Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Kisah Hikmah Luqmanul Hakim dalam Al-Qur’an dan Tips Sukses Dunia Akhirat

Posted on May 1, 2022

Kliping Pemikiran Islam, Ditulis oleh Supadilah Iskandar

“Orang cenderung membenci apa-apa yang tidak dia ketahui.” Ungkapan bersayap dari Ali bin Abi Thalib ini mengandung hikmah yang amat berharga, sehubungan dengan era medsos saat ini, di saat banyak orang lebih gandrung menggeluti hal-hal yang dia sukai, sedangkal apapun pengetahuan itu.

Berabad-abad sebelumnya, rakyat biasa yang ditokohkan dalam Alquran, yang selalu bicara dengan bobot hikmah yang sederhana tetapi mendalam adalah Luqmanul Hakim. Suatu hari, ia berpesan pada anak kandungnya, Tsaron, bahwa ada lima perkara yang layak dijadikan sandaran jika kita ingin dikategorikan sebagai manusia sukses dan bertakwa, yakni agama, ilmu, harta, rasa malu dan sifat dermawan.

“Kalau kelima hal tersebut sudah dikuasai, maka Allah akan menolongnya dari segala bujuk rayu setan,” tegas Luqmanul Hakim.

Luqman dikenal sebagai figur yang senang mengungkapkan hal-hal sederhana namun memiliki bobot makna. Kalimat yang bertele-tele, apalagi minim bobot, bukan saja membuat orang merasa bosan dan mengantuk, melainkan juga sangat rentan tergelincir dalam kekeliruan dan kesalahan. Sedangkan, kalimat yang singkat, padat dan tepat, memang hasil perenungan dan pendalaman akan makna hidup, dan hanya orang-orang cerdas saja yang mampu menghimpun dan merumuskannya dengan cermat.

Karena kalimat itu hasil dari perenungan yang mendalam, maka untuk mengurai dan menafsirkannya juga butuh perenungan yang mendalam juga. Kita pernah membaca kata mutiara dalam cover buku Perasaan Orang Banten yang berbunyi: “Karya yang lahir berdasarkan hati, hanya akan dapat dinikmati oleh pembaca yang punya hati.”

Boleh jadi ada orang yang merasa tersinggung mendengar kata-kata seperti itu, tetapi ketersinggungan itu tentu lahir dari orang-orang yang masuk dalam kategori yang disinyalir Sayyidina Ali tadi bahwa: “Orang cenderung membenci apa-apa yang tidak dia ketahui.” Hal ini mengandung arti bahwa kebodohan memang tak pernah konek dengan pendalaman makna, karena itu orang bodoh cenderung apatis dengan kata-kata yang singkat, padat serta mengandung bobot makna. Ia lebih memilih sesuatu yang enteng dan gampangan saja, biar sedangkal apapun pengertian dan makna yang terkandung di dalamnya.
Baca juga:  Penulis Satu-Satunya Tafsir Isyari Nusantara: Kiai Sholeh Darat Semarang (c. 1820-1903)

Tidak cacat logika

Kedangkalan berpikir akan selalu berkaitan dengan logika yang cacat. Ada dialog menarik dalam Alquran yang menunjukkan “cacat logika” dari seorang raja yang berkuasa di zaman Nabi Ibrahim. Dialah Namrud bin Kan’an, yang berdebat sengit dengan Nabi Ibrahim, bahwa dia pun bisa menghidupkan dan mematikan manusia seperti Tuhannya Ibrahim. Saat itu juga, Nabi Ibrahim membungkam kesombongan Namrud dengan kalimat, “Sesungguhnya Allah memunculkan matahari dari Timur, cobalah kau munculkan ia dari arah Barat.” (al-Baqarah: 258).

Kalimat penuh hikmah senantiasa menciptakan benteng pengamannya sendiri. Kalimat itu akan sulit didebat maupun digugat, dari ia mengandung harmoni dan kesenyawaan antara logika, etika maupun estetika. Coba perhatikan ungkapan bersayap dari kata-kata Rasulullah berikut ini: “Jika engkau tak punya rasa malu, maka berbuatlah semaumu.” Atau kata-kata berikut ini: “Nilai suatu perbuatan itu tergantung dari niat pelakunya.” Suatu kali, Rasulullah memperingatkan seorang sahabatnya, “Perbaikilah sifat dan perbuatanmu, maka akan sempurnalah imanmu.”

Ketika seorang yang berjiwa temperamental meminta nasihat pada Nabi, beliau tak berpanjang-panjang memberinya nasihat, cukup hanya mengingatkan, “Jangan marah.”

Saydina Ali juga seringkali mengucapkan kata-kata yang paralel dengan pesan-pesan Nabi, misalnya, “Orang yang berbuat salah tak boleh dicaci-maki.” Di saat lain, Sayyidina Ali menegaskan, “Tidak ada kemiskinan yang lebih buruk dari kebodohan.”
Baca juga:  Imam Sibawaihi, Zumbur, dan Politik

Luqmanul Hakim

Luqmanul Hakim hanyalah seorang budak penggembala yang berkulit hitam. Namun, ia tersohor dengan akhlak dan kepribadiannya, serta tutur katanya yang bijak, mendalam, serta memiliki bobot makna. Saat mendengar kabar tentang dirinya, Nabi Daud tergerak mengutus ajudannya agar segera menebus dan memerdekakan Luqman. Dalam waktu singkat, ia mengangkat Luqman agar menjabat selaku “hakim” di wilayah kekuasaannya.

Di surat Luqman ayat 12, disebutkan bahwa Allah telah menganugerahkan kepada Luqman berupa “hikmah”. Pengertian hikmah di situ sangat erat kaitannya dengan petunjuk atau “hidayah”. Bahwa ketika seseorang sudah menatap dengan penglihatan Allah, mendengar dengan pendengaran Allah, bahkan merasa dengan perasaan Allah, maka dia pun akan berucap dengan ucapan Allah juga. Tidak akan muncul kata-kata mubazir dan sia-sia yang keluar dari mulutnya.

Dan jika pun Anda seorang penulis, niscaya tangan dan pikiran Anda digerakkan oleh kekuatan yang kadang di luar jangkauan pemikiran Anda sendiri.

Luqmanul Hakim pernah memberi tausiyah intensif perihal hikmah kepada puteranya, khususnya mengenai ciri-ciri orang bertaqwa kapan pun dan di mana pun selalu memiliki karakteristik yang sejajar antara satu dengan yang lainnya.

Berabad-abad sebelum kelahiran Rasulullah, kita akan membaca poin-poin nasihat Luqman kepada puteranya, dan kita bisa membandingkan apa-apa yang dikatakannya, berbanding lurus dengan hadis-hadit Nabi, yang dituturkan kepada para sahabatnya. Beginilah kata-kata Luqmanul Hakim (dengan tidak mengubah esensinya):

“Orang yang memiliki hikmah, akan mampu menghidupkan hati-hati yang kaku dan mati. Ia tidak ingin mematahkan hati orang-orang yang sedang berproses untuk memperbaiki diri. Ia senang bergaul dengan orang-orang tak berpunya, tidak mau mengambil jarak dengan rakyat jelata. Orang yang memiliki hikmah justru akan berhati-hati dalam bersahabat dengan pihak penguasa. Kalaupun ia diberi amanat, ia senantiasa istiqamah dengan tugas dan tanggung jawabnya. Orang yang diberi hikmah akan senang menyanjung dan mengangkat derajat orang-orang yang terpinggirkan. Ia tidak memandang sebelah mata kepada orang-orang yang terhinakan. Ia lebih suka menolong dan membantu orang ketimbang menumpuk-numpuk harta untuk kepentingan dirinya.
Baca juga:  Anjing dan Maqam Spiritual
“Orang yang memiliki hikmah akan tinggi derajatnya di mata orang banyak. Kata-katanya selalu bermakna, dan selalu didengarkan. Ia tidak takut kepada siapapun, karena setiap kata yang diucapkannya sudah menciptakan benteng pengamannya sendiri. Ia akan memiliki sikap yang tangguh dan berani, bahkan dalam situasi krisis sekalipun. Ia akan senantiasa memposisikan diri selaku kapal atau bahtera yang berfungsi untuk menghantar para penumpang agar sampai ke pelabuhan, biarpun diterjang badai dan ombak ganas sekalipun. Ia juga akan berperan sebagai layar berkembang, yang senantiasa mengarahkan orang-orang di sekelilingnya ke jalan keselamatan dan kebahagiaan.

“Orang yang memiliki hikmah akan selalu merasa cukup, karena ia hanya memerlukan kebutuhan dan bukan keinginan. Ia selalu yakin bahwa Allah Yang Maha Kaya akan selalu memberi kecukupan bagi hamba-hamba yang dicintai-Nya. Fokusnya bukan pada hasrat dan kemegahan duniawi, karena segala hal yang bersifat materi dan keduniaan itu bersifat fana dan sementara. Ia selalu tergerak untuk mencerdaskan dan mendewasakan orang banyak, agar kapal yang berlayar itu dapat berlabuh bersama para penumpangnya, dalam mencapai kedamaian dan kesejahteraan bersama.” (*)

Baca Juga

Artikel ini di kliping dari Alif.id sebagai kliping/arsip saja. Segala perubahan informasi, penyuntingan terbaru dan keterkaitan lain bisa dilihat di sumber.

Terbaru

  • Everything You Need to Know About Project X and the Rumored AI-Powered Remaster of The Sims 4
  • Inilah Trik Cuan dari Instagram Jadi Affiliator, Tapi Tanpa Perlu Jualan Produk!
  • Inilah 7 Ide Channel YouTube Aneh Tapi Sederhana yang Bisa Kalian Mulai Sekarang Juga!
  • Apa itu Umroh & Keutamaannya: Inspirasi dari pergiumroh.com
  • Belum Tahu? Gini Caranya Dapat Bisnis Sukses Cuma dari Clipping Video Pake AI
  • Inilah Rahasia Perbaiki Algoritma Video YouTube yang Mulai Sepi
  • Kenapa Cicilan di Bank Syariah Itu Tetap?
  • Inilah 7 Produk Digital Paling Realistis untuk Kalian yang Mau Jualan Online Tahun Ini!
  • Inilah 4 Strategi Memilih Niche SEO Terbaik Supaya Blog Kalian Cepat Ranking
  • Ini Trik Supaya Pengunjung Toko Online Kalian Jadi Pembeli Setia Pakai Omnisend!
  • 3 Strategi AI Terbukti Biar Bisnis E-Commerce Kalian Makin Cuan 2026!
  • Inilah 6 Langkah Tembus 5.000 Follower di X, Gini Caranya Supaya Akun Kalian Nggak Stuck Lagi!
  • SEO LinkedIn: Inilah Alasan Kenapa LinkedIn Ads Lebih Efektif Buat Bisnis B2B Dibanding Platform Lain
  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • Inilah Cara Pakai Google Maps Offline Biar Mudik Lebaran 2026 Nggak Nyasar Meski Tanpa Sinyal!
  • Inilah Alasan Mahkamah Agung Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar Resmi Menanti Akibat Praktik Monopoli
  • Inilah Cara Daftar dan Syarat SPMB SMK Boarding Jawa Tengah 2026, Sekolah Gratis Sampai Lulus!
  • Inilah Daftar Sekolah Kedinasan 2026 untuk Lulusan SMK, Bisa Kuliah Gratis dan Berpeluang Besar Langsung Jadi CPNS!
  • Inilah Pajak TER: Skema Baru PPh 21 yang Nggak Bikin Pusing, Begini Cara Hitungnya!
  • Inilah Jadwal Resmi Jam Buka Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Purwomartani Saat Mudik Lebaran 2026
  • Inilah Cara Mendapatkan Witherbloom di Fisch Roblox, Rahasia Menangkap Ikan Paling Sulit di Toxic Grove!
  • How to Show Battery Percentage on Windows 11
  • How to Fix VMSp Service Failed to Start on Windows 10/11
  • How to Fix Taskbar Icon Order in Windows 11/10
  • How to Disable Personalized Ads in Copilot on Windows 11
  • What is the Microsoft Teams Error “We Couldn’t Connect the Call” Error?
  • How to Use Orbax Checkpointing with Keras and JAX for Robust Training
  • How to Automate Any PDF Form Using the Power of Manus AI
  • How to Training Your Own YOLO26 Object Detection Model!
  • How to Build a Full-Stack Mobile App in Minutes with YouWare AI
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme