Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Launching Kerjasama Program PNPM-Peduli antara Lakpesdam NU & World Bank

Posted on July 29, 2013

Jakarta, NU Online
Terik panas laut nampak membekas jelas pada paras Bu Dariyah, seorang perempuan pesisir laut Indramayu. Dengan isak yang gemetar dan bahasa Indonesia yang bercampur bahasa Sunda ia menceritakan bagaimana dia dan puluhan perempuan pesisir laut Indramayu kebingungan dengan kondisi laut saat ini.

Belakangan suaminya yang seorang nelayan tidak lagi mendapat tangkapan. Jikapun melaut berhari-hari, hasil tangkapannya tak seberapa. Jangankan untuk dijual, dan hasil penjualannya disimpan untuk biaya 4 anaknya sekolah, untuk makan saja hasil tangkapan itu tidak cukup. 

Bu Dariyah mengungkapkan beban hidupnya kian hari kian sulit. Kesedihan perempuan 50 tahun yang tidak lulus Sekolah Dasar dan tidak bisa baca tulis itu terungkap dalam acara peluncuran program PNPM-Peduli yang diselenggarakan oleh PP Lakpesdam NU bekerjasama dengan Bank Dunia di Kantor PBNU (22/7/ 2011).

Dariyah banyak mendengar bahwa kondisi laut sekarang yang tak lagi menyediakan ikan yang melimpah karena disebabkan cuaca yang tidak menentu. Karena itu para nelayan termasuk suami Dariyah tidak lagi bisa membaca cuaca. Mereka melaut hanya disebabkan itulah satu-satunya kemampuan mereka mempertahankan hidup, hanya menangkap ikan.

Dariyah lalu berfikir apa yang bisa Ia lakukan untuk bisa bertahan hidup, agar mampu membiaya 4 anaknya, Dariyah bertekad harus berbuat sesuatu. Ia yakin apa yang dialaminya pasti sama dengan puluhan istri nelayan lainnya. Maka Ia dan puluhan istri Nelayan mulai berkumpul dan berbicang apa yang bisa mereka lakukan.

Bersama 50 orang perempuan istri Nelayan yang sama-sama tak lulus SD Dariyah mulai berfikir untuk mencari pekerjaan alternatif, tidak hanya mengandalkan hasil melaut para suami. Membuat baso ikan adalah keahlian yang dimiliki oleh sebagian besar istri para nelayan.

Dengan keterbatas sumber dana dan keahlian yang dimiliki, akhirnya mereka membuat bakso ikan dan pemasarannya pun masih terbatas.

“Dengan program PNPM-Peduli kami berharap ada peningkatan pada produksi bakso ikan, kami juga tahu cara menjualnya agar lebih luas,” ungkapnya penuh harap.

Apa yang diungkapkan oleh Dariyah tidak jauh berbeda dengan apa yang diungkapkan oleh Aris, Bapak 34 tahun buruh PT Garam di Madura. Lelaki itu menceritakan Ia dan sekitar 50 puluhan buruh garam sampai saat ini tidak bisa keluar dari berbagai himpitan kemiskinan.

Penghasilan 150 ribu per minggu dari PT Garam tidak mampu mencukupi kebutuhan hidup mereka, bahkan hanya sekedar untuk makan. Menjadi buruh garam hanya dilakukan ketika kemarau saja, setelah itu Aris dan buruh-buruh lainnya memilih untuk mencari kerang di laut dengan penghasilan 5 ribu rupiah sehari.

Ia menceritakan bahwa sebenarnya jika saja mereka menjadi petani garam, dan bukan buruh garam mereka mungkin akan jauh lebih baik. Menjadi petani garam tidak bisa mereka lakukan karena mereka tidak memiliki lahan tambak. Disamping itu mereka tidak memiliki pengetahuan membuat garam yang sangat bagus dan menjual ke pasar yang lebih luas.

Aris dan buruh lainnya bukan tidak pernah berfikir untuk mencari pekerjaan lain, atau sampingan lain tapi mereka selalu mentok pada modal dan kemampuan. Sepanjang usia hanya menjadi buruh garam dan pencari kerang membuat mereka kesulitan mencari pekerjaan lain.

Setelah mendengarkan testimoni masyarakat yang akan menjadi penerima manfaat program PNPM-Peduli, Prof Dr Kacung Maridjan, ketua PBNU mengungkapkan bahwa kemiskinan masih mendera banyak rakyat Indonesia.

“Namun dengan optimisme dan berkerja bersama kemiskinan itu akan mampu diatasi,” ungkapnya penuh semangat. Ia juga menambahkan bahwa yang dibutuhkan sekarang adalah kesungguhan dari semua pihak untuk terus mengurangi kemiskinan. Dan program PNPM-Peduli menjadi salah satu kerjasama yang harus terus ditingkatkan. PBNU selaku ormas keagamaan memiliki komitmen kuat untuk melakukan pengurangan kemiskinan.

Lakpesdam NU menjadi salah satu executing organization yang mendapatkan hibah dana dari world Bank untuk program PNPM-Peduli. Lakpesdam NU akan melakukan peningkatan kapasitas kepada cabang-cabang lembaga NU agar cabang-cabang NU mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin dan kelompok marginal.

Diharapkan cabang-cabang lembaga/banom NU akan mampu bekerjasama dengan masyarakat miskin dan kelompok marginal dalam melakukan pengurangan kemiskinan. Program ini akan bekerja di 11 Propinsi yakni di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Lampung, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, NTB, DIY, Maluku. Dan ada sekitar 30 Kabupaten/Kota dan 150 Desa yang tercover dalam program. Pada tahap awal, program ini berdurasi selama satu tahun yakni dimulai pada Juni 2010 dan akan berakhir pada Mei 2012.

Terbaru

  • Inilah Trik Cuan dari Instagram Jadi Affiliator, Tapi Tanpa Perlu Jualan Produk!
  • Inilah 7 Ide Channel YouTube Aneh Tapi Sederhana yang Bisa Kalian Mulai Sekarang Juga!
  • Apa itu Umroh & Keutamaannya: Inspirasi dari pergiumroh.com
  • Belum Tahu? Gini Caranya Dapat Bisnis Sukses Cuma dari Clipping Video Pake AI
  • Inilah Rahasia Perbaiki Algoritma Video YouTube yang Mulai Sepi
  • Kenapa Cicilan di Bank Syariah Itu Tetap?
  • Inilah 7 Produk Digital Paling Realistis untuk Kalian yang Mau Jualan Online Tahun Ini!
  • Inilah 4 Strategi Memilih Niche SEO Terbaik Supaya Blog Kalian Cepat Ranking
  • Ini Trik Supaya Pengunjung Toko Online Kalian Jadi Pembeli Setia Pakai Omnisend!
  • 3 Strategi AI Terbukti Biar Bisnis E-Commerce Kalian Makin Cuan 2026!
  • Inilah 6 Langkah Tembus 5.000 Follower di X, Gini Caranya Supaya Akun Kalian Nggak Stuck Lagi!
  • SEO LinkedIn: Inilah Alasan Kenapa LinkedIn Ads Lebih Efektif Buat Bisnis B2B Dibanding Platform Lain
  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • Inilah Cara Pakai Google Maps Offline Biar Mudik Lebaran 2026 Nggak Nyasar Meski Tanpa Sinyal!
  • Inilah Alasan Mahkamah Agung Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar Resmi Menanti Akibat Praktik Monopoli
  • Inilah Cara Daftar dan Syarat SPMB SMK Boarding Jawa Tengah 2026, Sekolah Gratis Sampai Lulus!
  • Inilah Daftar Sekolah Kedinasan 2026 untuk Lulusan SMK, Bisa Kuliah Gratis dan Berpeluang Besar Langsung Jadi CPNS!
  • Inilah Pajak TER: Skema Baru PPh 21 yang Nggak Bikin Pusing, Begini Cara Hitungnya!
  • Inilah Jadwal Resmi Jam Buka Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Purwomartani Saat Mudik Lebaran 2026
  • Inilah Cara Mendapatkan Witherbloom di Fisch Roblox, Rahasia Menangkap Ikan Paling Sulit di Toxic Grove!
  • Kenapa Indomart Point Bisa Kalahkan Bisnis Kafe?
  • How to Fix VMSp Service Failed to Start on Windows 10/11
  • How to Fix Taskbar Icon Order in Windows 11/10
  • How to Disable Personalized Ads in Copilot on Windows 11
  • What is the Microsoft Teams Error “We Couldn’t Connect the Call” Error?
  • Why Does the VirtualBox System Service Terminate Unexpectedly? Here is the Full Definition
  • How to Use Orbax Checkpointing with Keras and JAX for Robust Training
  • How to Automate Any PDF Form Using the Power of Manus AI
  • How to Training Your Own YOLO26 Object Detection Model!
  • How to Build a Full-Stack Mobile App in Minutes with YouWare AI
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme