Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Keunikan Cara Berbuka dan Bersantap Sahur Para Santri di Pesantren

Posted on April 16, 2022

Kliping Pemikiran Islam, Ditulis oleh Akhmad Idris

Dunia pesantren memang selalu menarik untuk diceritakan. Selain karena sistem sekolah berasramanya, pesantren juga dapat menjadi sarana menumbuhkan kemandirian anak-anak lewat cara memenuhi kebutuhan perut setiap hari, terlebih di bulan Ramadan seperti saat ini. Dua waktu yang pasti tak bisa dilewatkan saat bulan puasa adalah waktu berbuka dan bersantap sahur. Berbuka menjadi hal yang paling ditunggu karena dari pagi hingga sore harus menahan segala hal yang berkaitan dengan urusan perut, sedang bersantap sahur menjadi hal yang sulit ditinggal sebab diharapkan menjadi ‘bekal’ untuk menahan lapar maupun dahaga setelahnya. Menariknya, para santri memiliki cara-cara yang unik dalam memaksimalkan dua waktu tersebut.

Berbuka di Masjid dan Bersantap Sahur ala Chef

Sudah menjadi rahasia umum bahwa para santri kerap akrab dengan kesulitan ekonomi, sehingga mendapatkan menu buka secara gratis akan menjadi kabar baik di tengah menahan rasa lapar menjelang berbuka. Saat masih menjadi santri di pesantren dulu, saya dan kawan-kawan sering mencari menu buka gratisan di masjid yang tak jauh dari pondok. Hal yang membuat kegiatan ini terasa menyenangkan adalah kebersamaan bersama kawan. Kami berjalan bersama menuju masjid dengan membayangkan buka puasa yang seru, meskipun tak jarang kami harus berjalan dengan kaki nyeker alias tanpa alas kaki. Pemandangan seperti ini sudah biasa dalam kehidupan pesantren, karena menjaga keberadaan sandal sama sulitnya dengan menangkap belut menggunakan tangan kosong.
Baca juga:  “Nashoihul Khottotin”, Wejangan Bagi Para Kaligrafer
Tak hanya waktu berbuka yang menarik untuk dikisahkan, waktu bersantap sahur juga menjadi kisah yang tak boleh dilewatkan begitu saja. Kebanyakan para santri melakukan santap sahur dengan cara memasak bersama-sama di dapur yang telah disediakan oleh pondok pesantren. Beberapa santri mendadak berlagak menjadi seorang chef andal yang bisa membuat menu apapun, mulai dari tempe serta tahu yang bisa terasa seperti daging sapi hingga secobek sambal yang sesumbarnya tidak kalah lezat dengan restoran-restoran ternama. Aktivitas memasak dimulai pukul 01.30 dengan tugas yang dibagi oleh seorang santri yang dipercaya sebagai ‘koki’. Ada yang bertugas mengiris tempe serta tahu sekaligus menggorengnya, ada juga yang bertugas memasak beras agar menjadi nasi yang enak dan lembut, hingga yang bertugas mencari beberapa potong daun pisang sebagai alas makanan nanti.

Ketika masakan telah siap disajikan di atas daun pisang, maka para santri akan duduk memutari beberapa helai daun pisang sembari menunggu nasi; sambal; dan lauk disajikan di atasnya. Kebetulan area dapur pondok saya cenderung sedikit gelap, sehingga kondisi sekitar dapur terkesan remang-remang. Pernah suatu kali saat bersantap sahur, saya tertipu dengan sebiji laos yang saya sangka seiris daging sapi gegera penerangan yang minim. Seketika kejadian ini memicu gelak tawa kawan-kawan saya yang bukannya iba malah tertawa bahagia. Harus diakui, memang awalnya seperti kena jebakan, namun ketika sudah tak duduk di sana lagi seperti dulu, kini saya kembali merindukan masa-masa kena jebakan itu lagi di depan dapur dengan cahaya remang-remang, menunggu wajah-wajah polos kawan-kawan yang sudah tidak sabar menikmati menu santap sahur. Pertanyaannya, adakah yang lebih sendu dari gemeletuk suara gigi yang mengunyah nasi sembari berharap kehangatan seperti ini tetap abadi?
Baca juga:  Islam di Banjar (1): Ritual, Makhluk Gaib hingga Tingkah Generasi Milenial
Berbuka Hanya dengan Segelas Air

Di balik keunikan dan keseruan cara berbuka para santri di pondok pesantren, tersimpan kisah-kisah mengharukan. Satu di antaranya adalah seorang teman saya mondok dulu yang bernama Bahus (nama samaran). Bahus merupakan seorang santri yang pendiam juga pemalu, sehingga jarang ada santri lain yang sangat akrab dengannya. Sebagian besar santri hanya bergaul seadanya⸻basa-basi santri. Suatu waktu saat memasuki pertengahan bulan Ramadan, kulihat dia hanya berdiam diri di kamar, padahal santri-santri yang lain sudah mulai sibuk mempersiapkan buka puasa. Saya yang sebenarnya juga ‘agak’ malas ngobrol dengannya terpaksa menyempatkan diri untuk bertanya apakah dia tidak bersiap-siap membeli/memasak menu berbuka puasa.

Bahus hanya menggeleng sembari tersenyum, namun kulihat ada sorot gelisah dari sudut matanya. Akhirnya saya diam-diam menunggu azan Magrib untuk memastikan dugaanku. Ternyata dugaanku benar. Bahus hanya berbuka puasa dengan segelas air. Seketika itu juga saya menghampirinya dan dibalas dengan ekspresi kaget. Bahus akhirnya bersedia bercerita bahwa kiriman dari orang tuanya belum juga datang sejak dua hari lalu. Sejak kemarin Bahus hanya berbuka dan bersantap sahur dengan banyak-banyak meminum air putih. Beruntungnya kemarin saat berbuka ada santri sekamar yang mendapatkan kiriman banyak nasi dari orang tuanya untuk dimakan oleh santri-santri sekamar. Selain itu, Bahus hanya mengisi perutnya dengan air putih.
Baca juga:  Umar bin Abi Rabi’ah, Penyair Cinta yang Kontroversial
Mengamati ketulusan Bahus dalam menjalankan ibadah puasa, mungkinkah saat ini ia telah menjadi wali? hehehe. Bahus, masih ingatkah engkau padaku yang saat itu mengajakmu berbuka puasa bersama?

Baca Juga

Artikel ini di kliping dari Alif.id sebagai kliping/arsip saja. Segala perubahan informasi, penyuntingan terbaru dan keterkaitan lain bisa dilihat di sumber.

Terbaru

  • Cara Dapat Diamond Free Fire Gratis 2026, Pemain FF Harus Tahu!
  • Inilah Cara Mengisi Presensi EMIS GTK IMP 2026 Terbaru Biar Tunjangan Lancar
  • Inilah Trik Hashtag Viral Supaya Video Shorts Kalian Nggak Sepi Penonton Lagi
  • Inilah Jawabannya, Apakah Zakat Fitrah Kalian Bisa Mengurangi Pajak Penghasilan?
  • Inilah Caranya Supaya Komisi TikTok dan Shopee Affiliate Tetap Stabil Pasca Ramadhan!
  • Inilah 10 Kesalahan Fatal Saat Beli Properti yang Bisa Bikin Kalian Bangkrut!
  • Belum Tahu Cara Masuk Simpatika Terbaru? Ini Cara Login PTK EMIS GTK IMP 2026 Supaya Cek TPG Jadi Lebih Gampang!
  • Inilah Cara Bikin Konten Animasi AI Cuma Modal HP Supaya Bisa Gajian Rutin dari YouTube
  • Inilah Alasan Kenapa Zakat ke Ormas yang Belum Diakui Negara Nggak Bisa Dipakai Buat Ngurangin Pajak!
  • Inilah Cara Belanja di Indomaret Pakai Shopee PayLater yang Praktis dan Bikin Hemat!
  • Inilah 10 Jurusan Terfavorit di Universitas Negeri Semarang Buat SNBT 2026, Saingannya Ketat Banget!
  • Belum Tahu? Inilah Cara Mudah Membuat Akun dan Login EMIS GTK IMP 2026 yang Benar!
  • Cara Dapat Kode Kartu Hadiah Netflix Gratis Tanpa Ribet
  • Inilah Caranya Dapet Bukti Setor Zakat Resmi dari NU-Care LazisNU Buat Potong Pajak di Coretax!
  • Inilah 10 Jurusan Terfavorit di Universitas Brawijaya Buat SNBT 2026, Saingannya Ketat Banget!
  • Inilah Cara Terbaru Login dan Ubah Password Akun PTK di EMIS GTK IMP 2026
  • Inilah Batas Maksimal Zakat untuk Pengurang Pajak, Ternyata Begini Aturannya!
  • Inilah Cara Mengenali Aplikasi Bodong Penghasil Uang Agar Kalian Nggak Jadi Korban Penipuan Digital
  • Apa itu Error Kode LADK3 saat Buka Rekening Brimo? Dan Solusinya!
  • BOHONG??? Inilah Rincian Anggaran Makan Bergizi Gratis, Ternyata Uang Bahan Makanannya Nggak Sampai Rp15.000!
  • Inilah Tugas Proktor Ujian TKA SD/SMP 2026, Baca Dulu Ada Yang Beda!
  • Tips Pajak Coretax: Inilah Cara Memastikan Lembaga Amil Zakat yang Sah Agar Pajak Kalian Berkurang!
  • Kenapa FreeFire Advance Server Tidak Bisa Diunduh? Ini Penjelasannya!
  • Inilah Realita Biaya Hidup Mahasiswa di Bogor: Ternyata Nggak Semahal yang Kalian Kira!
  • Inilah Cara Blokir Email Spam di Gmail Biar Penyimpanan Nggak Gampang Penuh
  • Inilah Cara Aktivasi Keaktifan PTK di EMIS GTK IMP 2026 Biar Tunjangan Cair Lancar!
  • Inilah Cara Menilai Sumbangan yang Disetarakan dengan Uang Supaya Pajak Kalian Berkurang
  • Apa itu Pin di iMessage?
  • SKTP Nggak Muncul di Info GTK padahal Sudah Terbit? Ini Trik Rahasia Biar Data Langsung Update!
  • Ini Trik Nuyul Cari Cuan di Game Puzzle Farm 2026 Biar Koin Melimpah Tanpa Undang Teman
  •  How to Fix Microsoft 365 Deployment Tool Not Working: A Complete Troubleshooting Guide
  •  How to Fix Windows 11 ISO Download Blocked and Error Messages
  • How to Make Your Website Vibrate with Web Haptics
  • Measuring LLM Bullshit Benchmark
  • A Step-by-Step Guide to ZITADEL Identity Infrastructure
  • How to Automate Your Business Intelligence with Google Antigravity and NotebookLM
  • The Secret Reason Seedance 2.0 is Realistic
  • Exploring Microsoft Phi-4 Reasoning Vision 15B
  • Gemini 3.1 Flash-Lite Released: How to Master Google’s Fastest AI Model for Real-World Projects
  • Qwen Is Ruined! Why the Masterminds Behind Qwen 3.5 Left Alibaba Cloud
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme