Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Membuat Media Center Sederhana dengan Android dan Raspberry Pi

Posted on September 25, 2014

Sudah lama sekali saya memiliki dan bereksperimen dengan Raspberry Pi. Dari mulai sekedar membuatnya sebagai media center dengan XBMC sampai dengan memaksanya menjadi server SMS Gateway dengan Gammu dan Kalkun. Kini, karena kebutuhan keluarga kusam kecil ini, saya harus membuat media center sederhana yang mengkoleksi semua file video, film, dan foto yang ada sehingga bisa diakses dari berbagai perangkat.

Tujuan utama dari tutorial ini adalah membuat sebuah media center yang akan mengumpulkan semua file-file multimedia dan mudah diakses dengan perangkat Android yang kami miliki.

raspi

Yang harus anda siapkan untuk mengikuti tutorial ini antara lain:

  • Raspberry Pi
  • Koneksi Intranet/Internet, syukur kalau punya access point sendiri
  • Perangkat Android
  • USB Flashdisk
  • MicroSD/SD Card > 1GB

Saya bagi tutorial ini dari langkah paling mendasar, menyiapkan raspberry pi sampai dengan memutar video klip di Android dengan file yang berasal dari media center kita.

Menyiapkan Raspberry Pi

Siapkan raspberry pi anda, pasanglah SDCard/MicroSD yang siap diinstalli sistem operasi khusus Raspberry Pi. Saya merekomendasikan untuk menggunakan MINIBIAN (Mini Raspbian).

Anda bisa mengunduh Minibian dari Repo UNNES: http://repo.unnes.ac.id/iso/raspberry-pi/minibian.tar.gz (180MB).

Unzip file minibian.tar.gz sehingga menjadi file 2013-10-13-wheezy-minibian.img. Kemudian burn file tersebut ke MicroSD/SDCard dengan perintah (khusus Linux dan Mac OS):

[sourcecode language=”bash”]
sudo dd bs=1m if=/path/ke/file/2013-10-13-wheezy-minibian.img of=/dev/sdbX
[/sourcecode]

dengan /dev/sdbX adalah devais SDCard yang anda tuju.

Tunggu sampai proses installasi ke SD Card selesai.

Update Raspberry Pi/Minibian

1. Pasang SDCard ke Raspberry Pi, colokkan kabel HDMI, keyboard, dan kabel LAN. Nyalakan dengan menancapkan USB power supply ke Raspberry Pi. Silakan tunggu proses loading OS Minibian sampai selesai.
2. Loginlah sebagai root dengan password: raspberry.
3. Update repository Minibian dengan perintah:

[sourcecode language=”bash”]apt-get update[/sourcecode]

Pastikan Kabel LAN tersambung dan anda punya Kuota internet yang CUKUP

4. Upgrade semua software yang mungkin dibutuhkan dengan perintah:

[sourcecode language=”bash”]apt-get upgrade[/sourcecode]

tunggu sampai proses selesai.

Pasang Library Pendukung

Untuk memenuhi kebutuhan, silakan pasang library automount USB dan dukungan filesistem NTFS di Minibian dengan cara:

1. Install software ntfs-3g dengan perintah:

[sourcecode language=”bash”]apt-get install ntfs-3g[/sourcecode]

2. Install software autofs untuk keperluan automounting USB:

[sourcecode language=”bash”]apt-get install autofs[/sourcecode]

3. Edit file ‘/etc/auto.master‘ dengan perintah

nano /etc/auto.master

.
4. Tambahkan sintaks berikut di bagian akhir file, sehingga menjadi:

[sourcecode]
+auto.master
/media/ /etc/auto.ext-usb –timeout=10,defaults,user,exec,uid=1000
[/sourcecode]

5. Simpan dengan mengklik tombol Ctrl + O dan Ctrl + X untuk keluar.

Install dan Setting Samba Server

1. Install samba server dengan perintah:

[sourcecode language=”bash”]apt-get install samba samba-common-bin[/sourcecode]

2. Edit file ‘/etc/samba/smb.conf‘ dengan perintah

nano /etc/samba/smb.conf

.
3. Tambahkan sintaks berikut pada bagian akhir file tersebut:

[sourcecode]
[Multimediabox]
comment = Multimedia Box
path = /media/ext/share
valid users = @users
force group = users
browsable = yes
create mask = 0660
directory mask = 0771
read only = no
[/sourcecode]

4. Restart samba server dengan perintah:
[sourcecode]/etc/init.d/samba restart[/sourcecode]

5. Tambahkan user password pengakses media tersebut:

[sourcecode]
useradd userku -m -G users
passwd userku
smbpasswd -a userku
[/sourcecode]

6. Automount harddisk /dev/sda1 (atau partisi lainnya) ke folder yang akan dishare. Edit file ‘/etc/fstab‘:

7. Tambahkan sintaks:

[sourcecode]
/dev/sda1 /media/ext/share auto gid=backups,uid=backups,noatime 0 0
[/sourcecode]

8. Simpan file tersebut.
9. Tancapkan USB Flashdisk ataupun Harddisk Eksternal anda ke Raspberry Pi.
10. Reboot

Sampai pada langkah ini, seharusnya server samba pada Raspberry Pi sudah berhasil disetting dan dapat diakses dengan user: userku dan siap diakses dari Android.

raspberry-minibian-samba

Memasang BSPlayer dan Memutar Video dari Raspberry Pi

Silakan install aplikasi BSPlayer atau aplikasi pemutar file multimedia lain yang mendukung protokol Samba. Pada contoh kali ini, pada BSPlayer silakan pilih mode untuk menampilkan library dari LAN.
bsplayer-1

BSPlayer akan menscan jaringan dan akan mengenali IP Address server samba/raspberry pi kita. Silakan edit koneksi tersebut dengan memasukkan username dan password.
bsplayer-2

Klik pada nama server yang dituju, browser pada folder yang disediakan. Pilih videonya, seharusnya sudah bisa diputar.

bsplayer-3

Selamat mencoba!

Terbaru

  • Inilah Syarat Terbaru dan Cara Daftar Bansos PKH-BPNT 2026 Lewat HP!
  • Inilah Trik Hubungkan Telegram ke WaIDN Biar Saldo Ngalir Terus!
  • Caranya Mengatasi Kode Verifikasi PayPal yang Nggak Pernah Nyampe di HP
  • Inilah Cara Cek Pencairan KJP Plus Januari 2026 Biar Nggak Bingung Lagi
  • Inilah Cara Cek Dana PIP yang Cair Senin 19 Januari 2026 Lewat HP!
  • Ingin Kuliah Gratis di 2026? Ini Cara Daftar KIP Kuliah via HP dan Syarat Lengkapnya!
  • Inilah Cara Cek Status KIS Bansos Aktif Secara Instan Lewat Smartphone Kamu!
  • Inilah Cara Cek NIK KTP Penerima Bansos PKH dan BPNT Januari 2026 yang Paling Gampang!
  • Ini Trik Ampuh Mengatasi Kode Verifikasi PayPal yang Nggak Kunjung Masuk!
  • Sering Gagal Transaksi? Ini Cara Mengatasi Kode FP2769 di BRImo yang Bikin Pusing!
  • Layar Oppo Muncul Error Hubungan Baterai? Gini Cara Beresinnya Sampai Tuntas!
  • Cara Munculin Menu Hadiah Melolo di iPhone
  • Inilah Cara Main Melolo Drama Biar Gak Boros Kuota dan Saldo Cair Terus!
  • Ini Trik Rahasia Cara Memunculkan Potongan Harga TikTok Shop yang Nggak Muncul di Akun Kalian!
  • Threads Ternyata Sudah Lebih Rame dari X di Android
  • Bocoran Terbaru Pixel 10a: Tanggal Rilis Lebih Awal dan Harganya Nggak Jadi Naik?
  • Inilah Cara Main Aplikasi Layla Biar Dapat Teman dan Cuan Sekaligus!
  • Apa itu Apple Creator Studio?
  • Inilah Alasan Kenapa Tidak Bisa Melihat Status WA Padahal Tidak Diprivasi dan Trik Mengatasinya!
  • Lupa Email Akun Higgs Domino? Ini Cara Mengatasinya
  • Apa itu WhatsApp Aero? Aman atau Tidak + Cara Downloadnya
  • Inilah Kenapa Paket JNE Muncul Status Nobody At Home dan Cara Mengatasinya Biar Nggak Panik!
  • Gagal Aktivasi BSI Mobile? Inilah Arti Pesan Error 53 Saving Account Not Registered dan Solusinya
  • Cara Cuan dari Hobi Baca Novel/Komik Online
  • Hp Vivo Kalian Muncul Notif Data Spasial Sistem Rusak? Begini Trik Mengatasinya Sampai Tuntas!
  • Cara Buat Link Ujian Mencintai Diam-Diam Google Form, Tes Seberapa Besar Perasaan Kalian ke Crush!
  • Ini Penjelasan Mengenai Cara Mengubah Dosa Menjadi Diamond Game FF ML dan Saldo Shopeepay yang Sedang Viral
  • Trik Supaya Bisa Dapat Potongan Harga Rp100 di TikTok Tanpa Harus Reset HP!
  • Cara Input Bantuan IFP dan Laptop di Dapodik 2026.B, Aset Sekolah Aman
  • Cara Cairkan Rp170.000 dari Clear Blast, Terbukti Membayar ke DANA Tanpa Ribet!
  • Apa Itu ErrTraffic? Mengenal Platform ClickFix yang Bikin Website Jadi ‘Error’ Palsu
  • What is Reflex Framework? A Full-stack Python Framework
  • CloudFlare Acquired AstroJS!
  • How to Completely Remove AI Features from Windows 11 Explained
  • How to AI Fine-Tuning with a New Red Hat’s New Modular Tools
  • Cara Menggunakan SAM3D untuk Segmentasi dan Pembuatan Model 3D dari Teks
  • Cara Membuat AI Agent Super Cerdas dengan DeepAgents dan LangGraph
  • Perbedaan GPU vs TPU, Mana yang Terbaik
  • Tutorial Langfuse: Pantau & Optimasi Aplikasi LLM
  • Begini Teknik KV Caching dan Hemat Memori GPU saat Menjalankan LLM
  • Apa Itu ErrTraffic? Mengenal Platform ClickFix yang Bikin Website Jadi ‘Error’ Palsu
  • Ini Kronologi Hacking ESA (European Space Agency) 2025
  • Apa itu Zoom Stealer? Ini Definisi dan Bahaya Tersembunyi di Balik Ekstensi Browser Kalian
  • Apa itu Skandal BlackCat Ransomware?
  • Apa itu ToneShell? Backdoor atau Malware Biasa?
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme