Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Inilah Daftar Kasus Pengibaran Bendera One Piece, Kamu Tahu?

Posted on August 5, 2025

Akhir-akhir ini, ada kejadian menarik dan bikin kita mikir, yaitu soal pengibaran bendera “Jolly Roger” yang sering kita lihat di anime One Piece. Kamu pasti tahu kan, bendera tengkorak dengan dua tulang bersilang yang jadi ciri khas bajak laut di sana? Nah, di beberapa tempat di Indonesia, bendera ini sempat dikibarkan, tapi sayangnya, aparat langsung turun tangan dan menekan aksi itu.

Kenapa sih bisa jadi masalah? Ternyata, pengibaran bendera ini dianggap sebagai tindakan makar, atau upaya untuk memecah belah persatuan bangsa. Agak bikin kaget juga ya, karena dari sudut pandang para penggemar One Piece, bendera Jolly Roger ini punya banyak makna.

Makna di Balik Bendera Jolly Roger ala One Piece

Bendera Jolly Roger dalam One Piece itu bukan sekadar gambar biasa, lho. Ada beberapa makna yang melekat padanya:

  • Simbol Kebebasan dan Pemberontakan: Buat para karakter di One Piece, bendera ini melambangkan keinginan mereka untuk bebas dari aturan yang menindas dan melawan otoritas yang korup. Jadi, ketika bendera ini dikibarkan, bisa jadi ada semacam pesan protes terhadap hal-hal yang dianggap tidak benar.
  • Identitas dan Keberanian: Setiap kru bajak laut punya Jolly Roger mereka sendiri yang unik. Bendera ini jadi identitas mereka, menunjukkan siapa mereka, seberapa berani mereka, dan bahaya yang mereka bawa. Mirip kayak bendera negara kita, kan, yang melambangkan identitas bangsa.
  • Persatuan dalam Kelompok: Selain identitas, bendera ini juga jadi lambang persatuan di antara sesama bajak laut dalam satu kru. Kalau benderanya rusak, itu bisa diartikan sebagai serangan terhadap seluruh kru atau pasukan mereka. Ini menunjukkan betapa pentingnya simbol ini bagi mereka.

Nah, belakangan ini, bendera One Piece ini jadi viral di media sosial. Banyak netizen yang mengunggah gambar atau video bendera ini sebagai bentuk protes terhadap kinerja pemerintah yang seringkali dianggap kurang memuaskan. Awalnya cuma di dunia maya, tapi lama-lama, gerakan kolektif ini beneran jadi aksi nyata di beberapa tempat. Sayangnya, kebebasan berekspresi ini justru ditekan oleh aparat. Jadi, apa saja sih kasus-kasus yang terjadi? Mari kita bahas satu per satu.

Respon Aparat Terhadap Bendera One Piece di Bogor

Ada kejadian yang cukup mencengangkan di Kabupaten Bogor, tepatnya di dalam GOR Laga Satria, Pakansari, Cibinong. Bendera “Jolly Roger” dari kelompok bajak laut Topi Jerami, yang kita kenal dari anime One Piece, tiba-tiba ditemukan berkibar di sana. Kejadian ini langsung jadi sorotan tajam, terutama karena terjadi hanya beberapa jam setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor dengan tegas mengumumkan bahwa mereka akan menindak dan menertibkan semua bendera selain Merah Putih, apalagi menjelang peringatan HUT ke-80 RI.

Bayangkan saja, kejadian pemasangan bendera One Piece ini terjadi pada hari Sabtu, 2 Agustus 2025. Padahal, sehari sebelumnya, pada Jumat malam, 1 Agustus 2025, Sekretaris Satpol PP Kabupaten Bogor, Bapak Anwar Anggana, baru saja mengeluarkan ultimatum keras. Beliau menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan penertiban total terhadap segala bentuk bendera selain bendera kebangsaan kita, Merah Putih. Jadi, bisa dibayangkan betapa kontroversialnya aksi pengibaran bendera One Piece ini di tengah suasana yang sedang memperketat aturan mengenai pengibaran bendera. Ini menunjukkan adanya semacam ‘tantangan’ terhadap kebijakan yang baru saja diumumkan, dan tentu saja, langsung memancing reaksi dari pihak berwenang.

Aparat Hapus Mural One Piece di Sragen

Tidak hanya di Bogor, cerita serupa juga terjadi di Sragen, tepatnya di Dukuh Ndayu, Karangmalang. Di sana, para pemuda melukis mural bertema anime “One Piece” sebagai bagian dari persiapan menyambut HUT RI ke-80. Niat mereka sih baik, ingin ikut memeriahkan peringatan kemerdekaan dengan cara yang kreatif dan relevan dengan generasi muda. Tapi, apa yang terjadi? Mural itu justru dihapus paksa di bawah pengawasan aparat tentara.

Kejadian ini langsung memicu perdebatan sengit di media sosial. Banyak yang bertanya-tanya, di mana batas antara simbol negara, kebebasan berekspresi, dan pemahaman aparat terhadap budaya pop yang sangat digandrungi generasi muda? Apa salahnya dengan lambang bajak laut Shirohige, misalnya, sampai dianggap sebagai ancaman yang harus diberangus? Padahal, niat para pemuda ini adalah untuk menunjukkan kreativitas, memperindah lingkungan, dan merayakan kemerdekaan dengan cara yang menyenangkan bagi mereka. Namun, bukannya diapresiasi, karya mereka malah mendapat respons yang keras. Sampai sekarang, kasus ini belum ada respons resmi dari pihak terkait, jadi perkembangan selanjutnya masih belum bisa dipastikan. Kita jadi bertanya-tanya, apakah memang ada regulasi khusus yang melarang gambar-gambar seperti ini, ataukah ini lebih kepada misinterpretasi dari pihak aparat terhadap makna di balik gambar-gambar tersebut.

Respon Polisi Terhadap Bendera One Piece di Banten

Kasus pembatasan kebebasan berekspresi ini juga sampai ke Banten. Di sana, Polda Banten bahkan mengancam akan bertindak tegas kalau ada warga yang dengan sengaja mengibarkan bendera One Piece, apalagi saat momen perayaan HUT ke-80 RI. Menurut Bapak Wakapolda Banten, Brigjen Hengki, mengibarkan bendera One Piece itu sama saja dengan memicu provokasi dan bisa menurunkan derajat bendera merah putih kita.

Beliau juga berpendapat bahwa tindakan mengibarkan bendera One Piece ini bisa dianggap mencederai perjuangan para pahlawan yang sudah berjuang untuk kemerdekaan. Oleh karena itu, Pak Hengki berpesan kepada seluruh masyarakat, khususnya yang ada di wilayah Banten, agar selalu menunjukkan rasa nasionalisme dengan mengibarkan bendera merah-putih. Sikap represif dari aparat ini memang sejalan dengan pandangan pemerintah kita terhadap pengibar bendera One Piece. Di tengah semangat para penggemar anime menyambut perayaan kemerdekaan, ada pernyataan keras dari Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Bapak Natalius Pigai. Beliau menegaskan bahwa negara punya hak penuh untuk melarang pengibaran bendera fiksi dari anime One Piece jika disejajarkan dengan bendera Merah Putih saat peringatan Proklamasi.

Menurut Pak Pigai, tindakan seperti itu bukan cuma sekadar ekspresi penggemar, tapi bisa dianggap sebagai pelanggaran hukum serius yang berpotensi dianggap sebagai bentuk makar. “Pelarangan pengibaran bendera tersebut adalah upaya penting menjaga simbol-simbol nasional sebagai wujud penghormatan terhadap negara,” ujar Pak Pigai dalam keterangannya di Jakarta. Ini menunjukkan betapa seriusnya pandangan pemerintah terhadap penggunaan simbol-simbol non-negara di momen-momen penting nasional. Namun, menariknya, ada sedikit perubahan sikap dari Wakil Ketua DPR RI, Bapak Sufmi Dasco Ahmad. Sebelumnya, beliau cukup kesal dengan pengibaran bendera ini, tapi belakangan, beliau memilih untuk melunak. Beliau mengaku tidak lagi mempermasalahkan bendera Jolly Roger yang jadi simbol bajak laut di anime One Piece. Ini menunjukkan bahwa ada dinamika dalam pandangan para pejabat, mungkin setelah melihat reaksi publik atau mempertimbangkan kembali makna dari aksi-aksi tersebut.

Jadi, dari semua kasus ini, kita bisa lihat bahwa ada ketegangan antara keinginan untuk berekspresi bebas, terutama di kalangan generasi muda, dan kekhawatiran pemerintah terhadap potensi perpecahan atau penurunan nilai simbol-simbol negara. Ini adalah diskusi yang penting untuk terus kita lakukan sebagai bangsa, bagaimana kita bisa menyeimbangkan kebebasan berekspresi dengan menjaga persatuan dan nilai-nilai kebangsaan.

Sumber: detik.com

Terbaru

  • Inilah Cara Mengatasi OneDrive yang Suka Mengubah atau Menghapus Metadata File Kalian
  • Inilah Cara Menonaktifkan Antivirus Pihak Ketiga di Windows 11 dengan Aman
  • Inilah Cara Mengatur Raspberry Pi 5 dengan Ubuntu Server untuk Python dan Desktop GUI Tanpa Ribet
  • Inilah Alasan Kenapa Galaxy Z Fold 8 Ultra Bisa Jadi Produk yang Mengecewakan
  • Inilah Alasan Intel Merilis Raptor Lake Next di Socket LGA 1700, Masih Setia dengan DDR4!
  • Gini Caranya Menghilangkan Recycle Bin dari Desktop Windows 11 Supaya Lebih Bersih!
  • Inilah Huawei AirEngine 8771-X1T, Solusi Wi-Fi 7 Super Cepat untuk Bisnis Masa Kini
  • Inilah Cara Mengatasi Error Koneksi VMware Horizon Akibat Intersepsi SSL Proxy
  • Inilah Cara Mengatasi Connection Server Authentication Failed di VMware Horizon Client
  • Cara Laptop Nggak Lemot Pas Colok SD Card, Gampang Banget!
  • Inilah Caranya Mengatasi SD Card Reader yang Tidak Terbaca di Laptop
  • Inilah Cara Ampuh Atasi Perangkat USB yang Sering Terputus di Windows 10 dan 11
  • Cara Atasi USB Error dengan Update USB Root Hub dan Chipset Driver
  • Inilah Cara Mengatasi Unknown USB Device Descriptor Request Failed yang Paling Ampuh
  • Inilah 20 Kampus Swasta Terbaik di Bandung Versi EduRank 2026 untuk Referensi Kuliah Kalian
  • Inilah Syarat dan Cara Daftar Sekolah Kedinasan STPN 2026, Kuota Terbatas!
  • Inilah Cara Daftar PPKB UI 2026 Lengkap dengan Rincian Uang Pangkal Semua Jurusan S1
  • Inilah Aturan Resmi MPLS 2026 dari Kemendikdasmen, Guru dan Sekolah Wajib Catat Pedoman Lengkap Ini!
  • Inilah Cara Daftar Beasiswa S1/D4 Guru Kemendikdasmen 2026, Masa Pendaftaran Diperpanjang!
  • Inilah Cara Mengatasi Unknown USB Device (Device Descriptor Request Failed) dan Penjelasan Lengkapnya
  • Inilah Cara Membuat File Koneksi RDP Secara Manual Biar Akses Remote Kalian Nggak Error Lagi
  • Inilah Cara Clear RDP Cache dan Registry MRU Biar Remote Desktop Kalian Kembali Segar
  • Cara Restore File Association .rdp Agar Remote Desktop Bisa Terbuka Otomatis Lagi
  • Apa itu Probabilistic Methods dalam Klasifikasi Data?
  • Apa itu Klasifikasi Data dengan Metode Feature Selection?
  • Inilah Panduan Lengkap Jalur Afirmasi Disabilitas SPMB Kota Malang 2026, Simak Syarat dan Jadwalnya!
  • Inilah Cara Lengkap Daftar UM Undip 2026: Panduan Teknis, Jadwal, dan Syarat Biar Nggak Salah Langkah!
  • Inilah Daftar Kampus Swasta Terbaik di Indonesia 2026 Versi Webometrics dan QS WUR, Nggak Kalah Sama Negeri!
  • Inilah Cara Daftar PPKB UI 2026, Kesempatan Emas Masuk Kampus Jaket Kuning Tanpa Tes!
  • Inilah Tampilan Baru Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026, Cara Cek Status dan Nominal Bantuan yang Cair!
  • Block Bad USB on Linux Server with USBGuard
  • How to Secure NetworkManager on Fedora/AlmaLinux
  • How to Secure DNS and NTP in Fedora Linux
  • How to Hardening DNF on Fedora/Almalinux
  • How to Masking & Secure Daemon in Linux Server
  • How to Automate Your Entire SEO Strategy Using a Swarm of 100 Free AI Agents Working in Parallel
  • How to create professional presentations easily using NotebookLM’s AI power for school projects and beyond
  • How to Master SEO Automation with Google Gemini 3.1 Flash-Lite in Google AI Studio
  • How to create viral AI video ads and complete brand assets using the Claude and Higgsfield MCP integration
  • How to Transform Your Mac Into a Supercharged AI Assistant with Perplexity Personal Computer
  • Inilah Update Pasar Saham AS 31 Mei 2026: Menakar Peluang S&P 500 dan Nasib Sektor Teknologi Saat Inflasi Belum Jinak
  • Sinyal Update Kondisi Pasar IHSG 31 Mei 2026: Strategi Cerdas Menghadapi Gejolak IHSG dan Rupiah di Awal Juni
  • Inilah Alasan Ilmiah Kenapa Kita Menguap, Ternyata Bukan Cuma Kurang Oksigen!
  • Inilah Alasan China Larang PR Berlebihan dan Ujian Berat, Ternyata Demi Kesehatan Mental Siswa!
  • Inilah Cara Cek Peluang Lolos SNBT Unair 2026 dan Daftar Lengkap Daya Tampungnya

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme