Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Eropa Luncurkan Satelit Gaia, Satelit Dengan Teleskop & Peralatan Astrometri

Posted on December 20, 2013

Eropa telah meluncurkan satelit Gaia, misi antariksa paling ambisius dalam sejarah.

Satelit berbiaya 740 miliar euro tersebut meluncur dari kompleks Sinnamary di Guyana Perancis pada Kamis (19/12/2013) pukul 16.12 WIB.

Tugas Gaia sangat berat. Satelit itu akan memetakan secara tepat posisi dan jarak lebih dari satu miliar bintang.

Bila Gaia berhasil, hasil pengamatannya akan menyuguhkan citra Bimasakti, galaksi rumah kita, yang paling menyerupai kenyataannya.

Sensitivitas Gaia yang tinggi juga akan membantu mendeteksi ribuan obyek yang sebelumnya tak terlihat, termasuk planet dan asteroid yang belum ditemukan.

Satelit telah memisah dengan peluncurnya sejak pukul 17.00 WIB hari ini. Kini, satelit tersebut sedang bergerak menuju jarak 1,5 juta km dari Bumi, yang akan membutuhkan waktu sebulan.

Gaia telah dikembangkan selama 20 tahun. Satelit ini akan lekat dengan istilah astrometri, terkait pemetaan lokasi dan pergerakan benda-benda antariksa.

Untuk melakukannya, Gaia membawa dua teleskop yang melemparkan cahaya pada kamera detektor raksasa beresolusi satu miliar piksel, yang terhubung dengan tiga instrumen.

Instrumen yang disebut ultrastabil dan supersensitif itu akan mengukur bintang dengan sangat akurat.

Dengan mengulang pengamatan 5 tahun sekali, instrumen mampu menyuguhkan hasil dengan tingkat eror hanya 7 micro-arcseconds.

“Sudut ini ekuivalen dengan ukuran koin di Bulan, dilihat dari Bumi,” kata Alvaro Gimenez, Direktur European Space Agency (ESA), seperti dikutip BBC, Kamis.

Gaia akan mempelajari bintang dan jaraknya, apakah gerakannya mendekati atau menjauhi kita, komposisi dan suhunya, serta hal-hal lain.

Gaia akan menyuguhkan penanda evolusi Bimasakti secara tiga dimensi sehingga mampu memberikan gambaran bagaimana galaksi di masa lalu, masa kini, dan masa depan.

Gaia juga akan memotret beragam komet, asteroid, dan benda-benda langit lain yang ada di mukanya.

“Ini akan memungkinkan kita untuk kali pertama berjalan di Bimasakti, mengatakan apa dan di mana letak setiap obyek,” kata Gerry Gilmore dari Cambridge University.

Pada akhir dekade ini, Gaia akan menghasilkan data berkapasitas 1 juta GB atau setara dengan 200.000 DVD.

Astronom paling tidak akan sibuk menganalisis data selama satu dekade, dan akan ada banyak makalah hasil penelitian yang dihasilkan, yang menerangkan ribuan obyek antariksa.

Gaia adalah buah dari upaya industri yang dipimpin oleh Astrium Satellite di Toulouse, Perancis. Astrium membentuk konsorsium industri yang terdiri dari 47 industri Eropa dan 3 dari Amerika Utara.

Sumber: Kompas

Terbaru

  • Perkuat Kemandirian Industri Alat Kesehatan Nasional, Astra Komponen Indonesia Hadirkan Alat Kesehatan Berbasis Teknologi Digital
  • Vidrush, Solusi Produksi Video massal buat Channel Faceless
  • Inilah Higgsfield AI Audio, Trik Canggih Buat Voice Cloning dan Dubbing Video Youtube Otomatis!
  • Everything You Need to Know About Project X and the Rumored AI-Powered Remaster of The Sims 4
  • Inilah Trik Cuan dari Instagram Jadi Affiliator, Tapi Tanpa Perlu Jualan Produk!
  • Inilah 7 Ide Channel YouTube Aneh Tapi Sederhana yang Bisa Kalian Mulai Sekarang Juga!
  • Apa itu Umroh & Keutamaannya: Inspirasi dari pergiumroh.com
  • Belum Tahu? Gini Caranya Dapat Bisnis Sukses Cuma dari Clipping Video Pake AI
  • Inilah Rahasia Perbaiki Algoritma Video YouTube yang Mulai Sepi
  • Kenapa Cicilan di Bank Syariah Itu Tetap?
  • Inilah 7 Produk Digital Paling Realistis untuk Kalian yang Mau Jualan Online Tahun Ini!
  • Inilah 4 Strategi Memilih Niche SEO Terbaik Supaya Blog Kalian Cepat Ranking
  • Ini Trik Supaya Pengunjung Toko Online Kalian Jadi Pembeli Setia Pakai Omnisend!
  • 3 Strategi AI Terbukti Biar Bisnis E-Commerce Kalian Makin Cuan 2026!
  • Inilah 6 Langkah Tembus 5.000 Follower di X, Gini Caranya Supaya Akun Kalian Nggak Stuck Lagi!
  • SEO LinkedIn: Inilah Alasan Kenapa LinkedIn Ads Lebih Efektif Buat Bisnis B2B Dibanding Platform Lain
  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • Inilah Cara Pakai Google Maps Offline Biar Mudik Lebaran 2026 Nggak Nyasar Meski Tanpa Sinyal!
  • Inilah Alasan Mahkamah Agung Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar Resmi Menanti Akibat Praktik Monopoli
  • Inilah Cara Daftar dan Syarat SPMB SMK Boarding Jawa Tengah 2026, Sekolah Gratis Sampai Lulus!
  • Inilah Daftar Sekolah Kedinasan 2026 untuk Lulusan SMK, Bisa Kuliah Gratis dan Berpeluang Besar Langsung Jadi CPNS!
  • How to Clear Copilot Memory in Windows 11 Step by Step
  • How to Show Battery Percentage on Windows 11
  • How to Fix VMSp Service Failed to Start on Windows 10/11
  • How to Fix Taskbar Icon Order in Windows 11/10
  • How to Disable Personalized Ads in Copilot on Windows 11
  • How to Use Orbax Checkpointing with Keras and JAX for Robust Training
  • How to Automate Any PDF Form Using the Power of Manus AI
  • How to Training Your Own YOLO26 Object Detection Model!
  • How to Build a Full-Stack Mobile App in Minutes with YouWare AI
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme