Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Pesantren Sebagai Tambang Emas Pendidikan Karakter

Posted on August 21, 2013

Bogor, NU Online
Kepala Badan Pusat Penelitian dan Pengembangan (Balitbang), Kementrian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), Prof Dr Khairil Anwar Notodiputro, Senin, mengatakan, pesantren dinilai sebagai “tambang emas” dan contoh pengembangan model pendidikan karakter di Indonesia.

“Pesantren merupakan pola pendidikan yang konsen dalam pengembangan karakter. Karakter menjadi variabel terpenting dalam pola pendidikan yang dikembangkan pesantren,” kata Prof Khairil Anwar Notodiputro, MS, di Bogor, Senin.

Prof Khairil Anwar Notodiputro mengemukakan, pengembangan pendidikan karakter yang digagas Kemdiknas, ditujukan untuk menanamkan kembali nilai-nilai dasar kebangsaan yang telah lama menjadi spirit dan falsafah kehidupan bermasyarakat dan negara.

Pendidikan karakter meliputi: penanaman nilai keagamaan dan religiusitas, nilai dasar yang terkandung dalam dasar dan falsafah negara Pancasila dan UUD 1945, nilai kemasyarakatan berupa nilai moral, etika, dan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat setempat, serta nilai kenegaraan yang menyangkut kecintaan terhadap Tanah Air dan bangsa.

Berbagai nilai-nilai yang tengah digali dan ditanamkan kembali oleh Kemendiknas tersebut, secara praktis telah banyak diterapkan dalam pola pendidikan pesantren di Tanah Air.

“Pesantren ibarat tambang emas pendidikan nasional. Pesantren telah lama mengembangkan model pendidikan karakter,” kata Prof Khairil yang juga wakil ketua Pimpinan Pusat Lembaga Pengembangan Pertanian NU PBNU.

Menurut guru besar tetap pada ilmu statistik Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alama (FMIPA) IPB, pernilaian terhadap pesantren, sebagai contoh bagi pengembangan pendidikan karakter, didasari oleh nilai-nilai yang diajarkan di sana.

Prof Khairil melanjutkan, pesantren mengajarkan budaya ikhlas, kesederhanaan, kemandirian, ukhuwwah islamiyyah, ukhuwwah watoniyyah atau persaudaraan kebangsaan, mempertahankan warisan budaya tradisional,dan  bercorak lokal.

Selain itu, komunitas pesantren juga memiliki motto mengedepankan budi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas, dan berpikiran bebas.

Oleh karena itu, Prof Khairil menyerukan, agar berbagai pemangku kepentingan pendidikan nasional, belajar dari pesantren dalam mengembangkan nilai-nilai karakter kepada para siswanya.

Terbaru

  • Everything You Need to Know About Project X and the Rumored AI-Powered Remaster of The Sims 4
  • Inilah Trik Cuan dari Instagram Jadi Affiliator, Tapi Tanpa Perlu Jualan Produk!
  • Inilah 7 Ide Channel YouTube Aneh Tapi Sederhana yang Bisa Kalian Mulai Sekarang Juga!
  • Apa itu Umroh & Keutamaannya: Inspirasi dari pergiumroh.com
  • Belum Tahu? Gini Caranya Dapat Bisnis Sukses Cuma dari Clipping Video Pake AI
  • Inilah Rahasia Perbaiki Algoritma Video YouTube yang Mulai Sepi
  • Kenapa Cicilan di Bank Syariah Itu Tetap?
  • Inilah 7 Produk Digital Paling Realistis untuk Kalian yang Mau Jualan Online Tahun Ini!
  • Inilah 4 Strategi Memilih Niche SEO Terbaik Supaya Blog Kalian Cepat Ranking
  • Ini Trik Supaya Pengunjung Toko Online Kalian Jadi Pembeli Setia Pakai Omnisend!
  • 3 Strategi AI Terbukti Biar Bisnis E-Commerce Kalian Makin Cuan 2026!
  • Inilah 6 Langkah Tembus 5.000 Follower di X, Gini Caranya Supaya Akun Kalian Nggak Stuck Lagi!
  • SEO LinkedIn: Inilah Alasan Kenapa LinkedIn Ads Lebih Efektif Buat Bisnis B2B Dibanding Platform Lain
  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • Inilah Cara Pakai Google Maps Offline Biar Mudik Lebaran 2026 Nggak Nyasar Meski Tanpa Sinyal!
  • Inilah Alasan Mahkamah Agung Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar Resmi Menanti Akibat Praktik Monopoli
  • Inilah Cara Daftar dan Syarat SPMB SMK Boarding Jawa Tengah 2026, Sekolah Gratis Sampai Lulus!
  • Inilah Daftar Sekolah Kedinasan 2026 untuk Lulusan SMK, Bisa Kuliah Gratis dan Berpeluang Besar Langsung Jadi CPNS!
  • Inilah Pajak TER: Skema Baru PPh 21 yang Nggak Bikin Pusing, Begini Cara Hitungnya!
  • Inilah Jadwal Resmi Jam Buka Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Purwomartani Saat Mudik Lebaran 2026
  • Inilah Cara Mendapatkan Witherbloom di Fisch Roblox, Rahasia Menangkap Ikan Paling Sulit di Toxic Grove!
  • How to Show Battery Percentage on Windows 11
  • How to Fix VMSp Service Failed to Start on Windows 10/11
  • How to Fix Taskbar Icon Order in Windows 11/10
  • How to Disable Personalized Ads in Copilot on Windows 11
  • What is the Microsoft Teams Error “We Couldn’t Connect the Call” Error?
  • How to Use Orbax Checkpointing with Keras and JAX for Robust Training
  • How to Automate Any PDF Form Using the Power of Manus AI
  • How to Training Your Own YOLO26 Object Detection Model!
  • How to Build a Full-Stack Mobile App in Minutes with YouWare AI
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme