Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Iklan di Android Banyak Kuras Baterai

Posted on March 21, 2012

Jakarta- Hampir semua pengguna ponsel cerdas pasti pernah menghadapi masalah boros baterai. Khusus pengguna Android, yang mengalami hal ini sebagai rutinitas, kini saatnya Anda mengecek aplikasi gratisan yang terpasang di ponsel Anda.

Dikutip dari PC Mag, Selasa, 20 Maret 2012, sebuah penelitian menemukan bahwa dari seluruh alokasi daya baterai yang digunakan untuk menyokong jalannya aplikasi, sekitar 75 persennya disedot oleh iklan dari pihak ketiga.

Aplikasi gratisan di Android memang kerap dipasangi iklan sebagai harga yang harus “dibayar” pengguna sebagai kompensasi mendapatkan aplikasi secara cuma-cuma.

Penelitian yang dipimpin oleh Abhinav Pathak ini menggunakan program Eprof, yang dapat menganalisis penggunaan baterai dengan memisahkan faktor penyedot daya dari dalam dan luar aplikasi.

Sementara itu perangkat yang digunakan tim adalah HTC Passion (Nexus One) yang berjalan dengan Android versi 2.3.

Tim peneliti mengambil sampel lima aplikasi populer Android, salah satunya game besutan Rovio, Angry Birds. Setelah diteliti ternyata daya baterai yang dibutuhkan untuk memainkan game ini kurang dari 30 persen.

Adapun sisanya digunakan untuk mengoleksi data lokasi pengguna untuk menentukan iklan yang sesuai serta untuk mengunduh dan menampilkan iklan tersebut.

Meskipun informasi dari pengguna hanya dikirim satu kali, Pathak mencatat bahwa iklan yang berbeda ditampilkan pada masing-masing level dan ini menjadi penyebab borosnya baterai selama memainkan game.

Ini tidak hanya terjadi pada Angry Birds. Hasil serupa juga terjadi pada sampel lain seperti FreeChess. Sementara pada aplikasi The New York Times, tidak hanya iklan yang rakus akan daya baterai, tapi juga kerja ganda dari browser bawaan dan aplikasi itu sendiri.

Pathak menyebutkan bahwa tujuan penelitian ini bukan untuk mengekspose aplikasi atau agensi periklanan yang ternyata rakus baterai. Menurut dia, saat ini proses coding iklan pada Android belum berjalan dengan baik.

Oleh karena itu ia menyarankan pengembang dan pengiklan sama-sama bekerja untuk meningkatkan efisiensi software mereka.

Sumber: Tempo

Terbaru

  • Inilah Rahasia ReciMe, Potensi Sukses dari Aplikasi Resep Sederhana
  • Perkuat Kemandirian Industri Alat Kesehatan Nasional, Astra Komponen Indonesia Hadirkan Alat Kesehatan Berbasis Teknologi Digital
  • Vidrush, Solusi Produksi Video massal buat Channel Faceless
  • Inilah Higgsfield AI Audio, Trik Canggih Buat Voice Cloning dan Dubbing Video Youtube Otomatis!
  • Everything You Need to Know About Project X and the Rumored AI-Powered Remaster of The Sims 4
  • Inilah Trik Cuan dari Instagram Jadi Affiliator, Tapi Tanpa Perlu Jualan Produk!
  • Inilah 7 Ide Channel YouTube Aneh Tapi Sederhana yang Bisa Kalian Mulai Sekarang Juga!
  • Apa itu Umroh & Keutamaannya: Inspirasi dari pergiumroh.com
  • Belum Tahu? Gini Caranya Dapat Bisnis Sukses Cuma dari Clipping Video Pake AI
  • Inilah Rahasia Perbaiki Algoritma Video YouTube yang Mulai Sepi
  • Kenapa Cicilan di Bank Syariah Itu Tetap?
  • Inilah 7 Produk Digital Paling Realistis untuk Kalian yang Mau Jualan Online Tahun Ini!
  • Inilah 4 Strategi Memilih Niche SEO Terbaik Supaya Blog Kalian Cepat Ranking
  • Ini Trik Supaya Pengunjung Toko Online Kalian Jadi Pembeli Setia Pakai Omnisend!
  • 3 Strategi AI Terbukti Biar Bisnis E-Commerce Kalian Makin Cuan 2026!
  • Inilah 6 Langkah Tembus 5.000 Follower di X, Gini Caranya Supaya Akun Kalian Nggak Stuck Lagi!
  • SEO LinkedIn: Inilah Alasan Kenapa LinkedIn Ads Lebih Efektif Buat Bisnis B2B Dibanding Platform Lain
  • Inilah Alasan Kenapa Kolom Komentar YouTube Kalian Sering Menghilang Secara Misterius!
  • Cara Kelola Auto-Posting Semua Media Sosial Kalian Pakai Metricool
  • Studi Kasus Sukses Instagram Maria Wendt Dapat 12 Juta View Instagram Per Bulan
  • ZenBook S16, Vivobook Pro 15 OLED, ProArt PX13, dan ROG Zephyrus G14, Laptop Bagus dengan Layar OLED!
  • Caranya Ngebangun Website Directory dengan Traffic Tinggi dalam Seminggu!
  • Cara Mengembangkan Channel YouTube Shorts Tanpa Wajah
  • Inilah Cara Menghitung Diskon Baju Lebaran Biar Nggak Bingung Saat Belanja di Mall!
  • Cara Jitu Ngebangun Bisnis SaaS di Era AI Pakai Strategi Agentic Workflow
  • Inilah Rincian Gaji Polri Lulusan Baru 2026, Cek Perbedaan Jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Sebelum Daftar!
  • Inilah 5 Channel YouTube Membosankan yang Diam-diam Menghasilkan Banyak Uang
  • Inilah Cara Pakai Google Maps Offline Biar Mudik Lebaran 2026 Nggak Nyasar Meski Tanpa Sinyal!
  • Inilah Alasan Mahkamah Agung Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar Resmi Menanti Akibat Praktik Monopoli
  • Inilah Cara Daftar dan Syarat SPMB SMK Boarding Jawa Tengah 2026, Sekolah Gratis Sampai Lulus!
  • How to Fix Excel Formula Errors: Quick Fixes for #NAME
  • How to Clear Copilot Memory in Windows 11 Step by Step
  • How to Show Battery Percentage on Windows 11
  • How to Fix VMSp Service Failed to Start on Windows 10/11
  • How to Fix Taskbar Icon Order in Windows 11/10
  • How to Use Orbax Checkpointing with Keras and JAX for Robust Training
  • How to Automate Any PDF Form Using the Power of Manus AI
  • How to Training Your Own YOLO26 Object Detection Model!
  • How to Build a Full-Stack Mobile App in Minutes with YouWare AI
  • How to Create Consistent Characters and Cinematic AI Video Production with Seedance
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme