tersebut.
  • Pelaporan Spam: Pengguna dapat melaporkan pesan yang dianggap sebagai spam kepada Google, yang dapat membantu Google untuk mengidentifikasi dan memblokir pengirim spam di masa mendatang.
  • Verifikasi SMS: Google Messages memverifikasi identitas pengirim SMS untuk membantu melindungi pengguna dari penipuan dan phishing.

Dengan kombinasi fitur-fitur ini, Google Messages memberikan pengguna lingkungan pesan yang lebih aman dan nyaman. Pengguna dapat dengan mudah mengelola pesan yang mereka terima dan memastikan bahwa mereka hanya berinteraksi dengan pengirim yang terpercaya.

Google terus berupaya untuk meningkatkan Google Messages dan memberikan pengguna pengalaman pesan terbaik. Fitur “Berhenti Berlangganan” adalah salah satu contoh dari upaya ini, dan diharapkan dapat membantu mengurangi spam dan pesan yang tidak diinginkan, sehingga meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan.

Selain fitur “Berhenti Berlangganan”, Google juga berinvestasi dalam teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk meningkatkan kemampuan penyaringan spam Google Messages. AI dapat menganalisis pola pesan dan mengidentifikasi pesan yang mencurigakan, bahkan jika pesan tersebut berasal dari pengirim yang belum dikenal. Hal ini dapat membantu melindungi pengguna dari ancaman spam dan penipuan yang lebih canggih.

Google juga bekerja sama dengan operator seluler dan penyedia layanan pesan lainnya untuk memerangi spam dan pesan yang tidak diinginkan. Kerja sama ini penting untuk menciptakan lingkungan pesan yang lebih bersih dan aman bagi semua pengguna.

Dengan terus berinovasi dan berinvestasi dalam teknologi baru, Google berkomitmen untuk memberikan pengguna pengalaman pesan terbaik dengan Google Messages. Fitur “Berhenti Berlangganan” adalah langkah penting dalam mencapai tujuan ini, dan diharapkan dapat membantu mengurangi spam dan pesan yang tidak diinginkan, sehingga meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan.

Penting untuk dicatat bahwa efektivitas fitur “Berhenti Berlangganan” bergantung pada kepatuhan bisnis terhadap permintaan berhenti berlangganan. Meskipun Google Messages mengirimkan pesan “STOP” ke pengirim, beberapa bisnis mungkin tidak mematuhi permintaan tersebut dan terus mengirimkan pesan kepada pengguna. Dalam kasus seperti ini, pengguna dapat melaporkan pengirim tersebut kepada Google atau operator seluler mereka.

Selain itu, pengguna juga harus berhati-hati dalam memberikan informasi pribadi mereka kepada bisnis atau situs web yang tidak dikenal. Informasi ini dapat digunakan untuk mengirimkan spam atau pesan yang tidak diinginkan.

Dengan mengambil langkah-langkah pencegahan dan menggunakan fitur “Berhenti Berlangganan” di Google Messages, pengguna dapat mengurangi risiko menerima spam dan pesan yang tidak diinginkan, sehingga meningkatkan pengalaman pesan mereka secara keseluruhan.

Google Messages terus berkembang dan menambahkan fitur-fitur baru untuk memenuhi kebutuhan pengguna. Fitur “Berhenti Berlangganan” adalah salah satu contoh dari komitmen Google untuk memberikan pengguna kendali lebih besar atas pesan yang mereka terima. Dengan adanya fitur ini, pengguna dapat dengan mudah mengelola langganan pesan bisnis mereka dan memastikan bahwa mereka hanya menerima pesan yang relevan dan penting bagi mereka.

Sumber: 9to5google

Terbaru

  • Inilah Cara Zakat Crypto Kalian Bisa Jadi Pengurang Pajak Berdasarkan Aturan Resmi Pemerintah!
  • Inilah Perbandingan Airwallex vs Payoneer 2026: Jangan Sampai Profit Kalian Ludes Gara-Gara Biaya Admin!
  • Inilah Roadmap 7 Tahap Bangun Bisnis Digital dari Nol Biar Nggak Cuma Putar-Putar di Tempat!
  • Inilah Cara Tetap Gajian dari YouTube Meski View Masih Ratusan, Penasaran?
  • Inilah Alasan Akun TikTok Affiliate GMV 270 Juta Kena Banned Permanen!
  • Inilah Bahaya Astute Beta Server APK, Jangan Sembarang Klik Link Download FF Kipas 2026!
  • Inilah Bahaya Nonton Film di LK21 dan IndoXXI, Awas Data Pribadi dan Saldo Rekening Kalian Bisa Ludes!
  • Inilah Kronologi & Video Lengkap Kasus Sejoli Tambelangan Sampang Viral, Ternyata Gini Awal Mulanya!
  • Inilah Alasan Kenapa Koin Nego Neko Shopee Nggak Bisa Dipakai Bayar Full dan Cara Rahasia Dapetinnya!
  • Inilah Cara Menjawab Pertanyaan Apakah di Sekolahmu Sudah Ada IFP/PID dengan Benar dan Profesional
  • Inilah Fakta Isu Roblox Diblokir di Indonesia 2026, Benarkah Akan Ditutup Total?
  • Inilah Penyebab dan Cara Mengatasi FF Kipas My ID Verify UID Biar Akun Tetap Aman
  • Inilah Deretan HP RAM 8GB Harga di Bawah 2 Juta Terbaik 2026, Spek Dewa Tapi Nggak Bikin Kantong Jebol!
  • Contoh Cara Buat SK Panitia TKA 2026
  • Inilah Cara Download Point Blank ID Versi Terbaru 2026, Gampang Banget Ternyata!
  • Inilah Persiapan Lengkap Gladi Bersih TKA 2026 SD dan SMP: Jadwal, Teknis Proktor, dan Aturan yang Wajib Kalian Tahu
  • Inilah Aturan Lengkapnya, Apakah Zakat dalam Bentuk Barang Bisa Mengurangi Pajak Penghasilan Kalian?
  • Inilah Kenapa KBLI Sangat Penting Buat Bisnis Digital dan Gini Caranya Biar Kalian Nggak Salah Pilih Kode
  • Inilah Fitur Keren ONLYOFFICE Docs 9.3, Cara Baru Edit PDF dan Dokumen Lebih Efisien!
  • Inilah Cara Banjir Komisi Shopee Affiliate Hanya Dalam 7 Hari Saja
  • Cara Download Aplikasi BUSSID Versi 3.7.1 Masih Dicari dan Link Download Aman Mediafire
  • Inilah Cara Lengkap Mengajukan SKMT dan SKBK di EMIS GTK 2026, Biar Tunjangan Cair Tanpa Drama!
  • Inilah Kenapa Bukti Setor Zakat Kalian Harus Ada NPWP-nya, Jangan Sampai Klaim Pajak Ditolak!
  • Inilah Cara Jadi Clipper Video Sukses Tanpa Perlu Tampil di Depan Kamera
  • Inilah Cara Upload NPWP dan Rekening di EMIS GTK Madrasah Terbaru, Jangan Sampai Tunjangan Terhambat!
  • Inilah Fakta di Balik Video Ukhti Sholat Mukena Pink Viral yang Bikin Geger Media Sosial
  • Belum Tahu? Inilah Langkah Pengisian Survei Digitalisasi Pembelajaran 2026 Biar Nggak Salah
  • Ini Kronologi Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ladang Sawit Tiktok
  • Inilah Caranya Update Chromebook Sekolah Agar Siap Digunakan untuk TKA SD dan SMP
  • Inilah Caranya Menghindari Mafia Kontraktor Renovasi Nakal Supaya Budget Nggak Boncos
  • How to Run Windows Apps on Linux: A Complete Guide to WinBoat, WINE, and Beyond
  • Build Your Own AI Development Team: Deploying OpenClaw and Claude Code on a VPS!
  • How to Measure Real Success in the Age of AI: A Guide to Software Metrics That Actually Matter
  • Kubernetes Traffic Tutorial: How to Create Pod-Level Firewalls (Network Policies)
  • This Is Discord Malware: Soylamos; How to Detect & Prevent it
  • How to Importing and Exporting Memory in Claude
  • How to Create Professional Business Guides and One-Pagers in Seconds with Venngage AI!
  • How to the OWASP Top 10 Security Risks, Attacking LLM
  • How to Create Visual Storytelling with Higgsfield Soul 2.0
  • How to Use the Tiiny AI Pocket Lab to Run Local Large Language Models
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme