Daud Tony menjadi sorotan publik setelah prediksi mengenai jatuhnya saham dan kenaikan harga perak yang viral di media sosial. Netizen ramai mencari tahu siapa Daud Tony dan validitas ramalannya. Cuplikan videonya tentang peringatan untuk berhati-hati bermain saham sebelum Maret 2026 menjadi viral di TikTok dan Instagram, dengan penonton mencapai jutaan kali. Dalam video tersebut, Daud Tony menyatakan bahwa Maret 2026 adalah waktu yang tepat untuk membeli saham, karena tahun 2025 dianggap sebagai “tahun seleksi alam” yang akan menyaring saham-saham yang tidak teruji.
Prediksi ini muncul saat IHSG mengalami penurunan hingga 9 persen dalam sebulan terakhir, dengan angka terendah mencapai 7.487 pada 29 Januari 2026. Sebelumnya, IHSG sempat mencapai rekor tinggi (ATH) di angka 9.174,47, yang membuat topik saham dan IHSG trending di X selama dua hari. Banyak netizen membagikan foto portofolio merah dan meme kesedihan akibat kerugian investasi.
Selain saham, Daud Tony juga memprediksi risiko investasi kripto di Indonesia. Ia menilai kripto tidak aman karena belum ada regulasi yang jelas, meski menyatakan bahwa undang-undang kripto sedang dalam proses pembuatan. Prediksi ini sejalan dengan fluktuasi harga Bitcoin, yang sempat menyentuh Rp2,06 miliar pada Oktober 2025, lalu turun ke Rp1,3 miliar pada Februari 2026.
Prediksi Daud Tony tentang harga perak juga terbukti akurat. Ia memprediksi perak akan melonjak dari Rp18 ribu (Juli 2025) ke Rp47 ribu (Januari 2026), meski menyatakan bahwa harga emas di atas Rp2 juta dianggap terlalu mahal. Daud Tony juga memprediksi perak akan menjadi “warna premium” dalam 10 tahun ke depan, menggantikan peran emas.
Profil Daud Tony tergolong misterius. Ia mengaku pernah menjadi dukun santet sebelum bertobat dan menjadi pendeta. Dalam wawancara dengan Samuel Christ (Juni 2025), ia mengungkap koneksi dengan keluarga presiden Indonesia, serta klaim bahwa ia memiliki penglihatan hingga 2035. Daud Tony menegaskan bahwa ia bukan nabi, hanya penyampai pesan.
Daud Tony lahir pada 1973, kini berusia 51 tahun. Ia menekuni peran sebagai pendeta, penginjil, dan motivator Kristen. Latar belakangnya sebagai praktisi okultisme membuatnya fokus pada pengajaran tentang kekuatan hati, dunia gaib, dan bahaya praktik santet.