Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu
tutorial infogtk dapodik

Cara Isi Observasi Kinerja Kepala Sekolah di Ruang GTK 2026, Biar Nggak Bingung Lagi!

Posted on February 10, 2026

Tahun 2026 ini rasanya jadi babak baru buat dunia pendidikan kita, terutama buat para kepala sekolah. Sekarang, penilaian nggak cuma fokus ke tumpukan berkas administrasi yang bikin pusing, tapi lebih ke aksi nyata di sekolah. Masih bingung cara isi observasi di Ruang GTK? Tenang, kami bakal jelasin langkah detailnya buat kalian.

Memasuki periode tahun 2026, sistem penilaian kinerja memang sudah beralih total ke basis praktik. Hal ini ngebuat banyak kepala sekolah merasa agak kaget karena mereka harus berhadapan langsung dengan platform Ruang GTK yang punya alur cukup sistematis. Sebenarnya, sistem ini ngebantu kalian buat lebih profesional dalam memimpin sekolah, bukan cuma sekadar nyari angka kredit atau nilai di atas kertas. Mereka yang terlibat di dalamnya, mulai dari pengawas sampai guru-guru, bakal ngerasain dampak positif kalau proses ini dijalankan dengan benar.

Observasi praktik kinerja ini sebetulnya adalah bagian dari siklus besar buat ningkatin mutu pendidikan. Pengawas sekolah nantinya bakal berperan sebagai penilai yang ngelihat langsung gimana kalian ngebangun budaya kerja dan mimpin jalannya pembelajaran. Ada tiga fase utama yang nggak boleh dilewatkan: diskusi persiapan, pelaksanaan observasi, dan tindak lanjut. Ketiga fase ini harus dilakukan berurutan, jadi nggak bisa tuh loncat-loncat seenaknya. Kalau kalian ngelewatin satu tahap, kayaknya sistem nggak bakal bisa memproses nilai akhir kalian.

Berikut adalah langkah-langkah teknis buat mengisi observasi kinerja di platform Ruang GTK 2026 yang perlu kalian perhatikan baik-baik:

  1. Masuk ke Sistem dan Atur Periode Kinerja
    Langkah pertama yang paling krusial adalah login ke akun Ruang GTK kalian masing-masing. Begitu sudah masuk, pastikan kalian ngecek periode yang aktif. Ubah periode menjadi Januari–Desember 2026. Ini penting banget karena kalau periodenya salah, data kinerja kalian nggak bakal muncul atau malah nyasar ke tahun sebelumnya. Kayaknya sepele, tapi banyak yang panik gara-gara hal ini.
  2. Cek Lini Masa atau Timeline Kegiatan
    Setelah periode sudah benar, kalian harus ngelihat lini masa kegiatan yang ada di dashboard. Biasanya, perencanaan itu dilakukan di awal tahun. Observasi sendiri biasanya fleksibel, bisa dimulai dari bulan Februari sampai November. Dengan ngelihat timeline ini, kalian bisa ngebagi waktu kapan harus fokus ke administrasi dan kapan harus fokus ke praktik lapangan.
  3. Memilih Peran Sebagai Kepala Sekolah
    Di dalam platform, kalian harus memastikan kalau peran yang dipilih adalah “Kepala Sekolah sebagai Pegawai”. Kalau kalian ngerasa data kinerjanya belum sinkron atau nggak muncul, coba klik menu e-Kinerja. Langkah ini ngebantu buat narik data terbaru dari sistem pusat biar status kalian tervalidasi dengan benar.
  4. Membuka Menu Praktik Kinerja
    Scroll ke bawah sampai nemu bagian “Pelaksanaan Kinerja”. Di sana bakal ada opsi buat “Praktik Kinerja”. Klik tombol “Lakukan” buat mulai masuk ke proses inti. Di sinilah semua dokumentasi dan rencana kalian bakal diadu dengan kenyataan di lapangan.
  5. Masuk ke Bagian Diskusi Persiapan
    Sebelum pengawas datang ke sekolah, kalian harus ngisi dulu yang namanya diskusi persiapan. Klik “Lakukan” pada bagian observasi praktik kinerja. Di sini kalian bakal nemuin panduan dan beberapa kolom kosong yang harus diisi dengan teliti. Jangan asal isi ya, karena ini bakal jadi acuan pengawas saat observasi nanti.
  6. Menentukan Target Perilaku yang Ingin Diamati
    Kalian bakal diminta buat milih target perilaku. Misalnya, kalian mau fokus ke kepemimpinan kolaboratif atau mungkin lebih ke arah pengembangan kompetensi guru. Pilihlah perilaku yang emang lagi jadi fokus utama sekolah kalian saat ini. Jangan pilih yang terlalu muluk-muluk kalau sekiranya itu nggak ngebantu perkembangan sekolah secara nyata.
  7. Menulis Upaya Pengembangan Diri (Minimal 250 Kata)
    Bagian ini sering bikin orang males, tapi kalian harus nulis rencana pengembangan diri minimal 250 kata. Jelasin secara detail gimana cara kalian mempelajari perilaku yang dipilih tadi. Ceritain juga proses diskusinya sama pengawas gimana, terus persiapan apa saja yang sudah dilakukan buat menghadapi hari observasi. Semakin detail penjelasan kalian, pengawas bakal makin paham kalau kalian emang niat buat berubah.
  8. Menentukan Jadwal Observasi
    Isi perkiraan waktu kapan observasi bakal dilakuin. Misalnya kalian milih di bulan April atau Mei. Tenang aja, tanggal ini sebetulnya nggak kaku-kaku amat. Kalau nanti ada kendala teknis di sekolah, tanggalnya masih bisa disesuaikan lagi kok asalkan sudah ngomong baik-baik sama pengawasnya.
  9. Mengisi Detail Pertemuan dan Perangkat Pendukung
    Tuliskan lokasi observasi bakal dilakukan di mana, jenis kegiatannya apa, dan jangan lupa buat nge-upload atau nyebutin perangkat pendukungnya. Perangkat pendukung ini bisa berupa rubrik, modul ajar buat guru yang kalian bina, atau dokumentasi rapat koordinasi. Ini ngebuktikan kalau kalian nggak cuma omong doang, tapi emang ada buktinya.
  10. Mengirim Diskusi dan Verifikasi Akhir
    Kalau semua kolom sudah hijau dan terisi lengkap, klik “Kirim”. Jangan lupa centang kotak persetujuan yang muncul. Setelah dikirim, status kalian di Ruang GTK bakal berubah jadi “Aktif”. Sekarang tugas kalian tinggal nunggu hari-H observasi dan ngejalanin apa yang sudah direncanakan tadi.

Ngejalanin observasi ini sebetulnya nggak seserem yang dibayangkan kalau kalian sudah paham alurnya. Kuncinya cuma satu: jangan nunda. Semakin cepat kalian ngisi diskusi persiapan, semakin tenang kalian ngebangun strategi buat ningkatin kualitas sekolah. Jangan lupa juga buat sering-sering simulasi sama tim guru di sekolah, biar pas pengawas datang, semuanya sudah terlihat natural dan profesional.

Observasi praktik kinerja di Ruang GTK 2026 ini bukan cuma soal menuntaskan kewajiban administratif buat naik pangkat atau dapet tunjangan. Lebih dari itu, ini adalah kesempatan buat kalian buat merefleksikan diri, sudah sejauh mana kepemimpinan kalian ngebawa perubahan buat sekolah. Dengan ngikutin langkah-langkah yang sudah dijelasin tadi, rasanya kalian bakal lebih siap dan pede. Rekomendasi kami, segeralah koordinasi dengan pengawas sekolah kalian buat nyamain persepsi soal target perilaku biar hasilnya maksimal dan nggak ada salah paham di tengah jalan.

Sekian informasi yang bisa kami bagikan buat rekan-rekanita semua. Semoga artikel ini ngebantu kalian dalam proses pengisian kinerja tahun ini. Terima kasih sudah membaca sampai selesai, dan mari kita simpulkan bahwa perubahan sistem ini adalah langkah maju untuk pendidikan yang lebih baik.

Terbaru

  • Apa itu Pengertian Web Scraping?
  • Cara Isi Instrumen Pengelolaan Pengawas TKA Lancar Jaya Tanpa Masalah
  • Cara Isi Instrumen MBG di Healthy Madrasah/EMIS Tahun 2026
  • Inilah Cara Mengatasi Rekening Tidak Valid di Info GTK 2026 Biar Tunjangan Cair
  • Cara Isi Observasi Kinerja Kepala Sekolah di Ruang GTK 2026, Biar Nggak Bingung Lagi!
  • Inilah Cara Atasi SKTP Januari-Februari 2026 yang Belum Muncul di Info GTK
  • Pusing Rekening Info GTK Silang Merah? Tenang, Ini Cara Mengatasinya Biar Tunjangan Kalian Cepat Cair!
  • Cara Jadi Lebih Sehat Dengan Ponsel Pintar Kalian
  • WA Kini Coba Fitur Web App untuk Panggilan
  • Google Meluncurkan Pembaruan Sistem Besar Februari 2026
  • Discord Tambahkan Verifikasi Usia: Apa Artinya?
  • Telegram Rilis Desain Baru untuk Android dengan Efek Liquid Glass, Sudah Tersedia!
  • Google Home: Perbaikan Lama yang Bisa Membuat Pengalaman Lebih Baik
  • Google Gemini di Chrome Kini Hadir untuk Chromebook dan Laptop Plus
  • YouTube Music Kini Tambah Fitur Lirik Lagu, Premium Wajib Tahu!
  • Inilah Link Video Viral Air Mancur Amalia Mutya yang Bikin Geger TikTok? Bahaya Phising
  • Inilah Fakta Lengkap Dibalik Video Gilcans Ambon Viral 1 Menit 47 Detik yang Dicari Netizen
  • Inilah Kenapa Video Botol Parfum Viral di TikTok dan Kaitannya Sama Winda Can!
  • Inilah Fakta di Balik Video Tren Palu Kuning Viral yang Bikin Heboh Media Sosial
  • Apa itu Desil 1 sampai 10 Di DTSEN Kemensos? Ini Cara Hitungnya
  • Apakah Pinjol Kilat Cicil: Legal atau Ilegal? Penipuan atau Tidak?
  • Cara Bikin Aplikasi SaaS Fullstack Sederhana dalam 10 Menit dengan Claude
  • Berapa Lama Verifikasi Dana Premium? Jangan Panik, Ini Penjelasannya!
  • NotebookLM Sekarang Bisa Kustomisasi Slide Presentasi Secara Dinamis
  • Review Lengkap Headset SteelSeries Arctis Nova Elite
  • Cara Cek Bansos Atensi YAPI 2026 dan Jadwal Cairnya!
  • Kenapa 2026 Bakal Jadi Tahun Kejayaan Gaming di Linux? Ini Jawabannya
  • Download Upload DNS dan SPTJM SD-SMP untuk Administrasi TKA 2026
  • Kenapa Disney Matikan Dolby Vision dan HDR10? Ini Penjelasannya
  • Kenapa Bobon Santoso Pensiun Dari Youtube? Ini Alasan Sebenarnya
  • Why Do Linux Users Use Non-Free Software? Explained Simply
  • How to Recover Deleted Files from VMware Datastore
  • How to Fix Missing Audio Ports in Device Manager
  • Plex vs Jellyfin: Why Plex is Still the Best Self-Hosted Media Server for Most Users
  • KDE Plasma 6.7 Brings AI-Powered Multitasking to Linux with Smart Window List
  • Inilah Cara Bikin Postingan Viral Menggunakan AI
  • Inilah Cara Buat Conversation Starter di Claude Project Agar Workflow Kalian Lebih Sat-Set
  • Cara Membuat Knowledge Base Audit untuk Claude Project Agar Dokumen Kalian Nggak Berantakan
  • Cara Ubah Role Definition Menjadi Custom Instructions yang Efektif buat Claude Project
  • Cara Mendefinisikan Role Project Claude Agar Hasilnya Lebih Akurat dan Konsisten
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme