Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Ulama Banjar (201): KH. Muhammad Fadli Muis

Posted on May 14, 2022

Kliping Pemikiran Islam, Ditulis oleh Redaksi

Di malam lebaran Idul Fitri tahun 1388 H (1969 M) dikumandangkan takbir, tahlil dan tasbih menyambut hari kemenangan hamba-hamba Allah yang telah berhasil menunaikan kewajiban puasa Ramadhan. Malam itu betul-betul penuh malam kegembiraan bagi kaum muslimin. Gema takbir yang memecah kesunyian malam kala itu merupakan malam bahagia bagi pasangan H. Abdul Muis dengan Hj. Masnah yang tinggal di desa Sungai Pinang Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Kotabaru, karena kehadiran seorang bayi mungil yang diberi nama Muhammad Fadli yang tepatnya lahir pada.

Muhammad Fadli kecil tumbuh dan berkembang sebagai bayi yang sehat dan menjadi harapan di masa depan. Ketika Padli sudah berusia 7 tahun (1976) ia dimasukkan oleh orang tuanya ke Sekolah Dasar yang letaknya sekitar 2 kilometer dari tempat tinggal mereka. Setelah berlalu enam tahun, pendidikan SD telah dapat diselesaikannya dengan baik. Walau Padli dididik di sekolah umum, namun kedua orang tuanya memberi perhatian dan bimbingan secara sungguh-sungguh dalam pendidikan agama. Karena itulah setamat SD Fadli dimasukkan ke Madrasah Tsanawiyah Swasta.

Dipilihnya sekolah agama karena kecenderungan orang tuanya untuk mengarahkan Fadli menjadi orang yang alim. Semangatnya untuk meraih cita-cita tersebut sangat kuat dan ditindaklanjuti dengan kerja keras tanpa kenal lelah. Jerih payah mereka tidak sia -sia, sebab Padli selalu menyabet ranking pertama pada setiap kenaikan kelas. Tidak jarang dia mendapat hadiah berupa alat-alat tulis untuk keperluan sekolah seperti buku, pulpen serta sejumlah perlengkapan belajar lainnya. Menurut ukuran pada masa itu hadiah-hadiah itu besar sekali nilainya, sehingga sangat membanggakan bagi keluarga Padli.
Baca juga:  Prie GS dan Kepergian yang Berkesan
Setelah selesai menuntut ilmu di bangku Madrasah Tsanawiyah selama tiga tahun, tepatnya pada tanggal 10 Juli 1985, dengan kondisi ekonomi yang pas-pasan Muhammad Fadli dikirim ke kota Serambi Mekkah, Martapura guna meneruskan pendidikannya di Pondok Pesantren Darussalam Martapura. Di pondok pesantren itulah Muhammad Fadli menghabiskan waktu selama lebih kurang 8 tahun untuk menimba ilmu. Pada tanggal 14 Agustus 1993 M/24 Dzulhijjah 1413 H Fadli merampungkan pendidikannya di Serambi Mekkah. Waktu selama sewindu itu dipergunakannya untuk belajar di pondok dan di luar pondok (mengaji duduk) di rumah guru ternama di antaranya; K.H. Zaini Ghani, K.H. Syukri Unus, K.H. Zarkasi Nashri, K.H. Abdul Syukur, K.H.M. Ramli, dan K.H. Husin Dahlan.

Sementara itu orang tua di kampung sudah sangat merindukan buah hatinya, Selain usia yang bertambah tua, kondisi kehidupan ekonomi orang tuanya sudah tidak memungkinkan lagi untuk membiayai Fadli melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.

Muhammad Fadli dengan penuh kearifan memahami keadaan orang tua di kampung halaman, dengan ikhlas dia pun kembali ke desa di mana dia dibesarkan. Muhammad Fadli tidak pulang dengan tangan hampa. Berbekal pengetahuan dan tekad yang bulat sesampainya di Batulicin di tahun 1993 langsung aktif berdakwah dan menyelenggarakan pengajian.
Baca juga:  Ulama Banjar (39): KH. Gurdan Hadi
Setahun kemudian (1994) ia mendirikan majelis taklim. Majelis taklim tersebut makin banyak diikuti jemaah. Pada tahun 2002 majelis taklim ini diberi nama Za’adul Muttaqin itu makin disenangi oleh masyarakat. Majelis taklim tersebut pada tahun 2003 dikembangkan menjadi pesantren. Pesantren Salafiah ini didirikan di atas tanah seluas 3, 5 hektar yang berasal dari tanah hibah. Hingga sekarang majelis taklim dan Pesantren Salafiyah Za’adul Muttaqin terus berjalan, semakin dikenal dan direspon positif oleh masyarakat dan Tanah Bumbu pada umumnya.

Kebetulan pada tahun yang sama (2003) itu pula Tanah Bumbu resmi menjadi salah satu kabupaten dalam wilayah provinsi Kalimantan Selatan. Sebagai kabupaten baru tentu saja berbagai persoalan keagamaan bermunculan di masyarakat. Masalah-masalah itu bukan saja harus ditanggapi, akan tetapi justru mesti dipecahkan atau dicarikan jalan keluarnya. Sebagai kelengkapan perangkat kabupaten yang menangani masalah ini maka dibutuhkan kehadiran Majelis Ulama Indonesia (MUI). H. Muhammad Fadli dinilai pantas memimpin MUI di Kabupaten Tanah Bumbu.

Ada dua tugas pokok dan utama yang mesti dilaksanakan dalam aktivitas sehari-hari. Kewajiban yang pertama adalah memimpin majelis taklim dan Pondok Pesantren Za’adul Muttaqin, dan yang kedua memimpin Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tanah Bumbu. Dalam kesibukan berdakwah, dan mengisi berbagai pengajian, K.H. Muhammad Fadli masih sempat menghasilkan dua karya tulis, yaitu TajdidulIman dan AqidatulMu’minin.

Di samping itu selalu aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan dan mengikuti pertemuan-pertemuan Majelis Ulama, antara lain Rakorda MUI di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur, serta Musda MUI di Kabupaten Banjar, Martapura. K.H. Muhammad Fadli dikenal sebagai sosok ulama yang apa adanya, berusaha hidup di jalan yang lurus dan senantiasa membela yang benar. Oleh sebab itulah suami Hj. Khairiah dan ayah dari dua orang puteri Dahliana Mahfuzah dan Noor Zakiah ini, cukup berpengaruh baik di kalangan sesama ulama maupun di kalangan umara.
Baca juga:  Pemikiran Sosial Keagamaan Kuntowijoyo
Sekarang K.H. Muhammad Fadli tinggal menetap dengan keluarga di kawasan Simpang Empat. Tepatnya di jalan Lapangan 5 Oktober Gang Delima, Simpang Empat Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu. Rumah beliau terbuka untuk siapa saja yang ingin meminta bimbingan maupun berkonsultasi terkait dengan permasalahan agama.

Baca Juga

Artikel ini di kliping dari Alif.id sebagai kliping/arsip saja. Segala perubahan informasi, penyuntingan terbaru dan keterkaitan lain bisa dilihat di sumber.

Terbaru

  • Apa itu Proses BOP dan Psikotes BRI Life?
  • Ini Cara Input Tugas Tambahan Guru di EMIS GTK IMP 2026 Biar Jam Mengajar Aman!
  • APK Juice Pack Frenzy Penipuan? Benarkah Membayar atau Cuma Tipuan Iklan? Ini Faktanya!
  • Apakah Apk ReelAct Penipu? Mau Tarik 100 Dolar dari Reel Act? Cek Dulu Faktanya Biar Nggak Rugi Waktu!
  • Inilah Rekomendasi Game Turn Base Android dan PC Terbaik Buat Kalian yang Suka Strategi!
  • Inilah Cara Membuat Sertifikat di Canva dan Ukuran Standar yang Wajib Kalian Tahu
  • Inilah Aturan Zakat yang Bisa Jadi Pengurang Pajak Bruto Kalian, Sudah Tahu Belum?
  • Inilah Data Pendaftar KIP Kuliah 2026 Jalur SNBP dan Bocoran Kriteria yang Lolos!
  • Inilah Game Silent Hill: Townfall, Teror Psikologis Baru yang Bakal Bikin Kalian Gemetar di Tahun 2026!
  • Inilah Trailer Mortal Kombat 2, Johnny Cage Resmi Gabung dan Siap Hadapi Shao Kahn!
  • Inilah Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy S26 yang Baru Meluncur, Ternyata Harganya Naik Segini!
  • Inilah Cara Mematikan MSA Xiaomi Supaya HP Nggak Lemot dan Bebas Iklan, Ternyata Langkahnya Simpel Banget!
  • Inilah Kronologi Mobil Calya Plat D yang Viral Lawan Arus di Jakpus, Ternyata Bawa Banyak Plat Palsu!
  • Inilah Axioo Hype AI 5, Laptop AI Canggih yang Nggak Bikin Kantong Bolong!
  • Ini Loh Kejahatan Modus Phishing Google Tasks Terbaru yang Bisa Nguras Data Perusahaan Kalian
  • Inilah Poco X7 5G dan M7 Pro 5G, HP Gaming Performa Ekstrem yang Ngebikin Mabar Kalian Jadi Anti Lag!
  • Inilah Cara Mengubah Lahan Kosong Jadi Uang Lewat Strategi Land Banking
  • Ini Trik Supaya Gajian YouTube Shorts Tembus Puluhan Juta dari Penonton Bule!
  • Jangan Sampai Keliru! Begini Cara Cek Total Jam Linear dan Non Linear di EMIS GTK IMP 2026
  • Cuma Nonton Drama Pendek Bisa Cair Uang Tunai? Bongkar Habis Kebenaran Aplikasi FunFlick di Sini!
  • Apa itu Resetter Epson L3210?
  • Ini Loh Ukuran A4, F4, A3, B5, A5 di Canva Biar Hasil Cetakan Kalian Nggak Terpotong!
  • Inilah Cara Transfer Pulsa Telkomsel Paling Update 2026, Lengkap dengan Biaya dan Syarat Terbarunya!
  • Inilah Xolo.io, Solusi Praktis Buat Kalian yang Pengen Bangun Startup Skala Global Tanpa Harus Pindah ke Luar Negeri
  • Inilah Caranya Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax Supaya Nggak Kena Denda
  • Inilah Alasan Kenapa Software House Lokal Susah Dapat Insentif Pajak R&D dan Isu Amortisasi Pegawai yang Bikin Pusing
  • Inilah Alasan Kenapa Developer Game Indonesia Lagi Curhat Soal Pajak: Kasus Toge Productions
  • Inilah Alasan Ilmiah Kenapa Lampu Lalu Lintas Pakai Warna Merah, Kuning, dan Hijau!
  • Nonton Drama Dapat Duit? Ini Kebenaran Soal FunFlick yang Wajib Kalian Tahu!
  • Ini Cara Isi NPWP dan Rekening di EMIS GTK IMP 2026 Biar Tunjangan Lancar
  • What is DNS-Persist-01? Let’s Encrypt’s New Solution for Reliable SSL Validation
  • How to Use User Accounts & System Admin on Linux Mint 23
  • What is Docker Digest Watching? Understanding the New Standard in Docker 8.2
  • What is LibreOffice Online? A Guide to the Community-Driven Cloud Office Suite
  • Lutris 0.5.21 Adds Steam Sniper Runtime & New Emulators: What’s New?
  • Prompt AI Menyusun Script Pola Suara Karakter agar Brand Jadi Ikonik
  • Prompt AI untuk Merancang Karakter Brand yang Ikonik
  • Prompt AI Audit Konten Sesuai Karakter Brand
  • Prompt AI Merubah Postingan LinkedIn Jadi Ladang Diskusi dengan ChatGPT
  • Prompt AI: Paksa Algoritma LinkedIn Promosikan Konten Kalian
  • Apa itu Spear-Phishing via npm? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya yang Makin Licin
  • Apa Itu Predator Spyware? Ini Pengertian dan Kontroversi Penghapusan Sanksinya
  • Mengenal Apa itu TONESHELL: Backdoor Berbahaya dari Kelompok Mustang Panda
  • Siapa itu Kelompok Hacker Silver Fox?
  • Apa itu CVE-2025-52691 SmarterMail? Celah Keamanan Paling Berbahaya Tahun 2025
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme