Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Onno W. Purbo Sorot Kominfo Soal Pemblokiran Situs Internet

Posted on August 12, 2014

Jakarta – Pro kontra Peraturan Menteri Kominfo no 19 Tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif terus mengemuka. Tak terkecuali dari kacamata praktisi internet Onno W. Purbo.

Sebelumnya, Onno ingin menjabarkan tiga pilar hukum yang mengatur hidup manusia. Yaitu hukum Tuhan, hukum tertulis (UU, PP, Peraturan Menteri), serta hukum tidak tertulis (konsensus, hukum ada, etika, netiket).

Jika dirunut lebih lanjut, maka hukum Tuhan itu akan berujung halal dan haram serta surga dan neraka. Hukum tertulis berujung pada polisi, pengadilan atau berakhir di penjara. Sementara hukum adat (tidak tertulis) sebatas dari mulut ke mulut dan berakhir di sanksi sosial.

Nah, menurut Onno, Permen Situs Negatif yang belakangan lagi ramai-ramai, merupakan contoh dari hukum tertulis. Permen ini bahkan menjadikan pemerintah yang menentukan mana situs baik atau buruk.

“(Masalahnya) di dunia cyber gak semua harus pakai hukum tertulis. Kebanyakan malah pakai hukum adat/konsensus saja cukup. Yang bahaya adalah kalau mau bertindak jadi Tuhan, menentukan mana yang baik, mana yang jelek, mana yang halal, mana yang haram dan ini dimasukkan ke hukum tertulis,” lanjut Onno kepada detikINET.

Mekanisme kerja Permen Situs Negatif pun dinilai bakal lambat karena menggunakan birokrasi pemerintah.

“Masalah paling fatal adalah kalau salah menentukan situs baik dimasukkan daftar situs tidak baik. Dan ini banyak kejadian yang sudah terjadi. Siapa yang harus tanggung jawab? Pemerintah? ISP? Operator? Trust+? Nawala?” sergah Onno.

Penggiat IT yang kini menjadi dosen di Universitas Surya ini menambahkan, mekanisme rigid — yang menentukan mana yang baik dan tidak — biasanya memang dibutuhkan pada masyarakat yang belum dewasa, anak-anak, siswa, atau yang pendidikannya rendah.

“Pada masyarakat yang pendidikannya tinggi, dewasa, mampu melakukan nalar dengan baik maka kita cenderung untuk menggunakan konsensus, etika,” lanjutnya.

Solusi pengganti Permen Situs Negatif, menurut Onno, dapat lebih mengandalkan hukum adat untuk melakukan sensor secara lokal.

Masyarakat internet, juga di Indonesia, dianggap biasanya mempunyai pendidikan yang relatif tinggi. Untuk jenis masyarakat ini maka di internet dikenal mekanisme netiket yang pada dasarnya adalah konsensus/hukum adat.

“Ini bisa digunakan di kantor, instansi dan lainnya dalam menangani situs porno. Mekanisme untuk memblokir situs berdasarkan konsensus bisa menggunakan tools seperti SquidGuard dan lainnya,” Onno menambahkan.

Di samping itu, di berbagai situs di internet biasanya ada mekanisme flagging cs untuk melakukan self sensor oleh pengguna. Ini adalah mekanisme konsensus/hukum adat yang lebih cepat daripada hukum tertulis

“Untuk anak-anak, siswa, sekolah, kampus, guru, rektor dan lainnya dapat disarankan daftar situs yang dicekal. Daftar ini dapat disarankan oleh pemerintah tapi sebaiknya dikelola secara swadaya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Sumber: detikINET

Terbaru

  • Inilah Rahasia ReciMe, Potensi Sukses dari Aplikasi Resep Sederhana
  • Perkuat Kemandirian Industri Alat Kesehatan Nasional, Astra Komponen Indonesia Hadirkan Alat Kesehatan Berbasis Teknologi Digital
  • Vidrush, Solusi Produksi Video massal buat Channel Faceless
  • Inilah Higgsfield AI Audio, Trik Canggih Buat Voice Cloning dan Dubbing Video Youtube Otomatis!
  • Everything You Need to Know About Project X and the Rumored AI-Powered Remaster of The Sims 4
  • Inilah Trik Cuan dari Instagram Jadi Affiliator, Tapi Tanpa Perlu Jualan Produk!
  • Inilah 7 Ide Channel YouTube Aneh Tapi Sederhana yang Bisa Kalian Mulai Sekarang Juga!
  • Apa itu Umroh & Keutamaannya: Inspirasi dari pergiumroh.com
  • Belum Tahu? Gini Caranya Dapat Bisnis Sukses Cuma dari Clipping Video Pake AI
  • Inilah Rahasia Perbaiki Algoritma Video YouTube yang Mulai Sepi
  • Kenapa Cicilan di Bank Syariah Itu Tetap?
  • Inilah 7 Produk Digital Paling Realistis untuk Kalian yang Mau Jualan Online Tahun Ini!
  • Inilah 4 Strategi Memilih Niche SEO Terbaik Supaya Blog Kalian Cepat Ranking
  • Ini Trik Supaya Pengunjung Toko Online Kalian Jadi Pembeli Setia Pakai Omnisend!
  • 3 Strategi AI Terbukti Biar Bisnis E-Commerce Kalian Makin Cuan 2026!
  • Inilah 6 Langkah Tembus 5.000 Follower di X, Gini Caranya Supaya Akun Kalian Nggak Stuck Lagi!
  • SEO LinkedIn: Inilah Alasan Kenapa LinkedIn Ads Lebih Efektif Buat Bisnis B2B Dibanding Platform Lain
  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • Inilah Cara Pakai Google Maps Offline Biar Mudik Lebaran 2026 Nggak Nyasar Meski Tanpa Sinyal!
  • Inilah Alasan Mahkamah Agung Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar Resmi Menanti Akibat Praktik Monopoli
  • Inilah Cara Daftar dan Syarat SPMB SMK Boarding Jawa Tengah 2026, Sekolah Gratis Sampai Lulus!
  • How to Fix Excel Formula Errors: Quick Fixes for #NAME
  • How to Clear Copilot Memory in Windows 11 Step by Step
  • How to Show Battery Percentage on Windows 11
  • How to Fix VMSp Service Failed to Start on Windows 10/11
  • How to Fix Taskbar Icon Order in Windows 11/10
  • How to Use Orbax Checkpointing with Keras and JAX for Robust Training
  • How to Automate Any PDF Form Using the Power of Manus AI
  • How to Training Your Own YOLO26 Object Detection Model!
  • How to Build a Full-Stack Mobile App in Minutes with YouWare AI
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme