Skip to content

emka.web.id

writing knowledge, recording civilization

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Inikah HP Samsung Terawet? Samsung Diam-diam Uji Baterai 20.000 mAh

Posted on January 2, 2026

Dunia teknologi lagi rame banget ngomongin bocoran gila dari Samsung. Katanya, raksasa Korea ini lagi ngetes baterai berkapasitas monster, sampai 20.000 mAh! Kalau rumor ini valid, rasanya powerbank kalian bakal nggak kepakai lagi. Tapi tunggu dulu, ternyata ada masalah serius di balik angka fantastis ini yang perlu kalian tahu.

Kabar mengejutkan ini awalnya beredar dari laporan Android Authority yang mengutip seorang pembocor bernama phonefuturist. Menurut informasi yang kami dapatkan, Samsung SDI—anak perusahaan Samsung yang khusus ngurusin baterai—sedang bereksperimen dengan teknologi baterai silikon-karbon. Nggak tanggung-tanggung, mereka menggunakan desain sel ganda yang cukup unik. Jadi, baterai ini terdiri dari dua bagian terpisah: satu sel berkapasitas 12.000 mAh dan satu lagi 8.000 mAh. Kalau digabung, totalnya jadi 20.000 mAh. Angka yang jelas nggak masuk akal kalau dibandingkan dengan standar HP zaman sekarang yang rata-rata cuma 5.000 mAh.

Secara teknis, kombinasi kapasitas raksasa ini diklaim punya performa yang bikin geleng-geleng kepala. Bayangin aja, screen-on time (SOT) atau waktu layar menyala bisa tembus sampai 27 jam. Kurang lebihnya, kalian bisa maraton nonton film seharian tanpa perlu colok charger. Selain itu, estimasi ketahanannya mencapai 960 siklus pengisian daya per tahun. Kelihatannya teknologi ini bakal jadi solusi impian buat kita yang sering kehabisan baterai di tengah jalan, kan?

Tapi, kayaknya kita nggak boleh senang dulu. Di balik spesifikasi dewa tersebut, proses pengujian Samsung SDI menemukan kendala yang cukup fatal. Masalah utamanya ada pada stabilitas fisik baterai itu sendiri. Laporan menyebutkan bahwa terjadi pembengkakan baterai setelah proses pengujian.

Untuk lebih detailnya, sel baterai yang berkapasitas 8.000 mAh mengalami perubahan fisik yang cukup ekstrem. Ketebalan awalnya yang cuma 4 mm membengkak jadi 7,2 mm. Kalau dipikir-pikir, perubahan ketebalan segitu jelas berbahaya dan nggak mungkin dimasukkan ke dalam bodi smartphone modern yang tipis. Resiko meledak atau merusak komponen lain di dalam HP jadi sangat tinggi.

Kondisi ini bikin kami dan banyak pengamat teknologi lain berspekulasi. Sepertinya, teknologi ini belum siap atau malah bukan ditujukan buat HP Galaxy yang biasa kalian pakai. Baterai silikon-karbon dengan kapasitas seekstrem itu memang butuh stabilitas tinggi yang sulit banget dicapai di perangkat mobile. Ada kemungkinan besar Samsung SDI sebenarnya lagi ngetes teknologi inti ini buat keperluan kendaraan listrik (EV) atau perangkat industri lainnya, bukan buat ponsel pintar konsumer.

Jadi, intinya teknologi baterai 20.000 mAh ini memang nyata sedang diuji, tapi jalan menuju produksi massal untuk HP sepertinya masih panjang dan terjal. Masalah pembengkakan fisik adalah isu keamanan yang nggak bisa ditoleransi dalam industri mobile.

Kami menyarankan kalian untuk tidak terlalu berharap akan melihat HP Samsung dengan baterai monster ini dalam waktu dekat. Teknologi silikon-karbon memang masa depan, tapi stabilitas tetap nomor satu. Untuk sekarang, rasanya powerbank atau fast charging masih jadi solusi paling realistis buat menemani aktivitas harian kalian yang padat. Nggak perlu nungguin HP yang baterainya bisa bengkak, kan?

Terima kasih sudah membaca ulasan ini, sampai jumpa di artikel berikutnya, rekan-rekanita!

Terbaru

  • Testing Goose on Omarchy Linux (App & CLI): The Open-Source Solution for Daily Task Automation
  • GNOME Founder Attacks Omarchy Founder as “Lazy, Racist, Ignorant”
  • Why I Stopped Using Plain Command Line Docker and Use Portainer 3.0 To Make My Home Projects Fun Again
  • Why I Switched to a Proper Firewall Box with OPNSense for My Homelab Stuff
  • Fixing Windows Error 0x80070005 Hyper-V Export Access Denied Error the Right Way
  • Fixing Hyper V Export Errors and Building a Better Virtual Machine Setup (error 0x80070002, 0x80070005)
  • Fixing the Dreaded Windows Audio Service Stuck on Stopping Error
  • Windows SIM Error, Unknown error 0xc1420127
  • How I’m Building a Cat Breeding Management App with Python Qt6 + Microsoft Litebox, in 1 Week
  • Why Windows Keeps Nuking Your GPU Drivers (And How to Take Back Control)
  • Why I Finally Ditched Mainstream Windows Cleaners (And Why I Use ‘Kudu’ Instead)
  • AI Made Everything Faster, Including Bad Decisions
  • Raspberry Pi Desktop Available of PC and Mac, Based on Debian 13
  • Why I Stopped Yelling at My PC When Error; Getting Windows 11 Voice Isolation and Access to Actually Work
  • Berobat Kanker ke Malaysia: Berapa Biayanya dan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
  • Stop Sending Every Prompt to the Biggest AI Model You Can Find
  • Stop Building AI Agents from Scratch: My Pick for the Best Native Windows Setup
  • Jev Is Faster and Cheaper, But I Still Recommend Clef. Here’s Why.
  • Weird XCP-NG Bug or Feature? Enable Maintenance Mode = Host Not Enough Memory
  • Vinix OS: Another OS That Want to Beat Linux, Try it!
  • Trying NVX, An Ultra-Light Micro-VM Sandbox from Microsoft
  • Learning NocoDB from Scratch: Creating a Simple Greenhouse App
  • How RHEL 10.2 Quietly Turned Into an Absolute Security Beast
  • Grab Videos from Anywhere with ReClip (Can Running Locally)
  • Jumped onto Ubuntu 26.04 LTS? Here’s How to Add a New User Account
  • Tutorial Cara Install WPS Office di Linux (Alternatif Microsoft Office)
  • Tutorial Upgrade Server Ubuntu 24.04 LTS ke Ubuntu 26.04 LTS dengan Aman
  • Inilah Alasan kenapa akun TikTok dibatasi tidak bisa klaim koin dan masalah pembatasan lainnya?
  • Apa penyebab gagal kirim SMS ke 89888 padahal pulsa masih ada?
  • Mengenal Donghua: Kenapa Animasi dari Tiongkok Ini Lagi Naik Daun Banget
  • Canonical: Ubuntu coming soon to Snapdragon X2 Series platforms
  • Finally, wolfSSL adds post-quantum algorithms!
  • How to Run Gemma Embedding Models Using Docker
  • Deploy Nginx Rootful Container with Podman
  • How to Sandboxing Browser on Linux Desktop with Flatpak
  • Prompt AI: Impressionist Portrait Art of a Woman
  • Prompt AI: Stylish Man Walking Double Exposure Photo
  • Trying Nemotron 3.5 Super VL: NVIDIA’s Open Multimodal Model Built for Agents That Actually See and Act
  • Pruna AI Release their Qwen-Image 2.1 LoRA Adapter, 6x Faster than Regular Qwen
  • The Rise and Fall of the Coding Holy Grail: Is Stack Overflow Just AI Fuel Now?
  • Misteri Red John di serial The Mentalist, siapa sih sebenarnya sosok pembunuh yang bikin Patrick Jane frustrasi selama enam musim?
  • David Da Silva sama Ciro Alves kok belum masuk Timnas ya? Padahal sudah urus naturalisasi
  • Lagi-lagi rame soal video kakak adik di mobil, warga diingatkan jangan asal klik link sembarangan
  • Lagi rame cari download FF Astute Beta OB52 APK, mending hati-hati jangan asal instal biar akun aman
  • Reza Auditore kena meme jadi Duta Besar Israel? Cek faktanya biar nggak kemakan shitpost netizen

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme