Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Empat Kriteria Ulama untuk Dijadikan Sumber Ilmu Pengetahuan

Posted on April 21, 2022

Jakarta,

Seseorang tidak bisa instan dalam beragama, sehingga mesti memiliki ilmu pengetahuan yang diambil dari sumber otentik yakni para guru, kiai, atau ulama. Dari merekalah, seseorang bisa mengambil ilmu pengetahuan yang mendalam tentang agama. 

Anggota Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ghufron Mubin mengingatkan umat Islam untuk berhati-hati dalam memilih guru untuk dijadikan sebagai sumber ilmu pengetahuan. Sebab, ilmu tersebut akan menjadi dasar dalam beragama dan berkehidupan. 

“Kita tahu bahwa ulama adalah pewaris para nabi, mewarisi keilmuan dan perjuangannya kepada umat. Maka yang perlu kita tekankan adalah siapa ulama pewaris nabi,” ungkap Kiai Ghufron dalam tayangan Kriteria Ulama yang Bisa Dijadikan Guru diakses  pada Kamis (21/4/2022). 

Ia mengutip pendapat Syekh Ibrahim Al-Bajuri yang memberikan kriteria ulama agar tidak salah dalam memilih dan menjadikan sumber keagamaan. Dikatakan, ada empat kriteria yang tak boleh lepas dari seseorang yang hendak dijadikan guru dalam beragama dan kehidupan. 
 
Pertama, ulama adalah orang yang pakar tentang ilmu akidah. Dari kepakarannya itu, orang akan menjadi kenal kepada Allah dan mengetahui kesucian Allah dari segala sifat-sifat kemakhlukan.

“Karena orang yang dengan sengaja atau tidak, dengan pengetahuan atau tidak, menyematkan sifat makhluk secara makna kepada Allah, maka sungguh dia telah keluar dari agama. Oleh karena itu, ulama mesti orang yang pakar akidah. Bukan orang yang mengajarkan akidah mujassimah dan musyabbiha,” jelas Kiai Ghufron.  

Kedua, ulama yang pantas dijadikan sebagai teladan adalah orang yang pakar mengenai ilmu-ilmu syariat. Inilah yang dibutuhkan umat di dalam setiap tindakan. Sebagai sumber hukum, ulama harus menguasai ushul fiqih dan ilmu tafsir Al-Qur’an. Dari situ, seorang ulama mampu menggali hukum-hukum untuk ditetapkan. 

“Hukum itu tergantung pada sebab, ada sebab ada hukum, tidak ada sebab tidak ada hukum. Tetapi cara penggaliannya adalah harus orang yang betul-betul pakar sehingga tidak ada penyimpangan-penyimpangan yang akan menyesatkan orang lain,” tegas Kiai Ghufron. 

Ketiga, seorang ulama harus selalu punya sikap dan tindakan yang terpuji, baik menurut sosial maupun terpuji menurut syariat. Kiai Ghufron menegaskan, jika ada seseorang yang ucapan dan tindakannya, mengajak orang lain berbuat tidak baik maka orang tersebut tidak boleh dipanggil sebagai ulama. 

“Ulama harus selalu bersikap dan bertindak dengan sikap dan tindakan yang terpuji. Tidak boleh melakukan, mengajak, dan mengajarkan orang lain untuk melakukan hal-hal tercela. Contohnya menghujat orang lain, membuka aib orang lain di depan orang-orang yang tidak semestinya tahu,” katanya.
 
Keempat, ulama haruslah memiliki perasaan khauf dan raja’. Artinya, punya perasaan takut terhadap siksa dan keadaan yang tidak mengenakkan karena kemaksiatan serta dosa yang telah diperbuat. Selain itu, memiliki perasaan penuh harap akan surga dan berbagai kenikmatan sebagai buah dari ketaatan.

“Dia tidak tahu apa yang sebenarnya Allah takdirkan, maka dia takut, khawatir. Jangan-jangan dia mempunyai ketetapan yang tidak baik sampai akhir sebagai ketetapan dari Allah. Tetapi dia punya harapan besar yang disebut ar-raja’. Ketika dia beramal baik, beribadah kepada Allah, ibadah mahdhah dan sosial, dia punya harapan,” jelas Kiai Ghufron. 

“Rasul mengabarkan, tidak akan ada satu titik pun perbuatan baik yang tidak akan menjadi catatan, sehingga karena ingat terhadap luas rahmat dan ampunan, dia mempunyai harapan besar,” lanjutnya. 

Itulah empat kriteria yang tidak boleh lepas dari seorang ulama, sehingga ketika ada seorang yang di dalam dirinya terdapat empat kriteria ini dengan sempurna, maka jadikanlah orang itu sebagai sumber ilmu pengetahuan untuk menjadi dasar beragama dan berkehidupan.

“Tetapi kalau tidak (dan dijadikan guru) maka kita akan meminum ilmu yang keruh dan tidak akan bisa baik dalam beragama,” pungkas Kiai Ghufron. 

Ciri-ciri ulama

Ciri ulama yang dikabarkan oleh Al-Qur’an terdapat dalam Surat Fathir ayat 28. Ayat itu berbunyi, innamaa yakhsallaha min ‘ibadihil ulamaa-u. Ayat ini bermakna bahwa yang takut kepada Allah dari sekian hamba-Nya adalah ulama.

Dalam artikel berjudul Ciri-ciri Ulama dalam Kajian Tafsir Al-Qur`an dikatakan bahwa Surat Fathir ayat 28 itu tidak memberikan keterangan apa pun perihal kriteria ulama. Namun, ulama tafsir seperti Syekh M Jamaluddin Al-Qasimi menjelaskan siapa ulama yang dimaksud dalam Surat Fathir tersebut.

Menurut Al-Qasimi dalam Tafsirul Qasimi atau Mahasinut Ta’wil, ulama adalah mereka yang takut kepada Allah meskipun tidak melihat-Nya. Mereka juga memahami sifat keagungan dan perbuatan baik yang layak bagi-Nya karena titik tumpu dari rasa takut adalah pengenalan atas zat yang ditakuti dan mengerti ‘kondisi’-Nya. 

Orang yang lebih mengenal-Nya, maka ia yang paling takut kepada-Nya sebagaimana sabda Rasulullah saw dalam Shahih Bukhari, ‘Aku orang yang paling takut di antara kamu kepada Allah, dan aku yang paling bertakwa di antara kalian’.

Pewarta: Aru Lego Triono Editor: Kendi Setiawan

Artikel ini di kliping dari www.nu.or.id sebagai kliping/arsip saja. Segala perubahan informasi, penyuntingan terbaru dan keterkaitan lain bisa dilihat di sumber.

Terbaru

  • Inilah Kronologi Viral Video Dugaan Asusila Pegawai Disdik Pasuruan di Mobil Dinas
  • Polisi Polda Sumut Resmi Dipecat: Dari Video Viral Sampai Sidang Etik Ini Kronologinya
  • ASUS ExpertBook Ultra: Produk Flagship yang Cerminkan Kepemimpinan ASUS di Pasar Global
  • Inilah Tahapan dan Syarat Pendaftaran Beasiswa Garuda 2026 Gelombang II (25 Mei – 25 Juni 2026)
  • Ini Maksud Soal Tugas Guru Non-ASN Berakhir 2027!
  • Apa Itu Siscamling? Inilah Cara Mengaktifkan Paket Anti Spam Telkomsel
  • Sah, Nilai TKA Jadi Salah Satu Komponen Seleksi Siswa SPMB Secara Nasional 2026
  • Inilah 3 Lagi Pinjol Ilegal Menurut OJK Tahun 2026
  • Cara Login Proktor Browser OSN Mode Online, Uji Coba OSN Semua Jenjang Terbaru
  • Inilah Link Web Komunikasi OSN 2026 anbk.kemendikdasmen.go.id/osnk ANBK Kemendikdasmen untuk Simulasi
  • Inilah Jadwal Pembagian Deviden BBRI 2026, Siap-siap!
  • Ini Alasan Kenapa Followers IG Berkurang Sendiri Mei 2026?
  • Panduan Download vhd-osnk-2025_fresh versi 29.25.5.0 untuk Uji Coba OSN-K SMA SMP Sederajat 2026
  • Iniloh Syarat dan Komponen Nilai Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Nilai Rapor 2026/2027
  • Inilah Syarat dan Prosedur Ikut Seleksi Siswa Unggul ITB Jalur Tes Tulis 2026/2027
  • Inilah Kronologi & Latar Belakang Kasus Erin Taulany vs ART Hera: Masalah Facebook Pro?
  • Inilah Alasan Kenapa Ending Film Children of Heaven diubah di Indonesia
  • Ini Alasan Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualaf Richard Lee
  • Inilah Syarat Dokumen SSU ITB 2024-2026 yang Wajib Kalian Siapkan Supaya Nggak Gagal Seleksi Administrasi
  • Inilah Episyrphus Balteatus, Lalat Unik Penyamar yang Sangat Bermanfaat bagi Taman Kalian
  • Inilah Cara Lolos Seleksi Siswa Unggul ITB Lewat Jalur Tes Tulis Biar Jadi Mahasiswa Ganesha
  • Inilah Penemuan Fosil Hadrosaurus yang Ungkap Bahwa Penyakit Langka Manusia Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah
  • Inilah Penemuan Terbaru yang Mengungkap Bahwa Sunburn Ternyata Disebabkan Oleh Kerusakan RNA
  • Inilah Alasan Kenapa Manusia Lebih Sering Hamil Satu Bayi daripada Kembar Menurut Penelitian Terbaru
  • Inilah Syarat dan Cara Pendaftaran IMEI Internasional Mulai Mei 2026
  • Bocoran Spek Samsung Galaxy S27 Ultra Nih, Kamera 3X Hilang + Teknologi AI
  • Inilah Perbedaan Motorola G47 dan Motorola G45, Cuma Kamera 108 Megapiksel Doang?
  • Update Baru Google Gemini: Bisa Bikin File Word, PDF, Excel secara Otomatis
  • Rekomendasi Motor Listrik 2026 Anti Mogok!
  • Ini Loh Honda Vision 110, Motor Baru Seharga Beat & Rangka eSAF Khusus Pasar Eropa
  • How to build a high-performance private photo cloud with Immich and TrueNAS SCALE
  • How to Build an Endgame Local AI Agent Setup Using an 8-Node NVIDIA Cluster with 1TB Memory
  • How to Master Windows Event Logs to Level Up Your Cybersecurity Investigations and SOC Career
  • How to Build Ultra-Resilient Databases with Amazon Aurora Global Database and RDS Proxy for Maximum Uptime and Performance
  • How to Build Real-Time Personalization Systems Using AWS Agentic AI to Make Every User Feel Special
  • How to Write Super Fast GPU Kernels in Python Using CUTLASS and JAX for Your Deep Learning Projects
  • How to set up OpenClaw and build your own local AI assistant plugins with ease
  • How to Create Stunning Cinematic AI Videos Using the New Higgsfield Canvas Node-Based Architecture
  • How to master Google Pomelli for automated on-brand marketing campaigns in minutes
  • Whats New in OpenClaw 5.6 Release?
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme