Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Review BMW Speedtop M8 Superwagon

Posted on May 24, 2025

MUNICH – BMW, produsen mobil mewah asal Jerman, baru-baru ini meluncurkan Speedtop, sebuah shooting brake mewah yang eksklusif. Mobil ini merupakan penerus dari Skytop dan diproduksi dalam jumlah terbatas, hanya 70 unit di seluruh dunia. Speedtop menggabungkan desain sporty coupe dengan kepraktisan station wagon, menjadikannya pilihan ideal bagi mereka yang menginginkan mobil mewah yang stylish dan fungsional.

Speedtop dibangun di atas platform BMW Seri 8, tetapi dengan beberapa modifikasi yang membuatnya berbeda dari model standarnya. Bagian depan mobil ini menampilkan desain lampu depan sipit, grille kidney yang ikonik, dan desain bemper yang agresif. Garis atap melandai ke belakang, menciptakan siluet yang sporty dan elegan. Bagian belakang mobil ini menampilkan lampu belakang LED yang ramping dan spoiler yang terintegrasi dengan desain bodi.

Interior Speedtop dilapisi dengan bahan-bahan berkualitas tinggi, seperti kulit dan Alcantara. Joknya dirancang untuk memberikan kenyamanan dan dukungan yang optimal, bahkan dalam perjalanan jarak jauh. Dashboardnya dilengkapi dengan layar sentuh berukuran besar yang menampilkan informasi tentang mobil dan sistem infotainment.

Speedtop ditenagai oleh mesin V8 twin-turbocharged berkapasitas 4.4 liter yang menghasilkan tenaga sebesar 523 hp dan torsi sebesar 750 Nm. Mesin ini dipadukan dengan transmisi otomatis delapan percepatan yang menyalurkan tenaga ke semua roda. Speedtop dapat berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 3.9 detik dan mencapai kecepatan maksimum 250 km/jam.

BMW Speedtop adalah mobil mewah yang sangat eksklusif dan stylish. Mobil ini menggabungkan desain sporty coupe dengan kepraktisan station wagon, menjadikannya pilihan ideal bagi mereka yang menginginkan mobil mewah yang fungsional dan mempesona.

Pada tahun 2022, BMW merayakan ulang tahun ke-50 divisi M-nya dengan membuat 50 unit 3.0 CSL Specials. Tahun lalu, BMW menggunakan acara Villa d’Este Concours tahunan untuk mengungkap Skytop, sebuah roadster dua kursi yang mencolok dengan atap yang bisa dilepas, dan hanya 50 unit yang dibuat. Kali ini, BMW kembali ke Villa d’Este untuk memperkenalkan Speedtop.

Tentu saja, ada kemiripan keluarga pada Speedtop. Hidungnya yang lancip mengingatkan pada BMW lainnya, dan gradasi cat burgundy yang cerdas tetap ada. Tetapi, Speedtop adalah jenis yang sangat kita sukai: shooting brake. Sebutan ini terdengar lebih glamor daripada “estate” atau “touring”. Shooting brake terdengar aristokratik, karena aslinya adalah semacam kereta yang ditarik kuda yang diadaptasi untuk digunakan oleh kelompok berburu. Agak miring dalam bentuknya, seperti Speedtop.

Speedtop didasarkan pada M8 saat ini. Ini berarti ia memiliki mesin V8 twin-turbo 523 bhp di bawah hidung berbentuk V itu. Namun, sama seperti Skytop, Speedtop lebih tentang mengetahui Anda memiliki potensi daripada menggunakannya.

Perhatikan tulang punggung tengah yang menonjol yang membentang di sepanjang kap mesin dan berlanjut di atas mobil. Perhatikan juga tidak adanya gagang pintu tradisional. Di tengah atap, warnanya berubah dari Sunstone Maroon ke Floating Sundown Silver. Ada lebih banyak volume dan kelengkungan di bagian belakang, dan tentu saja, ruang bagasi tambahan.

Bagasi tersebut dilengkapi dengan tas khusus yang dibuat oleh spesialis Italia, Schedoni, dan diletakkan di kursi belakang. Meskipun ukurannya besar, Speedtop hanyalah 2+2.

Di bagian dalam, Anda dapat melihat asal-usul Seri 8, tetapi ada detail berlubang gaya brogue dan lapisan maroon yang melengkapi kulit Moonstone White. BMW mengatakan mobil ini seperti tanda seru untuk jajaran produknya, khususnya untuk model Touring.

Untuk merancang Speedtop, BMW menunjuk Max Missoni, mantan kepala desain VW, Volvo, dan Polestar yang bergabung dengan BMW musim gugur lalu. Missoni mengatakan bahwa kisah Speedtop dimulai dengan Skytop. Itu memberi BMW keberanian untuk melangkah lebih jauh dan membuat shooting brake dalam produksi seri kecil. Missoni mengatakan hal ini sangat jarang terjadi, karena shooting brake sangat ekstrem. BMW mengatakan bahwa mobil tersebut akan tetap menjadi BMW sejati dan memenuhi standar yang sangat tinggi. Dengan produksi yang terbatas, BMW dapat lebih mendalami bahan dan keselarasannya untuk menciptakan kesempurnaan.

Apa yang Membuat BMW Speedtop Menarik?

Berikut adalah beberapa fitur utama yang membuat BMW Speedtop menjadi mobil yang menarik:

  • Desain yang unik dan menarik: Speedtop memiliki desain yang memadukan elemen-elemen dari coupe dan station wagon, menciptakan tampilan yang sporty dan elegan.
  • Bahan-bahan berkualitas tinggi: Interior Speedtop dilapisi dengan bahan-bahan mewah, seperti kulit dan Alcantara, yang memberikan kenyamanan dan kemewahan.
  • Performa yang bertenaga: Mesin V8 twin-turbocharged yang menghasilkan tenaga sebesar 523 hp dan torsi sebesar 750 Nm memberikan performa yang luar biasa.
  • Eksklusivitas: Karena hanya diproduksi 70 unit, Speedtop menjadi mobil yang sangat eksklusif dan didambakan oleh para kolektor.

Apakah BMW Speedtop Layak Dibeli?

BMW Speedtop adalah mobil yang sangat menarik dan stylish. Namun, dengan harga yang mencapai setengah juta poundsterling, Speedtop hanya terjangkau oleh segelintir orang. Jika Anda mencari mobil mewah yang unik dan bertenaga, serta tidak keberatan dengan harganya, maka BMW Speedtop adalah pilihan yang tepat.

Terbaru

  • Inilah Rekomendasi Laptop 5-6 Jutaan Paling Worth It di Pertengahan 2026, Spek Mewah Harga Ramah!
  • Inilah Deretan Smartphone Snapdragon 8s Gen 4 yang Bikin Kompetisi HP Menengah Atas Makin Panas!
  • Mengenal Otak di Balik AI: Apa Itu LLM dan Manfaatnya dalam Keseharian Kita Menurut Sebastian Raschka
  • Inilah Rahasia Spasi FF Salin Biar Nickname Kalian Makin Keren dan Unik Tanpa Aplikasi Tambahan
  • Rekomendasi HP Kamera Bagus 2-6 Jutaan Bulan Juli 2026
  • Cuma 2 Jutaan! Ini 6 Rekomendasi HP Paling Worth It Buat Multitasking dan Gaming Ringan
  • Rumor Galaxy Z Flip8 Jadi Seri Terakhir: Mengapa Samsung Mungkin Berhenti Bikin HP Lipat Clamshell?
  • Inilah Cara Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Biometrik Mulai 1 Juli 2026, Gak Bisa Lagi Pake Nomor Bodong!
  • Jangan Asal Lap! Inilah Cara Membersihkan Layar TV LED yang Benar Agar Tidak Rusak
  • Realme Narzo 100x 5G Segera Rilis: Baterai 8.000mAh, Layar 144Hz, dan Sertifikasi Militer
  • Waspada Penipuan Akun Mobile Legends: Kenali Pentingnya Marketplace Resmi dan Status PSE
  • Review DJI Osmo Pocket 4P: Kamera Saku Lensa Ganda yang Bikin Kamera Pro Kelihatan Ribet!
  • Samsung Bisa “AirDrop” ke iPhone? Cek Cara Pakai Fitur Quick Share Terbaru Ini!
  • Vivo X Fold 6 Bakal Masuk Indonesia? Speknya Gila, Baterai 7.000 mAh & Kamera 200 MP!
  • Bocoran iPhone Air 2: Akhirnya Apple Nggak Cuma Jual Tipis, Tapi Juga Baterai Awet dan Kamera Oke!
  • Google Search Console rilis fitur Social Media Property, bisa pantau TikTok & Instagram
  • Hati-hati! 22 Platform Digital Terancam Diblokir Pemerintah, Cek Daftar Hotel dan Maskapainya di Sini
  • Baterai 7.000mAh & Standar Militer, Inilah Moto G77 Power
  • Inilah Cara Shopee dan Meta Bikin Kalian Makin Gampang Dapat Cuan Afiliasi Instagram Tanpa Ribet
  • Gila Sih! Vivo Rilis HP Baterai 8.000 mAh di 2026, Nggak Perlu Ribet Bawa Powerbank Lagi?
  • Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50: Pilih Baterai Jumbo 7000 mAh atau Fast Charging 45W di Harga 2 Jutaan?
  • Gak Perlu HP Mahal buat Pake AI: Intip Fitur Canggih di Samsung Galaxy A37 dan A57 yang Bikin Hidup Lebih Gampang
  • Bocoran Galaxy Unpacked Juli 2026: Z Fold 8 & Z Flip 8 Bakal Fokus ke On-Device AI, Makin Canggih atau Cuma Gimmick?
  • Duel Tablet 2 Jutaan: ADVAN Tab Sketsa 3 vs itel VistaTab 30GT, Mana yang Lebih Worth It buat Kerja?
  • Review Asus ExpertBook PM5 G2: Laptop Bisnis Rasa AI, Ringan tapi Gak Kaleng-kaleng
  • Review Redmi Pad 2 9.7 4G: Tablet Murah yang Bisa Pakai Kartu SIM, Worth It Nggak?
  • Review JBL Quantum Series: Inilah Alasan Kenapa Audio Berkualitas Bisa Bikin Kamu Menang Main Game
  • Review Vivo Y500: HP Baterai Jumbo 8.100mAh yang Bikin Nggak Perlu Cari Colokan Lagi!
  • Oppo Reno16 Series Resmi Masuk Indonesia: Kamera 200MP dan Fitur AI yang Bikin Konten Jadi Sat-set!
  • Jangan Tergiur Harga Murah! Inilah Risiko Fatal Membeli iPhone WiFi Only yang Wajib Kamu Tahu
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • How to Hardening Journald on Linux Server (Fedora/AlmaLinux)
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Berkualitas untuk Pemula: Performa Tinggi dengan Harga Terjangkau
  • Prediksi Shio 12 Juli 2026: Empat Shio Ini Siap Melewati Masa Sulit dan Menyambut Peluang Baru
  • Mengenal Peran Zinc dalam Skincare: Dari Penjinak Jerawat hingga Perisai Sinar UV
  • Guru cuma ngajar materi aja nggak cukup, kok sekarang wajib paham Pembelajaran Sosial Emosional? Ini penjelasannya
  • Lagi-lagi nama Amanda Zahra rame di medsos, kali ini gara-gara urusan komentar dokter yang viral

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme