Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu
qris adalah

Ternyata Nggak Semua Aplikasi Bisa QRIS CPM di Alfamart, Ini Penjelasannya!

Posted on January 2, 2026

Pernah nggak kalian mengalami momen canggung di depan kasir Alfamart saat mau bayar pakai QRIS, tapi ternyata transaksinya nggak bisa diproses? Padahal, logonya jelas-jelas QRIS. Nah, sepertinya banyak dari kalian yang belum sepenuhnya paham kalau sistem pembayaran ini punya dua mode berbeda. Biar nggak bingung dan antrean di belakang nggak makin panjang, kami akan jelaskan kenapa hal ini bisa terjadi.

Sebenarnya, QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) itu dibuat untuk menyatukan berbagai sistem pembayaran. Tapi, dalam praktiknya, ada perbedaan teknis yang cukup signifikan antara mode MPM (Merchant Presented Mode) dan CPM (Customer Presented Mode). Artikel yang kami bahas kali ini fokus pada QRIS CPM, sistem yang dipakai di Alfamart. Banyak yang mengira kalau semua aplikasi pengusung logo QRIS pasti bisa dipakai di mana saja. Sayangnya, realitanya nggak sesimpel itu.

QRIS CPM itu sederhananya adalah kebalikan dari cara bayar biasa. Kalau biasanya kalian yang scan stiker QR di toko (ini namanya MPM), di CPM justru kalian yang menyodorkan kode QR di layar HP ke kasir untuk discan. Nah, Alfamart menggunakan sistem CPM ini karena dianggap lebih cepat dan terintegrasi langsung dengan sistem Point of Sales (POS) mereka. Jadi, kasir tinggal tembak scanner ke HP kalian, dan saldo otomatis terpotong. Rasanya memang jauh lebih praktis daripada harus ketik nominal manual.

Namun, di sinilah letak masalahnya. Kami menemukan fakta bahwa nggak semua aplikasi pembayaran menyediakan fitur untuk menampilkan kode QR (CPM) ini. Banyak aplikasi mobile banking atau e-wallet kecil yang hanya mendesain aplikasinya untuk melakukan scanning (kamera aktif), tapi tidak memiliki fitur untuk ‘menampilkan’ kode QR pribadi pengguna untuk pembayaran.

Jadi, meskipun Alfamart menerima pembayaran QRIS, kalau aplikasi di HP kalian nggak punya tombol “Tampilkan QR” atau “Bayar dengan QR”, ya otomatis kalian nggak bisa bayar di sana. Aplikasi populer kayak GoPay, OVO, Dana, ShopeePay, atau mobile banking bank besar seperti BCA dan Mandiri biasanya sudah lengkap fiturnya. Tapi untuk aplikasi yang lebih kecil atau bank daerah, sepertinya fitur ini belum tentu ada.

Biar kalian nggak bingung, berikut adalah langkah-langkah teknis cara menggunakan QRIS CPM di Alfamart yang benar:

  1. Pastikan Saldo Mencukupi dan Koneksi Stabil
    Sebelum maju ke kasir, cek dulu saldo kalian. Karena sistem ini butuh generate kode QR secara real-time, pastikan internet kalian nggak lemot.
  2. Buka Menu Pembayaran/Bayar
    Di aplikasi kalian, jangan pilih menu “Scan”. Carilah menu yang bertuliskan “Bayar”, “Pay”, atau “Tunjukkan QR”. Tampilannya biasanya berupa kode QR atau barcode di layar HP kalian.
  3. Tunjukkan ke Kasir
    Arahkan layar HP kalian ke petugas kasir. Biarkan mereka memindai kode tersebut menggunakan alat scanner (biasanya bentuknya kayak pistol scanner barcode barang).
  4. Verifikasi PIN (Jika Diperlukan)
    Untuk transaksi di atas nominal tertentu, biasanya aplikasi akan meminta kalian memasukkan PIN demi keamanan.
  5. Simpan Bukti Transaksi
    Setelah berhasil, struk akan keluar dan notifikasi sukses akan muncul di HP kalian.

Kuranglebihnya, kendala kegagalan transaksi itu bukan karena mesin Alfamart-nya yang rusak, tapi lebih sering karena ketidakcocokan fitur aplikasi. Selain itu, sistem di tiap cabang Alfamart kadang juga berbeda kesiapannya. Jadi, ada baiknya kalian tanya dulu ke kasir, “Mbak/Mas, bisa pakai QRIS scan dari saya nggak?” sebelum mulai transaksi. Kalau memang aplikasi kalian hanya bisa scan stiker, kalian bisa cari alternatif bayar tunai atau debit daripada memaksakan sistem yang nggak kompatibel.

Sebagai sintesis dari pembahasan ini, penting bagi kalian untuk mengenali fitur di aplikasi keuangan masing-masing. Teknologi memang memudahkan, tapi pemahaman kita sebagai pengguna juga harus mengikuti perkembangannya. Jangan sampai kita menyalahkan sistem kasir, padahal aplikasi kita yang memang belum support mode CPM. Cek lagi aplikasinya, pastikan fiturnya lengkap, dan siapkan alternatif pembayaran lain jaga-jaga kalau sistem sedang down.

Oke rekan-rekanita, semoga penjelasan ini mencerahkan dan bikin pengalaman belanja kalian jadi lebih mulus tanpa drama di meja kasir. Terimakasih sudah membaca sampai tuntas, mari kita jadi konsumen cerdas yang melek teknologi!

Terbaru

  • Qris BCA Error? Ini Solusi yang Bisa Kalian Coba
  • Blokir Nomor WA Tanpa Harus Tambah ke Daftar Hitam, Begini Caranya!
  • Isu SKTP Februari 2026 Sudah Terbit Ternyata Cuma Hoaks? Cek Jadwal Resminya Di Sini
  • Apa itu Mihari Novel? Aplikasi Baca Novel Dibayar
  • Cara Mengatasi NIK Belum Ditemukan di DTKS Saat Daftar KIP Kuliah, Jangan Panik Dulu!
  • Inilah 3 Karakteristik Pembagian Masyarakat Menurut Sibrani yang Bikin Kita Paham Struktur Sosial
  • Inilah Cara Mengatasi Status Bansos Atensi YAPI NTPN Tidak Ditemukan Biar Bantuan Tetap Cair!
  • Cara Mudah Unduh Video DS2Play Tanpa Ribet
  • Apa itu Free Float di Dunia Saham? Ini Artinya
  • Hati-Hati Modus Penipuan Asuransi BCA, Ini Caranya!
  • Inilah Panduan Lengkap Pendaftaran PPDB SMA Unggul Garuda Baru 2026, Simak Syarat dan Alurnya!
  • Alternatif Terbaik Dari OmeTV, Tanpa Takut Kena Banned
  • Tips Nama Petugas TKA SD/SMP Muncul Otomatis di Berita Acara
  • Inilah Fakta di Balik Video Botol Teh Pucuk Viral yang Lagi Rame di TikTok!
  • Apa itu Aturan Waktu Futsal dan Extra Time di Permainan Futsal?
  • Contoh Jawaban Refleksi Diri “Bagaimana Refleksi tentang Praktik Kinerja Selama Observasi Praktik Kinerja”
  • Main Telegram Dapat Uang Hoax atau Fakta?
  • Apa itu Lock iCloud? Ini Artinya
  • Integrasi KBC dan PM di Madrasah? Ini Pengertian dan Contoh Praktiknya
  • Ini Trik Input Pelaksana PBJ di Dapodik 2026.C Biar Info GTK Langsung Valid dan Aman!
  • Apa Maksud Hukum Dasar yang Dijadikan Pegangan dalam Penyelenggaraan Suatu Negara? Ini Jawabannya
  • Apakah Apk Puskanas Penipuan?
  • Inilah 10 Alternatif Mesin Pencari Selain Yandex yang Anti Blokir dan Aman Digunakan
  • Caranya Supaya WhatsApp Nggak Kena Spam Terus Meski Sudah Ganti Nomor, Ternyata Ini Rahasianya!
  • Jangan Tergiur Harga Murah! Inilah Deretan Risiko Fatal Membeli iPhone Lock iCloud
  • Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026? Ini Pengertian dan Alur Lengkapnya
  • Inilah Cara Cek KIS Aktif Atau Tidak Lewat HP dan Solusi Praktis Jika Kepesertaan Nonaktif
  • Apa tiu Keberagaman? dan Kenapa Kita Butuh Perbedaan
  • Inilah Rekomendasi Tablet RAM 8 GB Paling Murah 2026 Buat Kerja dan Kuliah!
  • Ini Bocoran Honorable Mention TOTY FC Mobile OVR 117 dan 34 Kode Redeem Paling Baru!
  • Top Open-Source Alternatives to Adobe Creative Cloud for Design and Editing in 2026
  • TinyMediaManager: A Plugin to Organize and Manage Jellyfin Media Library
  • How to Fix the Subscript Out of Range Error in Microsoft Excel
  • What’s New in Podman 5.8: Quadlet & SQLite Migration Explained
  • Microsoft Fixes Old Windows 10 Bug Affecting Parental Controls
  • Prompt AI Menyusun Script Pola Suara Karakter agar Brand Jadi Ikonik
  • Prompt AI untuk Merancang Karakter Brand yang Ikonik
  • Prompt AI Audit Konten Sesuai Karakter Brand
  • Prompt AI Merubah Postingan LinkedIn Jadi Ladang Diskusi dengan ChatGPT
  • Prompt AI: Paksa Algoritma LinkedIn Promosikan Konten Kalian
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme