Skip to content

emka.web.id

menulis pengetahuan – merekam peradaban

Menu
  • Home
  • Tutorial
  • Search
Menu

Miring, Menara Kudus Butuh Konservasi

Posted on October 28, 2011

Kudus, NU Online
Pendapa Tajug di kompleks Makam Sunan Kudus mengalami kemiringan kurang lebih 20 cm dihitung dari siku atau berkurang 10 derajat dari bentuk semula. Bangunan yang diperkirakan berasal dari tahun 1500-an ini terlihat miring  dari sisi utara Tajug. Kendati masih kokoh, tajug tersebut membutuhkan konservasi.

Staff Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus (YM3SK), Denny Nur Hakim, mengatakan kemiringan tersebut diakibatkan faktor alam dan usia dari gapura yang dibangun bersamaan dengan Menara dan Masjid Al-Aqsho.

“Dalam  catatan di inskripsi Pendapa Tajug terakhir kali direnovasi pada tahun 1195 hijriyah atau kurang lebih 237 tahun lalu.,” ujar deny kepada NU Online, baru-baru ini. 

Inskripsi ukiran dalam bentuk angka arab, huruf arab, dan huruf jawa tersebut diperkirakan merupakan bentuk penandaan dari orang zaman Sunan Kudus untuk mengabarkan perbaikan pada masa berikutnya.

Perbaikan itu, diduga terkait peristiwa kerusakan yang dialami pada puncak Menara Kudus pada tahun 1685 M melalui inskripsi yang berbunyi Gapura Rusak Ewaning Jagat.

“Bisa jadi saat ada ada bencana yang mengakibatkan puncak menara rusak dan bangunan lainnya di sekitar menara juga rusak,” ujarnya.

Menurut Denny, pihak yayasan akan bekerjasama dengan Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Tengah untuk menkonservasi tajug sementara soal kebutuhan dananya belum menghitung.

“Yang jelas perbaikan ini harus dilakukan karena tajug menjadi benda cagar budaya dan bermakna dalam sejarah Kudus,” ujar Denny.

Perbaikan Tajug, kata Denny, meliputi tiang penguatan tiang penyangga serta bagian penyangga atap. Tiang penyangga yang terbuat dari kayu jati dan mempunyai ukiran tersebut perlu disusupi kayu agar lubang tiang tidak longgar.

“Kelihatannya perlu disusupi kayu agar tiang tidak miring, namun belum dilakukan, karena masih perlu konsultasi dengan BP3 Jateng dulu,” katanya.

Diceritakan, Pendapa Tajug tersebut dahulu berfungsi sebagai tempat pertemuan Sunan Kudus dengan berbagai kalangan. Di sekitar Tajug ada dua pendapa lain, namun ukurannya lebih kecil. Dua pendapa itu diperkirakan sebagai tempat penjagaan.

” Sekarang pendapa Tajug masih digunakan pertemuan pihak yayasan dengan masyarakat sekitar untuk membahas kegiatan keagamaan atau Buka Luwur. Saat Ramadan Tajug digunakan sebagai musala untuk salat Tarawih,” pungkas Denny.

Terbaru

  • Belum Tahu? Inilah Suku Bajau Punya Gen “Mutan” Mirip Fishman One Piece, Ini Faktanya!
  • Inilah Paket PLTS Hybrid 6kVA Aspro DML 600 yang Paling Powerful!
  • Suku Tsaatan: Suku Mongolia Penggembala Rusa Kutub
  • Game Happy Rush Terbukti Membayar atau Cuma Scam Iklan?
  • Cara Nonton Drama Dapat Duit di Free Flick, Tapi Awas Jangan Sampai Tertipu Saldo Jutaan!
  • APK Pinjol Rajindompet Penipu? Ini Review Aslinya
  • Keganggu Iklan Pop-Up Indosat Pas Main Game? Ini Trik Ampuh Matikannya!
  • Belum Tahu? Inilah Cara Upload Reels Instagram Sampai 20 Menit, Konten Jadi Lebih Puas!
  • Apa itu Negara Somaliland? Apa Hubungannya dengan Israel?
  • Apa itu Game TheoTown? Game Simulasi Jadi Diktator
  • Inilah Rekomendasi 4 HP Honor Terbaik – Prosesor Snapdragon Tahun 2026
  • Lagi Nyari HP Gaming Murah? Inilah 4 HP Asus RAM 8 GB yang Recomended
  • Ini Trik Main Game Merge Cats Road Trip Sampai Tarik Saldo ke DANA
  • Mau Jadi Digital Writer Pro? Ini Caranya Buat Portofolio Pakai Blog!
  • Ini Cara Login Banyak Akun FB & IG di Satu HP Tanpa Diblokir!
  • Inilah Cara Mengatasi Verval Siswa Silang Merah di RDM versi Hosting
  • HP Tertinggal? Inilah Caranya Login PDUM Langsung dari Laptop, Lebih Praktis!
  • Inilah Cara Tarik Dana dari APK Drama Rush
  • Inilah Cara Mudah Tarik Uang Kertas Biru di Merge Cats ke DANA dan OVO Tanpa Ribet!
  • Apakah Aplikasi Pinjaman KlikKami Penipu? Ada DC Penagih?
  • Kenapa Tentara Romawi Hanya Pakai Armor Kaki Saja?
  • Inilah Alasan Kenapa Beli Follower IG itu TIDAK AMAN!
  • EPIK! Kisah Mesin Bor Tercanggih Takluk di Proyek Terowongan Zojila Himalaya
  • Bingung Cari Lokasi Seseorang? Cek Cara Melacak Pemilik Nomor HP Tanpa Bayar Ini, Dijamin Akurat!
  • Apa itu Logis? Kenapa Logika Bisa Berbeda-beda?
  • Ini Alasan Kenapa Fitur Bing AI Sedang Trending dan Dicari Banyak Orang
  • Sejarah Kerajaan Champa: Bangsa Yang Hilang Tanpa Perang Besar, Kok Bisa?
  • Gini Caranya Dapat Weekly Diamond Pass Gratis di Event M7 Pesta, Ternyata Nggak Pake Modal!
  • Inilah Trik Rahasia Panen Token dan Skin Gratis di Event Pesta Cuan M7 Mobile Legends!
  • Apakah Apk Pinjaman Cepat Galaxy Pinjol Penipu?
  • Tailwind’s Revenue Down 80%: Is AI Killing Open Source?
  • Building Open Cloud with Apache CloudStack
  • TOP 1% AI Coding: 5 Practical Techniques to Code Like a Pro
  • Why Your Self-Hosted n8n Instance Might Be a Ticking Time Bomb
  • CES 2026: Real Botics Wants to Be Your Best Friend, but at $95k, Are They Worth the Hype?
  • Inilah Cara Belajar Cepat Model Context Protocol (MCP) Lewat 7 Proyek Open Source Terbaik
  • Inilah Cara Menguasai Tracing dan Evaluasi Aplikasi LLM Menggunakan LangSmith
  • Begini Cara Menggabungkan LLM, RAG, dan AI Agent untuk Membuat Sistem Cerdas
  • Cara Buat Sistem Moderasi Konten Cerdas dengan GPT-OSS-Safeguard
  • Inilah Cara Membuat Aplikasi Web Full-Stack Tanpa Coding dengan Manus 1.5
  • Apa itu CVE-2025-14847? Ini Penjelasan Lengkap MongoBleed
  • Ini Kronologi & Resiko Kebocoran Data WIRED
  • Apa itu Grubhub Crypto Scam? Ini Pengertian dan Kronologi Penipuan yang Catut Nama Grubhub
  • Apa Itu CVE-2025-59374? Mengenal Celah Keamanan ASUS Live Update yang Viral Lagi
  • Apa itu RansomHouse Mario? Ini Pengertian dan Mengenal Versi Baru ‘Mario’ yang Makin Bahaya
Beli Morning Star Kursi Gaming/Kantor disini: https://s.shopee.co.id/805iTUOPRV
Beli Pemotong Rumput dengan Baterai IRONHOOF 588V Mesin Potong Rumput 88V disini https://s.shopee.co.id/70DBGTHtuJ

©2026 emka.web.id | Design: Newspaperly WordPress Theme