Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu
Microsoft Outlook

Cara Membuat Newsletter di Outlook 365

Posted on December 14, 2025

Rasanya seringkali kita terjebak mikir kalau bikin newsletter itu harus pakai platform marketing pihak ketiga yang mahal dan rumit. Padahal, kenyataannya nggak sebegitunya juga. Outlook 365 yang biasa kalian pakai buat kirim email harian itu punya potensi tersembunyi buat urusan ini. Daripada pusing mikirin biaya langganan aplikasi lain, kayaknya mending kita maksimalkan alat yang sudah ada di depan mata. Fitur ini pas banget buat menjaga komunikasi dengan klien atau anggota tim tetap hangat tanpa perlu ribet belajar koding HTML.

Kalau dilihat dari kacamata teknis, Outlook 365 memang didesain untuk produktivitas yang efisien. Kami di tim redaksi sering bilang kalau fitur ini adalah “kuda hitam”-nya komunikasi korporat. Kalian bisa menyusun pesan massal dengan tampilan yang nggak kalah rapi sama buatan desainer grafis. Nah, biar kalian nggak bingung mulainya dari mana, berikut adalah panduan teknis yang sudah kami rangkumkan supaya prosesnya jadi lebih masuk akal dan mudah diikuti:

  1. Membangun Pondasi dengan Template
    Langkah pertama yang krusial adalah menyiapkan cetak birunya dulu. Ini supaya kalian nggak kerja dua kali di masa depan. Caranya cukup straight-forward: buka Outlook 365 kalian, lalu arahkan kursor ke ribbon dan pilih opsi New > Newsletter. Nanti akan muncul jendela Create Newsletter, di situ kalian pilih saja Blank Newsletter untuk kebebasan berkreasi. Jangan lupa kasih nama template tersebut di kolom Title, misalnya “Newsletter Bulanan”, lalu klik Create. Template ini nantinya bakal jadi standar visual kalian.
  2. Mengisi “Daging” atau Konten
    Setelah kerangkanya jadi, saatnya masukin konten. Di bagian ribbon, pilih tab Design > Insert Content. Enaknya di sini, kalian bisa ngetik langsung teksnya di bodi newsletter seluwes ngetik di Word. Kalau teksnya sudah ada di aplikasi lain, tinggal gunakan fitur Text > Add Text buat paste dari clipboard. Biar nggak ngebosenin, tambahkan visual dengan pilih Insert > Pictures, lalu cari gambar yang relevan. Kalau mau nambahin call-to-action, fitur Insert > Hyperlinks juga tersedia buat masukin URL tujuan kalian.
  3. Permak Desain Biar Nggak Kaku
    Tampilan standar itu biasanya membosankan, makanya perlu sedikit sentuhan seni. Outlook menyediakan opsi kustomisasi yang lumayan lengkap. Kalian tinggal klik elemen yang mau diubah (bisa teks atau gambar), lalu mainkan alat di menu Format pada ribbon. Di sini kalian bisa ganti font, atur ukuran, sampai mainin warna biar sesuai branding. Kalau tata letaknya dirasa kurang pas, fitur drag-and-drop di sini cukup responsif; geser saja elemennya sampai posisinya enak dilihat.
  4. Menyematkan Identitas (Header & Footer)
    Jangan sampai orang bingung ini email dari siapa. Bagian ini vital banget buat kredibilitas. Masuk ke menu Design > Insert Header & Footer. Di jendela yang muncul, kalian bisa masukin logo perusahaan, nama organisasi, atau alamat kantor di bagian bawah. Hebatnya, kalian bisa ngatur tampilan header dan footer ini secara terpisah untuk tiap edisi newsletter, jadi fleksibilitasnya tinggi banget.
  5. Tahap Eksekusi Pengiriman
    Kalau rasanya desain sudah oke dan nggak ada typo, saatnya kirim. Di ribbon, pilih Send > Send Newsletter. Nanti di jendela pengiriman, kalian tinggal masukkan daftar alamat email penerima. Pastikan kalian memilih opsi pengiriman yang sesuai kebutuhan, lalu klik Send.

Sebagai tambahan dari pengamatan kami, ada baiknya kalian menggunakan gambar resolusi tinggi biar tampilannya tajam saat dibuka di HP maupun laptop. Terus, jangan lupa tes semua link yang kalian tautkan, jangan sampai audiens ngeklik link yang broken, itu bikin ilfeel. Opsi Scheduling juga kayaknya perlu kalian pertimbangkan biar email masuk di jam-jam produktif mereka, bukan di tengah malam saat orang lagi tidur.

Berdasarkan pengalaman praktis, menggunakan Outlook 365 untuk newsletter adalah solusi cerdas buat efisiensi kerja. Kalian bisa tetap profesional tanpa harus keluar biaya ekstra atau belajar tool baru yang rumit. Kuranglebihnya, ini tentang bagaimana kita memanfaatkan ekosistem Microsoft yang sudah kita bayar mahal-mahal itu. Dengan begini, komunikasi dengan audiens jadi lebih lancar dan terstruktur. Sampai jumpa di artikel minggu depan, terima kasih sudah menyimak, rekan-rekanita.

Terbaru

  • Inilah Alasan Kenapa Beli Follower IG itu TIDAK AMAN!
  • EPIK! Kisah Mesin Bor Tercanggih Takluk di Proyek Terowongan Zojila Himalaya
  • Bingung Cari Lokasi Seseorang? Cek Cara Melacak Pemilik Nomor HP Tanpa Bayar Ini, Dijamin Akurat!
  • Apa itu Logis? Kenapa Logika Bisa Berbeda-beda?
  • Ini Alasan Kenapa Fitur Bing AI Sedang Trending dan Dicari Banyak Orang
  • Sejarah Kerajaan Champa: Bangsa Yang Hilang Tanpa Perang Besar, Kok Bisa?
  • Gini Caranya Dapat Weekly Diamond Pass Gratis di Event M7 Pesta, Ternyata Nggak Pake Modal!
  • Inilah Trik Rahasia Panen Token dan Skin Gratis di Event Pesta Cuan M7 Mobile Legends!
  • Apakah Apk Pinjaman Cepat Galaxy Pinjol Penipu?
  • Cara Tarik Saldo APK Game Clear Blast
  • Apakah APK Game Clear Blast Penipu? Ini Reviewnya
  • Inilah Perbedaan SEO dan GEO + Tips Konten Disukai Google dan AI!
  • Inilah Cara Download Video TikTok 2026 Tanpa Watermark
  • Belum Tahu? Ini Trik Nonton Doods Pro Bebas Iklan dan Cara Downloadnya
  • Misteri DNA Spanyol Terungkap: Jauh Lebih Tua dari Romawi dan Moor!
  • Kenapa Belut Listrik itu Sangat Mematikan
  • Apa itu Tesso Nilo dan Kronologi Konflik Taman Nasional
  • Inilah 4 Keunikan Sulawesi Tengah: Kota Emas Gaib, Situs Purba dll
  • Kepulauan Heard dan McDonald: Pulau Paling Terpencil Milik Australia
  • Ghost Farm Janjikan Rp 3 Juta Cuma-Cuma, Beneran Membayar atau Scam? Ini Buktinya!
  • Apakah UIPinjam Pinjol Penipu? Cek Reviewnya Dulu Disini
  • Pengajuan Samir Sering Ditolak? Ternyata Ini Penyebab Tersembunyi dan Trik Supaya Langsung ACC
  • Lagi Viral! Ini Cara WD Fortes Cue ke DANA, Benaran Membayar atau Cuma Angin Lalu?
  • Bingung Pilih Paket? Inilah Perbedaan Telkomsel Data dan Telkomsel Data Flash yang Wajib Kalian Tahu!
  • Ini Alasan Pohon adalah Mahluk Hidup Terbesar di Dunia
  • Sempat Panas! Kronologi Perseteruan Cak Ji vs Madas di Surabaya, Gini Endingnya
  • Gila! Norwegia Bikin Terowongan Melayang di Bawah Laut
  • Cuma Terpisah 20 Mil, Kenapa Hewan di Bali dan Lombok Beda Total? Ternyata Ini Alasannya
  • Heboh Video Umari Viral 7 Menit 11 Detik dari Pakistan, Isinya Beneran Ada atau Cuma Jebakan Link? Cek Faktanya!
  • Tertipu Online atau HP Hilang? Ini Cara Melacak Nomor HP yang Nggak Tipu-Tipu!
  • Tailwind’s Revenue Down 80%: Is AI Killing Open Source?
  • Building Open Cloud with Apache CloudStack
  • TOP 1% AI Coding: 5 Practical Techniques to Code Like a Pro
  • Why Your Self-Hosted n8n Instance Might Be a Ticking Time Bomb
  • CES 2026: Real Botics Wants to Be Your Best Friend, but at $95k, Are They Worth the Hype?
  • Begini Cara Menggabungkan LLM, RAG, dan AI Agent untuk Membuat Sistem Cerdas
  • Cara Buat Sistem Moderasi Konten Cerdas dengan GPT-OSS-Safeguard
  • Inilah Cara Membuat Aplikasi Web Full-Stack Tanpa Coding dengan Manus 1.5
  • Inilah Cara Melatih AI Agent Agar Bisa Belajar Sendiri Menggunakan Microsoft Agent Lightning
  • Tutorial Optimasi LangGraph dengan Node-Level Caching untuk Performa Lebih Cepat
  • Apa itu Grubhub Crypto Scam? Ini Pengertian dan Kronologi Penipuan yang Catut Nama Grubhub
  • Apa Itu CVE-2025-59374? Mengenal Celah Keamanan ASUS Live Update yang Viral Lagi
  • Apa itu RansomHouse Mario? Ini Pengertian dan Mengenal Versi Baru ‘Mario’ yang Makin Bahaya
  • Inilah Risiko Fatal yang Mengintai Kreator OnlyFans, Dari Doxxing sampai Penipuan!
  • Apa itu Kerentanan FortiCloud SSO? Ini Pengertian dan Bahayanya
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme