Kalian pasti pernah merasa bingung saat mencoba akses fitur tertentu di Discord, terutama kalau usia kalian di bawah 18 tahun. Tapi sekarang, platform ini mulai memperketat aturan dengan menerapkan verifikasi usia berbasis scan wajah. Ini bukan sekadar update biasa—ini perubahan yang bisa berdampak besar pada pengalaman kalian di Discord. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Sejak beberapa waktu lalu, Discord mulai menguji fitur verifikasi usia secara default. Awalnya, fitur ini hanya aktif untuk akun yang terdeteksi memiliki aktivitas di bawah usia 18 tahun. Tapi sekarang, kebijakan ini diperluas. Jika kalian berusia di bawah 18, Discord akan meminta kalian untuk mengonfirmasi usia melalui scan wajah atau verifikasi lainnya. Proses ini dilakukan otomatis, tanpa perlu kalian mengaktifkan fitur khusus. Artinya, kalian mungkin akan diarahkan ke halaman verifikasi tanpa pemberitahuan dulu.
Bagaimana cara kerjanya? Fitur ini menggunakan teknologi face ID yang sudah terintegrasi dengan sistem operasi ponsel atau laptop kalian. Misalnya, jika kalian menggunakan iOS, Discord akan mengakses kamera dan memproses scan wajah secara otomatis. Untuk pengguna Android, prosesnya mungkin sedikit berbeda karena tergantung pada model ponsel dan versi sistem operasinya. Tapi intinya, kalian tidak perlu mengunduh aplikasi tambahan atau mengatur sesuatu secara manual. Semua dilakukan secara otomatis oleh Discord.
Tentu saja, ada beberapa pertanyaan yang muncul. Pertama, mengapa Discord memilih cara ini? Jelas, hal ini bertujuan untuk mematuhi aturan regulasi di berbagai negara. Banyak undang-undang internasional, seperti GDPR di Eropa atau aturan di AS, mengharuskan platform digital untuk memastikan pengguna di bawah usia tertentu tidak mengakses konten yang tidak sesuai. Dengan scan wajah, Discord bisa memverifikasi usia pengguna secara akurat dan otomatis. Ini juga meminimalkan risiko penipuan atau akun palsu yang mengaku usia di atas 18 tahun.
Tapi ada sisi lain yang perlu diperhatikan. Banyak pengguna mengeluhkan kekhawatiran privasi. Scan wajah termasuk data sensitif, dan kalian mungkin bertanya, apa yang dilakukan Discord dengan data tersebut? Menurut laporan internal, data scan wajah hanya digunakan untuk verifikasi usia dan tidak disimpan dalam bentuk mentah. Namun, kalian tetap perlu memastikan bahwa akun kalian aman dari pencurian data. Jangan lupa untuk mengaktifkan verifikasi dua faktor (2FA) dan memperbarui password secara berkala.
Selain itu, ada beberapa fitur yang akan terbatas untuk pengguna di bawah 18 tahun. Misalnya, akses ke server tertentu yang mengandung konten dewasa, penggunaan fitur streaming, atau bahkan pembelian dalam aplikasi. Tapi jangan khawatir, kalian masih bisa mengakses sebagian besar fitur Discord selama mematuhi aturan. Jika kalian merasa fitur ini mengganggu, kalian bisa memblokir verifikasi otomatis dengan mengubah pengaturan akun. Namun, perlu diingat bahwa pilihan ini hanya tersedia untuk pengguna yang sudah berusia di atas 18 tahun.
Bagi kalian yang baru mengenal Discord, mungkin akan merasa bingung. Tapi jangan takut—prosesnya sebenarnya tidak terlalu rumit. Setelah kalian diarahkan ke halaman verifikasi, cukup ikuti langkah-langkah yang muncul. Biasanya, kalian hanya perlu mengarahkan kamera ke wajah kalian dan menunggu beberapa detik. Jika prosesnya gagal, Discord akan memberi saran seperti mengatur pencahayaan atau menghindari penggunaan kacamata. Kalian juga bisa memilih untuk mengunggah foto ID resmi sebagai alternatif, terutama jika scan wajah tidak berhasil.
Masih ada yang bingung? Kalian bisa memeriksa dokumentasi resmi Discord atau menghubungi dukungan pelanggan. Mereka biasanya siap membantu dengan langkah-langkah detail, terutama untuk pengguna di negara dengan aturan yang berbeda. Jangan lupa juga untuk memeriksa pengaturan akun kalian secara berkala. Tidak jarang, fitur verifikasi bisa diaktifkan atau dinonaktifkan berdasarkan kebijakan baru dari Discord atau perubahan regulasi di negara kalian.
Selain itu, ada beberapa pengguna yang memanfaatkan fitur ini untuk keperluan lain. Misalnya, mereka menggunakan scan wajah sebagai cara untuk mengamankan akun dari akses oleh orang lain. Tapi kalian harus berhati-hati—jangan biarkan data scan wajah kalian disalahgunakan. Pastikan kalian menghapus data tersebut setelah proses verifikasi selesai, terutama jika kalian menggunakan fitur pihak ketiga yang tidak terpercaya.
Tidak bisa dipungkiri, perubahan ini bisa berdampak pada pengalaman kalian di Discord. Tapi jangan lupa, tujuan utamanya adalah menjaga lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua pengguna. Jika kalian merasa fitur ini terlalu ketat, kalian bisa memilih untuk tidak menggunakan Discord atau mencari platform alternatif. Namun, bagi kebanyakan pengguna, ini adalah langkah wajar dalam era digital yang semakin ketat terhadap privasi dan regulasi.
Jadi, rekan-rekanita, jangan sampai kalian ketinggalan informasi penting ini. Jika kalian sering menggunakan Discord, pastikan kalian memahami bagaimana proses verifikasi usia ini bekerja. Jika ada pertanyaan, jangan ragu untuk bertanya langsung ke komunitas atau dukungan Discord. Semoga penjelasan ini bisa membantu kalian mengatasi kebingungan dan menikmati pengalaman di Discord tanpa hambatan.