Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Gang Kecil dan Secuplik Kisah Pembelajaran Toleransi

Posted on April 20, 2022

Pembelajaran hidup bisa didapat dari mana pun, dari siapa pun dan dari peristiwa apa pun. Seperti pembelajaran yang saya dapat dari sebuah gang kecil. Gang yang diberi tanda nama “Melati 4”, ada sekitar 16 kepala keluarga yang tinggal di gang kecil ini. Ya, gang kecil, namun banyak pelajaran hal-hal besar darinya.
 
Sebagai orang yang hidup di kompleks perumahan, tentu saja orang-orang yang menghuni gang kecil ini heterogen. Mereka tinggal dengan berbagai karakter dan identitas: suku, agama, dan kepribadian berbeda-beda. Ada suku Jawa, Batak, Sunda. Ada yang berasal dari Kupang, Solo, Sulawesi, hingga Manado. Agamanya pun beragam, ada Islam, Katolik, dan Kristen. Jadi, sudah mirip gado-gado komposisi lengkap.
 
Meski beragam, namun setiap orang di gang kecil ini memiliki nilai toleransi yang tinggi. Misalnya, ketika pengajian rutin khusus orang Islam, tetangga-tetangga yang non-Muslim tidak sungkan turut membantu menyediakan tikar dan keperluan lainnya, bahkan mereka juga ada yang membuat kue khusus untuk acara pengajian. Ketika perayaan Natal pun, kami yang Muslim menghormati dan menghargai perayaan hari besar keyakinan tetangga-tetangga kami dengan hal yang sama.
 
Dari keberagaman ini pula, anak-anak yang hidup di lingkungan ini pelan-pelan belajar tentang agama dan perbedaan keyakinan. Proses ini tak instan, namun kebiasaan yang dijalankan di lingkungan yang beragam dan saling menghargai ini membuat mereka turut serta belajar kalau mereka hidup dengan perbedaan-perbedaan yang tak harus menjadikan mereka menjauh, tapi bagaimana menjadikan keragaman itu pengalaman untuk belajar toleransi.
 
Sebagaimana kisah yang terjadi pada anak saya dan teman akrabnya: Apta dan Cristin. Rekan perempuan sepermainannya ini berasal dari keluarga Kristen yang taat. Hampir setiap Minggu (sebelum pandemi) keluarga ini pergi ke gereja. Saat Natal pun di rumah Cristin terpajang pohon Natal sebagai bagian merayakan hari besar mereka.
 
Suatu hari Apta, anak saya yang berusia 6 tahun itu penasaran dengan pohon Natal cantik yang terpajang rapi di ruang tamu Cristin dan meminta kami membelikan dan dipajang di rumah kami. “Bunda-Bunda, Mas Apta mau beli pohon Natal kayak Cristin, bagus lho Bunda. Beliin ya, please, please,” ujarnya dengan mimik memelas ala-ala dia.
 
Permintaan sederhana, yang perlu strategi khusus untuk menjawabnya. Kami pun pelan-pelan menata kata, menjelaskan tentang pokok keragaman ini. “Gini Mas Apta, pohon Natal itu kan dipajang karena Dedek Cristin merayakan Natal. Mas Apta agamanya apa?,” tanyaku.
 
“Islam,” jawabnya.
 
“Dedek Cristin agamanya apa?,” pertanyaanku berlanjut, kebetulan soal agama ini pernah saya jelaskan ketika Mas Apta shalat Jumat di Masjid, sementara saya meminta Cristin pulang dulu ketika Apta mau sembahyang Jumat. Dan, saya menjelaskan kalau Cristin tidak shalat Jumat karena agamanya Kristen, sementara Apta Islam.
 
“Kristen,” jawab Mas Apta mengingat apa yang pernah saya jelaskan dulu.
 
“Iya, benar. Kalau Islam kan Hari Rayanya Idul Fitri, yang Mas Apta takbiran `Allahu Allahu Akbar` kemarin itu. Lha kalau Kristen hari rayanya Natal, makanya ada Pohon Natal di rumah Dedek Cristin,” ucapku memaparkan perbedaan antara dia dan Cristin.
 
“O, gitu ya Bunda, ya udah Mas Apta nggak minta beli pohon Natal,” jawabnya.
 
Tidak hanya masalah pohon Natal, banyak sekali hal-hal soal perbedaan agama antara dia dan Cristin yang seringkali memantik pertanyaan di benak anak saya ini. Terkadang soal shalat, soal ngaji, dan juga puasa.
 
Suatu hari saat dia belajar puasa Ramadhan sementara Cristin makan jajan. Dia spontan nyletuk, “Tin, kamu nggak puasa ya, kok makan jajan?”
 
Mendengar pertanyaan itu, saya langsung menjelaskan kalau ajaran agama Cristin, tidak ada puasa Ramadhan. “Tapi dalam Islam ada kewajiban puasa Ramadhan, jadi nggak boleh mengolok-olok Cristin ketika makan jajan saat Mas Apta puasa Ramadhan, ya,” pintaku yang dibalas anggukan kecil oleh Apta.
 
Perbedaan agama ini seringkali membuatku terheran-heran juga. Suatu hari, Kak Josua (kakak Cristin) bermain di ruang depan tempat saya mengajar ngaji. Dia memegang iqro` dan tiba-tiba mengajarkan Apta membaca Iqro` huruf tunggal. “A” “Ba” “A” “Ba” “A”.
 
Ternyata Kak Josua, yang memang terkenal cerdas dan mudah mengingat seringkali mendengar anak-anak mengaji di rumah saya. Cristin pun bisa shalawat yang seringkali dia dengar dari tontonan Upin-Ipin.
 
Dari kisah-kisah di lingkungan gang kecil ini, semoga kita bisa belajar bahwa sejatinya perbedaan-perbedaan adalah sebuah keniscayaan. Hidup terasa lebih indah ketika kita sanggup memahami dan menghargai keanekaragaman itu.   
 
Nidlomatum MR, praktisi Homeschooling

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara dan UNDP

Artikel ini di kliping dari www.nu.or.id sebagai kliping/arsip saja. Segala perubahan informasi, penyuntingan terbaru dan keterkaitan lain bisa dilihat di sumber.

Terbaru

  • Isu SKTP Februari 2026 Sudah Terbit Ternyata Cuma Hoaks? Cek Jadwal Resminya Di Sini
  • Apa itu Mihari Novel? Aplikasi Baca Novel Dibayar
  • Cara Mengatasi NIK Belum Ditemukan di DTKS Saat Daftar KIP Kuliah, Jangan Panik Dulu!
  • Inilah 3 Karakteristik Pembagian Masyarakat Menurut Sibrani yang Bikin Kita Paham Struktur Sosial
  • Inilah Cara Mengatasi Status Bansos Atensi YAPI NTPN Tidak Ditemukan Biar Bantuan Tetap Cair!
  • Cara Mudah Unduh Video DS2Play Tanpa Ribet
  • Apa itu Free Float di Dunia Saham? Ini Artinya
  • Hati-Hati Modus Penipuan Asuransi BCA, Ini Caranya!
  • Inilah Panduan Lengkap Pendaftaran PPDB SMA Unggul Garuda Baru 2026, Simak Syarat dan Alurnya!
  • Alternatif Terbaik Dari OmeTV, Tanpa Takut Kena Banned
  • Tips Nama Petugas TKA SD/SMP Muncul Otomatis di Berita Acara
  • Inilah Fakta di Balik Video Botol Teh Pucuk Viral yang Lagi Rame di TikTok!
  • Apa itu Aturan Waktu Futsal dan Extra Time di Permainan Futsal?
  • Contoh Jawaban Refleksi Diri “Bagaimana Refleksi tentang Praktik Kinerja Selama Observasi Praktik Kinerja”
  • Main Telegram Dapat Uang Hoax atau Fakta?
  • Apa itu Lock iCloud? Ini Artinya
  • Integrasi KBC dan PM di Madrasah? Ini Pengertian dan Contoh Praktiknya
  • Ini Trik Input Pelaksana PBJ di Dapodik 2026.C Biar Info GTK Langsung Valid dan Aman!
  • Apa Maksud Hukum Dasar yang Dijadikan Pegangan dalam Penyelenggaraan Suatu Negara? Ini Jawabannya
  • Apakah Apk Puskanas Penipuan?
  • Inilah 10 Alternatif Mesin Pencari Selain Yandex yang Anti Blokir dan Aman Digunakan
  • Caranya Supaya WhatsApp Nggak Kena Spam Terus Meski Sudah Ganti Nomor, Ternyata Ini Rahasianya!
  • Jangan Tergiur Harga Murah! Inilah Deretan Risiko Fatal Membeli iPhone Lock iCloud
  • Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026? Ini Pengertian dan Alur Lengkapnya
  • Inilah Cara Cek KIS Aktif Atau Tidak Lewat HP dan Solusi Praktis Jika Kepesertaan Nonaktif
  • Apa tiu Keberagaman? dan Kenapa Kita Butuh Perbedaan
  • Inilah Rekomendasi Tablet RAM 8 GB Paling Murah 2026 Buat Kerja dan Kuliah!
  • Ini Bocoran Honorable Mention TOTY FC Mobile OVR 117 dan 34 Kode Redeem Paling Baru!
  • Inilah Cara Memilih Smartband GPS Terbaik Biar Olahraga Kalian Makin Efektif!
  • Cara Cek Garansi iPhone dengan Benar, Penting Banget Buat yang Mau Beli HP Baru atau Bekas!
  • TinyMediaManager: A Plugin to Organize and Manage Jellyfin Media Library
  • How to Fix the Subscript Out of Range Error in Microsoft Excel
  • What’s New in Podman 5.8: Quadlet & SQLite Migration Explained
  • Microsoft Fixes Old Windows 10 Bug Affecting Parental Controls
  • OpenVPN 2.7 Released with Multi-Socket Support Explained
  • Prompt AI Menyusun Script Pola Suara Karakter agar Brand Jadi Ikonik
  • Prompt AI untuk Merancang Karakter Brand yang Ikonik
  • Prompt AI Audit Konten Sesuai Karakter Brand
  • Prompt AI Merubah Postingan LinkedIn Jadi Ladang Diskusi dengan ChatGPT
  • Prompt AI: Paksa Algoritma LinkedIn Promosikan Konten Kalian
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme